NovelToon NovelToon
Patutnya Aku Anakmu OM

Patutnya Aku Anakmu OM

Status: tamat
Genre:Teen / Tamat
Popularitas:93.1k
Nilai: 5
Nama Author: arbeiy

cerita ini adalah cerita seorang anak gadis tere yang tinggal dengan ibu tirinya, semua yang dilakukannya salah, karna terpaut beberapa taun dengan ibu tirinya, ibu tirinya yang sebenarnya baik tidak pernah harmonis dan selalu menganggap salah tere, hingga pada akhirnya ada laki2 yang umurnya jauh lebih tua, dia seorang camat didaerah xxx dia tampan, gagah, postur tubuhnya sangat bagus,sebutlah namanya adlan, bapak adlan lebih tepatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arbeiy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 7

Putra kembali ke pertandingan, dan beruntungnya namanya belum dipanggil, pikirannya pecah dan kacau mengingat semia kejadian yang tadi dia lihat.

lama memeluk Adlan Tere sadar, bahwa dia mengabaikan Putra,

"kak Putra!!"Tere ingat dan menyeka air matanya bahwa dia mengabaikan Putra dan mengambil ponselnya di mobil.

"yah, lowbat!!"keluh Tere.

"kenapa, mau telfon Putra??" Adlan memberikan ponselnya pada Tere kemudian Tere mendial nomor Putra.

"halo, kak kakak dimana??"tanya Tere dari panggilan suara

"digor tempat biasa aku latihan!!" jawab singkat Putra.

"aku kesana boleh kak??"Tanya Tere

"hmmm!!"Putra menjawab singkat karena pikirannya dan hatinya kesal mengingat kembali kejadian Tere lebih memilih Adlan daripada dirinya.

"kenapa???"tanya Amran

"gak tahu pak, kak Putra dingin banget tanggepannya!!"Memberikan ponselnya pada Adlan lagi.

"aku antar ke gor ya!!"tawar Adlan.

"gak usah pak, aku berangkat sendiri, gak papa kok!!"Tere mencium tangan Amran dan berpamitan.

Selama diperjalanan Tere tau Putra marah dan kecewa, tetapi itu semua reflek dan tidak disengaja Tere

wajah Putra berubah menjadi kusut karena dia tidak tau harus marah atau diam dengan perilaku wanita yang dia cintai.

"apa yang harus aku lakuin, Tere terus menggantungku tanpa kepastian seperti ini,dia seolah olah sangat dekat dengan ku tetapi kejadian waktu itu membuatku ragu akan perasaan Tere padaku, bahkan dia lebih memilih dengan perjaka tua itu dibandingkan denganku!!! " gumam Putra meremas ponselnya.

10 menit kemudian Tere sudah tiba di gor untuk menyaksikan pertandingan Putra, dia clingak-clinguk mencari Putra, dan pada akhirnya pandangannya tertuju pada Putra yang sedang menyendiri di pojokan sedang streching(pemanasan)

"assalamualaikum!! " sapa Tere dengan polosnya.

"Walaikumsalam!!! balas Putra dingin sambil meneruskan pemanasannya.

" kog jawabnya jelek kak!!!"goda Tere dan duduk disebelah tas Putra.

"harusnya bagaimana??? “tanya Putra.

" senyum juga dong kak!!! "kemudian menyunggingkan senyumnya.

"Tere terus terang, sampai kapan kamu gantung aku kayak gini Tere, aku sayang sama kamu, dan kamu belum menjawab pertanyaaku sedikitpun, dan kejadian tadi membuktikan kalau kamu tidak akan pernah memilihku!!"Putra emosi dan duduk disebelah Tere

"kakak cemburu sama pak Adlan??"tanya Tere

"ya, aku cemburu, kenapa sich kamu gak bisa jaga perasaan aku sedikitpun, kenapa??"tanya Putra beribisik sambil menekan nadannya.

"kakak marah karena kejadian tadi kak??, iya aku minta maaf itu semua aku reflek kak!!"Tere menjelaskan.

