NovelToon NovelToon
Wanita Itu Jodoh Ku

Wanita Itu Jodoh Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Slice of Life / Dan perjuangan hegemoni / Anak Lelaki/Pria Miskin / Romansa / Mengubah Takdir
Popularitas:827
Nilai: 5
Nama Author: Author_Karbitan

Jalan Kehidupan yang tak pernah Terduga seakan membuatku mendapat kenyataan Yang Tak pernah aku sangka.
pertemanan yang ku kira Biasa, nampak berbeda kala Cinta hinggap diantara kita.
sialnya aku tak pernah menyadari dan baru ku ketahui kala kau telah pergi.
dulu aku tak pernah memikirkan akan hadir cinta diantara kita, dengan status kita yang berbeda.
kau seorang gadis manis se elok bunga, sedang aku seorang Duda yang terluka.
dinama kala ketulusan menghancurkan segalanya. terombang - ambing sendiri dalam sepi hingga aku berjumpa seorang wanita yang setara. lalu singgah dan ingin menetap, namun memudar kala suatu fakta yang membuat semua sirna.
semua salahku, dan semua karenaku.
aku yang larut dalam kecewa pada diri ini, memilih pergi meninggalkan rumah yang selama ini menemani lukaku seorang diri.
akan tetapi dari tempat baru inilah semuan berawal, dari sebuah kota di pulau seberang.
cinta yang dulu belum selesai, kini harus bertemu meminta pertanggung jawaban.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Author_Karbitan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kala Semua Tak Lagi Sama

Dalam keletihan yang ku dapati, aku terus berjalan menyusuri jalanan yang banyak di lalui oleh pengendara motor dan mobil di sepanjang jalanan ini.

Hingga pada akhirnya ada seseorang yang berbaik hati untuk berhenti sejenak dalam perjalanannya lalu menghampiriku.

" Kenapa mas? "

Ucapnya saat masih diatas motornya.

" Rantainya putus mas "

lalu dia memarkirkan motornya lalu turun dan mengecek kondisi motorku.

" pengunci sambungannya mana mas? "

" tadi kayaknya sudah hilang saat purus mas "

" lalu rencananya bagaimana? "

" entahlah..... saya juga bingung, dari tadi saya cari bengkel belum juga ketemu "

" saya bawa motor matic mas, jadi gak punya onderdil cadangan buat motor masnya, saya bantu dorong sampe ketemu bengkel terdekat mas "

Ucapnya memberi bantuan kepadaku.

Alhamdulillah masih ada orang baik yang mau menolongku di kala seperti ini.

Lalu aku naik ke atas motor kemudian di dorong olehnya, jalanan yang datar membuat roda motor mulus menggelinding dengan nyaman.

Setelah beberapa meter, akhirnya ada sebuah bengkel yang masih buka malam ini, kita berhenti dan menanyakan apa bisa memperbaikinya.

Namun bengkel ini hanya melayani tambal ban saja dan tidak menyediakan sparepart untuk jenis motor seperti milikku ini.

" Bagaimana mas "

Tanyaku dengan sedikit kecewa pada tukang tambal ban yang tidak bisa memperbaiki motor ini.

" kita cari yang lain mas, Barangkali ada "

Ucapnya dengan sabar membantuku.

motor kembali di dorong atau di step dari belakang olehnya, hingga akhirnya mendapatkan sebuah bengkel yang mau tutup di sebuah pertigaan jalan.

" mas coba tanya disini dulu, kalau tidak bisa kita cari yang lain lagi "

 Aku langsung menanyakan apakah bisa atau tidak pada bengkel tersebut, dan akhirnya motorku bisa di tangani.

" kalau cuma nyambung rantai bisa mas, Rantainya mau sekalian ganti atau di perbaiki saja? "

tanya pemilik bengkel menawarkan barang jualannya padaku.

" di perbaiki saja mas, biar sampai rumah dulu "

" Baik kalau begitu silahkan duduk dulu mas "

Ucapnya lantas mengambil onderdil dan peralatan yang akan dia gunakan.

Aku menemui orang yang membantuku tadi, dan berniat untuk memberikan sedikit imbalan sebagai tanda terimakasih sudah menolongku.

Namun dia tidak mau menerima apa yang aku berikan padanya, dan melanjutkan perjalanan yang baru saja terhenti karena menolongku dalam perjalanan.

" Tidak usah mas, saya ikhlas membantu masnya, namanya di jalanan sudah biasa hal yang tak terduga bisa terjadi mas, ya sudah saya pamit mau duluan, sampai berjumpa lagi di lain kesempatan "

Ujarnya lantas melanjutkan perjalanannya, sementara aku menunggu motor selesai di perbaiki.

" makasih ya mas sudah membantu saya. ambillah mas sebagai tanda terimakasih dari saya, cukup untuk tambahan bensin "

Ucapku memaksa dia untuk mengambil pemberianku, namun dia tidak mau sama sekali.

" tidak mas, terimakasih..... saya lanjut dulu "

" Terimakasih sudah membantu saya mas, semoga selamat sampai tujuan "

Lalu dia berlalu pergi meninggalkan ku di bengkel ini.

Terimakasih orang baik, semoga tuhan memberikan balasan yang lebih banyak atas kebaikan yang dia berikan.

Setelah menunggu tak cukup lama, akhirnya motorku sudah beres di perbaiki dan aku bisa kembali melanjutkan perjalanan menuju rumah.

