NovelToon NovelToon
TAWANAN CINTA TUAN SAGA

TAWANAN CINTA TUAN SAGA

Status: tamat
Genre:Barat / CEO / Penyesalan Suami / Cinta setelah menikah / Dark Romance / Mafia / Tamat
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: An_cin

Real cerita asli
No Jiplak!!!!
Yang jiplak gue gaplak

Ivana, wanita berusia 26 tahun harus merasakan pahit yang lebih dalam setelah kakaknya meninggal. Ia di haruskan menggantikan sang kakak untuk menikahi Saga, calon kakak iparnya setelah Olivia meninggal. Namun rupanya, Saga pun tak melepaskan Ivana, karena tahu bahwa jantung yang ada di dalam dirinya adalah milik Olivia.

"Tolong, izinkan aku pergi!" Rintihan itu terus Ivana ucapkan dari balik pintu kamar berinterior mewah.

Di depan kamar itu, terdapat beberapa orang yang mengawasinya.

"Kau mau kemana Ivana? Kau harus tetap di sini, Olivia tidak akan pernah membangkang padaku. Kau harus menurut, atau aku akan mengambil jantungmu dan memberikannya pada wanita lain sebagai Olivia" ucap Saga dari balik pintu kamar Ivana.

"Kau sudah gila Saga, lepaskan aku! Aku tidak ingin di sini! Aku ingin pergi! "

Ivana, apakah kamu benar-benar akan bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon An_cin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Saga membawa Ivana menuju kamarnya, namun bukan itu tujuan sebenarnya yang ia lakukan.  Bukan untuk membuat Ivana yang tengah berubah menjadi Anna ini merasa tenang, ia justru berusaha merayu Ivana, berusaha membuat wanita itu luluh padanya.

"Plakkkkkk" Satu tamparan mengenai pipi Saga, pria itu sempat tersentak kaget, bagaimana tidak, ini adalah tamparan pertama yang ia dapat dari seorang wanita.

"Jangan kau pikir aku bodoh, aku tahu kau hanya tertarik padaku, bukan mencintaiku, jika kau katakan ini pada Ivana, mungkin dia akan luluh, namun aku bukan dia, aku Anna, otak, dan persaanku berjalan bersamaan.

Ivana kemudian mendorong Saga keluar dari kamarnya, pria itu kini benar-benar di buat marah oleh Ivana. Padahal, jika Saga sedang bertemu dengan Ivana, dia akan menjadi orang sangat baik dan bijaksana. Namun entah, ada apa dengan hari ini, dia benar-benar mirip seperti seseorang yang brengsek. Bagi Ivana.

*****

Di meja makan, hal ini belum usai bagi Ema, setelah ia harus menghadapi Ivana, putri pertama justru malah membela adiknya. "Kenapa tidak mama mengalah saja, Ivana jadi seperti itu juga karena mama yang selalu memberikan dia hukuman. Jangan mama pikir aku akan berpihak pada mama setelah semua ini terjadi, aku tahu bagaimana rapuhnya mama, namun Ivana jauh lebih buruk dari pada hal itu. Coba bayangkan, jika dia bis amenjadi Anna, pasti DID itu bisa mengubahnya menjadi orang lain. Mama buat Ivana punya trauma serius, dia punya penyakit jantung ma." Ema yang mendengar hal itu merasa tak puas, ia benar-benar merasa terpojok sekarang.

"Jadi kamu, jatuh lebih membela adikmu yang cacat mental itu, dari pada mama yang melahirkan kamu?" Olivia langsung terdiam akan hal itu. Memang benar, ia di lahirkan oleh mamanya, namun Ivana juga, dia berhak mendapatkan kasih sayang yang setara dengannya. Setidaknya itulah pikiran Olivia.

Kini Ema menatap sekitar, melihat wajah para pelayan yang semakin lama semakin buram, ia kini berteriak. Ia seolah takut, ia takut akan keramaian, ia takut akan sendiri. Ia bahkan memeluk dirinya sendiri dan berteriak sekuat tenaga.

"AAAAAGGGGHHHHH" Saga yang masih berdiri pada anak tangga tak sengaja mendengar hal itu. Ia kemudian menghampiri mereka. Saat Saga sampai di sana, semua pelayan berusaha membawa Ema masuk ke dalam kamar, namun wanita paruh baya itu terus menolak.

"Oliv, ada apa dengan mama mu? kau tak menghampirinya?" Mendengar perkataan Saga itu pun Olivia langsung menggelengkan kepalanya. Iya justru bertanya balik pada Saga.

"Bagaimana adikku, apa dia sudah jauh lebih tenang?"

"Ya aku rasa begitu."

Ivana menatap kedekatan keduanya, dan ia benar-benar tampak tidak senang akan hal itu. "Cih, seharusnya aku biarkan dia masuk saja tadi. Namun tidak apa-apa, setidaknya akun jauh lebih cantik 100 kali dari pada Olivia."

Saga tanpa sengaja menoleh ke atas, ia menemukan keberadaan Ivana yang tengah melambaikan tangan ke arahnya. Tatapan matanya yang berubah, kini tatapan mata membuat Saga kembali bertanya. Pasalnya, Ivana terlihat sedang menggodanya. Dan itu bukanlah hal yang baik jika memang itu terjadi.

Saga memberikan senyuman smirk, ia tampaknya juga kembali tertarik pada Ivana setelah sempat tadi marah.