"sudahlah, aku sudah benar-benar menyerah sekarang, itu semua pilihanmu!!"Amran mengambil tas raket dan bergegas pergi.

"kak, jangan gitu, aku juga sayang sama kakak, aku dan pak Adlan gak ada apa-apa, dan dia hanya menganggap ku sebatas ibarat ayah dan anak gak lebih kak!!"Tere memeluk Putra dari belakang dan Putra sedikit lega dan bahagia mendengar jawaban yang dia tunggu selama ini.

"apa itu benar???"Putra membalikkan badannya menghadap Tere dan Tere mengangguk.

"tapi aku masih kecewa sama kamu!!"Amran menekuk wajahnya lagi.

"kan aku sudah bilang, aku reflek kak, karena dia udah aku anggep kayak ayah aku sendiri kak dan bisa juga pak Adlan seperti itu juga sama aku kak!!"jelas Tere.

"kita lanjutin nanti, aku sudah dipanggil!!"Putra hendak masuk lapangan.

"semangat yah kak!!"Tere mencium pipi Putra.

"makasih ya sayang!!"mengelus pucuk kepala Tere dan diperhatikan banyak mata.

Tepuk tangan riuh menyambut kedua pemain masuk kelapangan, Putra sedari tadi bahagia mendengar jawaban Tere kini kembali menemukan semangatnya, Putra senyam senyum bahagia.

"waaah salah satu pemain kita ada yang lagi bahagia ini, tepuk tangan untuk Putra Ardiansyaaah,!!"tepuk tangan riuh meramaikan pertandingan melalui microfon.

"bisa saja pak sugeng!!"lirih Putra wajahnya memerah.

Putra tak habisnya melirik pada Tere selama pemanasan, dan wajah Tere juga ikut memerah melihat semua mata tertuju padanya.

"uuuuh, so sweet banget, ceweknya cantik, cowoknya cakep, romantis bangettt!!"bisik slaah satu penonton.

Putra memulai pertandingannya dengan fokus, semua penonton benar-benar menyaksikan pertandingan final saat itu, Putra bertanding dengan sengit dan menghabiskan waktu 1 jam lamanya, kedua pemain sama-sama sudah mulai terkuras energinya, pertandingan imbang membuat Putra hampir kewalahan, sampai skor sama, kemudian di realy point terakhir di waktu 2 jam lamanya pertandingan selesai dan Putra menang, Putra langsung terkulai lemas dan tidak bisa berdiri.

"selamat yah, selamat!!"semua pelatih menghampiri Putra yang jatuh duduk terkulai lemas karena kelelahan.

"makasih pak, makasih, tapi tolong kaki saya sakit pak!!!!"Putra meringis kasakitan

"kenapa, kram Putra??"tanya pelatihnya lagi.

"bukan pak!!"Putra membuka sepatu dan kaos kakinya.

Ternyta kakinya semua lecet karena terlalu banyak berlari saat pertandingan, Putra kemudian dibantu berdiri dan di papah pelatih, Tere khawatir melihat Putra di papah kemudian menghampiri Putra.

"kakak gak papa!!"mengganti pelatih ya memapah Putra.

"gak papa sayang!!"senyum Putra.

"selamat yah!!"sambil tetap memapah Putra.

"makasih sayang!!"ucap Putra.

"sempet-sempetnya Putra, kakinya sakit mesra-mesraan sama ceweknya, kita disini dikira ngontrak!!"celetuk pelatih Putra.

"bapak suudzon saja!!"senyum Putra.

"hallah, coba tadi kalah tak suruh putus sama aku!!"ejek pelatihnya.

"gak bakalan lah, malu donk sama yang satu ini!!"menggenggam tangan Tere.

"ok aku tinggal dulu Putra, sekali lagi selamat yah, kami bangga sama kamu!!"Pelatihnya merasa puas.

"makasih banyak coach!!"Putra tersenyum.