Dalam perjalanan aku mengendarai motor dengan kecepatan pelan, sebab aku takut nanti malah trouble yang tak di harapkan kembali terjadi.

jam 10.00 malam, Aku sudah tiba di rumah.

kubuka pintu dan membawa motor masuk ke dalam.

Sekilas aku pandangi rumah di depan sana, lampunya masih menyala menandakan ada orang di dalamnya.

Rumah yang tempo hari dan sebelumnya selalu gelap kala malam, hanya sesekali saja di kunjungi oleh penghuninya ketika datang.

ada perasaan tak enak hati dan juga sesal yang menghantui diri pada penghuni rumah tersebut.

Entahlah aku tak mau memikirkannya, terlalu larut dalam hal ini, mungkin saja saat ini dia butuh ketenangan untuk dirinya sendiri.

gegas aku masuk ke dalam rumah dan segera mandi setelah perjalanan yang sangat menyebalkan untuk ku saat ini.

Hari telah berganti, layaknya malam yang berubah pagi, rasa kantuk masih menyelinap diantara tubuh yang sedikit panas serta selimut yang masih melekat.

Aku melihat jam di layar ponsel.

Saat ini menunjukan jam 08.00 pagi, Rupanya aku tertidur hanya 4 jam saja.

Kala adzan subuh berkumandang tadi pagi, mata ini masih menyala dan pikiran ini masih tertuju pada dua hal.

Perasaan sesal pada seorang gadis yang telah memberikan kehormatannya. Rasa Bersalah pada wanita yang hadir dengan cinta yang mulai bersemi diantara kita.

masih tertegun dalam lamunan, masih terbayang dalam pikiran yang sangatlah kacau. Semuanya tak bisa aku prediksi.

Jika apa yang terjadi kemarin meninggalkan kegelisahan yang begitu menyiksa Hati yang sebelumnya pernah terluka hebat kala kedua wanita cantik yang hadir dalam hidupku.

Aku beranjak dari tempat tidurku menuju kamar mandi.

Barangkali bisa sedikit menjernihkan pikiran yang sedang kalut dengan semua yang terjadi.

Selepas mandi,, ku buka pintu depan rumah dan hendak ngopi di kursi yang ada di teras.

Suasana hari ini cukup ramai orang berlalu lalang, aku sampai lupa jika hari ini adalah minggu.

Pantas saja banyak orang yang sedang berjalan dan berolahraga di jalan depan rumah.

Namun bukan itu yang menjadi perhatianku, melainkan rumah di depanku yang pintunya tertutup namun lampu terasnya sudah mati. Serta korden rumahnya yang sedikit terbuka.

Biasanya orangnya tak pergi kemana dan sedang ada di rumah.

Dahulu jika mendapati hal semacam ini, penghuni tersebut akan mengabariku melalui telepon untuk sekedar menawarkan makanan atau singgah ke rumahnya.

Namun kali ini telah berbeda, terakhir kali aku mendapat pesan darinya adalah kemarin lusa yang baru aku buka semalam.

Semua telah berubah, dan semua tak lagi sama, berkali - kali aku menghubungi nya, berkali kali aku mengirim pesan untuknya. yang aku dapat hanya pesan yang di abaikan olehnya.

Padahal kita selalu bertukar kabar, walaupun kadang kita hanya dibatasi oleh jalan tikus di depan rumah kita.

aku terus memperhatikan rumah tersebut dengan seksama, dan apa yang aku harapkan telah muncul di depan mata.

Dia keluar rumah dengan pakaian santai sambil teleponan bersama seseorang.

Ekspresi wajahnya seakan sangat ceria bahkan terkadang tertawa sambil menutup mulutnya dengan tangan.

Hal yang wajar kala kadang saat aku bersama dengannya. Hampir sama seperti Dea, Wanita itu selalu ceria dan jarang sekali menampakkan kemurungan di raut wajahnya.

Setelah teleponnya berakhir, dia masih tersenyum kala memperhatikan ponsel yang dia pegang.

Akan tetapi kala dia mendongak dan melihatku di arah berlawanan, seketika raut wajahnya berubah menjadi masam dengan sorot mata yang menandakan dia sangat kesal.

Tanpa sepatah kata dan senyuman hangat yang biasa aku dapatkan, dia membuang muka dan masuk kedalam rumah dengan tergesa-gesa.

Bagaikan tersambar petir tanpa ada badai.

Aku tertegun dengan rasa yang sulit di ungkapkan.

Sebegitu Kecewakah kau Padaku ? Sampai kau tak Sudi untuk memandangku.

Padahal sudah tumbuh cinta diantara kita, Namun karena kesalahan paham, semata Kau sampai Berubah dan tak lagi sama.

Maafkan Aku Mbak Winda....

Jika saja jadi seperti ini, mungkin tak biarkan kita terlalu dekat seperti kemarin lusa.

Aku hanya bisa meratapi dan mencoba untuk menerima apa yang saat ini telah terjadi.

Mungkin suatu saat aku bisa menjelaskan padanya tanpa emosi dan ego yang hadir bersamanya.

1
kalea rizuky
lanjut Thor q ksih bunga deh
✒️Author_Karbitan: udah aku Up ya🙏
di tunggu bunganya
total 1 replies
kalea rizuky
kok tau tretes author orang mana
✒️Author_Karbitan: sama J-Team kak 😄😄
deket dong sama tretes
total 3 replies
leci_mannis
semangat kaa!
✒️Author_Karbitan: thanks kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!