NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:769.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Melly

Bagaimana rasanya ditinggal untuk selamanya oleh kedua orang tua, dan mempunyai ibu tiri yang yang gila harta, menjual anak tirinya kepada lelaki kaya demi uang, inilah yang dirasakan Lusiana gadis malang yang dijual ibu tirinya demi dirinya sendiri, dan harus menikah dengan pria yang membelinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 6 Sisi Lain Tama

Hari ini Lusiana telah mengetahui sisi lain dari Tama, orang yang di anggap nya sangat angkuh itu ternyata mempunyai sisi kehidupan yang menyakitkan di masa lalu.

*Tama*

Semua masa lalu yang tidak pernah aku ceritakan pada siapapun, malah aku ceritakan pada Lusiana dengan gamblang nya, entah apa yang membuat ku menceritakan semua masa lalu yang pahit itu.

Bukan nya malah mendukung ku, Lusiana malah menyuruh aku untuk menerima kenyataan dan tidak membenci papa, aku sangat benci akan hal itu, karena aku malas mendengar kata-kata nya lagi aku, menyuruh nya untuk segera keluar dari kamar ku.

Masa lalu itu terus terlintas di benak ku di kala aku sedang tidak ada kegiatan, itu sebab nya aku selalu menyibukkan diri supaya tidak teringat akan perlakuan buruk papa terhadap mama, dan kehilangan mama yang sangat aku sayangi karena ulah papa semua itu selalu bersahutan di benak ku, membuat aku tambah benci papa.

Kecapean akan semua fikiran itu, aku ketiduran tanpa mengganti pakaian kantor ku, dan keesokan paginya entah apa yang terjadi pada Lusiana sehingga dia bertingkah layak nya sebagai seorang istri, dia menyiapkan sarapan ku yang biasanya di siap kan oleh Betri, menyiapkan baju kantor ku, menyiapkan air panas untuk mandi pagi ku.

Aku merasa tidak nyaman akan tindakan nya itu, aku membentak nya dan memarahi nya supaya dia bisa mengingat kembali bahwa tak ada kewajiban yang harus dia lakukan terhadap ku sebagai seorang istri.

"Apa yang kau lakukan di kamar ku sepagi ini" tanya Tama kesal karena aktivitas Lusiana membuat Tama terbangun.

"Saya hanya menyiapkan baju tuan untuk kerja, supaya tuan tidak bingung memilih baju untuk di pakai hari ini" jawab Lusiana sambil melihat lihat baju di dalam lemari Tama.

"Siapa yang mengizinkan kau untuk melakukan semua itu hah!?"jawab Tama kesal

"Seperti yang saya bilang tuan, karena tuan sudah baik dengan saya maka saya harus membantu tuan apapun itu, sekedar untuk ucapan terima kasih" jawab Lusiana masih dengan melanjutkan aktivitas nya.

Tama langsung berdiri dari tempat tidurnya dan mendekati Lusiana.

"Kau mau berterimakasih pada ku hah?" kata Tama yang semakin dekat dengan Lusiana sehingga Lusiana terseret di dinding kamar.

"Coba fikir kan cara lain untuk berterima kasih, aku mau kau berterimakasih dengan cara lain" kata Tama.

Kini Tama dan Lusiana sudah sangat berdekatan hingga Lusiana dapat melihat dengan jelas wajah Tama dan mendengar detak jantung Tama, membuat Lusiana salah tingkah.

"Apa yang ingin kau lakukan tuan?"tanya Lusiana cemas, takut akan sesuatu yang akan di lakukan Tama.

"Kenapa kau malah bertanya padaku, bukan kah kau mau berterimakasih padaku" kata Tama.

"Oh tuhan apa yang akan di lakukan tuan Tama padaku" kata lusiana dalam hatinya sambil menutup matanya.

Namun tiba tiba Tama mencengkram dagu Lusiana dengan keras.

"Kau keluar dari kamar ku sekarang, dan jangan pernah melakukan apapun yang aku larang, kau hanya melakukan apapun yang aku suruh, itulah cara berterimakasih yang benar" kata Tama meninggalkan Lusiana.

Lusiana merintih kesakitan sambil memegang dagunya dan langsung keluar dari kamar itu, Lusiana langsung berangkat ke sekolah tanpa sarapan pagi dan tanpa sepengetahuan Tama.

"Ada apa non, kenapa dagu non memar gitu?" tanya pak Tomo.

"Ini saya kepeleset di kamar mandi pak, dagu saya terbentur di dinding" jawab Lusiana berbohong.

"Lain kali non lebih hati-hati lagi" kata pak Tomo.

"Iya, terimakasih pak" kata Lusiana.

"Kalau begitu kita mampir dulu aja di apotik non, untuk beli obat merah nanti kalau tidak segera di obati akan membekas" jelas pak Tomo.

"Tidak usah pak, nanti saya pergi ke UKS sekolah aja pak, saya obati disana aja" jawab Lusiana.

"Ya sudah kalau begitu non" kata pak Tomo

Setibanya disekolah Lusiana langsung menuju UKS, dari kejauhan Leo melihat Lusiana,dengan segera Leo mengikuti Lusiana ke UKS.

"Dagu Lo kenapa Lus?" tanya Leo penasaran.

"Nggak papa kok cuma kepeleset aja di kamar mandi" jawab Lusiana singkat.

