NovelToon NovelToon
Rumus Cinta Pak Guru

Rumus Cinta Pak Guru

Status: tamat
Genre:Tamat / Cintapertama
Popularitas:5.1M
Nilai: 4.6
Nama Author: Puput

Bagaimana jadinya jika seorang siswi dijodohkan dengan gurunya sendiri.

Faradilla Angelica, siswi kelas 12 yang terkenal dengan prestasinya keluar masuk ke ruang BK, bukan karena dia sering bolos atau yang lainnya, melainkan karena dia sering kepergok berpacaran di area sekolah dengan Arsyad.

Orang tuanya merasa geram, hingga mereka menjodohkan Fara dengan Aslan, guru baru di sekolahnya.

Fara jelas tidak terima dengan perjodohan itu. Dia sampai rela kabur dengan Arsyad demi menolak perjodohan itu.

Lalu bagaimana jika akhirnya Fara dan Aslan dinikahkan? Apakah akhirnya Fara bisa mencintai Aslan, sosok guru yang sangat galak itu?

"Dasar Pak Singa!" begitulah Fara menyebutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puput, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7

Sedari tadi Fara bingung, harus dengan cara bagaimana memberi surat panggilan itu pada Ayahnya. Dia hanya menggenggam surat panggilan itu sejak makan malam selesai. Bahkan dia hanya berjalan mondar mandir saja di dalam kamarnya.

Beberapa saat kemudian terdengar suara ketukan pintu, itu pasti Ayahnya. Fara segera membuka pintu itu, kebetulan sekali di saat Fara akan bicara dengan Ayahnya.

"Fara, Ayah mau bicara sebentar."

Fara menatap ragu Ayahnya, kemudian mereka duduk di tepi ranjang.

"Ayah, mau bicara apa?" tanya Fara.

"Malam minggu ini ada acara makan malam. Kamu ikut Ayah ya." kata Pak Ridwan. Dia sebenarnya ingin membahas masalah perjodohan itu karena baru saja dia mendapat telepon dari Bu Lani bahwa putranya setuju dengan perjodohan itu.

"Acara makan malam. Sama siapa?" tanya Fara. Meski sebenarnya dia sudah bisa menebak alur ceritanya.

"Sama keluarga teman Mama kamu yang kemarin ke sini." kata Pak Ridwan.

Benar sekali dugaan Fara. Dia menautkan alisnya dan menggelengkan kepalanya. "Fara gak mau dijodohkan."

"Darimana kamu tahu soal perjodohan itu?"

Fara hanya terdiam sambil menundukkan pandangannya.

"Ayah ingin kamu kenal lebih dekat dulu sama putranya Om Robi. Siapa tahu kalian memang cocok."

"Fara udah punya pacar." kata Fara lagi.

"Siapa? Arsyad?"

Fara menganggukkan kepalanya pelan.

"Baru pacar, belum tentu berjodoh."

Mendengar kalimat Ayahnya hati Fara terasa ngilu. Itu tandanya Ayahnya mendo'akan dirinya dan Arsyad tidak berjodoh.

Akhirnya Fara memberikan surat panggilan itu ke tangan Ayahnya.

"Apa ini?" Pak Ridwan mengerutkan dahinya sambil membuka surat itu. Dia membacanya dalam hati surat yang berisi panggilan ke sekolah karena sebuah pelanggaran. "Kamu sudah melakukan pelanggaran apa?"

Fara hanya terdiam. Dia semakin menundukkan pandangannya mendengar nada bicara Ayahnya yang telah berubah menjadi lebih tinggi.

"Kamu kepergok pacaran di sekolah?" tebak Pak Ridwan, karena yang mengganjal dipikirannya beberapa hari ini hanyalah masalah itu.

Fara hanya terdiam. Dia kini menggenggam tangannya sendiri mendengar intonasi bicara Pak Ridwan yang terdengar semakin keras.

"Ayah sudah menduga, Arsyad pasti membawa pengaruh buruk buat kamu. Mulai sekarang kamu jauhi Arsyad!"

Fara menggelengkan kepalanya sambil menatap Ayahnya. "Aku cinta sama Arsyad. Aku gak mau dijodohkan."

"Cinta? Kamu mengerti apa yang dimaksud cinta!" Pak Ridwan berdiri. "Ayah semakin yakin untuk menjodohkan kamu dan secepatnya menikahkan kamu agar ada yang membimbing kamu."

"Ayah, Fara gak mau."

"Keputusan Ayah sudah bulat."

"Ayah kenapa selalu mengatur hidup Fara! Fara masih ingin kuliah di luar negeri dan setelah kuliahpun Fara gak mau dijodohkan seperti ini!"

"Tidak! Kamu harus tetap menerima jodoh pilihan Mama kamu. Urusan kuliah nanti kamu bisa kuliah di sini."

"Ayah udah gak sayang lagi sama Fara!" Fara menghempaskan dirinya di atas ranjang sambil menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.

Pak Ridwan hanya menghela napas panjang, lalu dia keluar dari kamar putrinya.

Selama ini aku udah berusaha jadi anak baik dan menjadi kebanggan tapi ternyata semua itu gak ada gunanya.

Fara membuka selimutnya, dia meraih ponselnya dan menghubungi Arsyad lewat panggilan video. Beberapa saat kemudian Arsyad mengangkat panggilan itu.

"Kamu kok nangis?" tanya Arsyad yang melihat mata basah Fara lewat panggilan video itu.

Fara hanya terdiam sambil menatap wajah Arsyad yang terpampang jelas di layar ponselnya.

"Kamu dimarahi sama Ayah kamu?" tanya Arsyad lagi.

Sebenarnya Fara tidak masalah dimarahi Ayahnya tapi yang membuat hatinya hancur adalah masalah perjodohan itu.

