NovelToon NovelToon
Dosen Posesif

Dosen Posesif

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Dosen / One Night Stand / Cinta setelah menikah / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

{Area khusus dewasa}
"Saya mohon tolong lepaskan saya, saya mohon." Permintaan wanita itu dengan suara lirih memohon pada pria itu.

 "Tidak bisa,hanya kamu yang bisa melakukannya, sampai kapanpun kamu tak akan bisa pergi."ucap pria itu dengan nada serius.

  "Tapi kenapa harus saya, masih banyak wanita lain yang mau dengan Anda."

 Wanita itu semakin ketakutan, setelah Apa yang dilakukan oleh pria itu.Berharap mampu bisa menghindarinya, tapi tetap saja tak bisa dia hindari ketika ambisi dari pria itu begitu besar terhadap dirinya.

  Apakah nantinya dirinya akan menerima kehadiran pria itu atau dirinya lebih memilih untuk pergi dari kehidupannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengajak untuk menikah~(21+)

"Maaf semalam aku pulang dulu, waktu itu perutku sakit sampai aku pulang dulu tanpa mengabari mu"Malia mencoba mencari alasan,agar Nita tidak mencurigai dirinya.

"Kamu jangan begitu lagi,aku khawatir tahu." Nita benar-benar khawatir dengan keadaan Malia disaat malam itu.

"Ya maaf,aku janji tak akan mengulangi hal itu lagi."Malia merangkul temannya.

"Kamu tega banget sama aku, Untung saja ada Robi yang sama juga menemaniku." Mendengar nama itu Malia melirik kearah Nita.

"Robi?"

"Iya Robi, dia sempat menemaniku.Sampai-sampai dia membantu mencari mu,tapi hasilnya nihil.Tak tahunya kamu sudah pulang duluan." Nita mulai ngomel.

"Iya Nit, waktu itu perutku sakit banget.Jadinya aku pulang lebih dulu." Alasan Malia untuk menutupi apa yang terjadi kemarin malam.

Akhirnya mereka masuk kedalam kelas mereka,tanpa mereka sadari ada sosok pria yang terus memperhatikan langsung Malia.

Beberapa jam kemudian

"Malia."

"Iya Bu Dosen." Malia langsung menghampiri ibu dosennya.

"Ibu minta tolong antarkan dokumen ini pada pak Dio.Kebetulan Ibu harus pergi ke rumah sakit menengok putra ibu yang sedang sakit."Mendengar nama pria itu disebut Malia langsung tegang.

"Pak Dio Bu?"

"Iya Malia, Ibu minta tolong antar ini."Malia ingin menolak tapi dia tak bisa menolaknya.

"Baik Bu,nanti saya akan berikan ini kepada pak Dio."Setelah membawa dokumen itu Malia segera mengantarkannya, perasaan Malia campur aduk setelah mengingat kejadian di pagi itu.

Posisi Malia sudah ada didepan pintu ruang kerja dari Pak Dio,nampak Malia bernafas panjang dan mencoba tenang menghadapinya.

"Tok...tok..."

"Masuk." Terdengar suara dari dalam ruangan.

Malia masuk dengan tenang seolah tak terjadi apa-apa, Dio yang melihat kehadiran Malia diruang kerjanya hanya bisa menahan senyuman.

 "Maaf pak,saya hanya diperintahkan untuk menyerahkan dokumen ini pada Bapak." Dio berdiri dari tempat duduknya.

 "Kamu bereskan semua kertas yang ada dimeja kerja saya, setelah itu silakan keluar." Perintah Dio yang sebenarnya dia ingin melakukan sesuatu,Malia segera merapikan dengan cepat.

Setelah selesai merapikan Malia mencari keberadaan Pak dosennya yang tidak dia duga orang yang dia cari berdiri didepan pintu.

 "Pak semuanya sudah saya bereskan, kalau begitu saya permisi."Saat Malia hendak akan keluar posisi Pak Dio berdiri dibelakang pintu dengan tatapan tajam kearah dirinya.

"Pak,saya ingin keluar." Malia memohon untuk segera minggir.

"Tidak."terdengar kata yang keluar dari mulut Dio yang seketika Malia mengernyitkan dahinya, seolah dia bingung dengan apa yang di katakan oleh pak dosennya.

Dio maju kedepan mendekati Malia,"Kenapa kamu pergi tanpa berpamitan denganku?" Pertanyaan itu langsung membuat Malia kebingungan.

"Maksudnya Bapak?"

"Apa harus aku ceritakan kembali apa yang terjadi dimalam itu." Spontan Malia kaget dan tak percaya jika pria itu mengetahui dirinya.

"Apa kamu kira aku tak tahu,apa yang kita lakukan kemarin malam.Apalagi kejadian itu disebabkan oleh kondisimu yang sudah terpengaruh dengan obat perangsang."

"Obat perangsang?"