"Masa sih cuma kepeleset, apa ini kelakuan suami Lo?" tanya Leo yang sudah mengetahui bahwa Lusiana telah menikah.

"Loe jangan sesekali bilang dia suami gue, itu sangat menyedihkan, bagaimana mungkin ini di sebut pernikahan" jawab Lusiana dengan nada tinggi.

"Maaf Lus, gue nggak maksud, tapi nggak seharusnya juga lo nurutin kemauan tuan Tama suami lo itu" jelas Leo.

"Gue bisa apa? gue hanya barang yang bisa dia kendalikan, gue nggak bisa membantah itu " jawab Lusiana.

"Kenapa sih? loe selemah itu sekarang, kalau loe cerita sama gue apa yang sebenarnya terjadi, mungkin gue bisa bantu" tutur Leo.

"Loe nggak tau apa-apa dan gue nggak bisa ceritakan apa-apa sekarang, gue nggak mungkin membebani loe tentang masalah gue, biar gue yang nyelesain sendiri, gue yakin cepat atau lambat keadaan nya pasti akan membaik" jelas Lusiana.

"Baiklah jika itu yang loe inginkan, gue nggak bisa maksa loe, tapi loe juga harus tau loe nggak sendirian loe punya gue teman yang selalu ada buat loe, jika suatu saat nanti loe mau berbagi masalah gue siap mendengar kan semua itu, atau mungkin gue bisa bantu Loe keluar dari masalah itu" jawab Leo. menenangkan Lusiana.

"Terimakasih banyak loe selalu ada buat gue, kalau gitu gue duluan ke kelas ya" kata Lusiana sambil menepuk bahu Leo.

"Kenapa sih gue sebodoh ini? kenapa gue nggak pernah bisa ngungkapin perasaan gue pada Lusiana, bodoh bodoh, sampai sekarang lusiana telah menikah dengan orang asing pun aku tidak bisa berbuat apa apa pada nya" kata Leo memaki dirinya sendiri.

"Lusiana"

Pagi itu aku menyiapkan semua keperluan tuan Tama, bukan maksud untuk bersikap sebagai seorang istri, aku hanya sedikit membantu nya saja, karena semenjak aku tinggal di rumahnya aku tidak pernah melakukan apapun untuk nya, tapi bukan nya berterimakasih dia malah mencengkram dagu ku dan memaki ku, aku merasa marah dan kesal pada diri ku sendiri, kenapa bisa bisa nya aku melakukan itu padahal aku sudah tau pasti tuan Tama tidak menyukai nya.

Aku langsung meninggalkan tuan Tama untuk berangkat sekolah tanpa, berpamitan padanya dan nafsu makan ku sudah hilang pagi itu,

di sekolah Leo juga membuat ku jengkel karena perkataan nya bahwa aku sekarang istri nya tuan Tama, aku tau dan aku juga merasakan bahwa perhatian Leo pada ku selama ini lebih dari perhatian seorang teman, tapi aku tidak tau apakah anggapan ku benar atau tidak yang jelas dia tidak pernah bilang bahwa dia mencintai ku, kalau pun dia ngungkapin perasaan nya sekarang kurasa ini telah terlambat dengan situasi ku yang sudah menjadi istri orang membuat ku tidak bisa mencintai laki laki lain.

Walau tuan Tama tidak pernah menganggap aku sebagai istri nya, tapi bagaimana pun kami telah menikah telah sah di mata agama dan hukum. Aku teringat akan kata mama dahulu bahwa jika suatu saat aku menikah apapun yang terjadi tetap lah menjadi istri yang baik dan taat pada suami selagi itu benar.

Bersambung 🥰

1
Yuni Sari
Buruk
Yuni Sari
Biasa
imafe
tunggu2 rekaman adam kok ada yg janggal ya,
dr cerita dia (adam) mulai awal sampek kerumah nurin ,dan kehamilan nurin ,sampek diusir gk direstui oleh bram,
padahal habis pulang dr rmh nurin langsung meninggal si adam
imafe
eh eh eh.....knp yg cantik ini jadi nurin sipelakor sih ,padahan dia manis banget apalagi klo senyum,gigi gingsulnya bikin imut,
dan dlm semua dramanya sllu jadi protagonis dan mudah senyum
imafe: murah senyum
total 1 replies
imafe
kurang micin ceritanya dan sedikit gk nyambung
Lastri Gandhi
Kenapa hrs pakai kata ganti org kedua " Kau " sih thor....kaku bgt, lbh enak di baca dgn kata " Kamu. "
Keroppi
Kira-kira apa alasan tama membeli lusiana🤔
Dhina ♑
thor ayo promo
Shalwa Sabil
lanjut
Shalwa Sabil
..lanjut
Shalwa Sabil
lanjut thour
Nur Hayati
bener Tama kl Nurin pengen blk sm Tama Krn harta
Shalwa Sabil
lanjut thour
Nia Bae
nunggu lagi ahhh
Nia Bae
makin suka aja ma ceritanya,, sayang ceritanya gak up tiap hari hehehe😁😁😁😁lama banget nunggu nya
Nilaaa🍒
like
Mirna Watie
lanjuttt
Nilaaa🍒
semangat kak
like episode tertinggal
salam dari IKYD
Shalwa Sabil
lanjut thour... kenapa senyum nya nurin sinis ya....
Kaka Pertama
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!