NovelToon NovelToon
PERUBAHAN GADIS BURUK RUPA

PERUBAHAN GADIS BURUK RUPA

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:229k
Nilai: 5
Nama Author: Respati

Chun Yi Seorang Dokter jenius sekaligus pembunuh bayaran yang tiada tandingannya. Akhirnya Dia harus mati mengenaskan di tangan keluarga pasien yang salah duga. Teman dekatnya yang sama-sama menjadi Dokter melakukan operasi jantung pada seorang pasien . Namun entah mengapa, malah membuat Si pasien meninggal Dunia, keluarga pasien tak Terima, dia mencari sang Dokter, tapi malah bertemu dengan Chun Yi Dan menusuk dadanya. Hingga mengenai jantung yang membuat Dia mati muda . Dan saat Dia terbangun lagi , Dia berada di tubuh seorang gadis yang terkenal buruk rupa serta bodoh . Yang memiliki nama hampir sana yaitu Song Chun Yi (lagu musim semi) . Dia di benci semua orang Karena Dia tidak memiliki bakat Dan tidak bisa berkultivasi. Dia berwajah buruk karena di wajahnya terdapat tanda lahir hitam besar di pipinya. Semua itu membuat dia di benci dan di kucilkan oleh keluarga maupun masyarakat . Bagaimana kisa selanjutnya si gadis Chun Yi ,Kita baca sam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MERAMPOK GUDANG HARTA KELUARGA SONG

Mendengar apa yang di katakan Chun Yi, terlihat Bibi Mai menatap gadis di depannya dengan tatapan lembut dan iba. tak lama Dia berkata perlahan.

"Karena Nona Chun Yi bukan Putri kandung Tuan Song... " Ucap Bibi Mai perlahan. Mendengar ucapan Bibi Mai, Chun Yi kaget bukan main. Dan karena Di dalam tubuh ini bukan Chun Yi yang asli, perasaan dukanya tidaklah terlalu dalam . tapi beda jika itu Chun Yi yang Asli. Pasti gadis itu akan menangis dengan pilu . Namun kini Chun Yi merasakan ada rasa kelegaan di dada gadis Cantik itu . Kini masalah teka teki kehidupan Song Chun Yi yang di bedakan dan di abaikan tuan Song terungkap sudah . ternyata semua itu karena Dia bukan Putri Kandung Tuan Song. Karena itu Tuan Song menganggap Chun Yi hanyalah beban di kehidupan Dia. Walaupun begitu, Dia merasakan perasaan sedih yang sangat dalam

"Apaa... A...Aku bukan Putri Ayah..! " Seru tertahan Chun Yi . Walau ada perasaan lega di dalam hatinya, namun Tiba-tiba Chun Yi merasakan juga perasaan sakit yang menusuk di dalam hatinya. Serta kesedihan yang membuncah di dalam dadanya. Chun Yi tahu, dan sangat sadar , kalau perasaan ini adalah perasaan sang Pemilik tubuh. Perasaan sakit, kecewa duka dan sedih berkumpul jadi satu, membuat tanpa sadar air matanya mengalir . Namun dia merasakan juga beban di dadanya telah hilang. Kini terungkap sudah rahasia Chun Yi yang sebenarnya .

kini air mata dan kesedihan sang Pemilik tubuh tak dapat Chun Yi hindari . Karena ini merupakan perasaan sang Pemilik saat Dia tahu kalau Dia bukan Putri Tuan Song. Perlahan Chun Yi mengusap air matanya.

"Kalau begitu, siapa ayahku yang sebenarnya Bi..?" tanya Chun Yi perlahan .

"Hamba juga tidak tahu Non.., Saat hamba di tolong oleh nyonya muda, saat itu Nyonya muda sudah mengandung anda. Walaupun begitu, banyak kaum pemuda bangsawan yang menginginkan Nyonya muda menjadi istri mereka., tapi Beliau kekeh tidak mau menikah. Walaupun mereka berjanji akan mengakui dan menyayangi anda seperti Putri mereka. Namun entah kenapa, saat Tuan Song datang ke rumah keluarga Ye, tiba -tiba saja Nyonya muda mau menerima lamaran keluarga Song , Dan akhirnya mereka menikah.." Ucap Bibi Mai Dengan wajah sedih.

"Jadi saat Ayah menikah dengan ibu, Ayah sudah tahu kalau Ibu sudah mengandung, tapi Ayah tetap menikahi Ibu..?" Tanya Chun Yi .