"Iya,saat itu kamu dalam kondisi pengaruh obat perangsang.Sampai kamu secara berani menyerang ku,dan dimalam itu terjadi sesuatu yang dimana aku mengambil sesuatu yang kau miliki itu." Kedua mata Malia langsung melotot tak percaya dengan kebenaran itu.

"Tidak mungkin, pasti apa yang Bapak katakan itu salah." Malia tetap saja menutupinya,dan mencoba mencari alasan.

"Salah bagaimana,jika wanita itu jelas-jelas kamu sendiri."Malia semakin terpojok dan bingung harus berbuat apa.

Dio maju mendekati wanita itu hingga dengan langkah cepat dia memeluk wanita itu "Mulai sekarang jangan pernah pergi, sekarang kamu adalah milikku." Malia semakin terkejut.

Malia mencoba berontak tapi sayangnya kekuatannya tak besar untuk melawannya."Jika kamu tak diam, jangan harap aku melepaskan mu." Bisik Dio yang semakin berani menunjukkan sisi lain diri Dio yang sebenarnya.

Dio dengan beraninya mengecup area leher Malia yang semakin membuat dirinya terpancing untuk melakukan hal yang lebih hingga tangannya meraba area bagian atas tubuh Malia.

Malia mencoba menolak tapi kekuatannya kalah dengan pria itu, hingga Malia terbawa sentuhan hangat yang diberikan oleh pria itu.

Tanpa Malia sadari posisi bagian tubuh atas Malia sudah terbuka terlihat jelas bagian tubuh yang menonjol yang semakin membuat Dio tak henti-hentinya menyentuh.

"Jangan ada orang lain menyentuhnya,hanya aku seorang yang boleh menyentuhnya."Malia tertegun mendengar apa yang diucapkannya.

Dio langsung mengecup area itu hingga tanpa sadar Malia mendesah membuat Dio merasakan sesuatu yang aneh pada tubuhnya.

 "Sepertinya hanya dia yang mampu membangunkannya." Batin Dio yang langsung melumat bagian keras itu hingga Dio mengangkat tubuh Malia ke tempat sofa didekat meja kerjanya.

Dio melihat wajah Malia dari dekat,dengan memberikan sentuhan diarea pipi wanita itu,"Setelah ini,aku akan menikahimu." Sontak saja Malia kaget dan tak percaya.

"Apa menikah?"

"Iya, kenapa kamu kaget.Aku akan bertanggung jawab kepadamu dan mungkin saja setelah kita melakukan itu nantinya kamu akan segera hamil anakku.Bagiku tak menjadi masalah,aku lebih bahagia akhirnya yang aku tunggu datang juga." ucap Dio dengan serius,berbeda dengan Malia yang tak percaya jika dosennya sendiri bersedia dengan dirinya.

"Tidak, saya tidak mau." Malia langsung menolaknya.

"Sekalipun kamu menolak tetap aku akan menikahimu.Memangnya apa alasanmu menolak ajakanku?" Tanya Dio yang tak ingin kehilangan kesempatan itu.

"Belum tentu saya hamil anak Bapak dan saya lebih memilih untuk fokus melanjutkan pendidikan saya.Jangan paksa saya untuk menikah dengan Bapak." Malia secara langsung membalas karena sedari awal dia datang disini hanya untuk melanjutkan pendidikan bukan untuk menikah.

"Jika nantinya kita menikah,aku pun tak melarang mu untuk melanjutkan pendidikanmu.Aku tak ingin alasan darimu walaupun kamu menolak ku." Dio semakin menunjukkan sifat posesifnya.

Malia semakin terpojok dengan keinginan dosennya itu."Mampus aku, kenapa nasibku seperti ini."Malia meratapi nasibnya yang begitu berat.Dio merapikan baju milik Malia dan spontan Malia kaget tiba-tiba saja Dio mencium bibir manisnya.

"Ingat pesanku, secepatnya aku akan menikahimu dan jangan harap Kamu bisa kabur dariku."Pesan Dio kepada Malia untuk bersabar karena nantinya dia akan menikahinya.Malia benar-benar syok dengan kenekatan dosennya itu yang akan segera menikahinya.

Posisi Malia berada di kantin kampus,dia benar-benar tak percaya dengan apa yang terjadi pada dirinya,"Malia." Namanya langsung dipanggil oleh Nita yang baru saja keluar dari perpustakaan.

"Kenapa lagi wajahmu kusut begitu?" Tanya Nita yang melihat ekspresi berbeda dari Malia.

"Biasa masalah tugas."jawab Malia yang sengaja berbohong agar dirinya tak di curigai oleh Nita, apalagi ini masalah dirinya dengan dosen baru itu.

1
Blueberry Solenne
enaknya jadi Dosen tinggal tunjuk aja bawain tugas muridnya😁
Blueberry Solenne
Lokal banget namanya tapi bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!