Setelah jam 9 malam, Saga pun akhirnya memutuskan untuk pulang, "Saga hati-hati di jalan!" Kata Olivia, sebari melambaikan tangannya.

Saga pun membalas lambaian tangan itu, Saga kemudian berbalik badan, berjalan meninggalkan Olivia.

Olivia pun masuk ke dalam rumah, baru saja Saga berjalan ke pekarangan, sudah ada seseorang yang memanggil namanya.

"Saga, Saga" Saga yang merasa namanya terpanggil pun langsung mencari sumber suara.

Ia kemudian mendapati Ivana yang tengah berdiri dan bersembunyi di balik tembok. Saga pun langsung menghampiri Ivana, "jadi pada akhirnya, kau yang memanggilku sendiri ya, Anna?"

Saga tersenyum menyeringai, ia menatap Ivana dan dia benar-benar tampak....., cantik. Tanpa aba-aba, Saga langsung menyudutkan Ivana ke sudut tembok, gadis itu pun tak melawan, ia justru malah mengalungkan lengannya pada leher Saga.

Keduanya saling menatap dan tersenyum, Saga tampak bahagia dan Ivana yang kini menjadi Anna pun tampak sangat senang akan hal itu.

Saga pun mencoba membenarkan rambut Ivana, mengusapnya pelan dan membuat gadis itu merasa jauh lebih tenang.

"Jadi apa aku cantik?" Saga hanya mengangguk, Ia mencoba mencium Ivana, namun gadis itu menolaknya, ia mendorong Saga. Namun Saga tak mau lepas dari pelukan itu.

"Kau sangat cantik Anna, sangat-sangat cantik."

"Lebih cantik mana, di antara aku dan Oliv?" Saga pun menggelengkan kepalanya.

"Bagaimana ya aku harus mengatakannya, kau itu perfect, sedangkan Oliv, dia itu anggun. Namun semua itu jauh lebih seru denganmu, kakakmu."

Mendengar hal itu, Ivana benar-benar senang. Ia kemudian mengecup bibir Saga. Dan Saga benar-benar senang akan hal itu. Dan saat itu pun, Saga juga mencium Ivana. Bukan hanya sekedar kecupan. Melainkan Ciuman, Ivana sama sekali tak merasa bersalah. Karena Saga bukanlah siapapun bagi Oliv kala itu, dan oleh karena itu, Ivana membalas ciuman Saga dengan senang hati.

Namun ada hal yang membuat Saga merasa salah akan hal itu, saat ciuman itu lepas. Ivana pun kembali, Anna telah pergi. Ivana kembali menjadi dirinya sendiri.

Ivana yang tampak bingung pun langsung mendorong Saga menjauh darinya. Ia mengusap sudut bibirnya. "Ada apa denganku?" Ivana kemudian menatap Saga. Dan pria itu benar-benar tidak tahu harus mengatakan apa pada Ivana.

"Ivana, aku bisa jelaskan ini padamu."

Olivia kemudian keluar dari rumahnya, mendapati kedua orang itu yang tengah bersama. "Saga, kau belum pulang?"

Saga kini tampak panik, meskipun begitu, ia harus tetap tampak tenang. Tidak boleh salah bicara atau semuanya akan kacau.

"Ya aku akan pulang, namun tadi aku bertemu dengan Ivana, dia tampak kebingung." Saga lalu mencoba memberitahu pada Olivia lewat bisikan tangan.

"Adikmu sudah kembali, Dia telah menjadi Ivana lagi." Olivia yang tahu hal itu pun benar-benar sangat senang.

"Akhirnya, Ivana sayang." Olivia ke sana. Memeluk adiknya, ia memberikan pelukan yang hangat pada Ivana.

"Kau baik-baik saja Ivana? Kenapa kau selalu membuat kakakmu ini khawatir. Lebih baik kau masuk ke dalam rumah sekarang, dan selesaikan tugas kuliahmu!" Ivana pun mengangguk. Dengan wajah yang masih tampak bingung, ia masuk ke dalam rumah.

Sedangkan kini, Olivia masih berada di luar rumah, ia masih menemui Saga.

"Kau baik-baik saja Saga." Saga pun mengangguk, ia kemudian langsung berpamitan dengan Oliv dan pergi tanpa mengatakan apa pun.

Olivia benar-benar merasa aneh pada keduanya, namun ia tak mau tahu lebih jauh dan memilih untuk masuk ke dalam rumah. Sedangkan hal itu, hanya Saga yang mengingatnya. Karena Ivana sama sekali tak ingat akan hal itu.

Bersambung.......

1
Melia Gusnetty
dasar iblis kau saga...😡😡
Melia Gusnetty
ada yaa ibu macam anjing gituu...🐕🐕😡
tokoh utama nya lemah amat...😏😏
lawan dong goblok...👊
An_cin HIATUS: 🤣wkwk, kesel ya, sama
total 1 replies
Mar lina
aku mampir
Thor
An_cin HIATUS: Terima kasih kak😍
total 1 replies
Homerun
Alurnya bagus dan terkonsep. Aku suka. Lanjut thor🤗
An_cin HIATUS
Yang suka akal-akalan barat, ayo sini
Homerun
aw aw, sempat suuzon sama Jane. Tapi ternyata baik juga tu anak 🤭btw semangat cintaku
An_cin HIATUS: makasih sayangku🤭👍
total 1 replies
christian Defit Karamoy
mantap thor
An_cin HIATUS: Terima kasih kak, sudah mampir 🤭👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!