Aleta merasa dunia tidak berpihak padanya. Banyak masalah terus menimpanya, dari kehilangan sang Ayah tercinta hingga kehilangan tunangannya , yang direbut oleh orang terdekatnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wahyoeni"23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
06. Kelakuan Bos Baru
Bayu berjalan dengan cepat menuju lift , ia baru mendapat kabar dari Pak Gunawan bahwa putranya telah tiba di kantor.
Lift terbuka , Bayu urung masuk , karena di hadapannya sudah nampak putra Pak Gunawan yang sedari tadi ia tunggu.
" Pak Elang....Selamat datang ". ucap Bayu sambil membungkukkan badannya , memberi hormat .
Laki - laki itu keluar dari lift , berdiri di hadapan Bayu. tersenyum tipis dan mengangguk ," Kamu Bayu ?". tanyanya dengan suara tegas..
" Iya Pak Elang , saya asisten pribadi anda ".
" Oh oke , salam kenal Bay....ayo , tunjukkan di mana ruanganku !".
" Baik , mari Pak ". Bayu berjalan terlebih dahulu , dan Elang mengekor di belakangnya.
Melewati meja Aleta , Bayu memberi kode padanya. Melihat ada seseorang di belakang Byu , insting Aleta langsung jalan, ia mengerti kalau itu Bos baru mereka.
Deg....mata Aleta dan Elang sempat bertemu, tapi Aleta lebih dulu memutusnya kembali menatap ke arah Bayu.
Tampan juga anaknya Pak Gunawan....kayaknya orangnya kalem nih... puji Aleta. Meski belum tau bagaimana sifat asli dari Elang.
" Ikut masuk Ta ". pinta Bayu.
" Silahkan Pak !". Bayu membukakan pintu buat Elang , Bos barunya.
Elang masuk , menghirup dalam - dalam ruangan milik Pak Gunawan yang sekarang akan menjadi miliknya.
Setelah berkeliling sebentar, Elang pun duduk di singgasananya. Seakan tau arah pandang Elang , Bayu pun memberi penjelasan.
" Ini Aleta Pak , sekertaris anda ". Aleta menundukan kepalanya memberi hormat , sedangkan Elang mengangguk - anggukkan kepalanya .
Tanpa di minta , Bayu langsung menjelaskan apa saja yang akan di kerjakan oleh Elang.
" Cukup Bay , kamu boleh keluar!". Bayu keluar ruangan, Aleta pun ikut melangkah keluar.
" Hei .....kamu mau kemana AL ?" tanya Elang , membuat Aleta berdiri kaku tak bergerak.
" Yang aku suruh keluar kan Bayu , bukan kamu AL ".
Aleta membalikkan badannya , tersenyum canggung " Saya kira saya sudah tidak di perlukan lagi Pak ?".
" Kalau kamu tidak di perlukan lagi itu artinya kamu di pecat AL ".
Pak Gun....kenapa anak anda sangat menakutkan , tidak ada manis- manisnya sedikitpun .
" Eh , jangan di pecat dong Pak , saya masih butuh pekerjaan ini ".
" Mendekat !!".
" Hah ??".
" Mendekat kemari AL , apa telinga kamu conge'an tidak dengar apa yang aku perintahkan ".
Aku cabut ucapan ku yang memujinya tadi...dasar Bos menyebalkan. .....gerutu Aleta dalam hatinya.
" Masih jauh , lebih dekat ". Aleta maju selangkah.
" Lebih dekat Aleta , atau kamu mau aku gendong "
Aleta kembali maju , kali ia sampai mentok ke depan meja Elang.
" Bagus ".
" Sekarang buatkan aku minum, seharusnya tanpa di minta pun kamu langsung buatkan minum buatku AL ".
Aleta membuang nafasnya pelan , menahan agar tidak terpancing dengan provokasi dari Elang , "Pak Elang mau minum apa ?" ucap Aleta kemudian.
" Terserah kamu ". jawab Elang.
Hah.....Aleta terbuka mulutnya, " Baik Pak ". Aleta langsung membalikkan badannya, tak bertanya lagi.
Elang tersenyum miring , " Lucu juga kalau sedang kesal gitu , dan aku akan buat hari - hari kamu kesal terus AL ".
Aleta membuat berbagai macam minuman , ada kopi hitam, ada teh , susu , bahkan kopi susu juga ia buat.
