NovelToon NovelToon
Dokter Cantik Milik Gus Al

Dokter Cantik Milik Gus Al

Status: tamat
Genre:CEO / Dokter Genius / Romansa / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Ayra Khansa Adiba Dokter muda yang menjadi korban ke egoisan ke dua orang tuanya, ia hidup sendiri di ibu kota.
ia tak tau kemana ibunya pergi, sedangkan ayahnya sudah hidup bahagia dengan keluarga barunya.
Ayahnya memang bertanggung jawab atas pendidikan dan kehidupan Ayra, namun itu semua tidak di sukai oleh Ibu sambung dan saudara tirinya.
Yang membuat Ayra geram dan jengkel, dan Ayra bertekad untuk mengembalikan, semua uang ayahnya yang di keluarkan untuk membiayai kuliahnya.
Namun satu hal terjadi karena ulah kakak tirinya,yang membuat hidup Ayra berubah,apakah hidup Ayra berubah lebih apa atau malah memburuk?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DCMGA 15

Sedang di dalam IGD, Nyai Siti sedang berbincang kepada Ayra di temani juga oleh Zahira.

" nak jiddah mohon, tolong terima Al ya nak, undangan sudah di sebar atas nama Al" ucap Nyai Siti dengan nada yang sangat lemah.

Ayra tampak diam, di satu sisi ia masih ingin memperjuangkan sang kekasih, tapi di sisi lain keluarga Zahira sudah membantu banyak dalam hidupnya.

" bolehkah saya meminta waktu untuk berfikir?" tanya Ayra menatap lengkat ke arah Nyai Siti.

"boleh nak... tapi waktunya tinggal satu minggu, tolong segera beri jawabannya ya... kami mohon demi nama baik keluarga kami" sahut Nyai Siti.

"Ra... gue mohon kalau bisa jawabannya iya.. kasian jiddah sama umma Ra" ujar Zahira memeluk sahabatnya tersebut.

" gue coba Istikhoroh dulu ya Ra... gue enggak janji, karena prinsip gue nikah cukup sekali seumur hidup" jawab Ayra.

" ndak papa nak.. silahkan kamu Istikhoroh dulu, kami tunggu jawaban baik kamu" ucap Umma Annisa dari balik tirai.

Ayra hanya mengangukan kepalanya, kemudian ia melirik jam,saatnya ia buka praktik.

" Maaf Nyai, Umma ,Ra Ayra harus kembali ke rungan, karena sudah di tunggu pasien " ujar Ayra.

" Iya nak....,jangan terlalu capek ya" ujar Umma Annisa.

" Iya umma kalau begitu Ayra pamit, Bu Nyai sebaiknya jangan terlalu memikirkan hal ini, Insya Allah pasti semua ada jalannya, istirahat nggeh bu nyai, saya pamit dulu,Ra gue pamit ya... , Assalamualaikum " Pamit Ayra kemudian meninggalkan IGD setelah salim kepada Nyai Siti dan Umma Annisa.

" Waalaikumsalam "

Ayra keluar dari ruangan,saat keluar ia masih melihat Ayah, ibu tirinya dan juga kakak tirinya masih di depan IGD.

Ayra tak memperdulikan mereka, ia ingin kembali ke ruangnya, namun saat ingin beranjak Naura menghampirinya dan..

plakkkk.....

Suara tamparan itu berbunyi nyaring di lorong tersebut, Alfarezeel dan Kiyai Idris yang masih berada di sana, tertuju pada suara tersebut.

"puasss kamu ngerebut calon suami aku" teriak Naura seperti tidak punya malu.

Ayra memegang pipinya yang terasa panas,kemudian ia membalas tamparan Naura.

plakkkkk....

Kemudian ia pergi meninggalkan Naura begitu saja, Suster yang berada di sana mulai berbisik.

" bukannya dokter Ayra masih sama Dokter Lucas yaa?"

" siapa yang di maksud sama cewek itu ya? "

" jadi selama ini Dokter Ayra selingkuh?"

Berbagai pertanyaan muncul dari para suster dan Dokter yang berada disana.

Alfarezeel melihat Ayra berlari ke arah lift, namun ia hanya diam, sedang kiyai Idris tampak memperhatikan gerak gerik cucu pertamanya tersebut.

