NovelToon NovelToon
Pergi Dengan 1 Milyar

Pergi Dengan 1 Milyar

Status: tamat
Genre:CEO / Single Mom / Lari Saat Hamil / Tamat
Popularitas:876.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yutantia 10

Kanaka kecewa berat mengetahuinya jika kekasih sekaligus suster pribadinya, meninggalkannya demi uang 1 milyar tawaran dari Ayahnya. Sejak dia buta karena kecelakaan 2 tahun yang lalu, Zea begitu tulus menjaganya hingga ia jatuh cinta. Namun cinta tulusnya, kalah dengan uang 1 milyar.

8 tahun berlalu, saat Naka sudah bisa melihat setelah menjalani operasi kornea mata, ia bertemu dengan seorang wanita bernama Zara. Janda dengan satu anak laki-laki itu, memiliki suara yang mirip sekali dengan Zea. Fakta akhirnya terkuak, ia tahu jika Zara ternyata adalah Zea. Kebencian pada wanita itu, membuat Naka membalas dendam dengan cara memisahkan Zea dengan putranya. Ia ingin Zea merasakan kehilangan seperti apa yang ia rasakan dulu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11

"Saya terima nikah dan kawinnya Zeanisa Azahra binti Abdul Aziz dengan mas kawin tersebut dibayar tunai."

Rekaman suara yang diberikan Papanya 8 tahun yang lalu, kembali bergema di kepala Naka.

Brakk

Ia menendang nakas hingga beberapa barang yang ada di atasnya jatuh. Belum puas, ia tendang lagi sambil berteriak keras. Wanita di foto yang dikirimkan Jeremi adalah Zara, itu artinya, tak salah lagi, Zara adalah Zea.

"Bangsat kamu Ze, bangsat!"

Brakk brakk brakk

Lelah mengamuk, Naka terduduk di lantai, meremat dadanya yang terasa nyeri. Dulu, ia meyakinkan diri sendiri jika semua itu palsu, Zea tak mungkin secepat itu menikah setelah meninggalkannya. Tapi sekarang, ia percaya, mengingat sudah ada Arka yang duduk di kelas satu SD, yang kemungkinan berusia 7 tahun. Luka yang sudah hampir tertutup, kembali menganga lebar. Siapa yang tak sakit hati, ditinggal demi 1 milyar, dan satu bulan kemudian sudah menikah dengan orang lain.

Zea melanjutkan hidup dengan baik, sementara dia berkali-kali menjalin hubungan selalu gagal, gara-gara tak berhasil benar-benar mencintai kekasihnya, alias gagal move on. Dan sekarang, saat mereka bertemu kembali, Zea pura-pura tak mengenalnya. Memori beberapa tahun yang lalu kembali menari di kepala Naka.

"Lihatlah Naka, wanita yang kamu cintai, yang kamu bilang tulus, dia telah menikah dengan laki-laki lain. Kamu masih meratapinya," Very tersenyum kecut. "Sementara dia sudah memulai hidup baru, dengan laki-laki lain dan dengan uang 1 milyar. Wow, dia patut mendapatkan penghargaan pemeran wanita terbaik. Dia cocok jadi aktris," terkekeh pelan.

"Gak mungkin, itu pasti rekaman palsu. Aku tidak percaya Ze sudah menikah."

"Astaga Naka," Very geleng-geleng, menepuk-nepuk bahu Naka. "Cinta boleh, bodoh jangan. Wanita seperti dia tak pantas kamu cintai hingga seperti ini. Laki-laki tidak boleh menangis, apalagi hanya demi wanita murahan."

Telapak tangan Naka mengepal kuat, dadanya bergemuruh setiap mendengar Papanya menyebut Zea murahan. Ada rasa tak terima, meski mungkin memang seperti itu.

"Setelah bisa melihat nanti, kamu bisa mendapatkan wanita yang jauh lebih segalanya dari Zea, jadi tak usah kamu terlalu meratapi kepergiannya. Kalau saja kamu tahu, wajahnya juga sebenarnya tidak terlalu cantik, hanya imajinasi kamu saja yang terlalu ketinggian. Membayangkan dia secantik bidadari."

Naka hanya diam, dia masih belum bisa menerima kenyataan ini. Keyakinanya masih kuat, Ze wanita yang tulus. Ze tidak mungkin menikah dengan orang lain, apalagi mereka baru berpisah 1 bulan.

