NovelToon NovelToon
Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat

Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Misteri / Romansa / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sang_Imajinasi

JUARA 3 YOU ARE A WRITER 2025 (KATEGORI IV)

Terlahir kembali sebagai Tian Feng di Desa Batu Angin yang terpencil, ia merasakan keputusasaan total.

Mantan Dewa Langit, kini terperangkap dalam tubuh lemah tanpa Dou Qi, menjadi sasaran cemoohan.

Titik baliknya adalah penemuan batu hitam misterius yang ternyata menjadi wadah bagi Yao Ling, seorang ahli Dou Zun yang disegel.

Di bawah bimbingannya, Tian Feng tidak hanya melatih Dou Qi dari nol, tetapi juga melatih kembali jiwanya untuk menerima kondisi fananya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 21

Pertanyaan Ling Yue menggantung di udara yang senyap di Paviliun Ramuan Roh. Murid pribadi seorang tetua. Itu adalah status yang bahkan dimimpikan oleh para murid inti.

Tian Feng menatapnya, menunggu penjelasan.

Ling Yue memberi isyarat agar mereka berjalan ke sudut yang lebih sepi, menjauh dari telinga-telinga yang penasaran. Han Xue ikut bergabung, wajahnya yang dingin menunjukkan sedikit minat.

"Murid Luar, Dalam, dan Inti," Ling Yue memulai, suaranya pelan, "adalah jalur standar di sekte. Kau bekerja keras, menyelesaikan misi, mengumpulkan poin, dan perlahan-lahan menaiki tangga. Itu adalah jalan bagi 99% murid."

Ia berhenti, matanya menatap tajam pada Tian Feng. "Tapi ada jalan lain. Jalan pintas. Menjadi murid pribadi seorang tetua."

"Seorang murid pribadi berbeda," lanjutnya. "Kau tidak lagi terikat pada alokasi sumber daya bulanan yang sedikit. Kau akan mendapatkan bimbingan langsung dari seorang ahli di tingkat Dou Wang atau bahkan lebih tinggi. Kau akan diberikan akses ke teknik dan formula pil rahasia yang tidak akan pernah dilihat oleh murid biasa. Statusmu akan melampaui bahkan murid inti. Kau akan menjadi pewaris sejati dari warisan seorang tetua."

"Kedengarannya bagus," kata Tian Feng. "Apa masalahnya?"

"Masalahnya," sela Han Xue dengan suaranya yang tenang, "adalah para tetua sangat pemilih. Mereka adalah pilar sekte. Mereka tidak akan membuang waktu mereka pada bakat biasa. Banyak tetua yang tidak mengambil murid baru selama puluhan tahun."

Ling Yue mengangguk setuju. "Hanya menunjukkan bakat saja tidak cukup. Kau harus menunjukkan potensi yang menentang surga, sesuatu yang membuat mereka tidak punya pilihan selain memperhatikanmu. Dan kebetulan..." ia tersenyum, "...ada satu kesempatan langka yang sedang terbuka."

Jantung Tian Feng sedikit berdebar. Ini adalah informasi yang ia butuhkan.

"Siapa?"

"Tetua Huo," kata Ling Yue, nada suaranya penuh hormat. "Tetua dari Puncak Pemurnian Pil. Seorang master alkemis di tingkat Dou Huang puncak dan orang paling pemarah di seluruh sekte. Ia tidak pernah mengambil murid pribadi selama lima puluh tahun terakhir."

"Tapi baru-baru ini," lanjutnya, matanya berbinar, "ia memasang sebuah tantangan di alun-alun Puncak Pemurnian Pil. Sebuah prasasti batu yang berisi fragmen dari resep pil kuno yang hilang. Resep itu tidak lengkap dan penuh dengan istilah-istilah yang tidak dapat dipahami. Tantangannya adalah: siapa pun, tidak peduli statusnya, yang bisa melengkapi resep itu dan menjelaskan teorinya, akan diberikan kesempatan untuk bertemu dengannya."

Ini bukan lagi sekadar ujian. Ini adalah sebuah teka-teki yang ditujukan untuk menemukan satu-satunya jarum di tumpukan jerami.

"Sudah ratusan murid alkemis, termasuk aku, yang mencoba memecahkannya," Ling Yue mengakui dengan sedikit frustrasi. "Tapi semuanya gagal. Resep itu seolah berasal dari era yang berbeda."

Tian Feng langsung tahu. Ini adalah kesempatannya. Dengan pengetahuan dari kehidupan masa lalunya sebagai dewa yang telah menyaksikan kebangkitan dan kejatuhan peradaban alkimia, teka-teki fana ini mungkin tidak sesulit itu baginya.

"Di mana Puncak Pemurnian Pil?" tanya Tian Feng, tekadnya sudah bulat.

Ling Yue menatapnya, melihat api ambisi yang sama di matanya seperti yang ada di dalam dirinya. Ia tertawa kecil.

"Aku suka semangatmu. Tapi kau harus tahu, jika kau benar-benar menempuh jalan ini, kau akan menjadi target. Murid seperti Zhao Kang akan terlihat seperti anak anjing yang tidak berbahaya dibandingkan dengan para murid inti yang akan merasa terancam olehmu."

"Aku tidak pernah takut pada anjing yang menggonggong," jawab Tian Feng datar.