" liat dari matanya, penuh dengan luka, dia terlalu berharga untuk di sia siakan Al, bimbing dia untuk ke jalan yang lebih baik lagi, jangan sakiti dia" Kiyai Idris menepuk pundak sang cucu pelan .

" Apa Abah yakin dia jodoh Al?" tanya Alfarezeel.

Kiyai Idris tersenyum kemudian merangkul pundak sang cucu " jodoh, maut tidak ada yang tau Al, tapi Abah yakin kamu yang terbaik untuknya, bahkan sebaliknya, tolong bantu dia untuk sembuh dari luka yang telah di torehkan oleh orang- orang terdekatnya"

Sedangkan di ruangan IGD Nyai Siti tampak sedang di nasihati oleh sang cucu yang terkenal dengan ke bawelaamya.

" Jiddah kok gitu sih? kasian Ayra tau engga? pasti dia juga merasa bersalah, padahal dia enggak tau apa-apa" omel Zahira ketika mengetahui semua ini adalah rencana jiddahnya.

" Bukankah itu membuat Ayra menerima Kakakmu" sahut Nyai Siti.

" Jiddah, Zahira juga sebenarnya pengen Ayra nikah sama kakak Al, tapi kalau begini ia pasti mikir, hanya untuk balas budi dan melanjutkan hidup, apalagi kakak Al orangnya flat, gamon, Hira yakin bukannya bahagia Ayra malah makin tertekan" sahur Zahira kembali.

" sabar sayang" Umma Annisa mencoba menenangkan Sang putri.

"Ya makanya kita bantu supaya merek jatuh cinta dong Hiraa" sahut Nyai Siti.

" terserah jiddah kalau gitu, tapi kalau Ayra enggak bahagia, aku adalah orang pertama yang akan menyuruhnya cerai dengan kakak Al"

" huss kalau ngomong jangan gitu, ngomong adalah doa, ngomong yang baik- baik" timpa Umma Annisa

" yaa karena aku tau kakak Al gimana orangnya dan Ayra gimana orangnya" sahut Zahira.

Sedangkan di rungan Ayra tampak sedang memeriksa pasien, hari ini tidak lumayan ramai, pikirannya terbagi antara pasien dan permintaan Nyai Siti.

"Gue punya banyak utang ke keluarga mereka,tapi gimana denan Lucas, bahkan sampai sekarang kit juga belom mendapatkan restu dari keluarga lucas" gumam Ayra dalam hatinya.

Tiba- tiba saja pintu di buka dengan sedikit kasar oleh seseorang yakni kakak tiri dan juga ibu tirinya masuk kedalam ruangnya seperti preman.

" Maaf Dok, ibu ini paksa masuk, padahal beliau antrian terakhir, dan masih ada dua antrian lagi" ucap Seorang Suster yang menjadi membantunya hari ini.

Ayra menghempuskan nafasnya berat, seakan ia lelah dengan kelakuan sodara tirinya tersebut.

" Baik us biarkan, dan bilang ke pasien yang lain, nanti saya akan memberi kompensasi, atau jika tidak ada yang berkenan tolong alihkan ke Dokter Azra terlebih dahulu yaa us, saya nanti konfirmasi ke Dokter Azra" jawab Ayra.

" baik dok"

" terima kasih Sus"

Pintu di tutup, Ayra memandang dua orang yang duduk di hadapanya yang memasang wajah angkuh mereka.

" mau apa kalian?" tanya Ayra.

" aku mau gugurin bayi ini sekarang juga" ucap Naura tampak tidak ada keraguan.

" Maaf tidak bisa,karena itu tindakan kriminal" jawab Ayra dingin.

" Lakukan atau jika tidak aku akan menghancurkan karir mu" kini ibu tirinya yang membuka suara.

Ayra hanya menggelengkan pelan kepalanya, yang ia tahu tadi janin milik Naura sehat dan berkembang sesuai usianya, ia tau dari Zahira.

" oh atau memang kamu sengaja tidak mau,karena kamu mau merebut Gus Al dari aku" ujar Naura kemudian mencengkam tangan Ayra dengan sekuat tenaga.

Ayra memberontak hingga tangannya terlepas dari cengkraman Naura.

