aku si gadis sederhana yang miskin, di perebutkan tiga pria tampan,,,
mampukah aku memilih salah satu diantara ketiganya....
1 jam setelah pingsan
elsa dibawa kesebuah apartemen milik barra...
elsa diobati oleh dokter sintia dan pakaiannya pun diganti dengan yang baru oleh dokter sintia atas perintah barra....
1 jam kemudian...
Elsa bangun dari pingsannya...
ia meringis kesakitan ...
"akhhh.... sakit sekali... dimana aku... apakah aku mati... " katanya sambil membuka mata, merasakan sakit diseluruh punggungnya...
ia berusaha bangun, hingga suara pintu dibuka mengagetkannya....
"sudah bangun rupanya.... " ucap barra lirih....
"ck .... ba*****n seperti u, mau apa lagi kamu" kata elsa sambil berusaha bangun...
"ck sombong... hey mulai hari kamu bukan lagi karyawan beni" barra pun berbicara sambil duduk disofa tak jauh dari ranjang elsa....
"gak jelas... maksudnya apa... aku gak buat kesalahan... akhhh..... sial...." ucap elsa berusaha bangun tetapi tak bisa seperti hilang semua tenaganya .....
"memang gak buat kesalahan, tapi aku menginginkanmu...
kamu bisa mendapatkan gaji lebih besar dari gaji kamu sebelumnya, kerjanya juga mudah, hanya menjaga dan melayani kebutuhan orang sakit" ucap barra panjang lebar....
"aku gak mau, kalian tu para psycopath... mending ikut kerja pak beni dan bu monic... " tolak elsa mentah mentah...
"okee kalau kamu menolak, kali ini aku akan meratakan cafe milik beni dan menyebarkan video mesum teman temanmu kemarin.. biar hidup kamu tidak tenang karna dibenci mereka"
ucap barra sambil tersenyum... padahal pemilik aslinya cafe itu ada barra alexander sendiri.... ia pura pura akan menelfon orang...
elsa pun berpikir , bu monic dan pak beni adalah orang baik, mereka sebentar lagi mau menikah..
gimana kalau apa yang pria ucapkan dihadapannya ini tak main main... arghhhh....
"baik, aku terima tawaran u, tapi jangan pernah ganggu mereka lagi" terpaksa elsa menerima tawaran itu...
barra pun tersenyum penuh arti...
"okk.. aku janji, asal kamu tidak coba coba kabur... " lalu barra pergi keluar dari kamar itu...
elsa pun menangis sambil meremas ujung bajunya....
Dia adalah gadis yatim piatu usia 21 tahun, dan tinggal bersama paman bibinya serta seorang gadis anak pamannya berusia 20 tahun...
Elsa bekerja dicafe pak beni baru satu bulan dan bu monic adalah teman yang paling dekat dengannya... dulu bu monic pernah menolong elsa saat elsa terjebak hujan di pinggir jalan...
gadis anak pamannya bernama tata.. dia selalu iri dengan apa yang elsa punya...
dia iri karena elsa cantik mandiri dan pintar...
tetapi elsa selalu menyayangi tata seperti saudaranya sendiri...
"ya, allah... apa yang harus aku lakukan... aku takutt... " ucap elsa disela tangisnya....
Ditempat lain....
"gays.. hari ini kak barra mau balapan kita liatt yukk... " ajak tata pada teman temannya...
"yukkkk.... kak barra tuh yang paling tampan dibanding anggota the judge yang lain.. meskipun mereka semua tampan tampan... aku jadi pengen jadi pacar kak barra" ucap tina sambil senyum senyum....
"awass aja kamu kalau berani deketin kak barra... kak barra itu hanya milik aku, milik tata ingat itu... " ucap tata dengan menatap tina tajam...
"iya iyaa" kata tina takut....
"kalian tuh lo gays, barra kan terkenal playboy... dia setiap hari ganti terus ceweknya... mending cari yang lain aja dehh, heran gue... " ucap salsa menimpali....
"cewek cewek itukan hanya mendekati bukan kak barra yang mau.... jadi boleh dong gue berharap... apalagi jadi satu satunya" ucap tata sambil senyum senyum...
"terserah loe deh" kata salsa sambil mengangkat kedua bahunya....
merekapun pergi ke arena balap ....