NovelToon NovelToon
Rahasia Besar Tuan Alkhatiri

Rahasia Besar Tuan Alkhatiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Nikahmuda / One Night Stand / Diam-Diam Cinta / Hamil di luar nikah / Cintapertama
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Adven Mahardhika Alkhatiri, seorang lelaki yang penuh rahasia dalam hidupnya. Bahkan keberadaan anaknya juga menjadi rahasia dan teka teki tersendiri untuk keluarga Alkhatiri yang begitu terpandang.
Rahasia besar apakah yang selama ini dia simpan? dan mampukah dia mendapatkan jawaban dari rasa penasarannya terhadap seorang perempuan bernama Sukma Paramitha?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 06 ( Kemarahan Axel )

Sukma tidak bisa melakukan apapun saat Adven merampas handphone miliknya, hari itu terasa berat untuknya tapi dia bisa melewati semuanya dengan lancar meski sesekali Adven masih sering membentaknya saat Sukma salah memberikan dokumen yang di minta Adven.

‎ Jam pulang kantor tiba, di lantai bawah dia melihat Diana sahabatnya dan langsung memanggilnya tanpa ragu.

‎"Diana" panggil Sukma

‎ Diana menoleh dan senyumnya langsung terbit saat melihat Sukma melambaikan tangan ke arahnya dengan wajah sedikit sembab karena menangis saat di bentak Adven.

‎"Aku sudah mendengar semuanya dari pak Surya, yang kuat ya, mungkin pak Adven memang keras, tapi dia pemimpin yang di segani para pengusaha, dia perfeksionis jadi kesalahan sekecil apapun pasti tidak akan dia terima, dan satu lagi, kamu harus memastikan ruangan pak Adven bersih, jangan sentuh dia sembarangan karena sekretaris lamanya di pecat setelah dia sengaja menjatuhkan diri ke pangkuan pak Adven dan salah menyebutkan jadwal yang harus di kerjakan pak Adven" ungkap Diana memeluk Sukma yang kembali menangis karena dia tidak tahan di hari pertamanya bekerja.

‎"Aku.. aku pikir hiks... aku pikir hari ini adalah wawancara kedua untuk posisi office girl, tapi pak Surya bilang aku harus jadi sekretaris pak Adven dan harus ikut ke luar kota, aku tidak siap jadi aku pingsan"

‎"Gara gara aku pak Adven jadi kehilangan kontrak ratusan miliar bagaimana ini" rengek Sukma yang malah membuat Diana terkekeh karena dia terlihat seperti anak SD yang merengek kehilangan permennya.

‎"Besok kamu pelajari semuanya dengan baik, sekarang kan hari pertama, jadi wajar kalau banyak salah, kamu jangan khawatir ya" bujuk Diana mengusap punggung Sukma.

‎ Sedang bernostalgia dengan sahabatnya, tiba tiba saja Adven menghampiri mereka karena dia melihat Sukma menangis di pelukan Diana.

‎"Sekertaris itu hanya boleh pulang setelah bosnya pulang, kenapa kamu main pergi saja!" ucap Adven membuat semua orang terkejut, bahkan Sukma sampai melerai pelukannya dengan Diana dan menunduk takut.

‎"Maaf pak, tadi saya pikir bapak sudah pulang karena membawa tas kerja bapak, jadi saya juga pulang" jawab Sukma

‎"Kembali ke meja kamu karena hari ini saya lembur, jangan pulang sebelum saya pulang, mengerti!" ucap Adven dan Sukma mengangguk lalu pergi ke arah lift dengan berlari.

‎ Bruk.

‎"Aduh!" pekik Sukma saat tubuh kecilnya menabrak seseorang.

‎"Bisa lihat tidak sih!" kesal orang itu yang tidak terjatuh karena Sukma lah yang terjatuh dan sikunya membentur pot di dekat lift.

‎"Maaf mbak, saya tidak lihat mbak tadi" ungkap Sukma segera berdiri

‎"Dasar anak ingusan" kesalnya lalu pergi dari sana

‎"Apa aku ingusan" gumam Sukma mengusap hidungnya tapi tidak terdapat ingus di sana. membuat beberapa orang yang melihatnya menahan tawa mereka karena di sana masih ada Adven yang menatap tajam ke arah Diana.

