NovelToon NovelToon
Masalalu Yang Terulang

Masalalu Yang Terulang

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Time Travel / Dikelilingi wanita cantik / Murid Genius / Mengubah Takdir / Jujutsu Kaisen
Popularitas:133
Nilai: 5
Nama Author: YuniPus

Arka kembali ke masa lalu di saat kota kelahiran nya masih aman dan sebelum gerombolan monster menyerang, Arka dengan kisah cinta mengejar perempuan cantik dari anak tuan penguasa kota dan kisah arka mengubah masa lalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YuniPus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5

Bab 5: Alkemis

Koin roh iblis merupakan mata uang Kota Kemuliaan. Pada umumnya, pendapatan rata-rata keluarga jelata per tahunnya 2 – 3 ribu koin. Nilai item di Kota Kemuliaan diukur dengan koin roh iblis. Seperti: baju tempur, kristal iblis, bulu makhluk iblis, obat mujarab, dan item yang lain.

Biaya sekolah per tahun di akademi Anggrek Suci sekitar 3 ribu koin. Jumlah tersebut tentunya sangat besar bagi keluarga jelata. Namun mereka lebih memilih untuk berhemat dan mengirimkan anak mereka ke Anggrek Suci. Karena, ketika mereka menjadi pendekar atau ahli spiritual iblis, walaupun hanya tingkatan perunggu, nasib keluarga dapat berubah.

Seorang pendekar dengan tingkatan perunggu yang bergabung dengan pasukan pengamanan dan menjadi tentara, pendapatan yang diperoleh per tahun sekitar 5 sampai 6 ribu koin. Selain itu, keuntungan lainnya adalah dapat menjelajahi Pegunungan Bukit Barisan.

Arya berasal dari keluarga Tanda Surgawi. Keluarga turunan aristokrat. Ketuanya adalah ahli spiritual iblis emas dengan level 1 bintang. Pendapatan per tahun sekitar 6 ratus ribu koin. Biaya sekolah anak mereka bisa mencapai 3 ratus ribu koin. Dengan berbagai biaya pengeluaran lainnya, membuat para keluarga sangat berjuang. Tak adanya pilihan membuat mereka harus menjual beberapa usaha bisnis mereka, keluarga Tanda Surgawi mampu memasukkan seluruh generasi mereka ke akademi Anggrek Suci.

Ketua pernah berkata bahwa hanya pemuda luar biasa yang dapat mengangkat derajat keluarga. Bahkan melalui dinding yang tinggi, mereka akan membiarkan setiap generasi dapat memberikan kontribusinya.

Di kehidupan sebelumnya, Arya tidak dapat mengerti maksud dari perkataan ini. Ia merasa ketua sangat aneh. Ketua sangat kaku kepada mereka. Setelah kejadian ini, Arya akhirnya mengerti perlakuan dan pemikiran sang ketua.

Sebagai anggota keluarga Tanda Surgawi, ia juga ingin membuat keluarganya bangga dan berada di tingkatan tertinggi di Kota Kemuliaan.

Setelah kelahirannya kembali, ia teringat akan banyak teknik. Sebelum itu, ia harus mendapatkan uang untuk membeli beberapa kristal jiwa iblis. Dalam tes kekuatan jiwa, ia membutuhkan sebuah kristal jiwa. Selanjutnya ia dapat memutuskan teknik apa yang akan dilatihnya. Jika tehnik tersebut sepadan oleh atribut jiwanya, pelatihan akan lebih efektif.

Dong! Dong! Dong! Bel Kota Kemuliaan telah berbunyi, kelas pun selesai. Para murid berhamburan keluar melewati gerbang besar, dan jalan yang ramai di depan. Para pedagang saling bersahutan menawarkan jualannya.

"Terbaru baju tempur tingkat perunggu! Dengan motif Angin Salju! Para nona dan pemuda ningrat, apakah Anda tertarik?" sebuah tempat dengan tunik abu-abu menarik perhatian. Tempat ini menarik banyak perhatian para murid. Baju baja perunggu bukanlah sesuatu yang mudah untuk didapatkan. Namun, di akademi Anggrek Suci, hampir seluruh murid berasal dari kalangan ningrat. Beberapa di antaranya bersyarat, dan mereka bisa menjualnya kepada murid yang kaya jika mereka beruntung.

"Lihat, baju baja perunggu dengan motif Angin Salju!"

Para murid terlihat bersemangat dan berbicara satu sama lain. Sepasang sarung tangan yang memancarkan cahaya biru gelap. Permukaannya yang tertutupi ukiran misterius dan memperlihatkan aura dingin suram yang begitu menakutkan.