Ling Yue tersenyum lebar. "Aku tahu kau akan berkata begitu." Ia menjadi serius. "Dengar, Tian Feng. Aku juga punya ambisi sendiri. Ayahku memang seorang tetua, tapi aku ingin meraih posisiku dengan kekuatanku sendiri. Aku melihat potensimu, dan aku ingin bertaruh padamu. Mari kita bentuk aliansi. Aku akan membantumu dengan informasi dan sumber daya yang bisa kuakses, dan di masa depan, saat kita berdua sudah berada di puncak, kita akan saling mendukung."

"Tujuanku adalah menjadi murid pribadi Tetua Pedang," tambah Han Xue tiba-tiba, sebuah pernyataan yang mengejutkan.

Tian Feng melihat kedua gadis di hadapannya. Satu jenius alkemis yang cerdas dan ambisius. Satu lagi jenius pertarungan yang fokus dan gigih. Mereka adalah sekutu yang kuat.

"Aku setuju," kata Tian Feng tanpa ragu.

"Bagus," kata Ling Yue, tampak puas. "Kalau begitu, mari kita tidak membuang waktu. Aku akan mengantarmu ke Puncak Pemurnian Pil sekarang. Biar kau lihat sendiri teka-teki dari si tua pemarah itu."

Saat mereka bertiga berjalan keluar dari Paviliun Ramuan Roh, para murid lain menyingkir untuk memberi jalan. Mereka menatap dengan campuran rasa iri dan bingung. Si anak baru yang tidak dikenal itu, kini berjalan bersama dua jenius wanita paling terkenal di antara angkatan baru.

Di belakang mereka, Zhao Kang mengamati dari kejauhan, tinjunya terkepal begitu erat hingga buku-buku jarinya memutih. Kebencian di matanya semakin dalam.

Tian Feng tidak memedulikan tatapan-tatapan itu. Matanya lurus menatap ke depan, ke arah puncak gunung yang menjulang tinggi yang memancarkan aroma obat yang pekat.

Murid Luar, Murid Dalam... semua itu hanyalah langkah-langkah biasa, pikirnya. Ini... adalah jalan pintas menuju puncak.

1
Rimueng Buloh
gu Yao daozun puncak, bukan daoseng puncak,,,
Rimueng Buloh
knp tkt daozong dan daozun,,,di akademi ada bansheng tingkat 8,,wakil ketua akademi,,,dan ada daoseng 2 orang,,,xuzao dan linhao,,,musuh ibarat semut 🐜
Yeye Te
anak di bawah umur geser 😄
Yeye Te
anak di bawah umur geser 😄
Zoom Bee
gerbang dibuka 3 hari tp pd satu kalimat itu dinyatakan dibuka formasi nya, ini outhur nya kurang minum atau kurang tidur
Zoom Bee
gimana caranya, ada 100 binatang masing masing membawa 1 token, tp peserta diminta membwa 3 token baru dianggap lulus, namun batas org diangggap lolos 100 org, kemana cari 2 token sisa nya untuk 1 org
Kinjeng
kan kalo hebat ya nggak ada yg brani..🤣🤣🤣
Zoom Bee
apa fungsinya xu zhao ikut di cincin kalau cm bs menginstrukaikan sj tp tdk bs menyelematkan
Vee aja
joss👍👍👍
Pendekar Kesepian
disini yg mana tetua yg mn murid kok mslh keamanan akademi kok murid yg lbh dominan ngurusin
Yeye Te
td jubahnya udah hancur saat diserang ramai2,,,ni ganti jubah lg,,pembaca jgn heran,,stok jubah hitam bnyak dlm cincin ruang 🤭
Yeye Te
terlalu bertele-tele,,pada saat dia daozong dia bisa kalahkan daozun,saat kekuatan dia tingkat 7 dia bisa kalahkan daozong dgn mudah, skrg saat dia udh tingkat 9,,dia ngga bisa kalahkan daozong 🤣🤣🤣🤣🤣author udah pikun dan tll bnyak typo cerita saduran nya🤣🤣🙏
Yeye Te
tp Feng Kuan daozong bintang 4,kok jadi bintang 2🤣
Yeye Te
tapi walaupun mulai dari qi terendah,,dia tetap punya kekuatan fisik LBH kuat dari yg sudah,,,sdh tingkat 9,,,,
Yeye Te
berarti gu yao pun bukan lagi lawannya,Krn dia setingkat Dao zun.,,, ngga ada lg murid atau tetua yg BS mengalahkan Tian Feng,,lg pula,Tian Feng bisa mengalahkan lawan yg diatas tingkatan nya🤭
Yeye Te
knp Tian Feng mesti mewaspadai Lei Qian,,,, Lei Qian baru tingkat Dao Zong 8,, sedangkan Tian Feng Dao Zong puncak 🤣🤣🤣
Pendekar Kesepian
guru Tian Feng kok tdk membantu kn sdh dikasih wadah tubuh oleh kaisar naga
Yeye Te
Tian Feng bukan murid akademi,dan TDK juga murid salah satu tetua,,kalo dia bisa berpartisipasi hanya dgn pinjam pakaian murid dalam, berarti akademi Qing Yun yg katanya hebat, kebobolan dong 🤭
Kinjeng
lanjut
Achmad Shultoni arifin
💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!