‎"Apa dia menjelekkan saya?" tanya Adven

‎"Tidak pak, Sukma katanya senang bisa bekerja di sini, bersama saya juga karena kami teman satu kampus dulu" jawab Diana

‎"Jangan berbohong"

‎"Ti.. tidak pak, saya tidak berbohong, Sukma tidak mengatakan apapun tentang bapak" jawab Diana gugup

‎ Adven tidak bertanya lagi tapi dia juga tidak kembali ke ruangannya, dia akan ke tempat satpam untuk menjemput Axel yang kata ibunya memaksa ingin ke kantor untuk bermain dengan Doyok.

‎"Axel"

‎"Daddy! kenapa Daddy di sini? apa Daddy sudah pulang dari luar kota?" tanya Axel menghampiri Adven dengan mata berbinar.

‎"Daddy tidak jadi ke luar kota, ayo masuk ini sudah hampir malam, Daddy lembur" jawab Adven membuat Doyok dan Axel sedikit tertegun karena biasanya Adven tidak akan seperhatian itu, dan hanya akan menelpon Doyok untuk mengantar Axel ke lantai tempat Adven berada.

‎"Ayo"

‎"Iya Daddy" jawab Axel meraih tangan Adven untuk dia tuntun.

‎ Publik memang hanya mengetahui Axel adalah anak Adam dan istrinya, tapi semua karyawan kantor sudah terbiasa mendengar panggilan Daddy yang di tujukan Axel pada Adven karena Adven merupakan adik dari Adam, dan karyawan mengira mungkin Adven yang meminta Axel memanggilnya Daddy.

‎"Kakak cantik!" panggil Axel saat di melihat Sukma duduk di meja kerjanya.

‎"Axel, kenapa kamu di sini?" tanya Sukma segera menghampiri Axel yang berlari kearahnya dan memeluknya.

‎"Axel rindu kakak cantik" ungkap Axel

‎"Kakak juga" jawab Sukma menciumi wajah Axel.

‎"Hei!" bentak Adven membuat Sukma terkejut dan memeluk Axel

‎"Daddy, kami kaget"

‎"Bersihkan wajah kamu di toilet, sekarang!" perintah Adven dan Axel segera pergi ke dalam ruangan Adven dengan wajah takut.

‎"Pak..."

‎"Jangan pernah berani menciumi wajah anak saya lagi! camkan itu!" bentak Adven mendorong Sukma sampai terjatuh

‎"Aakhhh" lirih Sukma pelan saat merasakan pergelangan kakinya terkilir.

‎"Tadi di bawah kamu mengeluh pada teman kamu, dan sekarang kamu mengeluh hanya karena terjatuh sedikit, dasar perempuan penuh drama!" sinis Adven masuk ke ruangannya

‎"Sabar Sukma, kamu kuat" gumamnya kembali bangkit dan membuka sepatu flatshoes miliknya supaya kakinya tidak semakin sakit.

‎ Di dalam ruangan Adven.

‎"Daddy apa kita akan menginap di sini?" tanya Axel

‎"Tidak, kalau kamu mengantuk tidurlah, Daddy akan mengerjakan beberapa berkas, nanti Daddy bangunkan setelah selesai" jawab Adven

‎"Boleh Axel bermain dengan kakak cantik?"

‎"Tidak boleh, dia sedang bekerja, dan satu lagi, dia tidak cantik" ucap Adven

‎"Tapi untuk Axel dia cantik, lebih cantik dari Tante penyihir itu, dia juga lembut dan tidak pernah mencubit Axel, ataupun menendang Axel"

‎"Jangan memfitnah Monica! dia yang sudah merawat kamu sejak bayi, dan kami akan menikah"

‎"Oma yang merawat Axel, dan Tante penyihir itu mengaku ngaku merawat Axel, Daddy punya banyak kamera kan di rumah, kenapa tidak pernah di cek!"

‎ Untuk pertama kalinya Axel berbicara dengan nada tinggi di depan Adven karena tidak suka saat Adven mengatakan kalau dia akan menikah dengan Monica.

‎ Monica Anastasia adalah anak seorang pengusaha real estate terkenal di kota itu, dia dan Adven sudah berteman sejak mereka kuliah, bahkan kisah cinta Adven juga di ketahui Monica Karena Adven sudah menganggap Monica sebagai sahabat terbaiknya, tapi Adven tidak tahu kalau tak hanya dirinya yang menyimpan banyak rahasia, tapi Monica juga.

‎"Daddy percaya padanya!"

