NovelToon NovelToon
My Hot ART

My Hot ART

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cinta beda status / CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh / Tamat
Popularitas:69.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

Squel dari My Sexy Old Man, kisah Four J anak dari Xander dan Jeje.

Trauma dengan kisah masa lalunya, membuat Kirana menjadi sosok wanita yang sangat dingin dan membenci semua pria yang akan mendekatinya.

Tapi, bagaimana jida dia di hadapkan empat pria tampan yang berusaha mengambil hatinya dan berusaha untuk memperebutkannya?

Penasaran? Simak terus kelanjutannya.


Follow IG: @thalindalena

Follow fb: Thalinda lena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sean

Aduh, cobaan apa lagi ini? batin Kirana.

"Maaf Oma, saya tidak berpikiran sampai kesana," jawab Kirana, dan menampilkan senyuman manisnya.

"Saya permisi, Oma dan Tuan Nathan," pamit Kirana, menundukkan kepalanya kemudian segerala berlalu dari sana.

Oma Airin menatap kepergian Kirana sambil tersenyum penuh arti.

"Kamu lihat gadis itu, Nat? Sungguh langka sekali," ucap Oma Airin, menyenggol tangan Nathan.

"Hem, di pasar banyak!" jawab Nathan asal, kemudian ia pun segera beranjak dari sana, meninggalkan Omanya yang terus mengumpatinya.

"Ya ampun! Punya 6 cucu tapi 4 di antaranya tidak ada yang benar! Otaknya eror semuanya," gerutu Oma Airin, sambil membenarkan kaca mata yang bertengger di hidungnya.

*

*

Kirana berjalan lagi menuju dapur untuk membantu Pelayan lainnya yang sedang menyiapkan makan malam.

"Ran, kamu beruntung loh bisa jadi ART Tuan muda J," ucap salah satu pelayan yang sedang membersihkan Ayam.

"Beruntung apanya, Mbak. Mereka itu pada ngeselin, baru satu hari bekerja di sini saja, mereka sudah membuatku pusing," jawab Kirana, mengeluarkan uneg-uneg yang ada di dalam hatinya.

"Sabar, nanti kamu juga terbiasa. Kamu yang betah kerja di sini. Sikap mereka ya begitu kadang baik dan juga kadang ngeselin, tapi mereka aslinya super baik-baik, kok," jelas Pelayan tersebut.

"Eh, kamu sudah ketemu sama Tuan Sean, Ran?" tanyanya.

"Belum," jawab Kirana, seraya menggeleng pelan.

"Kamu kalau ketemu sama Tuan Sean, harus menyiapkan stok kesabaran yang lebih, karena Tuan Sean itu sifatnya berbeda dengan sifat 3 saudaranya."

"Memangnya seperti apa sifat Tuan Sean?" tanya Kirana, sembari memotong bawang merah.

"Tuan Sean itu sangat ganjen dan juga seorang player. Kamu harus berhati-hati dengannya," ucap Pelayan tersebut dengan nada yang berbisik.

"Apalagi kamu cantik dan body kamu aduhai, sudah pasti kamu akan menjadi target Tuan Sean selanjutnya."

"Terima kasih, sudah memberi tahuku, Mbak. Aku akan lebih berhati-hati dan menjaga diri." jawab Kirana, seraya tersenyum manis.

"Iya, kamu yang semangat kerja di sini, apalagi yang kamu asuh itu bayi bangkotan alias bayi tuir," balas Pelayan tersebut, kemudian keduanya itu tertawa terbahak-bahak.

"Semangatlah, Mbak. Karena aku sedang membutuhkan banyak biaya untuk membayar hutang Ayah di rentenir," ucap Kirana pelan.

"Kamu anak yang baik, semoga rejeki kamu lancar dan betah kerja disini, biar hutang Ayah kamu cepat lunas."

"Amin, makasih Mbak," jawab Kirana seraya tersenyum manis.

Lalu mereka memasak sambil bercanda dan juga saling bertukar cerita.

*

*

*

"Sean!" teriak Jeje, ketika melihat putranya baru pulang kerumah, padahal waktu sudah menunjukkan jam 8 malam.

"Yes, Mommy?" Sean menjawab dengan santai, berjalan mendekati Ibunya lalu memeluk Jeje dan mencium pipi Jeje bergantian.