"Benar Nona...tuan Song sudah tahu kalau Nyonya mengandung anak orang lain, tapi dia tetap menikahi ibu Nona..." Jawab Bibi Mai.

"Apakah ibuku Cantik...? " Tanya Chun Yi.

"Sangat cantik ..Nyonya Ye Li Ran sangat cantik. Andai tanda lahir di wajah anda ini tidak ada, mungkin wajah dan kecantikan Anda sama dengan Ibu anda.. Selain cantik, Beliau merupakan pendekar perempuan yang di takuti lawan dan di segani kawan. Selain memiliki ilmu kekuatan yang cukup tinggi, beliau memiliki otak jenius. Karena itulah Ibu anda sangat di sukai banyak Pria... " Ucap Bibi Mai.

"Lalu kenapa Ibu meninggalkan aku..? Apakah ibu bertengkar dengan Ayah.. " Tanya Chun Yi lagi .

" Beliau pergi mencari obat untuk membuka Kunci atau segel meridian anda yang membuat anda tidak bisa berkultivasi... " Ucap Bibi Mai. Mendengar ucapan Bibi Mai, Chun Yi merasa terharu. Betapa besar kasih sayang sang ibu pada tubuh ini. Tapi beliau tidak tahu kalau setelah Dia pergi, kehidupan sang Putri sangat menderita. hingga akhirnya nyawa sang Putri pergi untuk selamanya dari Dunia ini .

"Jadi aku sejak kecil memang memiliki meridian yang tersegel . dan itu sebabnya Aku tidak bisa berkultivasi. ?" tanya Chun Yi .

"Benar Nona.. nyonya tahu itu. karena itu beliau pergi meninggalkan Nona Chun Yi .." ucap Bibi Mai.

"Apakah Ayahku sudah tahu akan hal itu...?" tanya Chun Yi lagi .

" Sangat tahu Nona... " jawab Bibi Mai.

"Apakah Dia mencari cara untuk menolongku. ?" tanya Chun Yi .

"Tidak...Hanya Ibu anda yang berusaha mencari tabib atau guru besar untuk menyembuhkan anda" jawab Bibi Mai .

"Dan akhirnya Nyonya pergi meninggalkan anda di sini . " jawab Bibi Mai.

"Dasar Pria tidak memiliki hati...dia memakai harta ibu, tapi Dia tidak mau merawat Putrinya. .." ucap Chun Yi kesal. Karena Itu, Chun Yi kini bertekad untuk menggantikan tugas Song Chun Yi dalam dunia ini Sebagai balas budi telah memberikan raga padanya.

"Oh ya Non.. Sebelum Beliau pergi,beliau menitipkan sesuatu pada Bibi. Beliau berkata kalau Nona sudah berumur lima belas tahun, barulah hamba boleh memberikan benda itu pada Anda..." Ucap Bibi Mai.

"Benda dari ibu..? Benda apa itu Bi..." Tanya Chun Yi. . " Terlihat Bibi bangun dari tempat duduk.

" Sebentar Non..bibi akan mengambilnya..." Ucapnya. Lalu Dia berjalan keluar dari kamar Chun Yi. Tak berapa lama, terlihat Dia kembali lagi.

"Ini Non... Ibu memberikan ini pada Bibi. Dan menyuruh memberikannya pada saat Non Chun Yi sudah berumur lima belas tahun. Dan sekarang umur Non Chun Yi sudah lebih dari lima belas tahun kan... " Ucap Bibi Mai sambil memberikan sebuah kotak kecil terbuat dari bahan kayu berwarna coklat pada Chun Yi.

"Ini kotak dari ibu Bik...? " Kata Chun Yi sambil melihat kotak di tangannya .

" Benar Non... kotak itu di berikan Nyonya saat beliau kembali setelah tiga tahun pergi. tapi beliau datang tanpa setahu siapapun juga . Dan Dia pergi kembali dengan cepat setelah memberikan kotak itu..." Ucap Bibi Mai menjelaskan .

"Terimakasih Bi. nanti akan aku lihat isinya .Dan sekarang karena hari sudah menjelang malam, sebaiknya Bibi istirahat saja dulu. Mungkin esok atau lusa Kita akan pergi dari rumah kediaman Tuan Song ini . Setelah aku tahu kalau aku bukan Putri Tuan Song, maka semakin kuat keinginanku untuk pergi dari Sini. Dan yang terpenting lagi, kita akan membawa semua harta peninggalan Ibu.. " Ucap Chun Yi dengan wajah dingin .