"Berapa harganya?" tanya salah satu murid dengan suara pelan.

"60 ribu koin!" jawab penjual tersebut sambil tersenyum.

"Astaga, sangat mahal!"

Sebuah keluarga jelata tak akan mampu mengumpulkan 60 ribu koin dalam sepuluh tahun.

"Baju baja ini memiliki motif Angin Salju. Motif yang digambar memakai darah seekor Banshee Angin Salju. Banshee merupakan makhluk unggul sebelum diburu. Mereka tak mudah untuk ditangkap. Karakter ini yang membuat sarung tangan mempunyai kekuatan menyerang yang hebat. Tentunya perlengkapan ini sangat cocok bagi pendekar atau ahli spiritual iblis untuk Angin Salju!" rayu penjual saat memperkenalkan baju baja.

Banyak di antaranya tertarik pada sepasang sarung tangan yang dipamerkan, tapi apa daya. Barang mahal tersebut bukanlah sesuatu yang mudah didapatkan.

"Jika baju baja perunggu saja bisa bernilai 60 ribu koin, bukankah baju baja untuk tingkat perak dan emas akan lebih mahal?" gumam Bagas. Uang saku bulanannya saja sekitar 500 koin. Keluarga Bagas memiliki banyak usaha, jadi ia bisa dianggap tak memiliki kesulitan. Di kehidupan sebelumnya, Bagas sering tidak jarang membantu Arya dan Darma. Namun baju baja perunggu tetap bukanlah hal yang mudah baginya bahkan jika ia mempunyai uang.

Arya, Bagas, dan Darma berjalan dan melihat sekeliling. Jalanan ini dipenuhi berbagai macam barang jualan, dari yang Murah hingga mahal, dapat ditemukan di sini.

"Arya, apa rencanamu?" tanya Bagas bingung sambil Arya melihat sekeliling.

Sementara mereka berjalan, nampak sosok seseorang tiba di depan vendor.

"Lihat, Surya!" kata Bagas, sambil memoncongkan bibirnya ke arah Surya, "Dan juga Lestari!"

Arya pun melihat ke arah tersebut. Ia hanya melihat Lestari dan beberapa anak perempuan berbincang senang. Wajah yang cantik dan senyum yang manis bagai cahaya mentari pagi. Di antara para gadis, senyum Lestari yang paling mempesona yang membuatnya menjadi pusat perhatian. Suasana menjadi lebih hidup karena kehadirannya.

Surya juga memperhatikannya tiap saat.

"Syukurlah, aku kekurangan sarung tangan tingkat perunggu. Bungkus ini buatku," kata Surya kepada penjual.

"Baiklah, Tuan Muda!"

Ia langsung mengambil dan membungkus sarung tangan tersebut setelah mendengar perkataan Surya.

"Ini 60 ribu koinnya."

Surya mengeluarkan 6 kartu kristal iblis. Sebuah kartu kristal iblis sebanding dengan 10 ribu koin roh iblis.

Ia membuat 60 ribu koin roh iblis terlihat begitu ringan. Dengan ekspresi "Aku tidak perduli", ia menaruh sarung tangan tersebut ke dalam cincin interspatialnya.

Beberapa gadis di sekitarnya berdecak kagum. Ia mempunyai 60 ribu koin, pasti sangat kaya! Beberapa di antaranya melihat dengan penuh kekaguman. Mereka mencoba untuk menggoda Surya. Namun, Surya memperlakukan mereka seperti tak ada. Ia dengan bangga melihat ke arah grup Arya. Lalu, ia menatap Lestari. Tatapannya seolah berkata, "Hanya aku yang pantas untukmu".

"Memalukan!" guman Bagas, "Ini bagai serangan peluru perak!"

"Dasar firaun! Dengan mudahnya mengeluarkan 60 ribu koin bahkan memiliki cincin interspatial." Darma merentangkan tangannya dan menggelengkan kepalanya, ia menatap Arya dan berkata, "Ia tampan dan kaya, bagaimana kau akan bersaing dengannya?"

"Hehe, Lestari tak akan terpengaruh dengan uang," kata Arya. Ia melihat ke arah Lestari, ia terlihat mengabaikan Surya, dan tetap berbincang dengan teman gadisnya. Matanya kadang-kadang melihat ke arah Sekar, tapi Sekar hanya berdiri terpaku di sisi lainnya.

Ekspresi Sekar yang dingin. Ia bagai serigala penyepi, dan tak bersosialisasi dengan yang lainnya.

