NovelToon NovelToon
Sang Penjaga (The Guardian)

Sang Penjaga (The Guardian)

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Fantasi Timur / Penyelamat / Romansa Fantasi / Action / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Abdullah Perwira Ginting

100.000 tahun yang lalu, dunia ini telah ditaklukkan oleh sebuah sekte bernama Sekte Sang Raja! Pemimpinnya dijuluki Huang atau Sang Penjaga. Huang telah menjelajahi dunia dan menciptakan legendanya sendiri.

Hingga suatu saat ia pergi dari dunia untuk menjelajahi dunia lain. Sebelum kepergiannya, ia mewariskan posisinya kepada para muridnya yang ia pilih. Selama 10.000 setelah kepergiannya, dunia masih baik-baik saja.

Hingga pada tahun 10.001 setelah kepergiannya, portal raksasa terbuka diberbagai penjuru dunia, makhluk-makhluk aneh dan menyeramkan keluar dari portal itu, membunuh dan membantai apapun yang mereka lihat. Orang-orang menyebutnya, RAS IBLIS!

Sejak saat itu, dunia yang dulunya damai dan tentram, kini kembali kedalam kekacauan, demi melindungi dunia sekte Sang Raja jatuh hingga titik terendah dan memaksanya untuk menutup diri. Kini 90.000 tahun lagi telah berlalu, dunia hampir sepenuhnya dikuasai oleh ras iblis.

Huang kembali, tapi orang sudah hampir lupa dengannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdullah Perwira Ginting, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 06 Sekte Sang Raja Turun Gunung

"Aku akan mengembalikan kecantikan alamimu.."

Kata-kata itu terus terngiang dikepala Mu Qingyue, seperti seorang malaikat yang sedang berbisik padanya. Tentu saja, wanita mana yang tidak mau kecantikannya tetap terjaga? Mu Qingyue terus melamun seorang diri dalam kamarnya.

Sementara Huang, kini sedang berjalan di atas karpet merah menuju kursi kebesarannya yang telah lama kosong. Dikiri dan kanannya, para tetua dan dekan berbaris rapi, dibawah sana terlihat para murid juga berbaris layaknya sebuah pasukan siap tempur.

Ketika pertama kali Huang menapakkan kaki, semua orang langsung terpana dan kagum, seolah aura Agung terus terpancar dari dalam dirinya. Dihadapan mereka, adalah seorang legenda yang telah lama menghilang namun akhirnya kembali disaat genting.

Huang, menyibak jubah kebesarannya yang berwarna merah layaknya darah dan duduk dengan angkuh. Tidak ada yang berbicara sama sekali, semuanya terpana dengan Huang.

"Aku pikir aku hanya pergi selama seratus tahun, tapi ternyata aku telah pergi selama 100.000 tahun." Ucapnya kemudian dengan suara yang menggema dan terdapat penyesalan dalam dirinya.

"Ketika aku pergi, aku meninggalkan Sekte Sang Raja yang Agung dan berkuasa. Tidak disangka akan jatuh dan melemah seperti ini, semua dikarenakan dunia yang berkhianat dan para iblis yang memanfaatkan kepergianku."

Tidak ada yang membantah, semua perkataan Huang adalah kenyataanya tanpa sedikitpun kebohongan atau dilebih-lebihkan.

"Para iblis itu begitu yakin dengan kepergianku dan menjajah tanah kelahiranku, mereka pikir aku sudah mati dan takkan kembali sehingga mereka berbuat seenaknya terhadap duniaku. Tapi sekarang aku telah kembali, Sekte Sang Raja Yang Agung dengan ini aku menyatakan dibuka kembali! Sejarah akan ditulis kembali, Legenda akan diukir kembali!"

Huang berdiri dan berpidato dengan berapi-api, membangkitkan semangat para murid, tetua, dan dekan disana.

"Sekte Sang Rajaku yang Agung mari bangkit dan rebut kembali tanah kita, tanah seluruh Ras Manusia, tunjukkan pada mereka apa artinya gelar Sang Penjaga!"

Semua orang langsung bersorak dan meneriakkan kata yang sama,

"BANGKIT!!"

"REBUT KEMBALI TANAH RAS MANUSIA"

Han Li dengan berani menambahkan, "Sekte Sang Raja perkasa!"

"SEKTE SANG RAJA PERKASA!"

Teriakan para murid itu begitu menggema dan bergetar, suara itu bahkan terdengar hingga kota terdekat. Membuat orang-orang bertanya apakah Akhirnya Sekte Sang Raja turun gunung?

Sementara semua orang di sekte Sang Raja begitu sangat membara dan semangat, ada seorang legenda yang baru saja kembali dan berdiri dipihak mereka, bagaimana mereka tidak senang?

"Akhirnya, sebentar lagi aku bisa balas dendam pada iblis yang sudah membantai keluargaku.."

"Ya, aku tidak sabar melihat raut wajah para iblis itu dan membantainya!"

"Aku akan menyiksa mereka seperti mereka menyiksa ibuku!"

"Akhirnya Sekte Sang Raja akan turun gunung juga!"

Berbagai percakapan yang berapi-api dan dendam yang membara terdengar. Han Li menatap Huang dan membatin, Baru saja Huang kembali tapi sudah membuat perubahan yang begitu besar dalam setiap diri para murid dan semua orang disini.