"Non..Apakah anda tidak takut tinggal sendiri di luar sana..? Dan Saya yakin keluarga Ye tidak akan mau menampung Nona ... " Ucap Bibi Mai.

"Aku juga tidak ingin pergi ke keluarga Ye . Karena aku yakin sekali kalau mereka tidak menginginkan kedatanganku. Jika memang mereka punya perhatian padaku , pasti mereka tidak akan membiarkan aku menderita di keluarga Ini... " Ucap Chun Yi dengan nada dingin .

" Benar sekali ucapan anda Nona , tapi walaupun tanpa mereka, masih ada Bibi yang akan bersama anda... " Ucap Bibi Mai.

"Trimakasih Bi.. kau memang Bibi terbaikku...ya sudah kita istirahat dulu Bi...bibi bisa kembali ke kamar Bibi..." Ucap Chun Yi.

"Baik Nona... " Bibi Mai pun segera pergi keluar dari ruangan itu. .

Dan saat malam semakin larut, Chun Yi segera mengganti bajunya dengan baju Dan tutup kepala warna hitam. Setelah merasa keadaan sudah semakin sepi, Chun Yi segera melompat keatas atap rumah. Lalu berlari dengan cepat menuju ke arah kediaman utama keluarga Song. Dan dengan muda dia menghindari para penjaga yang sedang patroli maupun berjaga di rumah kediaman Tuan Song . Sebagai seorang anak Bos mafia ataupun pembunuh bayaran, tentu saja dengan muda Dia bisa mencari tempat gudang harta milik keluarga Song. Tak berapa lama, dia sudah berada di atas atap gudang tersebut. Ternyata gudang tersebut masih ada yang menjaga lagi, ada tiga penjaga yang berbadan Kejar menjaga tempat itu .

"Waa.. Apa isi yang ada di dalam gudang itu. Hingga Tuan Song menjaga gudang ini dengan penjagaan ketat...." Ucap Chun Yi dengan senyuman sinis di bibirnya. Dia yang sekarang berada dibahas atap gudang, segera membuka atap gudang dengan perlahan. Setelah cukup untuk dia masuk dia segera masuk kedalam gudang tersebut. Untung saja di bawa atap tersebut tidak ada penghalang lainnya. Dengan sangat muda, Chun Yi masuk kedalam ruang gudang . Setelah menyesuaikan matanya dengan kegelapan di dalam gudang, dengan sangat muda Dia melihat keadaan di dalam ruangan itu .

"Waaa....benar- benar orang kaya...puluhan barang emas, perhiasan, waaah... ini lukisan di dinding cukup indah . Dan kotak- kotak ini berisi kepingan emas dan perak yang tentu sangat besar nilainya . tapi tunggu.. jangan - jangan semua ini mahar milik ibuku... atau...semua ini hasil dari toko atau tanah subur milik ibu. Dia memiliki harta ibu, tapi tak sepeserpun uang yang dia berikan padaku . Jangankan uang, makanan saja aku dan Bibi Mai hanya mendapatkan makanan sederhana terkadang makana sisa. Sedangkan mereka menikmati harta Ibu . Kalau begitu tidak salah kan kalau aku habisi semuanya..." ucap Chun Yi sambil menyeringai. dan dalam sekejap saja, semua barang- barang mewah tersebut telah hilang dari tempatnya. Setelah semua masuk kedalam ruang Istana Biku, Chun Yi segera melompat kembali ke atap gudang dengan bertumpu pada dinding gudang . Setelah sampai di atas atap, dia menutup kembali atap seperti semula.

Dan dengan senyuman licik, dia segera meninggalkan tempat itu. Namun Chun Yi tidak langsung kembali ke kediaman bobroknya. Dia kembali mencari ruang Khusus milik Tuan Song. Dan kebetulan sekali, Dia melihat seorang Pria paruh baya keluar dari salah satu tempat tinggal yang terlihat besar dan mewah. Dalam ingatan Chun Yi Asli, ternyata Dia Ayah brengsek yang membiarkan Dia sengsara.

"Jadi Dia itu Tuan Song.. Baiklah aku ingin tahu , apa yang terjadi Jika ruang kerjanya di masuki Orang . Dan barang kesayangannya hilang... " Ucap Chun Yi perlahan. Setelah melihat pria itu pergi, dengan gesit Chun Yi masuk kedalam ruang kerja Tuan Song melalui atap kembali . Dan saat dia masuk kedalam ruangan , ternyata Di bawa atap masih ada Plafonnya. Namun dengan muda Chun Yi membuka Plafon dengan sempurna. Dan saat Dia masuk, ternyata ruang kerja Tuan song terbagi Dua. Satu ruang untuk bekerja, Dan satu lagi sebuah kamar yang terlihat cukup luas.