‎"Kalau begitu jangan pernah bertanya apa yang terjadi di rumah pada bi Ijah dan pak kumis yang sudah di ancam Tante penyihir itu! tanya saja dia dan Axel tidak mau tinggal dengan Daddy kalau Daddy menikah dengan dia, Axel akan tinggal dengan Oma!" jawab Axel

‎"Kamu sudah berani menjawab setiap kata kata saya sekarang!"

‎"Axel cape jadi anak penurut, karena Axel tidak pernah di anggap juga oleh Daddy!"

‎ Srak.

‎"Kamu!" bentak Adven menarik kemeja Axel sampai beberapa kancingnya terlepas.

‎ Matanya langsung terbelalak saat melihat apa yang ada di balik pakaian Axel, Adven bahkan membuka semuanya dan wajahnya berubah pucat. Tubuh Axel penuh lebam membiru, ada yang lama bahkan ada yang masih baru, tak hanya perut, dada bahkan punggung Axel juga penuh lebam.

"Siapa yang sudah melakukan ini pada kamu?" tanya Adven

"Kenapa Daddy peduli, Daddy akan menikah dengan dia, mungkin kalau dia tinggal di rumah kita, Axel akan mati dan apa yang dia bilang jadi kenyataan, Axel mati dan Daddy tidak akan peduli, justru akan membuat keluarga baru dengan dia!" bentak Axel berlari ke arah luar ruangan Adven.

"Axel!"

1
neni nuraeni
semoga aja Paramitha dan Axel serta Adam slmt ya
Ridwan01: aamiin terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Erchapram
Retensi aman gak Thor?
Erchapram: kalau kenanga dulu bagus ya?
total 5 replies
neni nuraeni
ooh jdi mata"nya si Tsania,,, lah klau gitu mh mnding cerai'n aja dam tu ular,,, lma" jdi benalu dia buat hubungan kmu sma anita
neni nuraeni: gawat dong... mnding lngsung tendang aja thor si Tsania nya
total 3 replies
neni nuraeni
lnjuut
neni nuraeni: 👌 thor 😁😁
total 2 replies
neni nuraeni
weeh seruuu euuy
Ridwan01: terima kasih kak🙏
total 1 replies
May Maya
ihhhhh ayah macam apa si Adven ini kok kata2 nya n perlakuan nya kasar padahal Axel masih umur 5 THN n butuh ksih sayang ayah nya
Ridwan01: Adven terlalu dingin karena memendam sesuatu kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
mantaaap lnjuut
neni nuraeni: sama sama
total 2 replies
Hana Rulisti
semalin seru panjut kak 💪💪🤣
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
yaaaa hp nya mulai ada sinyal Sukma pngen tak elus"🤭🤭🤭
neni nuraeni: 😁😁😁 iihhh tatut ah😀😀
total 2 replies
Hana Rulisti
🤣🤣🤣bukan hp itu paramita
Ridwan01: Itu tongkat sakti 🤭🙏
total 1 replies
neni nuraeni
weeeh mantaaaap
Ridwan01: terima kasih kak🙏
total 1 replies
Erchapram
Safira yang sama ya?
Ridwan01: iya kak.
total 1 replies
neni nuraeni
tuh kan... ayo thooor dlnjut lgi atuh ah sllu deh bikin pnsrn Mulu ah othor mahhh, seruuu ini
neni nuraeni: iya nih ini juga lgi baca yg sblahnya... seruuu bnget thor😁
total 2 replies
Hana Rulisti
lanjut kak
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Erchapram
Baru baca beberapa bab, tapi sudah yakin jika novel ini pasti menarik. Lanjut Thor...
Ridwan01: terima kasih dukungannya kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
iiih gmees nya kaliannn,,, lnjut atuh nya thor seruuu
neni nuraeni: d tunggu ka othoortrr😁
total 2 replies
neni nuraeni
siapa ya Sukma itu apa ibu kandungnya Axel kah,,, klau Sukma ibu kndungnya Axel ko bisa ya ga punya ikatan batin,,, kasian axel
Ridwan01: belum bisa di buka sekarang kak, tunggu kelanjutannya 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
lnjuuut
neni nuraeni: sama" thor
total 2 replies
Diana Febbriyanti Rukmana
semangat
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Hana Rulisti
apa sukma ibunya axel ya /Hey/
Ridwan01: bisa ya, bisa tidak 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!