Sejenak semuanya babak final selesai tibalah saatnya Putra naik ke podium untuk menerima hadiah, disaksikan oleh banyak mata, dengan jalan yang pelan dan berusaha menahan sakit akibat lecet di kakinya Putra perlahan naik ke podium, Tere merasa bangga dan sangat senang sekali melihat Putra menjadi juara di pertandingan malam itu.

Selesai pertandingan semua orang sudah mulai pergi dan gor juga sudah mulai sepi, sedangkan Putra dan Tere masih duduk.

"Putra kita duluan ya!!"pamit temannya.

"ok bro!!"jawab Putra.

"sudah malam kak, ayo pulang!!"ajak Tere.

"disini dulu dech sayang!!"Putra tak mau pulang.

"malam lho kak!!"Tere mengajak pulang Putra pulang lagi.

"iya dech!!"Putra menggendong tas yang berisi raket dan sepatu.

"masih sakit kakinya, aku aja yang setirin yah, kebetulan aku bawa mobil pak Adlan!!"ajak Tere.

"baik banget bapak itu!!"Putra kesal.

"kakkkk!!"Tere melirik sinis.

"iya, iya dech sayang!!"masuk ke mobil Adlan.

"aku anter kakak pulang dulu yah!!"Tere kemudian mengemudi mobilnya.

"makasih banget yah udah jadi semangat aku ya ndek!!"Ucap Putra.

"sama-sama kak, aku seneng kok bisa nyemangatin kakak!!"jawab Tere.

"makasih juga kamu udah nerima cinta aku, dan sayang sama aku!!"Putra megenggam tangan Tere.

"hmm, sama-sama sayang aku yang ganteng, perhatian, baik pokoknya the best banget buat aku!!"Tere tersenyum bahagia.

"yah, kok dah sampek sich!!"Putra tak mau cepat pulang.

"terus???"Tanya Tere.

"pengen lama-lama bareng kamuuuu!!"rengek Putra.

"iiiech, jijay kakak ah!!"ejek Tere.

"pengen bareng kamu terus!!"ucap Putra.

"kak, kakak kan harus istirahat, minimal sembuhin dulu kakinya!!"Tere kemudian memapah Putra.

kedua orang tua Putra berada diluar negeri, jadi Putra hanya tinggal dengan Asisten rumah tangganya.

"aku pulang dulu ya kak!!"pamit Tere.

"tunggu!!"Putra mencium pipi Tere.

"gak kebalik??"Tere menyentuh pipinya.

"kan kamu yang anter aku!!"senyum Putra.

"terserah dech, yang penting bahagia!!"Tere melambaikan tangan pada Putra.

Dari mana?, malam sekali pulangnya!!!" ucap Adlan dingin sambil meletakkan koran yang dibaca tadi.

"dari nonton kak Putra pertandingan pak !!!" duduk disebelah Adlan dan tersenyum manja.

"seneng banget kayaknya, ada apa?!!"tanya Adlan.

"hmmm, tadi Kak Putra menang dan juara pak, jadi aku seneng aja!!"jawab Tere.

"gimana pasti sudah jadian sama Putra!!! " tanya Adlan yang mengetahui raut wajah Tere.

Tere mengangguk pelan.

"oeee, selamat kalau gitu, tapi ibgat pesan saya tetap fokus kuliah!!"Adlan sebenarnya kecewa.

"bapak gak marah??"tanya Tere.

"kalau misal saya marah, kenapa??"tanya Adlan.

"ya secara bapak udah baik banget dan berniat nyekolahin saya, tapi saya disini pacaran!!"ucap Tere.

"tapi kuliahmu bisa fokus kenapa saya harus marah!!"jawab Adlan.

"makasih banyak ya pak, aku sayang banget sama bapak, aku janji gak akan kecewain bapak!!"memeluk Adlan dengan erat.

" dggggg srrrrrrr!!!!"Adlan memejamkan matanya mengendalikan perasaannya, karena dia tahu Tere menganggap sosoknya sebagai ayah.

"assalamualaikum!!"ibu dan ayah Adlan tiba-tiba membuka pintu rumahnya mendapati Adlan sedang berpelukan dengan Tere.