"kenapa jadi anda yang nuduh saya, bukannya anda yang membuat kesalahan hingga akhirnya saya terlibat dalam masalah kalian"

Umi Yasmin kemudian berdiri dan menjambak rambut Ayra dengan kencang.

"dengar kamu itu sama saja kayak ibumu, jal*ng,perebut milik orang lain" gumam Umi Yasmin kemudian melepaskan jambakannya dan mendorong Ayra hingga kepalanya terbentur ke meja.

Dakkk.

Suara itu nyaring terdengar di ruangan Ayra,Ayra memegang kepalanya sedikit pusing, ia masih punya sopan santun,tidak ingin membalas perbuatan ibu dirinya, lain cerita jika tadi yang melakukan itu adalah Naura.

Ayra berdiri dengan menahan rasa pusing di kepalanya, setelah itu ia membuka pintu ruang rawatnya, dan mempersilakan untuk mereka berdua keluar, " Silahkan keluar jika sudah tidak ada kepentingan" ujar Ayra.

Naura dan Umi Yasmin masih saja duduk di tempatnya,Ayra sudah cukup sabar, ia kemudian menelepon Satpam untuk mengusir kakak tiri dan ibu tirinya.

Tak selang berapa lama Satpam itu datang bersama denan dua orang pria, yang jujur saja sedang Ayra hindari.

Naura dan Umi Yasmin kemudian di paksa keluar oleh Satpam rumah sakit.

" kening kamu kenapa Nak?" tanya Pak idris melihat kening Ayra yang memar.

" tidak apa- apa pak, hanya sedikit terbentur tadi, saya permisi pak, harus periksa pasien lagi" pamit Ayra kemudian masuk kembali ke dalam ruangnnya.

