NovelToon NovelToon
Cerai Boleh! Harta Harus!

Cerai Boleh! Harta Harus!

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Lansia / Pelakor jahat / Penyesalan Suami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh
Popularitas:22.9k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"A...aku hanya ingin kamu bahagia, menikahlah dengannya. Aku bersedia berpisah..."

Tatapan suaminya yang pada awalnya penuh amarah menjadi penuh rasa iba."Aku rasa tunjangan perlu di revisi."

"Dia muda dan cantik, kamu berhak mendapatkan yang lebih baik. Hanya saja foto pernikahan boleh untukku? Aku hanya ingin mengenang saat kita susah dan senang bersama-sama."

Sang suami kembali tertegun, menelan ludahnya."Aku akan menambahkan satu villa lagi dalam pembagian harta nanti."

Sementara putranya, berbisik kepada ibunya."Bagus ibu, manipulasi rasa bersalah Ayah. Agar kita mendapatkan lebih banyak hartanya lagi."

***
Ayu Ningsih merupakan istri sekaligus ibu rumah tangga yang baik. Memiliki seorang putra yang begitu cerdas.

Suaminya datang, mengatakan bahwa selingkuhannya hamil dan ingin menceraikan istrinya.

Ayu Ningsih, pada awalnya marah, tapi putranya memberikan gagasan yang lebih bagus."Cerai Boleh! Harta Harus!"

Ibu dan anak yang ingin memiskinkan pasangan selingkuh itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cerai

Virgo melirik ke arah kertas yang akan ditandatangani oleh ibunya. Kompensasi sebesar dua setengah miliar rupiah, sebuah rumah di pinggir kota, rumah kost 10 pintu, dan juga beberapa ruko. Kurang lebih sekitar 7 miliar rupiah jika ditotalkan. 

Sama sekali tidak buruk untuk modal hidup ibunya dan dirinya. Walaupun harus diakui olehnya, set perhiasan yang dipakai oleh Siska saja nilainya lebih dari itu. 

“Dani, hubungan pernikahan kita selama puluhan tahun ini akhirnya…berakhir.” Wanita itu tersenyum, menandatangani perjanjian perceraian. Sama sekali tidak ada perlawanan atau penuntutan hak lainnya. 

“Nyonya Ayu, saya sampaikan sekali lagi. Ketika anda sudah menandatangani perjanjian ini, seberapapun harta gono gini yang dimiliki oleh klien saya. Anda tidak boleh menuntutnya, anda hanya boleh memiliki sesuai surat perjanjian.” Tegas sang pengacara, agar Ayu tidak menuntut lagi. 

Ayu tersenyum hanya mengangguk pasrah. “Aku ini cuma lulusan SMU. Aku ini buta hukum, yang aku tahu hanya berjualan jamu dulu. Hanya berteman dengan rekan-rekan bisnis suamiku. Soal hukum Aku tidak tahu. Aku juga tidak berniat untuk menyewa pengacara, karena aku sadar semuanya juga kerja keras suamiku. Aku juga tidak akan membahas soal aku yang berjualan jamu untuk pendidikan suamiku. Karena itu adalah kerelaanku sebagai istri…”

Sebuah kata-kata yang penuh rasa hormat. Tapi ini benar-benar menancapkan pedang yang begitu dalam di hati Dani. Siska mencengkram pergelangan tangan Dani, agar Dani tidak iba pada mereka lagi. 

Siska tersenyum, mengusap-usap perutnya yang sudah sedikit membuncit. “Dani, kamu berkata akan memutuskan hubungan ayah dan anak. Agar status anak kita lebih kokoh. Kamu tidak lupakan?” 

Dani menatap ke arah wajah putranya, menghela nafas, kemudian meminta kepada pengacara untuk mengeluarkan surat selanjutnya. 

Pada akhirnya kertas pemutusan hubungan ayah dan anak dikeluarkan. Virgo terdiam sesaat, jemari tangannya gemetar. Kembali menatap ke arah ayahnya, ayahnya yang dulu mengatakan bahwa dirinya adalah anak kebanggaan ketika berhasil memenangkan juara kelas untuk pertama kalinya. 