" Loh Mbak Leta sedang buat minuman buat siapa , banyak sekali....seharusnya nyuruh saya saja Mbak ". ucap Andi , tiba - tiba ada di belakang Aleta.
" Nah itu Ndi , seharusnya kan ini memang tugas kamu , kalau aku semua yang kerjain , bisa - bisa kamu di pecat Ndi ".
" Eh , jangan ngomong gitu apa Mbak , saya jadi takut nih ".
Aleta terkekeh, " Enggak Ndi , maaf ...aku bercanda tadi, ini buat Bos baru kita ".
" Bos nya ada berapa Mbak....yang katanya anak Pak Gunawan itu kan ?".
" Ya , anaknya Pak Gunawan ".
" Bukannya anak Pak Gunawan cuma satu , Mbak ?".
" Ya iya satu , yang ngomong selusin siapa Ndi ".
" Lah itu kenapa banyak sekali bikin minumannya ?".
" Biarin saja , dia nya enggak jelas mau di buatkan apa , ya aku buatkan saja semua biar si Bos milih sendiri minumannya , mau di minum semua sama dia juga enggak masalah , kembung - kembung dah ".
" Eh busyet....". Andi terkikik.
" Dah ah , kamu nanya mulu kayak wartawan saja ".
" Mau saya bawakan Mbak ?".
" Tidak usah , nanti aku yang dimarahi , Ndi ......Sstttttt Bos nya galak banget ". Aleta tertawa kecil melihat wajah Andi yang cukup shock mendengar informasi darinya tentang Bos baru itu.
" Masak sih.....". Andi menggaruk kepalanya yang tidak gatal , " Semoga saja Mbak Leta berbohong ".
Aleta mengetuk pintu , masuk setelah di persilahkan. Menaruh nampan hati - hati di meja .
" Pak Elang ini minumannya , saya buatkan macam - macam biar Pak Elang memilihnya sendiri ".
Elang hampir saja meledak tawanya, tapi ia tahan sekiat mungkin.
Kamu memang benar - benar lucu AL....
" Kamu mau buat aku kembung AL?"
" Tidak Pak , Pak Elang pilih salah satu saja ".
" Gara - gara kamu aku jadi ingin mencicipi semuanya ". " Saran kamu sebaiknya aku minum yang mana AL ?".
Aleta kembali terdiam , menatap ke mata Elang , mencari jawaban , apa maksud Bos nya ini, apa mau mengerjainya , sungguh tidak masuk akal.
" Sudah , tidak jadi....kamu kesal ya ?".
Pake nanya...
" Tidak Pak ". Tapi tanganku pingin nonjok muka Bapak yang sok cool itu....
" Aku ambil teh saja , tidak terlalu manis kan , kamu harus mengingatnya ya AL, hidupku sangat sehat , jadi makanan yang aku makan juga harus sehat ".
" Iya Pak , apa saya sudah boleh keluar Pak ?".
" Ya , lanjutkan pekerjaan kamu ".
" AL ". panggil Elang ,setelah Aleta berjalan sudah sampai pintu.
Apalagi sih.......
" Iya Pak ?".
" Kamu melupakan sesuatu AL ?".
" Apa ya Pak ?".
" Tuh....bawa lagi minuman yang kamu buat , habiskan ....jangan di buang ya , mubazir namanya ".
" Baik Pak ".
Elang tergelak setelah Aleta meninggalkan ruangannya.
Aleta membawa kembali nampan berisi tiga minuman , ia mengambil susu, lalu ia ke ruangan Bayu.
" Bay ..".
" Hemmm iya , ada apa AL ?".
" Ini buat kamu ".
" Tumben amat , tapi aku sudah ada minum AL ".
" Pilih saja Bay , kamu jangan ikut - ikutan Pak Elang bikin aku kesal ya.....Kamu mau apa , kopi hitam apa kopi susu ?".
" Kopi hitam saja ".
" Nah gitu kan enak ".
" Kamu kenapa AL?".
" Jangan tanya sekarang....aku lagi pingin makan orang soalnya ". Aleta meninggalkan Bayu dengan wajah penuh tanya.
" Lagi PMS kali....". gumam Bayu.
Akhirnya satu minuman lagi di berikan ke Andi.
Bersambung...
********