Judas Zachary lelaki tampan anak seorang mafia .Cintanya ditolak saat remaja oleh wanita cantik dan polos Elsayora Kimberly. tujuh tahun berlalu, ayah Judas menjodohkan anaknya dengan Elsayora untuk kepentingan bisnis . tanpa berpikir panjang, Judas menikahi wanita pujaannya dengan niat memberi perhitungan pada gadis yang menolaknya dulu. membalas dendam dengan kekejaman yang tidak manusiawi. namun penyesalan datang pada Judas saat ia membaca Buku Diary Elsa .
Akankah Judas dan Elsa bisa bersatu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom RaRy _6292, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 5
Kamar itu gelap ,Elsa sengaja tidak menghidupkan lampu kamar. Hanya cahaya rembulan yang masuk melalui celah gorden.
jam dinding menunjukkan pukul 01.14 .
ranjang disebelahnya masih rapi dan dingin.
Judas pagi- pagi sekali berangkat kerja .pesan terakhirnya tadi pagi pada Elsa untuk menghabiskan sarapannya.tidak ada suara mobil atau pintu yang berderit menandakan kepulangan suaminya .padahal ini masih hari pertama mereka menikah.
Malam ini hujan . Elsa gelisah diranjangnya ,ia berbaring kekiri dan ke kanan.matanya perih karena menatap gelap terlalu lama. Pikirannya kemana- mana . Ia tidak takut gelap namun ,ia takut terjadi sesuatu pada suaminya . Ia meraih ponsel dinakas ,tidak ada pesan baru . terakhir kali pagi jam 7 .
Ia bangun ,duduk ditepi ranjang . Kakinya menggantung . Dari dalam kegelapan itu, ia menatap pintu kamar yang tertutup. Suara hujan semakin deras . Lalu dari dekat ...
ia mendengar suara langkah kaki dan bunyi engsel pintu
"Tak...tak..tak ..cekrek.."
Jantung Elsa berdebar kencang , ia segera menghidupkan lampu kamar . Cahaya temaramnya menyinari seisi kamar . Seorang lelaki basah kuyup berdiri disana .rambut dan kemeja yang dipakainya basah meneteskan air . Namun Elsa terpaku melihat Judas suaminya berdiri didepan pintu kamar . suaminya itu terlihat tampan luar biasa karena basah oleh air hujan kemeja yang kancingnya terbuka memperlihatkan otot dada dan perutnya yang menonjol . Terlihat sexi Dimata Elsa . Gadis itu menelan ludah susah payah .
" Sayang ,kamu belum tidur ?" ucap Judas pelan . Elsa tidak menjawab , ia segera mengambilkan handuk dalam lemari dan memberikannya pada Judas .
" Segeralah mandi . Nanti masuk angin ". Ucap Elsa tersenyum kecil pada suaminya . Judas menatap Elsa sekilas lalu segera masuk kekamar mandi .
*******
Judas keluar dari kamar mandi memakai jubah mandi ,aroma shampo dan sabun menguar keseisi kamar . Elsa duduk diam gugup ditepi ranjang ,ia takut menatap suaminya lebih lama . Jarinya memilin baju tidur nya warna cream yang sangat tipis .
Judas mendekat kesisi ranjang disebelah Elsa .
" Sayang "
" Hmm". Jawab Elsa
Judas membelai rambut panjang Elsa ,ia menatap wajah gadis itu yang sangat cantik.
" Kamu sudah siap?"
Elsa yang dari tadi menunduk malu menatap suaminya ,bahunya menegang perlahan ia menatap mata Judas . Elsa tersenyum malu .ia mengangguk.
perlahan Judas mendekatkan wajahnya pada Elsa ,ia mencium bibir itu awalnya lembut kelamaan menuntut . Suara kecapan keluar dari bibir mereka . Elsa membalas ciuman Judas sama buasnya . Sekilas bibir Judas tersungging sinis .
Kemudian Judas membaringkan Elsa keranjang . Ia menatap Lamat wajah gadis itu . Jarinya mulai meraba wajah Elsa dari kening rahang hingga bibir . Tangan itu membuka lingerie cream tipis yang dipakai Elsa . sekarang istrinya dalam keadaan naked . saat Judas ingin melahap bibir itu kembali ,Tangan Elsa menahan dadanya .
" Tolong ..lakukan dengan pelan mas ".
Judas diam .lalu ia mengangguk .
Lelaki itu melumat bibir istrinya rakus ,tangannya bergerilya disetiap inchi tubuh Elsa . Desahan dan erangan tertahan keluar dari bibir Elsa . Ia menggigit bibirnya kuat supaya suara laknat tidak didengar oleh Judas .