Namun ketika dirinya mulai dewasa, ayahnya mulai waspada dengan keberadaannya. Waspada karena prestasinya, waspada karena dirinya memiliki kemampuan yang melebihi ayahnya. 

“Ayah memberikan kompensasi berupa sebuah villa, mobil, dan uang tabungan sebesar rp100 juta padamu. Ayah rasa itu cukup untukmu membangun hidup baru. Tanda tanganilah…mulai sekarang kamu tidak terlibat dalam pembagian hak waris Ayah lagi. Kamu bukan anakku lagi, jika suatu hari nanti aku meninggal, kamu tidak berhak atas apapun.” Itulah kalimat yang ditekankan oleh sang ayah pada putranya. 

Dirinya menghela nafas, ini cukup benar-benar cukup…

Lagi pula, ada banyak anak yang ditinggalkan oleh ayahnya ketika remaja. Ada banyak Ayah yang tidak menafkahi anaknya. Ini sudah cukup untuknya. Tinggal memikirkan Bagaimana caranya melindungi ibunya, dari gundik ayahnya. 

Dirinya mulai menandatangani berkas itu. Benar-benar menandatangani di atas materai. Mengakhiri hubungan ayah dan anak. Mengakhiri hubungan suami istri. 

Dengan begini, dirinya dan ibunya menjadi burung yang bebas. Tanpa perdebatan atau apapun. 

“Pada akhirnya aku dan anakku akan merasa lega. Terima kasih sayang…” Siska mengecup calon suaminya, wajahnya tersenyum, ketika Dani merangkulnya.

“Aku mencintaimu…” tanpa tahu malu Dani mengecup bibir Siska di hadapan mantan istri dan mantan anaknya. 

Memang tidak ada yang namanya mantan anak. Tapi untuk perebutan hak waris, tentu saja selalu ada yang namanya mantan anak. 

“Kalau begitu, aku permisi dulu. Setelah perceraian diajukan, untuk memperlancar perceraian lebih baik kita tidak tinggal serumah. Aku dan putraku akan pindah.” Ayu bangkit dari kursi tempatnya duduk. Dirinya tidak berharap apapun dari suaminya. Benar-benar tidak berharap apapun. 

“Kak Ayu, karena kamu akan pindah, bekas kamarmu akan aku jadikan kamar bersantai bagi hewan peliharaanku. Tidak apa-apa kan?” Tanyanya penuh senyuman. Benar-benar ingin memprovokasi. 

Ayu berbalik, tapi tatapan matanya yang biasanya berpura-pura ramah, kini terlihat sedingin es. Menatap ke arah pasangan ini, kemudian berucap. “Lakukanlah apa yang kamu inginkan. Sekarang kamu adalah nyonya di rumah ini.”

“Dan Dani, sesuai yang tertera di surat perjanjian, uang kompensasi akan ditransfer paling lambat besok. Semua surat-surat sudah kamu berikan padaku. Sekarang saatnya aku berkemas…dan sekarang, bukan suamiku lagi…tapi Tuan Dani yang terhormat.” Kalimat yang begitu dingin, sama sekali tidak terlihat perasaan di sana. 

Mantan istrinya menaiki tangga menuju lantai 2. Membawa surat kepemilikan mobil, rumah, tempat kost dan ruko. Kira-kira sekitar 7 miliar yang didapatkannya dari total semuanya. 

Sedangkan Virgo juga ikut bangkit bersama ibunya. “Ayah…kamu sudah menemaniku dari kecil hingga dewasa. Aku benar-benar berterima kasih padamu, sayangnya aku tidak bisa membalas budimu. Mulai sekarang kita bukan ayah dan anak lagi…semoga kamu bahagia dengan anak barumu.”