"ayah, ibu!!!" Adlan kaget minta ampun karena keadaan saat itu Tere dan Adlan sedang berpelukan.

"Adlan!!!, siapa itu???, siapa gadis itu nak, sejak kapan kamu menyimpan wanita tanpa status seperti ini nak!!! " Ibunda Adlan kaget dan sempat syok

"Adlan, ayah perlu bicara sama kamu!!!" ucap ayahnya dengan tenang.

ibunda Adlan duduk lemas karena kaget dan tidak percaya melihat tingkah anaknya yang menyimpan wanita satu atap dengannya, Tere masuk ke dalam kamarnya menangis karena dia merasa bersalah,menjadikan posisi Adlan rumit dan disalahkan.

"siapa gadis itu nak??"tanya Ayah Adlan.

"dia anak sahabat aku yah!!"jawab Adlan singkat.

"kenapa dia disini nak, kamu kan tau keluarga kita sangat kental sama adat dan mitos jaman dulu, ini gak baik nak, bagaimana kalau sampai terjadi suatu hal yang tidak diinginkan!!"ayah Adlan khawatir.

"Adlan tidak tinggal disini kok yah!!"Adlan berkilah.

"tetap tidak boleh nak, siapa gadis itu??" tanya Ayah Adlan sekali lagi.

Adlan kemudian menjelaskan rinci dari awal maksud dan tujuan Adlan menampung Tere, ayahnya pun memahami sifat anak dan mengerti dengan keadaan Tere.

"jadi begitu ceritanya, kasian juga anak itu!!"Ayah Adlan ikut iba pada Tere.

"tapi menurut ayah, dan melihat kekhawatiran dan ceritamu, ayah rasa ada hal yang berbeda yang ayah tangkap dari matamu nak!!! " ucap ayah Adlan.

"maksud ayah!!! " tanya Adlan heran.

"jangan bohong, kamu suka kan sama gadis itu!!"tanya Ayah Adlan.

"ayah, kok jadi sampek kesitu!!"Adlan berkilah.

"ayah ini sudah tua nak, sampai kapan kamu akan seperti ini,ayah ingin menimang cucu!!!" ucap ayah Adlan.

"maksud ayah apa??? “tanya Adlan pura-pura tidak mengerti.

" kamu sudah dewasa, ayah mengerti perasaanmu pada anak itu, pinang dia nak!!! "pinta ayah Adlan.

"tidak yah, dia sudah punya pacar, umurnya dan umurku terpaut 18 tahun yah, dan pantasnya aku jadi ayahnya!!"terang Adlan.

"meskipun kamu beda umur 18 tahun kamu masih tampan, gagah, dan dia sangat beruntung bisa dapat kamu nak!!"ucap Ayah Adlan.

"sudahlah yah, yang terpenting ayah sudah tau dan tidak kaget lagi!!"ucap Adlan.

"tapi anak itu ndak boleh disini nak!!"ucap ayah Adlan lagi.

"yah, tolong kasih waktu dia sampai lulus kuliah, setelah dia bekerja aku akan tenang yah!!"ucap Adlan lagi.

"ndak bisa nak!!"ayah Adlan kekeh

sedangkan tere yang diminta untuk menemui ibu adlan meminta untuk menjelaskan perihal semuanya.

" begitu bu ceritanya, jadi maaf apabila saya mengganggu ketenangan ibu sekeluarga!! "ucap Tere sambil menangis, karena Tere harus mengingat masa lalunya yang membuatnya selalu meneteskan air mata ketika mengingatnya.

ibunda adlan langsung memeluk erat Tere.

" menangislah nak!!! ibu Adlan memeluk Tere.

"pak Adlan tidak salah bu, saya yang salah, saya janji setelah ini saya akan mencari tempat tinggal lain bu!! "menangis sesegukan.