" Keluarkan suaramu sayang . Jangan malu .aku suamimu ". Ucap Judas saat dua jarinya memainkan inti tubuh Elsa .lalu bibir Judas menghisap buah sekal Elsa dengan rakus . Hingga tubuh istrinya itu menggelinjang tertarik keatas seperti panah
" Aaahh..Judas..oouuhhh". Desah Elsa saat jemari itu semakin cepat mengaduk aduk tepat dibawah perutnya . Elsa seperti mual . tidak pernah ia merasakan kenikmatan ini sebelumnya . Judas semakin melaju temponya membuat Elsa mengerang dan mendesah bersamaan . Tangannya mengepal disisi bantal,punggung mulus itu mengeluarkan peluh dari pori- porinya dan terangkat keatas .
" Aaaahhhh.." suara lolongan panjang dari Elsa saat jemari Judas terlepas dari bawah perutnya .
" Kau suka sayang ?"
Elsa dengan nafas memburu, matanya masih terpejam ,ia bingung harus menjawab apa . Gadis itu pun hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban .
" Kau mau lebih ? Tapi panaskan dahulu aku ". Ucap Judas . Lelaki itu membantu Elsa untuk duduk. Segera Judas membuka jubah mandinya . Terpampang senjata bersengatan listrik milik Judas sudah menegang . mata Elsa membola tak percaya melihat pemandangan didepannya .
" Ini...ini..".
" Lakukan sekarang sayang ".
Tangan Judas mengarahkan kepala Elsa untuk lebih dekat pada tegangan listriknya . Bibir Elsa segera memanjakan senjata Judas dengan bibirnya yang mungil. Judas memejamkan mata menikmati sensasi dari bibir istrinya .Ia menggeram merasakan nikmat .
" Aaahhh".
" Kau sangat pintar istriku ". geram Judas kenikmatan .
Tak berapa Lama cairan kue talam keluar dari senjata milik Judas . Pria itu menggeram menahan nikmat . Cairan talam itu tumpah kedada Elsa ,sebagian ditelannya . Judas berbaring dengan nafas yang tidak beraturan . Matanya terpejam. Sesaat mata itu terbuka melihat Elsa yang terbatuk- batuk akibat tak sengaja menelan cairan talam keringat membasahi tubuh dan rambut Elsa .
Senjata Judas menegang kembali setelah 10 menit istirahat . Ia membaringkan istrinya kekasur ,kaki Elsa ditekuk dan dibuka lebar . Judas mengarahkan senjata pamungkasnya pada inti tersebut . perlahan , dia sedikit kesusahan .
" Pelan mas ..".
Lalu tak berapa lama senjata itupun melesat masuk kedalam tubuh Elsa . Wanita itu berteriak keras saat inti tubuhnya seperti ditusuk yang sakitnya sampai kejantung.
Judas menggoyangkan pinggulnya dengan ritme pelan sampai Elsa terbiasa.
" Aaahhh..Judas .." desah Elsa .
" Sebut namaku sayang ". Geram Judas menatap wajah istrinya yang dikabut oleh gairah .
Judas semakin mempercepat tempo pacuannya . Ia menggeram pelan menahan nikmat . kedua tangan Judas meremas buah sekal milik Elsa . Sesekali ia mencium bibir merah istrinya yang sedikit terbuka .
Peluh mereka berjatuhan menikmati sentuhan yang teramat dalam . Judas lebih mempercepat pacuannya hingga mereka berdua sampai dititik klimaks .
" Aahhhhh..Judas ..."
" Aaahhh ... Elsa ..kau sangat enak ".
Tubuh mereka berdua ambruk diatas kasur . Mata mereka saling terpejam . Pikiran Judas menerawang . Ini pertama kalinya ia melakukan nya dengan Elsa wanita yang sangat dicintainya namun gadis itu dulu pernah menolak dirinya . Ia melihat kesamping ranjang Elsa sudah tertidur pulas karena kelelahan. Judas menutupi tubuh istrinya dengan selimut sampai kedada.
Lelaki itu mengambil ponsel dinakas .
" Siapkan keberangkatanku . Tetap pantau Suarez ". Ucapnya dingin .
Segera ia pergi kekamar mandi membersihkan diri dan tidur disamping Elsa . Ia memeluk wanita itu .
" Kau terlalu Naif ". Ucapnya pelan .ia pun tertidur nyenyak.
Dipenjara bawah tanah ,Suarez yang diborgol dan dikurung . Tubuhnya yang lemah bersandar Kedinding .
" Maafkan ayah putriku . Ini semua salah ayah ".
seorang lelaki muncul dari balik pintu besi ,ia membuka gembok penjara Suarez dan menyerahkan sebuah surat .
" Ini untukmu . Segera buka dan baca disini . Aku harus dengar . Ucapnya tegas .
Ia membuka surat itu ,matanya terbelalak tak percaya melihat isinya .
" Kenapa kau kaget ? Kau memang sudah salah pilih lawan ". Ucap sang pria dan menendang perut Suarez hingga ia mengeluarkan darah dari mulutnya .