NovelToon NovelToon
Cintanya Sang Ketua BEM

Cintanya Sang Ketua BEM

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author:

Ruang posesif...
Velycia amora daneswara adalah seorang mahasiswi cantik di universitas rayaksha yang pindah karena akan menikah dengan seorang mahasiswa bernama kevin Arya alexsa dari universitas ganesha yang terkenal dengan price ice, dia termasuk ketua BEM di universitasnya dan seorang kapten basket. Karena pernikahan mereka disembunyikan banyak dari mahasiswa universitas Ganesha yang menyukai istrinya hal itu membuat kevin frustasi.

episode 5 CSKB

"Emmm.. " sambil berpikir dan sesaat dirinya melihat ke arah kevin yang menatapnya dengan tatapan tajam lalu menyipitkan matanya velycia yang melihat itu langsung blegidik ngeri.

𝙟𝙖𝙬𝙖𝙗 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧 𝙫𝙚𝙡𝙮 batin kevin masih menatap calon istri tersebut.

𝙖𝙙𝙪𝙝 𝙢𝙖𝙢𝙥𝙪𝙨 𝙜𝙪𝙚.. batin velycia

"vel? " panggil winda menyenggol putrinya.

"hah? " kaget vely melihat kearah winda, winda menggunakan isyarat mata, apa jawaban putrinya.

I- iya vely mau" ucapnya terbata bata.

Kevin yang melihat itu pun langsung tersenyum puas.

"Jadi bisa di putuskan kapan mereka akan bertunangan" ucap alan

"Maaf semua kevin menyela kita langsung nikah aja kalau bisa secepatnya atau kalau gak besok juga kevin sudah siap" ucap kevin vely yang mendengar itu pun langsung melotot ke arah kevin dengan tatapan yang mengintimidasi.

𝙂𝙞𝙡𝙖 𝙣𝙞 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙣𝙜𝙚𝙗𝙚𝙩 𝙗𝙖𝙣𝙜𝙚𝙩 𝙥𝙚𝙣𝙜𝙚𝙣 𝙣𝙞𝙠𝙖𝙝 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙜𝙪𝙚 𝙠𝙚𝙧𝙖𝙨𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙖𝙥𝙖 𝙙𝙞𝙖 ucap velycia di dalam hatinya.

"Ciee... Anak mama ni pengen banget cepet cepet nikah udah gak sabar ya setelah lihat calon istrinya cantik begini" goda sania ke pada anaknya.

"Haha... Sabar vin untuk saat ini kan vely masih kuliah disini. Jadi nunggu waktu untuk bisa pindah ke Universitas yang sama denganmu" ucap Jhonatan kepada kevin.

"Wait wait jadi ni vely harus pindah gitu  kuliah gitu" ucap vely dan di angguki semua orang, vely melihat itu merasa tidak terima karna dirinya sudah nyaman belajar di tempat kuliahnya bersama para sahabatnya,

jika dirinya pindah itu akan membuat jarak yang jauh untuk bisa bertemu dengan sahabat sahabatnya. Velycia pun duduk langsung memutar badannya menghadap papanya alan sambil menggoyang goyangkan lengan alan.

"Pah... masak adek pindah sih emang gak bisa adek tetep kuliah disini"alan yang mendengar itu pun tersenyum dan berkata.

"Gak bisa sayang kan kalau udah nikah kamu kan ikut dengan suami mu"tutur alan dengan penuh kasih

"Tapikan..tapikan nanti adek gak bisa ketemu sama mereka lagi pah jaraknya jauh adek udah nyaman disini" kevin yang mendengar itu seperti ada yang terbakar didalam hatinya.

𝙈𝙚𝙧𝙖𝙠𝙖... 𝙈𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙨𝙞𝙖𝙥𝙖 𝙖𝙥𝙖 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙥𝙖𝙘𝙖𝙧𝙣𝙮𝙖 batin kevin yang menebak nebak

"Ya kan bisa telpon, atau vid call sama meraka"ucap alan

" ya tapikan gak seru pah gak bisa hangout bareng, papa ni?"kesal velycia kepada alan. Sania yang mendengar itu pun berkata.

" sayang emang bener kamu gak bisa jalan jalan lagi sama mereka tapi kan kamu bisa mendapatkan pengalaman baru dari universitas baru, kamu bisa mendapatkan teman baru lagi, belajar dengan metode yang baru, atau bisa jalan jalan sama mereka, mungkin kalian bisa ketemuan sama teman temanmu yang ada disini itu bisa menambah pengalaman yang berkesan sayang"tutur sania panjang lebar

Velycia yang mendengar pun berpikir sebentar pun, dan langsung mengiyakannya setuju untuk pindah ke universitas baru. yang di bilang sama sania ada benarnya  dirinya bisa mendapatkan pengalaman yang berkesan untuk bisa berbagi cerita kepada sahabatnya yang ada disini.

