Jessica yang mati penuh penyesalan tiba-tiba kembali ke umur 19 tahun dengan membawa semua ingatannya di kehidupan yang telah ia lalui.
Kali ini, dia tidak akan ditindas lagi, dia akan bersinar dan mendapatkan kebahagiaannya sendiri.
"Bagaimana bisa Jessica tahu ada racun di minuman itu?"
"Jessica mendapat nilai sempurna? Bukankah dia selalu peringkat akhir?"
"Aku tidak akan membiarkan Jessica mengambil posisiku, lihat saja, aku akan memberinya pelajaran!"
"Heh! Mau menindasku? Tidak! Jessica kali ini bukan lawan yang sepadan untukmu! Jangan macam-macam kalau tidak mau menyesal!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
13. Aura permusuhan
Hari ini, setelah Jessica selesai dengan salah satu mata kuliahnya, Jessica berlari keluar kelas, dia ingat bahwa hari ini adalah hari dimana Kakek Sanjaya pergi memancing dan terjatuh ke danau.
Di kehidupan sebelumnya, dialah yang menyelamatkan kakek Sanjaya hingga akhirnya pernikahannya dengan Nolan bisa direstui oleh sang kakek.
'Meski aku tidak perlu mendapatkan restu dari kakek, tapi aku tetap tidak bisa membiarkan kakek meninggal begitu saja, aku akan menyelamatkan nya tapi tidak akan memberitahu identitasku padanya,' ucap Jessica dalam hati, segera berlari untuk pergi ke danau tempat sang kakek akan memancing hari itu sesuai dengan kejadian di kehidupan sebelumnya.
Tetapi ketika keluar kelas, Jessica ditahan oleh beberapa mahasiswa perempuan yang memandang Jessica dengan tatapan jahat.
"Oh,,, jadi ini junior yang ramai bicarakan itu," kata seorang perempuan yang sepertinya ketua geng, menatap Jessica dengan penuh rasa kesal.
Dari sudut tersembunyi, Michelle menonton pertunjukan sambil tersenyum, 'rasakan kau Jessica, kau tidak akan bisa lolos dari mereka!' ucap Michelle dalam hati, tidak sabar melihat Jessica dirundung sampai mampus, kalau perlu sampai dikeluarkan dari kampus karena mengganggu anak seorang rektor.
"Apa yang kalian inginkan?" Tanya Jessica bisa mengenali pemimpin geng yang di kehidupan sebelumnya setelah lulus dari kampus akan menjadi seorang aktris, tapi karena kasus perundingan di masa lalu, maka karirnya hancur dan berakhir di penjara.
"Yang kami inginkan? Tentu saja permintaan maaf darimu!" Tegas sang perempuan.
"Memangnya aku salah apa pada kalian sampai harus meminta maaf?" Tanya Jessica.
"Heh! Kau tidak tahu salahmu?! Salahmu karena sudah mengambil perhatian di kampus ini!" Bentak sang perempuan dengan mata melototi Jessica.
"Hah...." Jessica menghela nafas, "sebagai orang yang sudah menjalani hidup lebih lama darimu, aku akan memberimu sedikit nasihat. Apa yang kau tabur hari ini akan kau tuai di kemudian hari, bukankah kau bercita-cita jadi Aktris? Bagaimana menurutmu saat nanti kasus ini terbongkar ketika kau berada di puncak dunia hiburan? Seorang aktris melakukan perundingan dimasa lalu! Tajuk yang menarik 'kan?"
"Gila! Siapa juga yang mau jadi aktris?! Jangan sok tahu, sekarang juga cepat berlutut minta maaf sebelum kesabaranku habis!" Geram sang perempuan melototi Jessica.
Jessica memeriksa jam tangannya, kalau dia masih terus berurusan dengan anak-anak ingusan ini, maka dia akan terlambat menyelamatkan Kakek Sanjaya.
Jadi Jessica kembali menatap Sang perempuan di hadapannya, "aku tidak tahu siapa yang memprovokasi mu untuk mencari masalah denganku, tapi aku bisa meramal masa depan, kau akan bergabung dengan agensi XX dan menjadi bintang besar di masa depan," kata Jessica.
"Bagaimana kau tahu?" Sang perempuan terkejut karena saat ini dia memang telah lolos audisi awal di agensi Xx.
Jessica tersenyum lagi, "sudah kubilang aku bisa meramal masa depan. Jadi perbaiki sikapmu dari sekarang, karena karir yang cemerlang itu akan hancur jika kau memiliki masa lalu yang kelam," ucap Jessica.
Sang perempuan tampak tak percaya, tapi kemudian dia memikirkan skandal seorang idol baru-baru ini, karirnya hancur karena masalah bulying dimasa muda, "Kau... Apa lagi yang kau tah--"
"Sst!!!" Jessica menaruh telunjuk di bibirnya, "akan ku beritahu nanti, sekarang aku ada urusan dulu," kata Jessica kemudian tersenyum berjalan melewati sang perempuan.
"Kita membiarkannya begitu saja?" Tanya salah seorang teman.
"Aku tidak pernah memberitahu siapapun tentang cita-citaku menjadi seorang aktris, bahkan orang tuaku tidak tahu aku mengikuti audisi di agensi XX, tapi dia... Aku harus mencari kesempatan untuk bertanya lagi padanya nanti," kata Perempuan bernama Marcella dengan penuh rasa penasaran.
Michelle yang menunggu kejadian menghibur pun kini tampak kecewa, 'bodoh! Padahal aku sudah mengandalkannya, tapi hanya dengan sedikit omong kosong Jessica malah membuatnya menyerah begitu saja. Aku harus mencari cara lain lagi," gerutu Michelle segera pergi dengan kesal.
Tapi saat ia baru melangkah beberapa kali, sebuah tangan memegang lengannya, "tunggu! Kau yang memprovokasi aku untuk merundung Jessica, apa kau berniat menghancurkan masa depanku?!" Teriak Marcella melototi Michelle.
Michelle menggeleng "A,, apa maksudmu? Bagaimana mungkin ak--"
"Ho,,, mencari alasan, cepat ikuti aku!" Tegas Marcella menarik Michelle pergi dengan aura permusuhan.
kata balik keduli ini ga di prediksi sama Jessica
maling teriak maling😎
semangat thor 💪