Very membungkuk, mendekatkan bibirnya pada telinga Naka yang saat itu duduk di atas ranjang, lalu berbisik. "Papa ingin memberi tahu sesuatu, percaya atau tidak, Zea juga pernah beberapa kali tidur dengan Papa."

Jeder

Mulut Naka menganga lebar, matanya melebar sempurna dan nafasnya memburu. Ia menggeleng cepat, "Enggak, gak mungkin."

"Zea itu murahan, demi uang, apapun akan dia lakukan, termasuk membuka seluruh pakaian dan melebarkan kedua kakinya."

...----------------...

Mumpung tidak ada pembeli, Zara mengambil tasnya, menghitung tabungan yang akan ia pakai untuk membelikan Arka sepeda besok. Ia tersenyum setelah tahu jumlah uangnya terkumpul hampir 2 juta. Akhir-akhir ini jualannya memang lumayan ramai. Sebenarnya ada tabungan lain, tapi tak mau ia ambil, buat jaga-jaga kalau ada kondisi darurat.

Selain uang tabungan yang lumayan banyak, ia juga senang karena setelah Naka pergi hari itu, pria itu tak lagi muncul hingga 3 hari ini. Semoga saja, Naka memang tidak mencurigainya, atau memang sudah move on dan tak peduli. Demi apapun, ia tak mau lagi berurusan dengan laki-laki itu. Gara-gara kebodohannya di masa muda yang masih labil, terlena karena cinta, ia banyak sekali kehilangan, termasuk kehilangan orang tercintanya, ibunya.

Melihat sebuah motor berhenti di depan stannya, ia langsung menyimpan kembali uang ke dalam tas, berdiri, tersenyum menyambut pelanggan. "Iya, Mas, mau es teh apa?"

Laki-laki di depannya terlihat masih bingung, membaca daftar varian es teh yang sudah dilengkapi dengan harga. "Ini aja Mbak, es teh ori jumbo."

"Baik, tunggu sebentar."

Dengan bersemangat, Zara membuatkan pesanan. Setelah pria itu pergi, pembeli terus datang silih berganti. Melihat banyaknya pembeli, Zara jadi penasaran, sudah jam berapa sekarang. Ia kaget saat melihat jam di ponselnya, ternyata sudah jam 12 lebih. Arka, kenapa anak itu belum pulang? Biasanya paling lambat, pukul 11.15 WIB, Arka sudah tiba karena sekolahnya dekat, hanya sekitar 5 menit jalan kaki.

Jam 1 lebih, saat sudah tak ada pembeli, Zara buru-buru menutup stannya. Sambil membawa motor, ia pergi ke sekolah Arka. Melihat sekolah sudah sepi, perasaannya makin tidak enak. Ia langsung menuju kelas Arka, kosong, tak ada satupun anak disana. Seperti orang bingung, Zara mengecek kelas yang lainnya. Semuanya kosong, sudah tak ada satu anak pun di sekolah, karena yang paling terakhir pulang anak kelas 5 dan 6, itu pun jam 12 siang.

"Nyari siapa, Bu?" tanya penjaga sekolah yang kebetulan baru selesai bersih-bersih toilet.

"Nyari Arka, Pak. Arka, kelas satu A," sahutnya dengan suara bergetar, panik.

"Kelas satu sudah pulang sejak jam 11 tadi, Bu."

"Baiklah kalau begitu Pak, terimakasih."

Zara mengetik pesan di grup wali murid, menanyakan apakah Arka ada main di rumah mereka. Sambil menunggu jawaban, ia kembali ke booth, siapa tahu Arka sudah ada disana. Namun harapannya musnah, Arka tidak ada. Beberapa orang sudah membalas pesannya di grup, dan semua mengatakan jika tidak ada Arka di rumah mereka.

Zara mengirim pesan pada wali kelas Arka, menanyakan jika saja tahu, namun beliau juga tidak tahu, mengatakan jika semua anak sudah pulang jam 11 tadi, termasuk Arka.

"Ndi, Andi!" teriak Zara sesampainya di halaman bengkel.

"Ada apa, Ra?" Andi mengernyit melihat ekspresi Zara yang seperti orang ketakutan, wajahnya pucat, dan matanya berkaca-kaca.

