NovelToon NovelToon
Ta'Aruf Terindah

Ta'Aruf Terindah

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Alvaraby

Ragnar Aditya van Der Veen—pria berdarah campuran Indonesia–Belanda—memiliki segalanya: karier mapan di Jakarta, wajah tampan, dan masa lalu yang penuh gemerlap. Namun di balik itu semua, ia menyimpan luka dan penyesalan yang tak pernah benar-benar sembuh. Sebuah kesalahan di masa lalu membuatnya kehilangan arah, hingga akhirnya ia memilih kembali pada jalan yang lebih tenang: hijrah, memperbaiki diri, dan mencari pendamping hidup melalui ta’aruf.
Di Ciwidey yang sejuk dan berselimut kebun teh, ia dipertemukan dengan Yasmin Salsabila—gadis Sunda yang lembut, sederhana, dan menjaga prinsipnya dengan teguh. Yasmin bukan perempuan yang mudah terpesona oleh penampilan atau harta. Baginya, pernikahan bukan sekadar cinta, tapi ibadah panjang yang harus dibangun dengan kejujuran dan keimanan.
Pertemuan mereka dimulai tanpa sentuhan, tanpa janji manis berlebihan—hanya percakapan-percakapan penuh makna yang perlahan mengikat hati. Namun perjalanan ta’aruf mereka tak semulus jalan tol.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaraby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjanjian Lama yang Terkubur

Ruang kerja ayah Ragnar terasa lebih sunyi dari biasanya. Dindingnya dihiasi lukisan laut Maluku—ombak biru yang tampak gagah namun menyimpan kedalaman tak terduga. Ragnar berdiri di depan meja kayu besar, sementara ayahnya duduk dengan wajah yang sulit dibaca.

“Kau sudah bertemu keluarga gadis itu lagi?” tanya sang ayah tanpa basa-basi.

“Sudah, Yah.”

“Dan kau masih ingin melanjutkan?”

Ragnar menarik napas panjang. “Iya.”

Ayahnya menyandarkan tubuh ke kursi. “Sebelum kau melangkah lebih jauh, ada sesuatu yang harus kau pahami.”

Kalimat itu terdengar berat.

“Keluarga Van Der Meer bukan sekadar mitra bisnis biasa. Kita punya perjanjian lama. Perjanjian yang dibuat bahkan sebelum kau lulus kuliah.”

Ragnar menegang. “Perjanjian apa?”

Ayahnya membuka laci dan mengeluarkan map cokelat tebal. “Aliansi.”

Ragnar memicingkan mata. “Aliansi?”

“Kerja sama jangka panjang antara perusahaan kita dan mereka. Termasuk… kemungkinan penyatuan keluarga.”

Dunia seolah berhenti sesaat.

“Maksud Ayah… pernikahan?” suara Ragnar terdengar lebih rendah.

“Itu rencana awal. Kau dan Clara.”

Ragnar merasa seperti dihantam ombak besar. “Tapi itu tidak pernah resmi.”

“Belum. Karena kau tiba-tiba berubah arah. Masuk Islam. Membatalkan rencana yang sudah kami siapkan bertahun-tahun.”

Ragnar terdiam. Ia tahu keputusannya menjadi mualaf dulu mengguncang banyak hal. Tapi ia tidak menyangka dampaknya sebesar ini.

“Jika kau menikah dengan Yasmin,” lanjut ayahnya pelan, “Van Der Meer bisa menarik investasi besar mereka. Kita akan kehilangan proyek di Rotterdam dan Ambon sekaligus.”

Angka-angka miliaran rupiah terlintas di kepala Ragnar.

Namun bayangan Yasmin yang duduk tenang dengan gamis putih lebih kuat dari itu semua.

“Ayah ingin aku menikahi Clara demi bisnis?” tanyanya akhirnya.

Ayahnya menatapnya tajam. “Ayah ingin kau memikirkan konsekuensinya.”

________________________________________

Di Ciwidey, Yasmin sedang membantu ibunya menjemur pakaian ketika suara motor berhenti di depan rumah. Seorang perempuan turun dengan langkah percaya diri. Rambut pirangnya tergerai, kontras dengan udara sejuk pegunungan.

Yasmin tahu siapa dia bahkan sebelum perempuan itu menyebut namanya.

“Kita akhirnya bertemu,” ucap Clara dengan senyum tipis.

Ibunda Yasmin memandang heran, lalu masuk ke dalam memberi ruang, meski tetap mengawasi dari balik jendela.

“Ada yang bisa saya bantu?” Yasmin bertanya sopan.

Clara memandang sekitar rumah kayu itu. “Jadi ini duniamu.”

Nada suaranya bukan menghina, tapi ada sesuatu yang terasa seperti pengukuran.

“Aku tidak datang untuk bertengkar,” lanjut Clara. “Aku hanya ingin kamu tahu posisi sebenarnya.”

Yasmin tetap tenang. “Silakan.”

“Ragnar dan keluargaku terikat perjanjian lama. Jika dia menikah denganmu, bisnis keluarganya bisa runtuh. Ayahnya tertekan. Kau yakin ingin menjadi penyebab itu?”

