terlihat siluet laki laki tinggi tegap berdiri di balkon dengan kemeja hitam tertiup angin, mata tajam nya tampak melihat hamparan pohon menjulang tinggi, tampak tangannya memegang besi balkon dan tangan lainnya memegang ponsel tampak menelepon seseorang, "sudah saatnya kau kembali, aku yang akan menemuinya secara langsung" tegas tak terbantahkan "baik" sahut orang di seberang sana.
seorang gadis dengan senyum manis sedang mengobrol dengan teman sebaya nya duduk tenang di bangku taman universitas, tampak sesekali tertawa ceria.
takdir apa yang akan menemukan mereka? akan ada banyak plotwis dan intrik,ikuti kisah mereka disini. stay tune
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon er_riri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 6
Setelah mendapat berita bahwa tuan mudanya akan menikah, para pelayan ikut bersuka cita. Dan menunggu saat saat menyambut anggota keluarga baru nona mudanya, instruksi dari kepala pelayan Syam yang sudah mengurus mansion dari orang tua Gama sampai sekarang, bahwa nona mudanya tengah menuju mansion, Suasana di mansion Gama tampak ramai oleh para pelayan dari semua bagian mansion berkumpul di teras tengah merapikan pakaian yang di pakai agar terlihat sempurna di mata nona mudanya, tampak antusias banyak pula yang bertanya tanya bagaimana rupa nona nya yang telah menaklukkan hati tuan muda yang mereka cintai.
Sementara di dalam mobil Bila tampak masih belum percaya bahwa jalan hidupnya yang sudah tertata rapi, harus berantakan dalam sekejap. Apa yang aku lakukan kedepan? Apa aku harus hidup di bawah bayang bayang tuan Gama selamanya, ohhh tidak! Aku gak mau, tapi bagaimana aku keluar dari takdir ini? Tapi tuan Gama kan tidak cinta aku, jadi harusnya aku aman kan. aku hanya harus menunggu dia menceraikan aku, terus bebas deh. tanpa sadar Bila menghentakkan tangannya. Yess! Ya begitu saja, aku akan diam sampai waktunya tiba hahaha senyum menyeramkan tercetak dari wajah cantiknya. Sang sopir hanya mampu menahan senyum akan tingkah konyol nona mudanya dari kaca spion entah apa yang di fikirkan nona, tapi apapun itu semoga nona berbahagia dengan tuan muda.
para pelayan tampak berbaris rapi untuk menyambut nonanya, ketika pintu mobil terbuka Bila tampak diam, memperhatikan betapa megahnya mansion tuan Gama, dan terkejut dengan perlakuan tidak biasa yang baru pertama kali dia rasakan. Para pelayan menunduk hormat padanya, kepala pelayan Syam maju untuk menyambut "mari nona saya antar anda ke kamar utama" Bila tampak diam dan mengikuti.
Di dalam kamar Bila tampak terperanjat dengan kamar yang lebih luas dari apartemen nya, "apa saya akan tidur bersama tuan muda pak?" pak Syam menghentikan tangan nya yang sedang merapikan spray, " iya nona, ini kamar utama, kamar tuan Gama", Bila tersenyum kikuk." begitu pak. setelah menjelaskan detail kamar pada nonanya, " jika ada yang ingin anda rubah dari kamar ini atau ada yang anda butuhkan anda dapat menekan tombol ini!" menunjuk remote, " merubah kamar?" Bila tersenyum, "aku tidak seberani itu pak". " itu perintah tuan muda nona" Bila mengangguk. " bagaimana kalau saya meminta beda kamar?". " baik! Akan saya sampaikan!" Bila terkejut, bagaimana bisa!! " oh tidak pak! Saya tidak seberani itu, bagaimana mana bisa saya menentang perintah tuan muda! Saya hanya bercanda pak!! Bercanda! Ingat itu pak!, tolong jangan sampaikan permintaan konyol saya tadi!". Memasang wajah memelas, berusaha menjelaskan" baik nona", pak Syam keluar, menutup pintu dengan pelan. Bila terduduk di sofa panjang, menepuk nepuk kakinya yang tampak gemetar. Kaki ku lemas, bagaimana bisa kepala pelayan disini semenyeramkan itu bagaimana aku menghadapi tuan muda? hihhh merinding menyentuh tengkuknya tidak adakah yang lebih manusiawi di mansion ini? Apa yang akan aku lakukan? Aku harus memikirkan cara agar cepat lepas dari belenggu pernikahan sialan ini.
Setelah selesai dengan rencana matang yang dia rancang, Bila menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Bila memakai bathrob,dan handuk kepala dia tampak bercermin bagaimana bisa selengkap ini? menyentuh berbagai produk mahal untuk mandi tertata rapi di depannya baiklah aku akan mulai menikmati semua fasilitas di sini, akan ku buat bangkrut kau tuan muda! Walaupun pemikiran itu akan jadi hal yang sia sia, karena memang apa yang Bila lakukan hanya akan menjadi hal remeh bagi Gama.