"Arka. Apa Arka disini?" Arka memang sering bermain di bengkel milik Andi.

"Enggak," Andi menggeleng. "Aku gak lihat Arka sama sekali hari ini."

"Arka belum pulang, Ndi," tangis Zara akhirnya pecah, hingga menjadi pusat perhatian orang yang ada disana.

"Kamu sudah cek di sekolahnya?"

Zara yang sesenggukan hanya menjawab dengan anggukan.

"Di tempat teman-temannya?"

"Gak ada Ndi, Arka gak ada dimana-mana."

"Di rumah?"

"Gak mungkin dia jalan kaki sampai rumah, jauh." Zara memang memilih sekolah yang dekat dengan tempat jualan karena seharian ada disana. Rumah mereka lumayan jauh dari lokasi jualan, dia jadi harus antar jemput kalau sekolah disana.

"Tenang dulu," Andi mengusap lengan Zara. "Ayo, kita cari Arka sama-sama." Andi mencuci tangan lebih dulu, ganti baju lalu mengambil kunci motor, berkeliling menemani Zara mencari Arka

1
Aghitsna Agis
kayanya bapanya naka vuman fitnah nara aja biar naka nga mau lagi sm nara jilang kadih 1 m kalau iya fikasih dehitu nga aoan jualan es teh naranya dan pphmya maka ngaku2 ufah pernah tidur sm nara apa mga malu ya
Aghitsna Agis
arka kan nga tahu aps2
Ila Lee
Alhamdulillah keluarga akhirnya bersatu ❤️❤️❤️
Ila Lee
akhirnya tuan very sedar kesilapan nya yakek arka mahu tambah adik biar rumah ramai
Ila Lee
ya betul jdi ibu atau ayah kakek atau nenek jgn pilih kasih kasian anak atau cucu jdi rendah diri rasa terasing 😭😭😭😭
Ila Lee
Alhamdulillah munkin papavery mahu melihat arka cuci satunya lelaki dan juga dia dari cucu lelaki nya di makbulkan tuhan ingin ngajak kakek jalan2 dengan arka❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Ila Lee
orng yg menang kerana tamak tak akan lama berdoa lh biar papa very cepat sembuh keputusan ada di tangan tuan very 💪💪💪💪
Ila Lee
kalau yg itu memang tidak boleh di buat2 santai kalau burung masok sangkar cepat2 delus2 kepalanya 🤣🤣🤣🤣
Ila Lee
wah kakak atau bu dhe🤣🤣🤣🤣
Ila Lee
sedih ketemu menantu dan mertua 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Ila Lee
wahdu sombong amat jadi orang kita ini manusia tak lebih baik dari yg di aras jdi ingat2 lh khitly
Ila Lee
jgn Karina lelaki yg baik tidak akan membiar kn isteri nya bermusuh sesama adik beradik tidak akan gila harta mertua itu baru lelaki gentleman bodoh amat jadi isteri
Ila Lee
semoga papa very cepat sedar jgn sampai perusaan yg bertahun2 di bagun papavery musnah di buat Alex ayuh Naka semagat 💪💪💪💪
Ila Lee
mna cukup k sekali paling dua kali atau tiga kali kn sudah lama puasa ulat cobra byk bisanya mahu disembur lagi biar nanti arka ada teman bermain gitu
Ila Lee
mna boleh tidur itu ulat cobra Naka sudah bagun dulu mahu cari gua hangat untuk c sembur bisanya🤣🤣🤣
Ila Lee
layan suami zea kn belon MLM pertama setelah nikah soseewt 0❤️❤️❤️❤️
Ila Lee
wah cemburu bikin orng jdi gila marah tak tenpasal pokoknya Semua salah cita buat orng jadi gila❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Ila Lee
wahdu ayah Naka merajuk tu arka🤣🤣🤣
Ila Lee
Karina benar2 gila harta' dan kedudukan peragai MCM setan 😈😈😈
Ila Lee
wahdu papa very belum mati sudah bicara soal harta warisan begitu menyedihkan kehidupan papa very punya anak dan menantu lelaki yg tamak bukan mahu melihat orang yg sakit malah saling menyalahkan di ini kasian Naka malah isteri nya direndah 2 kan lagi😡😡😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!