NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Gadis Bermata Biru

Terjerat Cinta Gadis Bermata Biru

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Cahaya-senja

Cinta itu ada masa kedaluwarsanya, tapi hanya Tuhan yang tahu kapan cinta itu datang dan pergi.
Satya dibuat kesal karena kalah tender pembangunan mega proyek kilang minyak baru dan surat penalti yang dilayangkan perusahaan owner akibat kecerobohan karyawan baru yang salah dalam membuat project schedule. Alih-alih menerima konsekwensi pemecatan, Aritha malah memaksa Satya tetap mempekerjakan dirinya agar dapat bertanggung jawab atas kecerobohannya.
Tantangan diterima, namun bertemu pandang dengan mata biru elektrik perempuan itu membuat hatinya bergetar.
Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah Aritha berhasil menyelesaikan kasusnya atau kecerobohannya semakin membuat bosnya emosional dan bangkrut?

Session 2 :
Tentang bagaimana Ritha berjuang mempertahankan pernikahannya dengan seorang petarung bisnis yang kehidupannya sangat berbeda dengan kehidupan impiannya yang sederhana.
Sanggupkah ia bertahan dengan cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahaya-senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tentang Suku Bermata Biru

Bertemu dengan pejabat kedutaan ternyata tak harus masuk ke kantor kedutaan karena untuk masuk ke kantor kedutaan perijinannya sangat ketat. Mereka harus membuat janji terlebih dahulu beberapa hari sebelumnya sehingga staf kedutaan dapat mendaftarkannya dalam daftar tamu mereka di pos security sebelum masuk pintu baja yang menandai ketatnya pengamanan kantor tersebut. Satu lagi, datang pun harus tepat waktu.

Karena hampir bertepatan dengan jam makan siang, pak Rusdhi mengusulkan agar bertemu salah satu staf sebentar di kantor kedutaan untuk urusan administratif berupa penyerahan invoice dan minta tanda tangan bukti penerimaan dokumen dan stempel resmi instansi penerima. Kemudian pembicaraan akan dilanjutkan di resto hotel bintang 5 yang berseberangan jalan dengan kompleks gedung kedutaan negara-negara eropa itu.

Ritha agak canggung makan di resto dengan pilihan menu western food. Sambil menunggu orang-orang kedutaan yang diundang Rusdhi makan siang, ia memesan jus strawberry dan tenderloin steak untuk makan siangnya.

Menjadi orang minoritas dalam suatu wilayah ternyata memang tidak mudah. Walaupun di Jakarta banyak orang menggunakan lensa kontak warna biru, namun ia selalu saja jadi pusat perhatian karena warna manik matanya yang mencolok, biru elektrik. Orang selalu bertanya perihal matanya atau melihatnya dengan tatapan aneh. Mereka sering menyangka Ritha peranakan indo. Dijelaskan perihal yang sebenarnya pun tak percaya. Padahal setidaknya ada 3 suku di Indonesia yang keturunannya memiliki mata biru, yaitu suku lamno di Aceh, suku Simpou di kepulauan Buton Sulawesi tenggara dan suku Lingon di pulau Halmahera Maluku Utara. Konon nenek moyang mereka berasal dari Portugis, tapi mereka sendiri tak pernah mengenal garis keturunannya secara pasti. Begitupun Ritha. Ia hanya tahu orang tuanya asli Buton, namun telah menetap lama di kota Kendari. Keluarga dekatnya tak ada yang bermata biru. Sebagian ilmuwan bilang dirinya mengalami kelainan genetik yang disebut dengan Waardenburg Syndrome, yaitu kelainan genetik langka yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan perubahan pigmentasi pada pada rambut, kulit, atau mata.

"Halo, miss Ritha. Nice to meet you. Are you european?" tanya mr. Stanley ketika Rusdhi memperkenalkannya. Pria itu memperhatikan matanya dengan sangat jeli. Rupanya ia tahu kalau Aritha tidak menggunakan lensa kontak.

"No, I'm indonesian. Maybe in the past our ancestors married with Portuguese," jawab Ritha seenaknya agar tak ada pertanyaan lanjutan.