"Kamu dari mana?" tanya Jeje penuh selidik.

"Biasalah, Mom," jawab Sean, tersenyum tengil.

"Kencan buta lagi?" tebak Jeje dan Sean menganggukkan kepalanya.

"Astaga! Sampai kapan kamu mau mempermainkan anak gadis orang? Hah!" bentak Jeje, lantaran sangat kesal dengan sikap putranya yang suka bergonta-ganti pasangan layaknya berganti pakaian.

"Mom, janganlah marah nanti keriputan di wajah Mommy bertambah," rayu Sean, lalu merengkuh pinggang ibunya dengan sangat mesra.

Xander yang juga baru keluar dari lift mengeraskan rahangnya, ketika melihat istrinya di peluk mesra oleh putranya.

"Lepaskan, tanganmu dari pinggang istriku!" Xander menarik tangannya istrinya, hingga membuat Jeje jatuh kedalam pelukannya.

"Ck! Dasar posesif!" Sean berdecak kesal dan menatap ayahnya dengan tajam.

"Kenapa kamu menatap Daddy seperti itu? Mau di colok matamu!" ketus Xander, lalu membawa istrinya pergi dari sana.

Sean hanya memutar kedua matanya dengan malas menanggapi sikap Ayahnya sangat berlebihan.

"Mommy, aku lapar mau makan!" seru Sean, terdengar seperti rengekan.

"Minta sama Baby sittermu!" sahut Xander, terdengar sangat ketus.

"Hah, baby sitter? Yang benar saja!" gumam Sean, lalu berjalan ke arah tangga dan mulai menaiki satu persatu anak tangga tersebut dengan santai dan sesekali bersiul.

Langkah Sean terhenti ketika melihat seorang gadis cantik yang akan menuruni tangga tersebut. Gadis yang mempunyai kecantikan alami, body seksoy dan juga dua gunung kembar yang lumayan besar di mata Sean.

Siapa dia? Batin Sean bertanya-tanya, karena belum bertemu dengan Kirana, apalagi gadis itu memakai baju tidur yang terlihat kuno.

Ya, karena sudah malam hari, Kirana mengganti seragamnya dengan baju tidur yang ia bawa dari kampung. Walaupun baju tersebut warnanya sudah memudar, akan tetapi masih layak pakai dan sopan.

"Selamat malam Tuan," sapa Kirana tersenyum lembut dan menunduk hormat.

"Malam," jawab Sean, tatapan matanya terpaku pada bibir mungil Kirana yang terlihat manis dan sangat menggoda.

Kirana masih mempertahankan senyumnya, lalu melanjutkan langkahnya lagi. Ia Berjalan bersisian dengan Sean namun belawanan arah di tangga tersebut.

Sean menatap punggung Kirana dan tatapan matanya itu terhenti di bagian bokong Kirana yang terlihat menonjol.

Tatapan matanya,😚

"Wow, Big Size!" gumam Sean tersenyum mesum, lalu melanjutkan menaiki anak tangga itu, namun langkahnya terhenti ketika ia mengingat satu hal.

"Hai, apa kamu baby sitter untuk kami?" Pertanyaan Sean, berhasil menghentikan langkah Kirana.

Kirana membalikkan badannya dan tersenyum manis. "Benar Tuan," jawab Kirana sopan, tanpa berani menatap Sean.

"Oh, kebetulan sekali. Siapkan makan malam untukku," pinta Sean, tersenyum lebar lalu melanjutkan langkahnya lagi.

"Baik, Tuan," jawab Kirana, lalu berlalu menuju dapur dan segera menyiapkan makan malam untuk Sean, hingga ia melupakan tujuan utamanya untuk menemui salah satu pelayan yang bekerja di rumah besar tersebut.

"Kirana?" panggil Jeje, yang memasuki dapur.

"Iya, Nyonya? Kenapa Nyonya malam-malam begini berada di dapur? Apa anda membutuhkan sesuatu?" tanya Kirana sopan, menghentikan pergerakan tangannya yang sedang menuang nasi ke atas piring, lalu ia menghampiri Jeje.

"Tidak, aku malam ini harus pergi keluar kota selama satu minggu bersama suamiku. Aku titip anak-anak ya, terutama Sean," ucap Jeje.

