NovelToon NovelToon
The Silent Muse: Gilded Chains

The Silent Muse: Gilded Chains

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Duniahiburan / Romansa Fantasi / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Model
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Di dunia yang penuh dengan kilatan kamera, Alice Vane adalah satu-satunya hal yang nyata bagi Julian Reed. Namun, bagi Julian, mencintai Alice berarti harus mengawasinya dari kejauhan—sambil membenci setiap pria yang berani bernapas di dekatnya.
Alice adalah magnet. Dari penyanyi manis Sean Miller hingga rapper tangguh D-Rock, semua menginginkannya. Alice tidak pernah sadar bahwa setiap tawa yang ia bagikan dengan pria lain akan dibalas oleh Julian dengan lirik lagu yang menghujatnya di radio keesokan harinya.
Saat Julian mulai menggunakan diva pop Ellena Breeze untuk memancing cemburu Alice, permainan pun berubah. Di antara lagu sindiran, rumor palsu, dan kepemilikan yang menyesakkan, Alice harus bertanya pada dirinya sendiri: Apakah ia benar-benar pelabuhan bagi Julian, atau hanya sekadar inspirasi yang ingin dipenjara dalam sangkar emas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5. Red Strings and Black Hoodies

Pukul dua dini hari. New York belum tidur, begitu juga dengan Julian Reed. Hanya beberapa jam setelah Gala berakhir, sebuah notifikasi mengejutkan dunia. Julian merilis sebuah single akustik di platform streaming tanpa pengumuman apa pun. Sampul lagunya hanya gambar latar hitam dengan coretan garis merah yang terputus.

Judulnya: "The Red Thread" (Benang Merah).

Liriknya sangat mentah, menceritakan tentang rasa perih melihat seseorang yang ia cintai mengenakan simbol janji dengan pria lain.

"I saw the crimson on your wrist tonight,

Burning brighter than the city lights.

You gave him the hand I used to hold,

Trading our diamond for a thread of gold."

Internet langsung meledak. Namun, seperti sebuah kutukan, narasi yang terbentuk justru jauh dari kenyataan.

@NewsCelebrity: "Drama memanas! Julian Reed rilis lagu 'The Red Thread' hanya 3 jam setelah Gala. Sumber mengatakan Julian cemburu besar karena Ellena Breeze baru saja menandatangani kontrak kolaborasi dengan penyanyi pria asal Inggris. Apakah ini akhir dari Jelena?"

@JelenaStan: "Kasihan Julian! Dia nggak mood di Gala semalam pasti karena berantem soal proyek baru Ellena. Dia benci melihat Ellena dekat dengan pria lain. Dia cinta mati pada Ellena!"

Ellena sendiri langsung memanaskan suasana dengan mengunggah foto dirinya sedang menangis di story dengan latar lagu tersebut. "Music is how he talks to me. We'll be fine," tulisnya, seolah mengonfirmasi bahwa lagu itu memang untuknya.

Di sisi lain kota, di sebuah kafe kecil yang tutup untuk umum, Alice tidak tahu apa yang sedang terjadi di dunia maya. Ia sedang tertawa lepas, sesuatu yang jarang ia lakukan selama bertahun-tahun ini.

Sean Miller berdiri di belakangnya, memakaikan hoodie hitam senada dengan miliknya ke tubuh Alice. "Suhu malam ini turun drastis, Al. Aku tidak mau kau sakit."

Alice berbalik, menatap Sean yang tampak sangat tulus. Tanpa makeup tebal, dengan wajah polos dan rambut yang hanya diikat asal, Alice terlihat lebih cantik dari sebelumnya. Ia merasa bebas. Tidak ada tekanan untuk menjadi "Muse" siapa pun.

"Terima kasih, Sean. Kau terlalu perhatian," ujar Alice lembut.

Sean tidak menjawab dengan kata-kata. Ia justru menarik Alice ke dalam pelukannya, melingkarkan lengannya yang kokoh di bahu Alice, menenggelamkan gadis itu dalam hoodie hitam besar tersebut. Sean mencium kening Alice lama, menunjukkan betapa ia sangat memuja gadis di pelukannya itu.

"Aku akan memberikan dunia untuk melihat senyum ini setiap hari," bisik Sean.

Tepat saat itu, seorang paparazzi yang bersembunyi di balik semak-semak berhasil menangkap momen tersebut. Foto itu sempurna: Alice yang tersenyum sangat lebar—senyum paling jujur yang pernah ia miliki—di dalam dekapan posesif Sean Miller. Keduanya tampak serasi dalam balutan hoodie hitam kembar mereka.

Pagi harinya, foto itu menjadi headline nomor satu, mengalahkan berita lagu Julian.

[FOTO EKSKLUSIF] "The Real Happiness: Alice Vane Terlihat Sangat Bahagia Tanpa Makeup di Pelukan Sean Miller. Bukti Bahwa Dia Sudah 'Move On' Sepenuhnya dari Masa Lalu?"

Julian, yang masih berada di studio dengan botol kopi di tangannya, melihat foto itu di layar monitor besar. Ia melihat senyum Alice—senyum yang tidak pernah Alice berikan padanya selama tiga tahun terakhir. Ia melihat tangan Sean yang memeluk Alice dengan sangat posesif, seolah menandai wilayah.

Julian meraih gelas kopinya dan melemparkannya ke layar monitor hingga hancur berantakan.

"Dia tertawa..." desis Julian, suaranya pecah. "Dia tertawa di saat aku bahkan tidak bisa bernapas."

Ia menyadari satu hal yang paling menyakitkan: Dunianya menganggap dia sedang merindukan Ellena, sementara wanita yang sebenarnya ia tangisi justru sedang menemukan surga baru di pelukan pria lain.

1
Ariska Kamisa
/Coffee//Coffee//Coffee/
umie chaby_ba
Ellena kepedean amat sih lo/Panic/
umie chaby_ba
Perkara gelang geh Jule Jule ..
cemburu bilang /CoolGuy/
umie chaby_ba
Julian nih... ngeselin ! /Speechless/
umie chaby_ba
Mulai merambah ke internasional nih ceritanya.../Doubt//Doubt//Doubt/
umie chaby_ba
wow internasional latarnya nih...
markicob baca...
se inter apa ya thor... /Tongue/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!