" tidak baik nak pria dan wanita tinggal satu atap tanpa status hubungan, Anak ibu juga belum menikah, dan kamu juga belum menikah, jadi mantu ibu aja ya,?? ? "ibu Adlan tanpa basa basi.

" menantu?? ? “Tere tersentak kaget.

"umur ibu sudah tua, ibu ingin sekali menimang cucu, apa kamu tidak mau hidup bersama Adlan anak ibu itu orang baik lho!!"ucap ibunda Adlan.

seketika itu Tere langsung terdiam dan terpaku tanpa bergeming, dia berpikir semoga ucapan ibunda Adlan cuma sekedar humor untuk menghibur Tere, Tere menatap lekat wajah ibunda Adlan yang sudah yak lagi muda, dan berpikir kembali bahwa raut wajah tanpa senyum itu mengungkapkan sebuah permintaan yang sangat serius, kenapa serumit ini posisinya, haruskah dia menolak kepada ibu seseorang yang begitu banyak berjasa pada hidupnya, dan bagaimana cara dia menolak permintaan seorang ibu yang anaknya sudah sangat baik padanya, bagaiman juga dengan Putra.

Pikiran Tere berputar dan tak tahu harus menjawab apa, Dia cuma diam dan diam dengan senyum sedikit masam.

"nak, gimana mau ndak??"tanya Ibunda Adlan.

"hmm, saya pikir-pikir dulu bu!!"perasan Tere sudah campur aduk membayangkan Putra dan rasa tidak enaknya pada Adlan juga ibunya.

"kalau bisa ndak usah lama-lama nak, ibu juga takut nantinya jadi bahan obrolan nak!!"ibunda Adlan menghampiri Adlan.

Sejak kejadian itu, Tere sangat dingin dan selalu ingin sendirian, dia selalu menghindar dari Adlan.

"noooon, ayo dimakan nasinya jangan ngelamun terus!!" ucap mbak.

"hmmm, mbak, ea mbak!! "Tere tersenyum sendu.

" nooooon, ibunda pak Adlan dan ayahnya sangat baik, mereka menghargai semua wanita yang dekat dengan pak Adlan, keluarga mereka keluarga baik non!! "jelas mbak yang berharap Tere dengan Adlan( kayak netizen heheh)

"saya bingung mbak, perasaan saya lebih ke Putra, sedangkan ke pak Adlan saya hanya kagum, tapi saya juga kasian, dengan umur segitu pak Adlan belum menikah, aku sendiri sungkan, gimana perasaan pak Adlan kalau saya menolak mbak, sedangkan selama ini pak Adaln sangat baik dan tidak pernah buat aku sedih, beliau memberiku apa yang udah hilang dulu mbak!! " tertunduk lesu dan bingung

"meskipun non menolak, pak Adlan tidak akan mengusir non dari sini, percaya sama mbak!! " ucap mbak

"bukan masalah itu yang saya pikirkan mbak, yang saya pikirkan, bagaimana bisa saya mengecewakan orang tua pak Adlan dan pak Adlan sendiri mbak!! " ucap Tere lemas.

"jangan hiraukan perkataan ibu ku Tere,jalani hidup kamu bagaimana mestinya, jadi ini yang buat kamu berubah Tere!! " suara celetukan yang sedari tadi mendengar percakapan Tere dan mbak.

"pak Adlan!!! " ucap Tere tersentak kaget merasa tidak enak sendiri

Tiba-tiba suara ponsel adlan berdering, ternyata ponsel itu dari ibunda Adlan.

"assalamualaikum bu, iya ada apa bu?? " tanya Adlan

"Walaikumsalam, Adlan pulang dulu nak, ibu mau ngomong, jangan lupa Tere diajak ya!!! " ucap ibundanya.

"ada apa bu, bukannya saya sudah cukup, kenapa harus Tere ikut bu,!! " Adlan mencoba tawar menawar dengan ibundanya.

"pokoknya ibu ndak mau tau ya nak, kalian itu salah besar, hidup berdua satu atap dan kamu ndak pernah cerita ke inu, malu nak, malu!!"ibunda Adlan tak mau kalah.