"Iya, Nyonya. Jangan khawatir, saya akan menjaga mereka seperti menjaga anak-anak saya sendiri," jawab Kirana keceplosan, membuat Jeje tergelak.

"Kamu ini bisa saja. Ini gajimu yang 5 juta, aku berikan dulu kepadamu untuk pegangan. Barang kali kamu membutuhkannya," ucap Jeje, sembari menyodorkan amplop berwarna coklat kepada Kirana.

"Loh, jangan Nyonya. Saya baru bekerja satu hari disini," tolak Kirana dengan sopan, walaupun ia memang membutuhkan uang tersebut akan tetapi dirinya merasa tidak pantas mendapatkan uang tersebut walaupun itu gajinya sendiri.

"Jangan menolaknya, aku tahu kalau kamu membutuhkan uang ini," ucap Jeje, lalu menarik tangan kanan Kirana dan memberikan amplop tersebut dengan paksa.

Dengan terpaksa Kirana menerima amplop tersebut dengan mata yang berkaca-kaca. Ia merasa sangat bersyukur dan terharu karena mempunyai majikan yang sangat baik kepadanya.

"Nyonya, terima kasih banyak," ucap Kirana dengan suara yang bergetar.

Bagaimana Nyonya bisa tahu jika aku sedang membutuhkan uang? Batin Kirana.

"Maaf, tadi sore aku tidak sengaja mendengar pembicaraanmu dengan Bu Asih di dapur," jelas Jeje, seolah tahu dengan apa yang di pikirkan Kirana.

"Terima kasih banyak, Nyonya," ucap Kirana dengan sangat tulus.