Dua orang yang berjalan menuju lantai 2. Dani mulai ragu, Apa keputusan yang diambil olehnya adalah keputusan yang benar? Tapi ketika Siska bermanja-manja padanya, semua rasa ragu itu hilang. 

Siska mengarahkan tangannya untuk meraba perut wanita itu yang sudah membuncit. “Dia sudah mulai bergerak sayang…”

Dani hanya mengangguk. “Anak kesayangan papa…” 

Dirinya meninggalkan istri dan anaknya. Istri dan anaknya pasti akan sedih, Tapi semuanya harus dilakukannya demi kehidupannya yang lebih baik dengan Siska. 

Membayangkan bagaimana duka dari putranya dan mantan istrinya. 

***

Bug!

Suara pintu tertutup terdengar, tepat ketika pintu tertutup. Maka suara sorak sorai dari ibu dan anak itu menggema. 

“7 miliar…!” sang Ibu bersorak gembira.

“Aku dapat 3, kira-kira kalau di total 3 miliar. Jadi kita punya 10 miliar!” teriakan dari putranya memeluk ibunya. 

Sepasang ibu dan anak yang tertawa gembira. Mereka sama-sama menghela nafas, walaupun tidak mendapatkan pembagian setengah harta. Tapi kalau sampai Dani menyembunyikan asetnya, kemudian menyatakan dirinya pailit. Sudah pasti mereka tidak akan kebagian apapun. 

Segini juga sudah bagus, tinggal mencari investor.

“Aku tidak menyangka papaku yang pelit itu, pada akhirnya membagikan duit ketika bercerai.” Virgo tersenyum pada ibunya. 

“Kamu tidak kecewa tidak mendapatkan pembagian hak waris dari ayahmu?” Sang Ibu menyipitkan mata. 

“Aku ini adalah ulat ibu…Aku adalah ulat…sebelum aku pergi, aku akan menggerogoti perusahaan ayah dari dalam. Walaupun itu tidak bisa menghancurkannya, karena ayah masih memiliki banyak aset lain. Tapi itu cukup untuk menginjaknya nanti. Apa itu pembagian hak waris? Jika 30 tahun lagi, ayahku hanya akan menjadi orang miskin.” Virgo mengangkat sebelah alisnya, mengetahui Siska adalah wanita macam apa. 

Sedangkan sang Ibu memeluk putranya begitu erat. Mencubit kedua pipi putranya. “Ini baru CEO ibu!” 

“Aku sudah dewasa!”

“Kalau merasa sudah dewasa beri ibu cucu!” 

“Daripada memikirkan cucu, lebih Baik Ibu ceritakan tentang calon Ayah tiriku…”

1
Muft Smoker
gx mau rugi km yx virgo ,, 🤭🤭🤭
lyani 1984
makasih koh the best upnya banyak 👏👏👏
yesi yuniar
akhirnya... selesai sudah hubungan ayu dan dani
yesi yuniar
semangat ayu... ayo segera dilajut hubungannya dgn arkan
Nur Halida
iri..???/Tongue/
Fa'iqoh Siti Elok
iya aku udah punya si botak
Fa'iqoh Siti Elok
ditunggu aja ini mah
Fa'iqoh Siti Elok
dor
Fa'iqoh Siti Elok
mulai goyah
Fa'iqoh Siti Elok
di hotel
Fa'iqoh Siti Elok
Siska lagi asik goyang dumang
nur
akhirnya cerai juga
Nurminah
pelakor kan cuman modal ngangkang emang bisa yg lain
nur
jansen mah aslinya ogah jg itu
nur
syukurin km dan
nur
pusing2 dah dani
Nur Wahyuni
Siska membuka kedoknya sendiri di hadapan dani.. mesti abis ini dani tanya2 sama siska😄
Nur Wahyuni
naahhh apa kabar dani klo tau Siska punya banyak pacar😄😄
Nur Wahyuni
mesti Siska datang krn dani bawa tas baru buat dia 😄😄😄
Nur Wahyuni
jangan mau yu klo disuruh jaga mak Lampir lagi.. siapa dia..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!