NovelToon NovelToon
Pernikahan Rahasia Gadis Culun & Dokter Dingin

Pernikahan Rahasia Gadis Culun & Dokter Dingin

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Dokter / Tamat
Popularitas:62.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kolom langit

(Siapkan kanebo kering untuk menyeka air mata juga mental yang kuat untuk marah-marah!)

Sheila, seorang gadis culun harus rela dinikahi secara diam-diam oleh seorang dokter yang merupakan tunangan mendiang kakaknya.

Penampilannya yang culun dan kampungan membuatnya mendapat pembullyan dari orang-orang di sekitarnya, sehingga menimbulkan kebencian di hatinya.

Hingga suatu hari, Sheila si gadis culun kembali untuk membalas orang-orang yang telah menyakitinya di masa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kolom langit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pewaris Tunggal

Siang menjelang sore, di sebuah cafe yang terletak di dalam rumah sakit. Marchel dan salah seorang temannya sedang menikmati makan siangnya sambil mengobrol seru. Kedua dokter tampan itu seperti magnet yang selalu dapat menyihir wanita-wanita di luar sana. Marchel yang memiliki ketampanan mendekati sempurna itu selalu menjadi pusat perhatian. Namun, laki-laki itu selalu mengabaikan lirikan orang-orang di luar sana.

"Kau pernah dengar, desas desus yang beredar di rumah sakit ini?" tanya Willy, salah satu teman Marchel yang juga berprofesi sebagai Dokter Obgyn.

"Yang mana?" sahut Marchel.

"Status kepemikan rumah sakit ini..."

"Oh, dengar! Tapi aku tidak peduli," jawab Marchel dengan santainya. "memang kenapa?"

Willy menghela napas panjang, "Perebutan harta selalu terjadi di kalangan keluarga kaya. Bayangkan jika aset keluarga Darmawan jatuh ke tangan Pak Herdian, aku tidak bisa bayangkan akan seperti apa jadinya rumah sakit ini."

Marchel mendengarkan celotehan temannya itu, namun enggan menanggapinya. Bagi laki-laki itu segala sesuatu yang bukan urusannya tidaklah penting.

"Memang, apa yang akan terjadi?"

"Kita semua tahu, seperti apa dia. Bayangkan saja jika dia menjadi bos kita."

"Aku tidak peduli." Marchel kembali menikmati makan siangnya dengan lahap.

"Sayang sekali, pewaris tunggal yang sebenarnya di kerajaan Darmawan Group tewas dalam kecelakaan. Dan jasadnya tidak ditemukan."

Marchel mengerutkan alisnya mendengar ucapan Willy. Dia belum pernah dengar sebelumnya jika keluarga Darmawan, pemilik rumah sakit tempatnya bekerja memiliki seorang pewaris.

"Pewaris tunggal? Maksudnya?" tanya Marchel.

Willy menengok ke kanan dan kiri, seperti sedang mengamati keadaan, lalu sedikit membungkuk dan bicara dengan nada seperti berbisik.

"Iya, sebenarnya Darmawan Group punya seorang pewaris. Dua belas yang tahun lalu, saat Surya Darmawan tewas dalam sebuah kecelakaan, anak tunggalnya dinyatakan hilang, kemungkinan hanyut di sungai. Kalau tidak salah anaknya perempuan. Seandainya dia masih hidup, dia akan jadi jutawan cilik. Kau bisa bayangkan seberapa kaya kerajaan Darmawan Group. Rumah sakit ini dan sekolah istrimu hanya sebagian kecil dari aset miliknya. Dan anak perempuan yang hilang itu adalah pewaris satu-satunya." lanjut Willy.

Marchel manggut-manggut mendengar penjelasan temannya itu, walaupun sebenarnya ia tidak tertarik. Namun, membicarakan aset keluarga Darmawan yang jumlahnya tidak terhitung itu, adalah pembahasan menarik bagi sebagian orang. Apalagi perebutan harta warisan yang sedang terjadi di keluarga itu.

"Bukankah Pak Herdian juga berhak mendapatkan warisan itu? Dia kan anak Tuan Haris Darmawan juga."