Pria - pria bule yang bekerja di kedutaan besar Swiss itu manggut-manggut.

"Saya jarang sekali bertemu orang Indonesia yang bermata biru elektrik seperti anda. You're so beautiful, " pujinya dengan bahasa yang terbata-bata.

"Thank you, Sir. Some tribe in Indonesia have an electric blue eyes like me. There are Lamno in Aceh, Simpou in South East Celebes and Lingon in North Maluku."

"Really?"

"Yeah, maybe you can get information about that from Google search engine because they are an isolated tribe, rarely found in modern city like Jakarta,"

Sepertinya bule itu tertarik mencari tahu suku-suku yang sebagian warganya bermata biru. Mungkin dia punya keterikatan batin karena sama-sama bermata biru. Menariknya lagi, mereka heran karena ternyata orang bermata biru di Indonesia itu merupakan bagian dari suku-suku terasing yang hidup jauh di pedalaman.

Selain obrolan tentang mata biru, Aritha juga mulai melibatkan diri dalam obrolan bersama Rusdhi dan pria-pria bule itu membahas soal invoice dan peluang kerjasama dengan pengusaha asal Swiss. Tentu saja mereka tak melupakan misi utama, menawarkan jasa konstruksi apabila ada diantara mereka yang akan membangun atau merenovasi property.

Belum ada kesepakatan apapun dalam pertemuan itu. Hanya ada potensi dan janji yang belum pasti.

"Kita perlu memelihara jaringan bisnis, Rith. Mungkin sekarang belum ada kesempatan yang nyangkut tapi besok atau lusa, mana tahu kita dapat proyek lagi. Tapi bawa kamu ketemu bule yang matanya sama-sama biru bikin saya tambah percaya diri. Maunya tadi ngomong sama bule jangan suka sombong. Orang mata biru di Indonesia itu kebanyakan dari suku terasing yang tinggal di pedalaman hahaha..."

Ritha mencibir, "Itu mah melecehkan saya namanya, Pak." keluhnya.

Rusdhi masih tertawa, bangga karena manik matanya berwarna coklat.

"Besok kamu harus mulai belajar pakai lensa kontak warna coklat atau hitam biar nggak terlalu menarik perhatian orang, apalagi dicap sebagai orang dari suku terisolir. Suka repot saya punya asisten bermata aneh kayak kamu," Rusdhi malah balik mengeluh.

Yah, kenapa jadi Ritha yang salah? Nasib jadi orang minoritas. Sepertinya ia memang harus belajar memakai lensa kontak agar matanya tak terlihat berbeda dengan orang kebanyakan.

"Kita kembali ke kantor pak Tugi." perintah Rusdhi.

"Bagaimana prediksi bapak? Apa bulan ini gaji kita akan dibayar penuh?" tanya Ritha lagi saat mobil yang dikemudikan pak Tugi sudah berjalan di tengah padatnya arus lalu lintas.

"Kamu tuh ngeselin ya, Rith. Ribut melulu masalah gaji. Sabar aja nunggu keputusannya besok. Pak Satya juga bakal ketemu langsung dengan mr. Zee membahas masalah ini."

"Hehehe, bapak kan pengalamannya udah banyak. Kali aja bisa prediksi keputusan lewat bahasa tubuh misalnya."

"Jangan cerewet! Kamu mau saya jadiin tumbal biar bisa keluar cepat keputusannya?" ancam Rusdhi kesal.

Ritha melebarkan mata dan menarik dagunya ke bawah. "Eh, enggak. Maaf maaf, Pak. Iya, saya sabar. Saya nggak mau jadi tumbal," katanya dengan raut wajah mengkerut.

Ritha merapatkan tubuhnya ke pintu mobil. Lebih baik memandang ke luar saja melihat gedung-gedung dan ribuan kendaraan yang lalu lalang. Tak ada topik menarik yang bisa dijadikan bahan obrolan dengan bosnya yang sepertinya tengah sibuk membalas pesan-pesan di gawainya.