Huang mengangkat tangannya dan semua orang langsung diam.

"Meskipun aku sudah kembali, tapi aku peringatkan untuk tidak menyebarkannya pada siapapun orang diluar sana, jika aku menemukan seseorang menyebarkannya, bahkan jika dia adalah seorang tetua di sekte milikku..."

Huang meledakkan auranya dan membuat semua orang merinding dan mengigil ketakutan, "Aku akan membuat kepalanya terpisah dari lehernya!"

Huang mengancam, dia memiliki rencana sendiri yang terkait dengan penyembunyian dirinya saat ini. Semua orang pun hanya bisa berkata ya. Karena ini adalah ancaman yang nyata, siapa yang tidak tahu jika Huang jarang sekali mengampuni musuhnya?

Disebuah sudut, Long Hu memperhatikan semuanya dari kejauhan. Dia tidak bergabung dengan para murid karena dia merasa dia bukan bagian dari mereka.

"Han Li, bawa orang-orang mu dan perintahkan mereka mendatangi setiap kota dan negara yang masih tersisa, rekrutlah murid sebanyak-banyaknya, aku tidak peduli dengan bakat mereka, namun pisahkan barisan mereka kamu mengerti?"

Han Li langsung maju kedepan, "Leluhur, untuk saat ini sumber daya Sekte sangat minim dan terbatas, juga Sekte kita kekurangan murid untuk pergi ke setiap kota merekrut."

Huang melambaikan tangannya, puluhan peti harta Karun, senjata dan sumber daya lainnya langsung muncul berserakan dihadapan Han Li.

Han Li terbelalak dan terkejut,

"Apakah ini cukup?"

"I-ini cukup leluhur, tapi tetap saja..."

Huang tahu jika Han Li akan berkata kekurangan orang, dia langsung berkata,

"Panggil kembali keturunan Naga Hitam untuk kembali ke sekte. Katakan masa hukuman leluhur mereka sudah berakhir."

Long Hu bergetar dan matanya merah, dia sangat senang dengan apa yang ia dengar dari kejauhan. Kembali ke sekte Sang Raja adalah impian klannya. Mendengar berita ini dia tentu saja sangat senang dan bahagia! Akhirnya klan Naga Hitam tidak perlu lagi menanggung malu akibat perbuatan leluhurnya.

"Jika masih kurang..."

Huang melambaikan tangannya lagi dan sebuah portal tiba-tiba terbuka, orang-orang keluar satu persatu dari portal itu hingga mencapai seratus orang.

"Bawa mereka juga."

"Kami menunggu perintah yang mulia!"

Han Li hampir mati berdiri sekarang, bagaimana tidak? Bukan hanya portal itu yang membuatnya terkejut, tapi keseratus orang ini ada ditahap Dewa bintang lima! Mengerikan, ini benar-benar mengerikan.

Huang tidak peduli dengan Han Li yang masih gemetar, dia kembali bertanya. "Apa ini cukup?"

"I-ini cukup leluhur!"

Seratus orang itu menatap Han Li dan mencibir dalam hati, orang ini hanya berada ditahap Jiwa bintang tujuh, terlalu lemah jika ingin memimpin kami!

Mereka hendak protes namun kata-kata Huang selanjutnya membuat mereka terdiam.

"Diam dan patuhi perintahku! Aku perintahkan kalian mengikuti Han Li maka ikuti saja, jika tidak aku akan membuang kalian!"

"Mohon ampun yang mulia! Kami akan patuh!" Seratus orang yang terdiri dari pria dan wanita muda langsung meminta ampun, seperti sekelompok anak yang baru saja dimarahi oleh ayahnya yang kejam.

"Pergilah!"

Berikutnya, Han Li membawa orang-orang dan pergi melakukan tugas. Sekarang hanya tersisa sembilan tetua dan beberapa murid senior.

"Kalian semua, juga pergilah ke tempat-tempat orang yang berpengaruh, katakan Sekte Sang Raja mengadakan pertemuan, undang mereka semua dan para pemimpin saat ini. Tapi tetap jangan sebarkan kalau aku sudah kembali."

"Tapi leluhur..."

"Sekarang kalian banyak sekali protes! Biarkan aku yang akan menjaga Sekte Sang Raja, kalian pergi saja!"

Melihat Huang sepertinya mulai marah, para tetua itu mulai pergi berhamburan. Sekarang hanya tersisa para murid senior.

"Kalian, pergi cari tanaman roh yang sudah aku catat."

Huang menggunakan energi Qi nya dan melayangkan secarik kertas pada mereka. "Gudang harta Sekte Sang Raja benar-benar kosong, hanya memiliki beberapa tanaman roh yang tidak berguna, dasar miskin!"

Huang mengomel, para murid senior langsung kalang kabut dan pergi. Dalam hati mereka membenarkan sesuatu, sepertinya gosip tentang leluhur mereka memiliki tempramen mudah marah dan suka mengomel memang benar.

.........

1
Nanik S
Lanjutkan Tor
Nanik S
Lanjutkan
Nanik S
Uhuk... uhuk... sialan cacing kecil
Nanik S
Hadir
Haryati Tti
mantap 👍💪💪
Haryati Tti
gas💪
Haryati Tti
mantap 👍
Haryati Tti
👍
Haryati Tti
mantap
Haryati Tti
mantap 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!