Jangan lupa kasih like, komentar, vote, dan kasih gift semampu kalian❤❤❤❤

1
Yanti Adiasari
seruuuu
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙝𝙖𝙙𝙚𝙪𝙪𝙝𝙝𝙝 𝙜𝙬𝙚𝙣 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙝𝙖𝙢𝙞𝙡 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙥𝙚𝙘𝙞𝙘𝙞𝙡𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙚𝙧𝙞𝙣 𝙖𝙥𝙖 𝙠𝙖𝙩𝙖 𝙨𝙪𝙖𝙢𝙞 𝙟𝙖𝙙𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙘𝙚𝙡𝙖𝙠𝙖 𝙠𝙖𝙣... 𝙘𝙤𝙗𝙖 𝘽𝙚𝙙𝙖𝙞𝙣 𝙨𝙖𝙖𝙩 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙜𝙖 𝙝𝙖𝙢𝙞𝙡 𝙙𝙖𝙣 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙝𝙖𝙢𝙞𝙡 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙖𝙝𝙖𝙮𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙩𝙥 𝙗𝙖𝙮𝙞𝙢𝙪 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙨𝙪𝙠𝙖 𝙝𝙚𝙧𝙖𝙣 𝙢𝙤𝙙𝙚𝙡 𝙥𝙚𝙧𝙚𝙢𝙥𝙪𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙮𝙖𝙠 𝙜𝙬𝙚𝙣.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙤𝙬𝙝 𝙙𝙞𝙗𝙚𝙣𝙩𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙧𝙣𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙮𝙖 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙡𝙖𝙝 𝙧𝙚𝙣, 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙚𝙨𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙜𝙞𝙩𝙪 𝙣𝙖𝙢𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙤𝙧𝙩𝙪 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙚𝙢𝙤𝙨𝙞 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙖𝙣𝙖𝙠𝙣𝙮𝙖 (𝙨𝙚𝙖𝙣) 𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙠𝙚𝙗𝙖𝙬𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙛𝙖𝙩𝙖𝙡 𝙘𝙪𝙢𝙖 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙠𝙖𝙩𝙖 𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙖𝙣 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙣𝙜𝙚𝙧𝙩𝙞 𝙖𝙡𝙖𝙨𝙖𝙣 𝙤𝙧𝙩𝙪 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙠𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙞𝙩𝙪 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙘𝙪𝙢𝙖 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙡𝙖𝙝𝙞𝙣 𝙙𝙤𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙖𝙧𝙣𝙖 𝙠𝙚𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙤 𝙮𝙖 𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙖𝙙𝙖 𝙮𝙜 𝙠𝙪𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙝𝙪𝙧𝙪𝙛 "𝙞𝙧𝙚𝙣𝙚 𝙮𝙜 𝙠𝙪𝙖𝙩 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙠 ᗰᑌᗪᗩᕼ 𝙙𝙞 𝙩𝙚𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 ᗰᑌᗪᗩ 𝙙𝙞 𝙩𝙚𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜" 𝙩𝙝𝙤𝙧.
𝙨𝙤𝙙𝙖𝙧𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙤𝙢𝙥𝙖𝙠 𝙨𝙖𝙡𝙞𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙙𝙪𝙠𝙪𝙣𝙜.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙠𝙬𝙠𝙠𝙬𝙠 𝙠𝙖𝙨𝙞𝙖𝙣 𝙥𝙖𝙧𝙖 𝙥𝙖𝙠𝙨𝙪 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙠𝙤𝙧𝙗𝙖𝙣 𝙥𝙤𝙨𝙚𝙨𝙞𝙛𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙪𝙢𝙞𝙡, 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙠𝙤𝙧𝙗𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙖𝙜𝙧𝙚𝙨𝙞𝙛𝙖𝙣 𝙗𝙪𝙢𝙞𝙡.. 🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙩𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙖𝙟𝙖 𝙩𝙝𝙤𝙧, 𝙗𝙖𝙜𝙪𝙨 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙜𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙚𝙡𝙚2 𝙙𝙖𝙣 𝙝𝙖 𝙜𝙧𝙖𝙨𝙖 𝙜𝙧𝙪𝙨𝙪 𝙖𝙠𝙪 𝙨𝙪𝙠𝙖... 𝙩𝙧𝙨 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙖𝙧𝙮𝙖 𝙩𝙝𝙤𝙧.👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙞 𝙢𝙗𝙖𝙝 𝙜𝙖 𝙘𝙤𝙘𝙤𝙠 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙭𝙖𝙣𝙙𝙚𝙧 𝙥𝙖𝙠 𝙜𝙚𝙧𝙧𝙮 𝙢𝙖𝙨𝙖 𝙣𝙖𝙢𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙚𝙗𝙖𝙧𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙙𝙞 𝙥𝙖𝙣𝙜𝙜𝙞𝙡 𝙚𝙢𝙗𝙖𝙝 𝙨𝙞𝙝, 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙙𝙖 𝙗𝙚𝙣𝙜𝙚𝙠 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖... 𝙝𝙖𝙙𝙪𝙪𝙝𝙝 𝙗𝙚𝙨𝙖𝙣 𝙖𝙙𝙖2 𝙨𝙖𝙟𝙖.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙠𝙞𝙧𝙖𝙣𝙖 𝙣𝙖𝙩𝙝𝙖𝙣 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙗𝙮 𝙩𝙬𝙞𝙣 𝙣𝙮𝙖.👏