"Oo.. Ternyata ruang ini bukan cuma ruang kerja, tapi Ruang untuk istirahat juga. Lebih baik aku cepat membereskan ruangan ini.. " Ucap Chun Yi. Di dalam ruang tidur, terlihat sebuah almari dan juga meja Kursi dan tempat tidur yang cukup indah. Sebelum melakukan pembersihan, Chun Yi mencoba memeriksa Dinding. Takutnya ada ruang rahasia di tempat itu. Dan benar saja... Saat mengetuk dinding secara perlahan , dia merasakan ada ruang hampa di balik dinding.

"Nah.. Benar kan... Ada ruang rahasianya... " Ucap Chun Yi sambil tersenyum licik. Dia segera mencari kunci pintu untuk masuk. Dia melihat dinding , meja ataupun ranjang. dia coba untuk menggeser , tapi tidak ada pergerakan . Namun matanya melihat lukisan bunga di dinding yang agak aneh tempatnya. Perlahan Dia mendekat. Dan mencoba memeriksanya. Namun tanpa sengaja dia hampir terjatuh karena kakinya terantuk kaki meja. Dan tanpa sengaja agar tidak terbentur dinding , tubuhnya yang jatuh kearah lukisan, segera berusaha merah lukisan itu untuk menjadi pegangan. Dan tampa sadar Dia menarik lukisan itu. Terdengar bunyi pintu berderit secara perlahan. Dan tiba- tiba saja ada pintu terbuka di depannya.

"Aah... Ternyata pintunya di sini... " Ucapnya perlahan. Dengan segera Dia masuk kedalam ruangan itu. Dengan matanya yang tajam , Chun Yi bisa melinat keadaan ruang rahasia itu. Betapa kagetnya Dia. Ternyata ruangan itu banyak terdapat batangan emas dan puluhan perak yang ada di dalam beberapa kotak besar. Juga perhiasan mahal dalam satu kotak . ada juga beberapa pedang yang terlihat indah ada di dalam ruangan itu.

"Waah... Ternyata keluarga ini cukup kaya juga. Tapi kali ini kalian akan mengalami kerugian yang cukup besar. ..waah...aku tidak bisa membayangkan wajah Tuan Song saat melihat semua hartanya habis . apakah dia akan jatuh pingsan.. ? " Ucap Chun Yi sambil tersenyum . Dia segera menguras seluruh harta yang ada di dalam ruangan itu juga tanpa sisa . Setelah itu, Dia segera keluar dari dalam ruang kerja Tuan Song setelah menguras semua harta benda dan menghapus jejaknya. Dengan segera dia berlari kembali ke rumah kediamannya. Namun yang tidak dia sadari, sejak Dia keluar dari rumah tinggalnya, sesosok tubuh langsing selalu mengikutinya. Dia mengawasi semua gerak geriknya. Dan seulas senyuman lega terlihat Di bibirnya saat Dia melihat Chun Yi kembali ke kamarnya.

"Ya Dewa.. Sejak kapan Nona Chun Yi bisa bergerak secepat itu walaupun tidak ada tanda- tanda dia bisa berkultivasi.. Tapi apa yang dia lakukan tadi, masuk kedalam gudang harta dan kamar kerja Tuan Song..? Apakah dia mencuri.. tapi Dia tidak membawa barang apapun dari dalam kedua ruang tersebut..." Ucapnya masih sambil tersenyum. Walaupun tatapannya penuh pertanyaan pada tubuh Chun Yi yang masuk kedalam kamarnya. Namun dari kedua matanya, mengalir air mata dengan deras. Ternyata Dia Bibi Mai yang tanpa sengaja melihat kepergian Chun Yi tadi. Dia tadi tidak sengaja keluar, Dan saat melihat pergerakan seseorang, Dia hampir menyerang orang itu, Tapi saat bayangan itu Dia lihat dengan seksama, Dia sangat kaget, karena bayangan itu sangat dia kenal adalah sang Nona, walaupun gadis itu memakai penutup kepala. Dengan perasaan penasaran dan cemas, Dia mengikuti bayangan itu. dan sangat kaget saat Bayangan yang lincah berlompatan di atas atap masuk ke dalam gudang keluarga Song. lalu kembali keluar dan juga masuk ke ruang kerja Tuan Song . Dengan perasaan cemas Bibi Mai terus mengikuti sambil menjaga sang Nona . Baru setelah melihat sang Nona masuk kembali kedalam ruangannya. Barulah dia merasa lega. Setelah itu, baru Dia segera masuk kedalam kamarnya sendiri.