Ah Ritha ingat. Sekarang kan hari kamis, berarti besok malam Aldo akan perform di studio 5 TV. Rasanya tidak sabar menunggu hari berganti. Besok Ritha akan bawa T-shirt panjang bergambar wajah Aldo yang kemarin dipesannya dari koordinator fans sekaligus manajer dan kakak Aldo, kak Ferin. Ia akan mengganti baju kerjanya dengan kaos begitu jam kantor usai, karena ia harus langsung berangkat ke studio sepulang dari kantor. Ia sudah janji akan berangkat bersama Quena, salah seorang pendukung Aldo yang kebetulan kerja satu gedung dengannya. Mereka baru berkenalan minggu lalu. Dikenalkan kak Ferin.

Ritha mengetik pesan di gawainya pada teman barunya.

Ritha : Quen, besok kamu nonton idol di studio 5 kan?

Quena : Tentu.

Ritha : Berangkat bareng ya. Tunggu aku di lobby Goldlight dekat resepsionis ya.

Quena : Sipp

Sesingkat itu pesannya. Mungkin Quena sedang sibuk kerja. Tak enak mengganggunya dengan pesan iseng yang sama sekali tidak penting. Ritha kembali menutup gawainya dan memasukannya ke dalam tas. Dilihatnya Rusdhi masih asyik membalas pesan-pesan. Sepertinya bosnya bergabung dengan banyak grup hingga waktu senggangnya habis buat membalas pesan teman- temannya.

Ritha kembali menjatuhkan punggungnya bersandar di jok mobil sambil menikmati alunan musik dari radio yang disetel pak Tugi untuk mengusir rasa bosan yang melanda. Tak ada yang bisa dikerjakannya selain diam.

1
Aprila santi
asik
Aprila santi
suka ..author
Ali Tell
gk bahaya ta???
Titien Muliasari
Luar biasa
Rhyna e Krebo
aku pernah di posisi Satya,di musuhi bahkan di fitnah gara" warisan.bahkan hakku di minta paksa.karena orang luar yg benci padaku dan ikut campur urusan keluarga kami.tapi aku mencoba ikhlas dan legowo dan tak menaruh dendam.
Rhyna e Krebo
😂😂😂😂ngakak sama tingkah Satya
Rhyna e Krebo
padahal aku lama jadi reader di NT,tapi kenapa baru sekarang Nemu novel ini.dan pas moment skrg anak gadisku sekolah di jurusan dpib.bismillah semoga anakku masa depannya kayak aritha😂😂😂ngayal dikit boleh lah ya🤭🤭🤭
Kurnianingsih Sa'ud
ceritanya apik, temanya gak melulu soal percintaan...pembaca malah seperti di giring u memgetàhui seluk beluk bisnis,naik turunnya kemajuan perusahaan...pokoknya mantab lah...👍👍👍
Katherina Ajawaila
Bas mmg ngk jelas dr dulu bikn apes aja, mskin aja Sat k hotel Rodeo biar belajar utk menghargai Saudara. sifat serakah ngk pernah hilang dr otaknya. ngk tau sayang nya saudara bagaimana kalau lg susah hanya Satya yg perduli🙃🙃🙃
Katherina Ajawaila
belah duren aman terkendali tinggal ngebuahin ja, semoga cepat ada Satya yunior. tks Thour
Katherina Ajawaila
bagus bahasa nya, jadi dibacanya senyum2 sendiri. 🥰🥰🥰
Katherina Ajawaila
udh thour Satya biar sekalian ngelamar
Katherina Ajawaila
lucu juga Satya, bisa ngebanyol
Katherina Ajawaila
thour semoga Satya langsung ngelamar Ritha y
Katherina Ajawaila
Satya lucu juga untung badan gede, tapi hati hello kitty, 😁😁😁
Katherina Ajawaila
bagus banget thour,
Katherina Ajawaila
keren Thour, biar Satya ngk kaki🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
maka nya thour biar Satya nembak Ritha aja skng
Katherina Ajawaila
thour ceritanya keren tau, 😁🥰🥰🥰🥰
Katherina Ajawaila
thour ceritanya keren tau, 😁🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!