𝙜𝙬𝙚𝙣, 𝙢𝙚𝙡𝙞𝙨𝙖, 𝙞𝙧𝙚𝙣𝙚 𝙩𝙖𝙧 𝙜𝙞𝙡𝙞𝙧𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙧𝙚𝙣𝙜 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙧𝙞𝙬𝙚𝙪𝙝.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙖𝙖𝙖𝙝𝙝 𝙗𝙖𝙗𝙮 𝙩𝙬𝙞𝙣𝙨'𝙣𝙮𝙖 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙜𝙖 𝙨𝙖𝙗𝙖𝙧 𝙡𝙖𝙣𝙜𝙨𝙪𝙣𝙜 𝙥𝙚𝙣𝙜𝙚𝙣 𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙩𝙖𝙣𝙥𝙖 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙠𝙚 𝙧𝙪𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙡𝙞𝙣 𝙮𝙖 𝙩𝙬𝙞𝙣𝙨.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙗𝙪𝙨𝙮𝙚𝙩𝙩 𝙥𝙖𝙧𝙖 𝙗𝙪𝙢𝙞𝙡 𝙖𝙜𝙧𝙚𝙨𝙞𝙛 𝙣𝙜𝙖𝙡𝙖𝙝𝙞𝙣 𝙥𝙖𝙧𝙖 𝙥𝙖𝙠𝙢𝙞𝙡.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙠𝙬𝙠𝙬𝙠𝙠𝙬.. 𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝙤𝙝 𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝙢𝙚𝙡𝙞𝙨𝙖 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙖𝙣𝙨𝙚𝙡 𝙩𝙤𝙤𝙝𝙝𝙝 .. 𝙝𝙖𝙗𝙞𝙨𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙖𝙣𝙨𝙚𝙡 𝙙𝙞 𝙨𝙚𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙗𝙪𝙢𝙞𝙡.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
🤣🤣 𝙬𝙖𝙙𝙪𝙪𝙝𝙝𝙝 𝙨𝙞𝙖𝙥𝙖 𝙩𝙪𝙝, 𝙖𝙥𝙖 𝙟𝙚𝙟𝙚 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙭𝙖𝙣𝙙𝙚𝙧 𝙮𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙚𝙧 𝙨𝙚𝙖𝙣 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙗𝙪𝙠𝙖 𝙥𝙪𝙖𝙨𝙖.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙖𝙙𝙪𝙪𝙝𝙝𝙝.... 𝙟𝙤𝙣𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙠𝙖𝙮𝙖𝙠 𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙡𝙤𝙩𝙧𝙚 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙗𝙪𝙠𝙖 𝙥𝙪𝙖𝙨𝙖.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙢𝙤𝙙𝙪𝙨𝙢𝙪 𝙣𝙖𝙩𝙝𝙖𝙣.🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙩𝙮𝙥𝙤 𝙩𝙝𝙤𝙧, 𝙢𝙪𝙣𝙜𝙠𝙞𝙣 𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙𝙣𝙮𝙖 "𝙨𝙚𝙥𝙖𝙩𝙪𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙥𝙖𝙧𝙪𝙩𝙣𝙮𝙖" 𝙖𝙠𝙪 𝙨𝙖𝙢𝙥𝙚 𝙩𝙖𝙠 𝙪𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙘𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙣𝙮𝙖𝙢𝙗𝙪𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙩𝙞𝙖𝙥 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙚𝙝 𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙙𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞 𝙠𝙞𝙧𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙘𝙖. 𝙢𝙖𝙖𝙛 𝙮𝙖 𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙖𝙠𝙪 𝙠𝙤𝙢𝙚𝙣 𝙠𝙚𝙠 𝙜𝙞𝙣𝙞.🙂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙖𝙖𝙗𝙖𝙧 𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙖𝙣, 𝙘𝙤𝙗𝙖 𝙙𝙞 𝙪𝙨𝙖𝙥2 𝙗𝙖𝙗𝙮 𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙧𝙨 𝙗𝙞𝙨𝙞𝙠𝙞𝙣 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙧𝙚𝙬𝙚𝙡 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙙𝙚𝙠𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙥𝙖𝙥𝙖𝙝𝙣𝙮𝙖.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙖𝙠𝙞𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙢𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙜𝙖 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙨𝙖𝙢𝙥𝙚 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙟𝙖𝙡𝙖𝙣 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙝𝙤𝙧, 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙙𝙞𝙠𝙞𝙧𝙖𝙞𝙣 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙗𝙚𝙣𝙚𝙧𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙚𝙝 𝙜𝙖 𝙩𝙖𝙪𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙖𝙙𝙖 𝙗𝙤𝙣𝙪𝙨.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙣𝙮𝙖𝙢𝙗𝙪𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙩𝙝𝙤𝙧, 𝙢𝙖𝙖𝙛 𝙠𝙖𝙧𝙣𝙖 𝙗𝙖𝙧𝙪 𝙠𝙤𝙢𝙚𝙣 𝙥𝙖𝙙𝙖𝙝𝙖𝙡 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙗𝙚𝙗𝙚𝙧𝙖𝙥𝙖 𝙟𝙪𝙙𝙪𝙡 𝙣𝙤𝙫𝙚𝙡 𝙤𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙖𝙠𝙪 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙘𝙪𝙢𝙖 𝙡𝙞𝙠𝙚 𝙙𝙖𝙣 𝙛𝙖𝙫𝙤𝙧𝙞𝙩𝙞𝙣 𝙙𝙤𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙠𝙞𝙣𝙜 𝙨𝙚𝙧𝙪𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙠𝙤𝙢𝙚𝙣.🤭🤭
Nimih Fatih
suka bangetttttttttttt😍😍😍😍😍😍😍
Melani Sunardi
🤣🤣🤣🤣🤣 ikut pusing kepala gara gara cuma mu itu Sean .....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!