Sedangkan Chun Yi sendiri, setelah sampai di dalam kamarnya, Dia segera masuk kedalam ruang Istana Biku. Dia ingin melihat hasil rampasannya.

"Tuan... Kau telah merampok harta milik Tuan Song... " Ucap Xiao Cai sambil tertawa.

"Sebagian besar itu harta milik ibuku. Dan aku yang merupakan pemilik harta itu, selama empat belas tahun lebih mereka sia- siakan, tanpa memberi sepeserpun harta milik ibuku. dengan gembira mereka menikmati harta ibuku..jadi tidak salah kan kalau aku mengambilnya kembali beserta bunganya " Ucap Chun Yi.

"Bagus Tuan... Itu harta Dan bunga yang harus mereka lunasi. Mereka telah menyiksa Tuan dan mengabaikan Tuan bertahun-tahun lamanya. Dan sekarang mereka harus merasakan bagaimana menjadi orang miskin kembali..." Ucap Xiao Cai dengan wajah gembira.

" Tuan...kenapa tidak kita bunuh saja mereka..." Ucap hitam marah.

"Tidak perlu, kalau kita bunuh, mereka tidak bisa merasakan kesengsaraan menjadi orang miskin..." Ucap Chun Yi.

"Benar juga kata Tuanku.mereka harus merasakan kesengsaraan seperti yang pernah Tuan rasakan.. Dan anda tahu Tuan...Harta Tuan Song benar -benar sangat banyak, Dan juga benda- benda langka miliknya cukup membuat mata terbuka... " Ucap Xiao Cui.

"Pasti itu milik ibuku.. " Ucap Chun Yi.

Setelah selesai melihat harta rampasan yang tadi dia ambil, Chun Yi mengambil barang peninggalan sang ibu yang di titipkan pada Bibi Mai . Kotak itu terlihat berada di atas meja kamar yang dia pilih untuk menjadi kamarnya . Perlahan Dia mendekat dan mengambil kotak itu.

"Apa sebenarnya isi kotak ini...? " ucap Chun Yi.

Maaf udahan dulu ya... aku lanjut pada episode selanjutnya.

Bersambung.

1
Lala Kusumah
teu kapok-kapok nya eta klg sang 😡😡😡
Erna Fkpg
buat semua keluarga sang menderita dengan racun yg menyiksa
Mommy Ayu
emang ya.... orang orang dari keluarga sang ini selalu saja ganggu Chun Yi dan keluarga Yun.
ayo Chun Yi, kasih racun aja mereka biar rasanya hidup segan matipun tak mau.
semangat lanjut up lagi ya Thor.....
zylla
Gamau 🤣🤣🤣🤣🤣
zylla
Tetua Yun tau juga 🤭
zylla
Penggemar pertama 🤭
hani chaq
emg dasar klo licik ya tetap aja.mau jadi apa kerajaannya klo seorang calon pemimpin sprti itu.ayo yiyi ....bongkar kedok mereka,agar yg jadi pemimpin orang yg patut segalanya.lagian supaya si licik dan si maruk dapat balasan akan kesalahannya
"Candy75
wah seru! lanjut thor
hani chaq
terlalu baik emg yiyi.tetua yun aja awal cuma mnta 1 trus jadi 2.malah dikasih 3 pil
hani chaq
critanya ini up yg kmrn tertunda ya
Piss Up
bagus ♥️🌹🥰
miss blue 💙💙💙
di tunggu semalem muncul pagii. tambah lagi kaakk 😅😅
@Mita🥰
yeeee bentar lagi paman kedua sembuh
MelodyStar
lagi😭😭😭😭
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Erna Fkpg
💪💪💪💪💪
Mommy Ayu
Yun Baimin jangan heran deh..... Chun Yi itu bahkan sudah diminta jadi gurunya tetua agung lembah obat lho.... bukan hanya adik senior 😄😄😄😄😄
ayo lanjut up lagi Thor.... semangat yaaaa
"Candy75
tetap semangat dan lanjut
Dede Bleher
duh jd inget dulu,kalo beli untuk petromak bpk bilang kudu cap kuda terbang.
puguh ngetop pisan itu merk dulu di kampung ku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!