Kalimat itu menusuk lebih dalam daripada dugaan Yasmin.

Ia tak pernah memikirkan dampak sebesar itu.

“Aku tidak memaksanya,” jawab Yasmin pelan.

“Cinta memang tidak selalu memaksa,” balas Clara, “tapi pilihan bisa menghancurkan banyak orang.”

Yasmin menunduk sesaat. “Kami tidak sedang pacaran. Kami sedang ta’aruf.”

Clara tersenyum samar. “Dalam dunia bisnis, niat baik tidak cukup.”

Perempuan itu lalu berbalik, meninggalkan jejak parfum asing di udara Ciwidey yang bersih.

Yasmin berdiri lama setelah motor Clara menghilang dari pandangan.

Untuk pertama kalinya, ia merasa benar-benar kecil.

________________________________________

Malamnya, Ragnar menelepon Yasmin.

“Aku harus jujur tentang sesuatu,” katanya.

Yasmin menatap langit dari beranda, suaranya tetap lembut. “Tentang perjanjian dengan keluarga Clara?”

Ragnar terdiam. “Kamu sudah tahu.”

“Dia datang ke sini.”

Jantung Ragnar berdegup keras. “Dia menemui kamu?”

“Iya.”

Ragnar mengepalkan tangan. “Aku minta maaf.”

Yasmin menarik napas panjang. “Ragnar, apakah benar jika kamu menikah denganku, keluargamu akan rugi besar?”

Keheningan di ujung sana menjadi jawaban.

“Kenapa kamu tetap datang ke sini kalau tahu risikonya?” tanya Yasmin lagi.

“Karena aku tidak ingin menikah hanya demi bisnis,” jawab Ragnar tegas. “Aku ingin menikah karena Allah. Karena keyakinan. Karena aku melihat masa depan yang tenang bersamamu.”

Air mata Yasmin hampir jatuh.

“Tapi aku tidak ingin jadi sebab kerugian keluargamu,” ucapnya pelan.

“Dan aku tidak ingin kehilangan kesempatan membangun rumah tangga yang benar hanya karena tekanan dunia.”

Mereka sama-sama terdiam, menyadari bahwa ujian ini bukan lagi sekadar perbedaan budaya atau mantan yang belum selesai.

Ini tentang pilihan antara dunia dan prinsip.

________________________________________

Di rumah besar keluarga Ragnar, ibunya masuk ke ruang kerja suaminya.

“Kau terlalu menekan anakmu,” katanya pelan.

“Aku hanya realistis.”

“Realistis atau takut kehilangan kekuasaan?” balas sang istri tajam.

Ayah Ragnar terdiam.

“Kau lupa,” lanjutnya, “Ragnar masuk Islam tanpa paksaan. Ia memilih jalannya sendiri. Dan mungkin ini bagian dari jalannya.”

Pria itu memandang istrinya lama. “Dan jika perusahaan runtuh?”

“Rezeki bukan dari Van Der Meer.”

Kalimat itu menggantung di udara.

________________________________________

Beberapa hari kemudian, Ragnar memutuskan sesuatu.

Ia mengirim pesan pada Clara:

“Kita perlu bertemu. Untuk mengakhiri semuanya dengan jelas.”

Clara membalas cepat:

“Aku sudah menunggumu mengatakan itu.”

Namun Clara tidak tahu, keputusan Ragnar bukan untuk kembali.

Melainkan untuk menutup pintu selamanya.

Sementara itu, di Ciwidey, Yasmin melakukan istikharah lebih lama dari biasanya. Air matanya mengalir saat sujud.

Ia mencintai dengan cara yang ia tahu—dengan menjaga jarak, dengan doa, dengan tawakal.

Namun ia juga mulai menyadari satu hal:

Cinta saja tidak cukup jika tidak diiringi keberanian menghadapi badai.

Dan badai itu kini semakin nyata.

Perjanjian lama yang terkubur mulai terangkat ke permukaan.

Masa lalu tidak hanya mengetuk pintu.

Ia berdiri di ambang, menunggu untuk masuk.

Dan keputusan Ragnar pada pertemuannya dengan Clara bisa menjadi titik balik segalanya.

Apakah ia akan memutus ikatan bisnis itu?

Atau justru terjebak dalam janji yang dibuat atas namanya tanpa pernah ia setujui?

Kabut Ciwidey kembali turun.

Namun kali ini, bukan hanya alam yang tertutup.

Hati mereka pun mulai dipenuhi bayangan pilihan yang tak mudah.

1
Alvaraby
namanya juga novel 🤣
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
bukannya kecelakaan motor????
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
kok mbulet y thor,,,,kan diawal sudah dijelaskan masa lalu yang hampir menikah namanya Clara,,,,awal awal ceritanya bagus pertengahan kok mbulet gini????
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
Clara gak ada nyerah nyerahnya y
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
lanjut,,,,,😍😍😍😍😍😍
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
penasaran lanjut,,,
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
masa SMP udah gak ingat wajahnya Yasmin???
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
kata katanya tertata rapi banget thor,,,, lanjut semangat berkarya 💪💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!