"tapi kan!!!"ponsel ibunya tiba-tiba dimatikan.

"ada apa pak??"tanya Tere penasaran.

"hmmm, gak papa, kamu teruskan sarapan saja!!"jawab Adlan kemudian hendak pergi dan mengabaikan ibundanya.

"ibunda bapak menyuruh saya kerumah ibunda bapak!!"Tere sekelinting mendengar pembicaraan Adlan

"hmm, sudahlah nanti saya selesaikan sendiri, kamu teruskan sarapanmu setelah itu berangkatlah kuliah!!"Adlan hendak pergi.

"tunggu, saya ikut pak!!"jawab Tere karena tak mau membuat Adlan kecewa

"tapi???"Adlan juga merasa tidak enak pada Tere

Tere berada di posisi yang sangat rumit, kemudian dia ke atas untuk ganti baju, dengan wajah yang dipaksa untuk tersenyum padahal dalam hatinya sangat bertentangan

didalam mobil selama perjalanan Tere terdiam.

"atas nama ibu dan ayah saya, saya minta maaf, sampai kamu merasa tidak nyaman, saya janji setelah ini saya gak akan kunjungi kamu lagi, dan maafkan saya sudah buat kamu berada di posisi sulit!!"ucap Adlan dengan raut wajah serius.

"ayah dan ibu bapak gak salah kok, dan toling jangan seperti ini pak, harusnya saya yang keluar dari rumah itu, bukan bapak, itu rumah bapak!!"ucap Tere juga serius.

"Tereeeee sudahlah, biarkan nanti itu jadi urusan saya, tenanglah apapun yang terjadi nanti jangan kamu anggap beban pikiran, aku tau apa yang harus aku lakukan!! " Adlan menenangkan Tere.

"Tere cuma takut mengecewakan ibunda pak Adlan!!" ucap Tere.

"saya yang lebih tau kamu,dan saya juga yang lebih tau ibuku jadi tenanglah jangan dibuat beban, nanti kita jelaskan disana kalau aku dan kamu tidak ada apa-apa!! menepuk pundak Tere sambil memegang kendali mobil.

"makasih banyak ya pak, selama ini saya terus merepotkan bapak, bahkan saya memposisikan bapak di posisi sulit seperti ini, sekali lagi saya minta maaf ya pak!!"ucap Tere merasa bersalah.

"sudahlah kita selesaikan nanti, tenanglah!!"Adlan sebenarnya tidak yakin dengan dirinya sendiri tentang meyakinkan ibundanya.

1
Water Color
Mohon maaf kak, mau promosi karya aku judulnya I Found You but I Lost You by Eva L
Mohon bantuannya kak🙏
Gedang Raja
gemeeeeessssssss pengen tak sentil jidatnya si Tere lieeeee,,
hasrat maku
ihhh di bikin nangisss
hasrat maku
ceritanya bagus
Sofia Ferdyansyah
menarik
Yani Cuhayanih
Aku mampir thor
Hasna Teresia
lanjut thor
Putri Selviana dewi
lbur
Tri Tri: gkgkgkg
total 2 replies
Putri Selviana dewi
lanjutt
Mumut Sah
jangan lupa untuk mampir ya😉
Gita Majela
ceritanya bagus bangat aku suka
Rina Nikijuluw
ceritanya bagus bgt tp tragis juga ya , cuma byk oesan yg disampaikan dr cerita ini walau to the point lsg tamat nga rugi bacanya s3mangat thor
Gina MulyasaRi
bagus banget ceritanya. tetap senangat
Yulia Barkah
kok end,,
Noviana Syahputri✔️💠
cerita nya 👍👍👍👍👍👍
Noviana Syahputri✔️💠
sedih😭😭😭😭
Yani
Cetitanya bagus walau ada kecewa di dunia kelamnya
Susi Sfaskhal
lanjut
Eka Permata sari
lanjut season 2 y thorrrrr
Eka Permata sari
thorrrrr season 2ny dtunggu y thorrrrrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!