"Apa kau tidak tahu kalau Pak Herdian hanya seorang anak tiri? Tuan Haris Darmawan hanya punya satu anak, yaitu Surya Darmawan, beliau juga hanya punya satu anak. Dan anak perempuannya itulah yang hilang 12 tahun lalu."

"Kasihan sekali," kata Marchel, lalu meneguk air mineralnya.

"Sekarang Pak Herdian dan Pak Arman sedang mendebatkan tentang pewaris Darmawan Group. Pak Arman adalah orang kepercayaan Tuan Surya. Dia yakin putri Tuan Surya masih hidup. Selama jasad anak itu tidak temukan, dia akan tetap meyakini anak itu masih hidup."

Sejenak, Marchel mengalihkan pandangannya pada Willy, "Ternyata menarik juga membicarakan masalah orang kaya. Pantas kau begitu senang membahasnya."

"Haha, aku hanya membayangkan jika saja anak itu masih hidup, sekarang usianya pasti sudah 17tahun. Aku yakin dia akan menjadi incaran setiap laki-laki. Siapa yang tidak mau menjadi suami miliarder cilik sepertinya."

"Dasar kau ini!" gumam Marchel.

"Kalau saja dia masih hidup, akan aku putuskan semua pacarku dan mengejarnya."

"Haha, dan kesialanmu karena anak itu sudah meninggal," ujar Marchel seraya tergelak pelan.

Mereka terus mengobrol panjang lebar membicarakan gosip yang simpang siur di kalangan para pekerja di rumah sakit itu. Hingga akhirnya tanpa terasa hari beranjak sore. Marchel melirik jam di pergelangan tangannya. Jarum jam sudah menunjukkan pukul lima sore. "Aku harus pergi! Aku duluan, ya..."

"Kau akan langsung pulang?" tanya Willy.

"Tidak! Aku akan ke klinik dulu. Aku ada janji dengan pasienku." Marchel kemudian berdiri lalu segera melangkahkan kakinya keluar dari cafe yang berada di dalam rumah sakit itu, menuju area parkir rumah sakit.

Beginilah seorang Dokter Marchel menjalani kehidupan sehari-harinya. Setelah pulang dari rumah sakit, dia akan langsung menuju kliniknya yang tak jauh jaraknya dari rumah sakit tempatnya bekerja. Sehingga pertemuannya dengan Sheila hanya saat sarapan dan mengantarnya sekolah.

Marchel tidak pernah tahu dan seakan tidak peduli dengan apa yang terjadi dengan Sheila di rumah nya, walaupun sang ibu memperlakukan Sheila seperti sampah.

Sungguh, gadis itu sangat malang. Di rumah, mendapat perlakuan buruk dari ibu mertuanya, dan di sekolah, hanya menjadi bahan olok-olokan teman-temannya. Terlebih, Marchel yang seharusnya menjadi tempatnya mengadu, malah mengabaikan dan tak menganggapnya ada.

*****

Malam hari...

Mobil milik Marchel berhenti di halaman rumah. Laki-laki itu melirik arah jarum jam yang sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Dia melihat rumahnya yang sebagian lampu sudah dipadamkan.

Marchel mengusap wajahnya, lalu mengurut pangkal hidungnya. Laki-laki itu kemudian menyandarkan punggungnya, berharap lelahnya berkurang.

Setelah beberapa menit melepas lelah, laki-laki itu turun dari mobil dan segera masuk ke rumah. Marchel segera menapaki tangga dengan langkah yang sedikit malas akibat lelah yang mendera-nya. Saat melewati kamar Sheila, dia berhenti sejenak, terdiam beberapa saat seperti sedang memikirkan sesuatu. tangan kanannya memegang gagang pintu itu, lalu memutarnya.

Dengan langkah pelan, Marchel memasuki kamar sang istri yang telah tidur. Hanya lampu tidur yang menyala, sehingga pencahayaan di kamar itu menjadi temaram. Marchel mendekat ke tempat tidur dan menatap wajah gadis kecil itu lekat-lekat.

Ada perasaan aneh yang dirasakan Marchel melihat wajah gadis itu.