"Oke vely setuju" semua yang ada disitu tersenyum.

"Baiklah karna velycia sudah setuju bagaimana jika kita nikah kan kalian minggu depan" ucap Jhonatan.

"Gak kecepatan tuh.. " ucap velycia.

"Tidak sayang malah lebih cepat lebih baik" ucap sania menatap ke arah velycia.

"Kevin punya permintaan kevin minta pernikahan ini di rahasiakan dulu sampai kami wisuda baru mengadakan resepsi" ucap kevin semua yang mendengar itupun setuju,

mereka melanjutkan acara makannya dengan sesekali bercengkrama, kevin sesekali menatap velycia pun tersenyum tipis,

velycia yang tidak menyadari itupun tetap lanjut memakan makanannya yang sempat tertunda tadi.

Tidak terasa waktu semakin malam dan para keluarga itu pun langsung pulang ke tempat mereka masing masing

semenjak dalam perjalanannya velycia tidak ada mengeluarkan dikit kata katapun  hingga mobil yang ditumpangi keluarga velycia pun masuk ke perkarangan mesion elite yaitu daneswara vely masuk ke dalam mension dengan wajah yang lelah dan mengantuk yang berat.

❛ ━━━━━━・❪ ❁ ❫ ・━━━━━━ ❜

Paginya

Velycia yang sudah bersiap siap untuk melanjutkan aktivitasnya seperti biasa yaitu menjadi mahasiswa. Velycia yang sudah bersiap langsung turun ke bawah meniruni anak tangga satu persatu. Dan lanjut ke meja makan bergabung dengan orang tuanya.

"Pagi mama... Pagi papa... " sambil berteriak.

"Is kamu ni dek kebiasaan masih pagi udah kayak dihutan aja. " kesal winda melihat anaknya.

"Hehe.... Maaf ma vely hari ini masih strong jadi ya gini oh ya ma, Abang kapan pulang? " tanya velycia sambil mendudukkan bokongnya.

"Mungkin bulan depan"

"Ouh.. "

"Dek nanti nak kevin kemari jemput kamu mau fitting baju jadi kamu jangan kemana mana" ucap winda

"Emmm... "

"Vel kamu pergi bareng papa aja papa mau ke kampusmu untuk mengurus surat perpindahan mu" ucap alan.

"Oki doki papaku yang paling ganteng" ucap velycia.

"Mama cantik gak? "

"Oh itu sudah pasti kalau tidak, tidak mungkin memiliki anak seperti vely yang cantik jelita bagaikan bidadari yang turun dari surga seperti ini"

"Uh drama"

"Eh tapi emang bener lo ma, kan pah! vely cantik kan"

"Kalian berdua sama sama  cantik bidadari papa" ucap alan. Vely dan winda yang mendengar itu pun terharu.

"Uuuu... Papa so sweet jadi pengen punya suami kayak papa" ucap vely.

"Kan nak kevin juga bisa so sweet sama kamu. " ucap alan.

"Emmm iya deh iya yuk pa nanti adek bisa telat, dadah mama cantik adek berangkat dulu " ucap sambil mencium pipi winda dan langsung menuju ke luar.

"Papa berangkat dulu ya ma" ucap alan sambil mencium kening istri tercintanya.

"Iya pa, ingat jangan genit genit udah punya anak sama istri " ucap winda sambil mencium punggung tangan alan sambil mengedipkan sebelah matanya.

"Mama tenang aja, cintaku ada di kamu semua kalau begini nanti papa tidak jadi pergi ni jadi pengen peluk mama dikamar" goda alan. Winda tersipu malu.

"Is papa nih ingat umur udah tua"

"Lah kenapa tidak ada yang melarang" alan menjawab santai.

Velycia yang menunggu diluar pun mulai kesal menunggu alan yang tidak kunjung keluar.

"Ni papa kemana sih lama kali, ni pasti godain mama lagi kebiasaan ni papa" ucap velycia sambil menghentakkan kakinya dan  berbalik.

"Pa.... Cepetan nanti adek telat kalau mau mesra mesraan nanti aja bentar lagi adek masuk ni" teriak velycia yang sekencang kencangnya ART yang berkerja pun hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya.

Mendengar teriak dari anaknya mereka mereka pun tertawa.

"love you istri ku yang cantik ini" goda alan, yang membuat winda malu malu.

"love you too suami ku" jawab winda, mereka masih seperti pasangan yang baru menikah saja.

"Sudah sudah berangkat nanti ngembek tu anak " ucap winda dan di angguki oleh alan.

"Papa lama kali sih sampe berkerak adek nungguin" kesal velycia. Yang yang melihat putrinya kesal hanya bisa tertawa

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!