NovelToon NovelToon
The Silent Muse: Gilded Chains

The Silent Muse: Gilded Chains

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Duniahiburan / Romansa Fantasi / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Model
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Di dunia yang penuh dengan kilatan kamera, Alice Vane adalah satu-satunya hal yang nyata bagi Julian Reed. Namun, bagi Julian, mencintai Alice berarti harus mengawasinya dari kejauhan—sambil membenci setiap pria yang berani bernapas di dekatnya.
Alice adalah magnet. Dari penyanyi manis Sean Miller hingga rapper tangguh D-Rock, semua menginginkannya. Alice tidak pernah sadar bahwa setiap tawa yang ia bagikan dengan pria lain akan dibalas oleh Julian dengan lirik lagu yang menghujatnya di radio keesokan harinya.
Saat Julian mulai menggunakan diva pop Ellena Breeze untuk memancing cemburu Alice, permainan pun berubah. Di antara lagu sindiran, rumor palsu, dan kepemilikan yang menyesakkan, Alice harus bertanya pada dirinya sendiri: Apakah ia benar-benar pelabuhan bagi Julian, atau hanya sekadar inspirasi yang ingin dipenjara dalam sangkar emas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. The Broken Prayer

Bulan-bulan berlalu, namun waktu seolah berhenti bagi Julian Reed. Di depan kamera, ia masih menjadi kekasih setia Ellena Breeze, mendampingi wanita itu di setiap kemunculan publik "pasca-sakit". Namun di balik pintu studio yang terkunci, Julian perlahan membunuh dirinya sendiri.

​Botol-botol alkohol berserakan, dan aroma asap rokok memenuhi ruangan. Julian jarang makan. Matanya yang dulu bersinar kini cekung dan gelap. Ia merindukan Alice hingga ke tulang-tulangnya. Setiap kali ia melihat berita Alice di Paris—berjalan di runway dengan Sean Miller yang selalu mendampinginya—hati Julian terasa seperti disobek.

​Dalam kegelapan itu, Julian merilis sebuah album baru. Album itu laku keras, dipuji sebagai karya terbaiknya. Namun, ada satu lagu yang tidak ada di dalam album itu. Sebuah lagu rahasia berjudul "The Ghost of You".

​Malam itu, dengan kesadaran yang hampir hilang karena alkohol, Julian menyalakan kamera ponselnya. Wajahnya terlihat sangat hancur, air mata mengalir tanpa henti di pipinya yang tirus.

​"Al..." suaranya serak, nyaris berbisik. "Aku tidak pernah mengatakan ini karena aku pengecut. Karir yang kau kagumi ini... dibangun di atas lumpur yang menjijikkan. Aku menjual jiwaku pada orang-orang elit itu saat aku masih terlalu muda untuk mengerti. Mereka memegang leherku, Al. Itulah kenapa aku tidak bisa melepaskan Ellena. Itulah kenapa aku membiarkanmu dihujat."

​Julian terisak dalam video itu, memperlihatkan sisi paling rapuhnya. "Aku tidak pantas untukmu. Aku sangat kotor. Aku hanya ingin kau tahu... bahwa setiap lirik cinta yang pernah kunyanyikan, itu semua adalah doa untukmu yang tak pernah sampai."

​Julian mengirim video itu dan tautan lagu rahasianya ke nomor Alice yang selama ini memblokirnya. Ia tidak berharap apa-apa. Ia hanya ingin Alice tahu kebenarannya sebelum ia benar-benar menyerah pada hidup.

​Di Paris, Alice baru saja selesai dengan peragaan busana haute couture. Ia sedang duduk di balkon hotelnya saat sebuah pesan masuk dari nomor yang sangat ia kenali. Ia ragu, namun hatinya mendesak untuk membukanya.

​Begitu video itu terputar, jantung Alice seolah berhenti. Melihat Julian yang begitu hancur—pria yang dulu ia puja sebagai matahari—kini terlihat seperti anak kecil yang kehilangan arah. Rasa benci yang selama ini Alice pupuk, seketika luruh digantikan oleh rasa iba yang luar biasa.

​Alice tidak bisa membiarkan ini. Meski ia sudah mencoba memulai hidup baru dengan Sean, nuraninya tidak bisa membiarkan seseorang mati dalam kegelapan sendirian.

​Tangan Alice gemetar saat ia menekan tombol panggil. Di luar dugaan, Julian mengangkatnya pada nada pertama.

​"Julian?" bisik Alice pelan.

​"Alice... kau benar-benar menelepon?" suara Julian terdengar tidak percaya, penuh harapan yang menyakitkan.

​"Hentikan semuanya, Julian. Hentikan alkoholnya," ujar Alice dengan nada suara yang sangat hangat dan lembut, nada yang selama ini Julian rindukan. "Aku sudah memaafkanmu. Aku sudah merelakan segalanya. Tapi aku tidak bisa merelakanmu menyerah pada hidupmu sendiri."

​"Aku tidak punya jalan keluar, Al. Mereka memegangku," isak Julian.

​"Kau punya Tuhan, Julian," potong Alice lembut. "Kau mungkin merasa duniamu gelap, tapi ada keajaiban tangan Tuhan yang jauh lebih besar dari pihak-pihak elit itu. Jangan pernah merasa tidak pantas. Tuhan selalu memberi jalan terbaik untuk mereka yang mau kembali. Kau bukan orang kotor, kau hanya tersesat. Carilah ketenangan di sana, bukan di botol-botol itu."

​Mendengar kata-kata Alice, Julian mendadak merasakan sebuah ketenangan yang aneh menjalar di batinnya. Cara Alice mengingatkannya pada Tuhan, cara Alice menyentuh sisi spiritualnya yang sudah lama mati, membuat pertahanan Julian runtuh. Ia menangis, tapi bukan lagi tangis keputusasaan, melainkan tangis kelegaan.

​"Tetaplah bicara, Al... kumohon. Suaramu... itu satu-satunya hal yang membuatku merasa masih hidup," gumam Julian.

​Malam itu, ribuan kilometer memisahkan mereka, namun doa-doa Alice seolah menjangkau jiwa Julian. Alice memutuskan untuk tetap berkomunikasi dengan Julian, bukan sebagai kekasih—setidaknya belum saat ini—tapi sebagai pelindung batinnya. Ia ingin membantu Julian bangkit, mengingatkannya bahwa di atas segala kontrak dan konspirasi manusia, masih ada kekuatan yang lebih tinggi yang bisa membebaskannya.

​Namun di sudut kamar yang lain, Sean Miller berdiri di kegelapan pintu, menatap Alice yang sedang menelepon dengan tatapan yang sangat dingin. Ia tahu, benteng yang ia bangun selama di Paris mulai retak karena satu telepon dari masa lalu itu.

1
Ariska Kamisa
/Coffee//Coffee//Coffee/
umie chaby_ba
Ellena kepedean amat sih lo/Panic/
umie chaby_ba
Perkara gelang geh Jule Jule ..
cemburu bilang /CoolGuy/
umie chaby_ba
Julian nih... ngeselin ! /Speechless/
umie chaby_ba
Mulai merambah ke internasional nih ceritanya.../Doubt//Doubt//Doubt/
umie chaby_ba
wow internasional latarnya nih...
markicob baca...
se inter apa ya thor... /Tongue/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!