Pertama kalinya Marchel melihat wajah Sheila tanpa kacamata tebal yang selalu melekat di matanya. Laki-laki itu begitu terpaku dengan wajah polos gadis yang sedang tertidur itu. Rambut panjangnya yang terurai, bulu mata lentik yang begitu indah, serta hidung mancung dan mungil itu begitu menyatu dalam wajahnya.

Ragu-ragu, Marchel mengangkat tangannya, mengusap puncak kepala gadis belia itu, turun ke wajah.

Maafkan aku, Sheila. Aku begitu merasa sakit akan kepergian Shanum. Sehingga aku melupakanmu. Aku belum bisa menerimamu sebagai istriku. Ini masih terlalu berat untukku. batin Marchel.

Setelah puas memandangi wajah polos itu, Marchel melangkahkan kakinya keluar dari kamar itu, lalu segera kembali ke kamarnya yang tidak jauh dari kamar Sheila.

Di kamar itulah, Marchel terduduk merenung seorang diri, dengan memandangi foto-fotonya bersama Shanum. Gadis yang paling dicintainya. Laki-laki itu tenggelam dalam kesedihannya yang mendalam.

Kepergian Shanum seakan membuat dunianya terhenti.

"Maafkan aku, Shan! Aku tidak bisa menjaga adikmu dengan baik. Aku belum bisa menerima semua ini. Ini masih sangat sulit untukku."

*****

1
Tamirah Spd
Salah satue cara Author mendekatkan Pasangan suami-istri itu spt anak mrk masih hidup,tertembaknya Marcel cukup sdh untuk mereka rujuk kembali.
Tamirah Spd
Salah satu cara Author mend
Tamirah Spd
Menebak saja,hilang nya Sheila ada campur tangan Arman orang terpercaya yg memang sdh waktunya untuk mengamankan pewaris tunggal.
Tamirah Spd
Apa yg akan di lakukan Marcel kalau sdh tahu hasilnya tes DNA bahwa anak yg dikandung Sheilla adalah anaknya , termasuk ibunya yg kejam penasaran aja.. lanjut.
Tamirah Spd
Ibu nya Marcel memang gak waras setali tiga uang sama anak nya.kalau percaya bahwa Sheila bukan wanita murahan ya intropeksi kok bisa istrinya hamidun , masak gak peka dgn bau keringat istri nya waktu saling bergulat mesra wes angellllll......!
Tamirah Spd
Sudah bisa ditebak kalau Sheilla bukan gadis biasa, tinggal menunggu waktu teka teki siapa dia akan terkuak....lanjut Thor.
Tamirah Spd
Gadis malang dgn kondisi tubuh yg baru operasi jantung, juga baru ditinggal kakak tercinta.Apakah tidak punya sanak saudara sama sekali hingga harus di titipkan dan harus dinikahi sama tunangan nya .Yah namanya aja cerita novel alur cerita apa kata Author nya saja.
Tamirah Spd
Rata rata mertua menginginkan mantu yg sempurna ,cantik, berpendidikan, kaya walau pun yg kaya itu orang tuanya .
para mertua dari kalangan atas yg punya komunitas sosialita sok pamer entah itu mantu ,harta , jabatan ... wesss angellllll.!!!
LikCi Vinivici
dokter bodo emang
LikCi Vinivici
aduuh takut mulu. g pingin gitu melindungi anaknya yg masih dikandung??
LikCi Vinivici
test dna paham. tp ditindas sana sini, mau aja tuh
LikCi Vinivici
rayhan kecelakaan blm sembuh kah??
LikCi Vinivici
plg aja sma bibi yum. gitu aja kok repot
LikCi Vinivici
kampret dah marchell.. sdh tau sheila dikurung digudang
LikCi Vinivici
sdh tau marchel mabuk( g sadar neng) makanya sheila bantu kan??
LikCi Vinivici
aduh jengkel ni lama2 sana sheila
LikCi Vinivici
halahhh
LikCi Vinivici
hadeeh wis
LikCi Vinivici
pembantu nya emang hilang? sampe g tahu
LikCi Vinivici
duh calon dokter, g ngotak nihh..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!