"Ar, Ayah semakin ingin menjodohkan aku dengan jodoh pilihan Mama. Aku gak mau menikah dengan orang itu. Aku masih mau kuliah." Fara semakin terisak. Sepertinya cita-cita itu akan kandas begitu saja.

"Nanti kamu coba bicara baik-baik sama Ayah kamu."

Fara menggelengkan kepalanya. "Kalau Ayah sudah membuat keputusan, Ayah tidak akan bisa dibantah."

Mereka terdiam beberapa saat sambil saling menatap lewat layar ponsel.

"Nanti kita cari solusi masalah ini. Kamu jangan sedih lagi. Senyum ya, kamu jauh lebih cantik kalau lagi senyum." goda Arsyad berusaha menghibur Fara.

Akhirnya Fara bisa tersenyum. Mereka berlanjut mengobrol tentang hal lainnya sampai Fara tertidur dengan panggilan video yang masih menyambung.

...***...

Pagi itu, Arsyad datang bersama Papanya. Mulai dari semalam sampai tadi pagi Arsyad masih saja mendapat ceramah dari Papanya itu. Bahkan sampai di sekolah masih tetap sama.

"Arsyad, ingat! Sekali lagi Papa mendapat panggilan ke sekolah karena kasus pacaran seperti ini, Papa akan hukum kamu! Kamu masih sekolah, gak boleh pacaran."

"Iya, Pa." Arsyad hanya menundukkan pandangannya sambil berjalan karena beberapa murid lain kini memandangnya sambil berbisik-bisik. "Papa, nanti aja marahnya dilanjut, ada teman-teman. Malu."

Papa Arsyad yang bernama Pak Rasya itu hanya menghela napas panjang sambil masuk ke dalam ruang BK. Dia menjabat tangan Pak Eko dan Pak Aslan yang sudah duduk di dalam ruangan itu.

"Pak Rasya, maaf kami terpaksa memanggil Bapak terkait pelanggaran yang dilakukan Arsyad." kata Pak Eko yang memang telah mengenal Pak Rasya selaku orang tua Arsyad.

"Iya, tidak apa-apa, Pak. Justru ini bagus, agar saya tahu tingkah laku putra saya saat di sekolah."

Beberapa saat kemudian Fara dan Ayahnya masuk. Pak Ridwan menyalami kedua guru itu dan Pak Rasya. "Pak." sapa Pak Ridwan.

"Iya Pak." Mereka berdua memang sudah beberapa kali bertemu di acara rapat dan terakhir kali saat menerima penghargaan murid berprestasi.

Mereka semua sudah duduk dengan tenang dan Pak Aslan memulai pembicaraan. "Perkenalkan saya Aslan guru baru di sini."

Kedua Bapak itu hanya menganggukkan kepalanya karena sedari tadi mereka berdua juga penasaran dengan guru muda yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya.

"Sebelumnya saya minta maaf sudah memanggil Bapak dalam masalah ini. Saya hanya tidak mau masalah ini terulang lagi. Memang terlihat sepele, hanya berpacaran saat pulang sekolah tapi jika dibiarkan masalah ini akan terus berlanjut ke tingkat selanjutnya."

"Iya Pak. Kami mengerti."

"Sebelumnya saya sudah memperingatkan mereka berdua dan ternyata diulangi lagi." lanjut Pak Aslan lagi.

Pak Ridwan menatap tajam putrinya yang sedari tadi hanya menundukkan kepalanya.

"Mereka sudah kelas 12, bukan saatnya main-main lagi. Untuk kali ini, saya serahkan masalah ini pada orang tua. Jika mereka masih mengulanginya lagi, dengan terpaksa saya memberi hukuman yang tegas." kata Pak Aslan lagi.

"Iya Pak. Saya akan menasihati Arsyad dan terus memantau kegiatannya."

Arsyad hanya terdiam. Sudah sejak semalam Papanya menasihatinya, apa masih kurang?

"Mulai sekarang saya juga akan mengawasi Fara. Saya justru terima kasih sudah diberi tahu tentang masalah ini."

"Ya sudah, kalian berdua boleh kembali ke kelas."

Fara dan Arsyad berdiri.

"Arsyad, ingat pesan Papa."

"Iya, Pa."

"Fara, mulai nanti Ayah akan jemput kamu sepulang sekolah."

Fara hanya mengangguk kecil. Kemudian mereka berdua keluar dari ruang BK. Mereka sangat kesal dengan Pak Aslan.

1
Juwita Silalahi
🤩🤩🤩
Juwita Silalahi
😭
Juwita Silalahi
😭🙏🏻
Juwita Silalahi
😭😭😭🙏🏻
Juwita Silalahi
😭😭😭
Mbah Dur
Luar biasa
Tari Fairus
kalau awalny bagus past akhrny juga bagus
🌷⃝Nͨaͣtᷠsᷤaa
😭🙂
Mei Mei
Luar biasa
Pepe Black Street
pasti suruhan tasya
Atma Inatun Nikhma
Luar biasa
Siti patma
ending yg bagis sukaaa deh thanks ya thor🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Siti patma
masih adalah thor ceritanya bagus kok launching debay 2 ya
Siti patma
kakaknya fara mana kok nggak muncul
Siti patma
akhinya perjuangan ada hasilnya selamat pak aslan jadi terhau thor
Siti patma
mantap kamu debay
sayang ama papa aslan
Siti patma
sedih liat pak aslan akibat nikah sama bocah labil
Siti patma
tp kasihan pak alanya dapat sisa mana mau laki2 di gituin
Siti patma
makanya jgn jatuh cinta sakit rasanya
Siti patma
apes pak aslan dapat fara udah disosor luan ama arsyad
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!