1
YanS
Kan sampeyan yg sedari awal sebelum menikah sudah menyiapkan kontrak pernikahan, tak ada sentuhan fisik setelah menikahi Ayra dan akan menceraikannya
YanS
Kejadian ditusuknya jam berapa, ditemukannya jam berapa (ada gitu gunting buat apa di hotel?)...habis dah tuh darah Kyai Luqman...miris banget nasihnya berakhir di tangan anak tiri yg selalu disanjung dan dibela sampai mengabaikan bahkan menyingkirkan anak kandung, lupa ajaran agama tentang kewajiban sebagai imam bagi istri dan anak apalagi anak perempuan
YanS: Gus Al ini tumbuh besar di lingkungan pesantren, abah, aba, dan pamannya, masing² punya pesantren...bisa²nya buat kontrak pernikahan yg salah satu isinya niatan menceraikan istrinya, Ayra...serius dia ini layak disebut Gus?
Meski ada pendapat yg berbeda tentang hal tersebut tetapi ke-hati²an tetap nomor satu, yaitu adanya pendapat kontrak tersebut membatalkan pernikahan yg ada, tanpa suami mengucap cerai sudah jatuh talak ke istri, jadi segala sentuhan Gus Al ke Ayra meski sudah ada akad tetap menjadi haram, kalau masih ingin melanjutkan pernikahan Gus Al harus melakukan ijab qabul lagi...ngeri ih, coba tanyakan atau sampaikan ke para kyai itu tentang kelakuan "Gus" Al ini...
total 1 replies
YanS
Tuh berdua mau shalat malah tertunda gara² saling usil...sekarang pintu kamarnya di-ketok² ngabari ayahnya terluka parah...jangan² lewat tuh shalat Ashar-nya
YanS
Ayra anak kyai tappi tidak paham bahwa laki² harus menjaga pandangannya dari perempuan yg bukan mahramnya...hehehe...dan akhirnya ketika Gus Al melihat penampilan Ayra yg mempertontonkan aurat...dilepaslah hoddy Gus Al untuk menutupi aurat Ayra, meski mungkin juga tidak akan cukup untuk menutup sampai ke kaki
YanS
Ayra dengan Lucas sudah pacaran dari zaman kuliah, bisa jadi sudah hampir satu dekade karena mereka sekarang sudah pada jadi dr spesialis...ngapain juga bertahan menghadapi tembok kuat dantinggi nian, sama² teguh dengan keyakinan masing²...atau saling menunggu siapa yg berbalik duluan...bodoh atau tidak dewasa?
YanS
Kok jadi bingung...Naura sering banget di As-Salam bareng ustadzah Aisha, ngapain ya? Bukan nyantri?
Kalau nyantri di As-Salam kapan dia dugemnya dan melewati batas sampai hamil?
Zahira tahu dari mana kalau Naura suka dugem dan bukan gadis baik²?
Naura sengaja mau jebak Gus Al dan nati kalau lahiran bilang lahir prematur....Naura lupa kali kalau mereka keluarga dokter dan pemilik RS...
Zahira baru 25th tapi sudah dr spesialis Obgyn...sama dan seusia dengan Ayra...perempuan² hebat, entah lulus SMA usia berapa, karena lulus dr umum saja perlu waktu 7 tahun dan spesialis Obgyn 4tahun....hhhmmmmmm
YanS: Kapan Ayra berterus terang ke Lucas tentang kejadian bersama Gus Al dan keputusan Kyai Ibrahim dan Umma Annisa?
total 1 replies
YanS
Kalau Gus Al akhirnya menikahi Ayra, ada yg seneeeennnggg banget, Zahira...
YanS
Di mana Gus Al ketemu Naura dan jam berapa?
Apa Naura masih di As-Salam dan belum baik ke pondok Kyai Luqman? Apa mereka tidak dipinggit?
Kenapa Naura kasih Gus Al kopi yg sepertinya sudah di-"jampi² cabul"?
Resepsi Zahira dan suami barengan dengan resepsi Gus Al dan Naura, satu minggu atau satu bulan lagi sih, Thor?
YanS
Lha...kalau Gus Al tidak cinta sama Naura, pertimbangan apa Gus Al melamar Naura tanpa proses ta'aruf?
Apa hanya karena ingin melupakan Ning Haifa? Oalah Gus...Gus...wis gedhe tuwo kok mikire isih koyo balita imut...
YanS
"Ning" depan nama Naura ternyata ning jadi²an...pantaslah...jangan² ibunya pelakor dan ayah Ayra tak kuat iman...jadilah ibu Ayra kabur...?
YanS
Jadi ibu Ayra kabur? Kenapa ya?
Ayra dibesarkan dan dididik siapa?
Si Gus Al tidak lihat Naura menampar Ayra? Dia melindungi Naura dengan menahan tangan Ayra yg mau membalas Naura...Gus-nya rodho², padahal dia dr spesialis jantung hebat...luar biasa ya di cerita ini, dua cucu Kyai dr² spesialis keren, yg satu punya RS...gimana cucu² lainnya ya?
YanS
Apakah Kyai Idris dan keluarga kecuali Zahira tidak tahu ayah kandung Ayra? Atau Zahira hanya tahu kisah sedih Ayra tentang ayah, ibu, dan saudara tirinya tapi tidak tahu nama² dan sosoknya?
Ayra tidak berhijab, hanya menutup rambut sekedarnya? Manggil pacarnya juga beb...hihihi..."geli"...ayahnya seorang kyai lho, apa ibunya mengajari Ayra tentang agamanya ya...?
Jadi kepo bener...
YanS
Ning Naura, putri pak Kyai Luqman, biasanya sebutan ning untuk putri pemilik pondok pesantren, sepertinya model serigala berbulu domba...dan Gus Al memutuskan untuk melamarnya...Gus Al ini pastilah model laki² yg senang pakai kaca mata kuda.. cocoklah...🤭
YanS: Ayra adik tiri Ning Naura, berarti punya sebutan Ning juga, tapi Ayra tak berhijab dan tidak menganut aturan pondok, bahkan berpacaran dengan laki² yg berbeda aamiin-nya...hhhmmmm...kepo siapa dan bagaimana kehidupan Ayra dan ibunya/Frown/
total 1 replies
Syafha lee
kalo baca novel rasanya jd makin benci sm suami
yeni kusmiyati
apa ayra diancam sama maura
Namira Puja Najya
ga ada Ektra part giru thor
echa purin
👍
Rahmaniar
suka banget ceritanya,alurnya bagus,cerita nya gak bertele tele juga mudah di pahami jalan ceritanya,sukses berkarya untuk mu Thor👍👍
Nana Ningrum: terima kasih kak🙏 jangan lupa baca cerita ku yang lainnya ya kak🙏
total 1 replies
Nurazizah Kenz
🤣🤣🤣🤣
Anonim
Yg b ex
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!