Arya tahu yang diinginkan Lestari saat ini hanya menjalin persahabatan. Di kehidupan sebelumnya, Lestari selalu ingin menjadi teman Sekar, namun status yang membuat mereka memiliki jarak.

Melihat ekspresi Lestari, Surya merasa kecewa.

"Baiklah, Lestari mungkin tidak perduli dengan uang. Arya, ia tidak menyukai sesama jenis kan? Jika benar adanya, habislah kau," kata Bagas menggoda Arya.

Arya tertawa. Ia sama sekali tidak memperdulikan perkataan Bagas. Arya merupakan satu-satunya pria bagi Lestari di kehidupan sebelumnya.

"Ayo pergi, aku akan memulai rencanaku!"

Ekspresi Darma dan Bagas berubah serius, mereka pun mengangguk.

"Bagas, belilah 2 busur dan 500 anak panah. Sebuah busur seharga 60 koin dan satu anak panah seharga 30 koin, jangan tertipu oleh pedagang jalanan!" kata Arya pada Bagas, "Kita bertemu di tempat latihan sekolah."

"Oke!" kata Bagas sambil menganggukkan kepalanya dan terbersit tanya di benaknya. Apakah Arya pernah membeli busur dan anak panah sebelumnya, bagaimana ia tahu soal harga benda tersebut?

Uang saku Arya hanya 50 koin per bulan, jadi ia tidak akan bisa membeli barang tersebut.

"Darma, kita akan membeli rumput Kolam Hitam," kata Arya. Rumput Kolam Hitam memiliki efek melumpuhkan.

Situasi Darma bahkan lebih buruk dibandingkan Arya. Karena fakta ini, Arya tidak akan membiarkan Darma menggunakan uang nya. Jadi ketika mereka membeli obat tersebut, Arya yang membayarnya.

Rumput Kolam Hitam sangat murah. 1 koin mendapatkan se ikat. Ia juga membeli beberapa agen kering dengan tingkat rendah dan menuju sebuah bukit kecil di samping Kota Kemuliaan untuk mengumpulkan beberapa rumput Zoysia.

"Apa yang akan kau lakukan?" tanya Darma penasaran.

Dengan senyum yang penuh misteri, Arya menjawab, "Rumput Kolam Hitam memiliki efek melumpuhkan, tapi tak bertahan lama. Digunakan untuk meringankan rasa sakit dengan cara diolesi pada luka. Sedangkan rumput Zoysia, merupakan rumput biasa dan belum ada yang tahu kegunaannya. Namun, jika dicampur dengan agen kering dan rumput Kolam Hitam, campuran tersebut dapat memperkuat efek kelumpuhan dari rumput Kolam Hitam."

Darma terkejut sejenak lalu bertanya, "Seberapa kuat efek melumpuhkannya?"

Arya tertawa dan berkata, "Tidak akan berefek banyak pada makhluk iblis biasa. Dampaknya lebih buruk dari agen melumpuhkan tingkat rendah. Tapi apakah kau tahu Domba Bertanduk tak pernah makan rumput Zoysia?"

"Domba Bertanduk?" ulang Darma dan terdiam sejenak. Seakan-akan ia mencoba untuk menerka sesuatu, matanya melotot, "Arya, apakah kau ingin menjadi seorang alkemis?"

"Alkemis?" pikir Arya sejenak dan tertawa, "Mungkin."

Seorang alkemis merupakan orang yang menggunakan bahan-bahan alami untuk meracik ramuan mujarab atau orang yang menyediakan resep. Arya tidak ingin menjadi alkemis. Di kehidupan sebelumnya, ia memiliki pengetahuan yang sedikit. Namun, standar alkemis Kota Kemuliaan sangat rendah. Bahkan mereka tidak dianggap sebagai alkemis. Arya sama sekali tidak menganggap keberadaan alkemis di Kota Kemuliaan. Saat Arya berpetualang di benua tersebut, ia memasuki hutan beracun. Orang-orang yang tinggal di sana dapat bertahan hidup dari serangan beracun yang tak terhitung dari makhluk iblis. Merekalah yang dapat dianggap sebagai alkemis!.

Arya mulai mencampur agen kering dan rumput, menghasilkan 6 botol penuh dengan ramuan.

Tempat pelatihan akademi Anggrek Suci

Tempat pelatihan ini dibangun oleh ahli spiritual iblis tingkat legenda yang mulia Handoko dan kepala sekolah, yang merupakan ahli spiritual iblis emas hitam. Tempat ini dikelilingi oleh dinding yang tinggi. Setiap tahun, para ahli di Kota Kemuliaan akan menangkap beberapa makhluk iblis tingkat rendah dan menempatkannya di sini. Setiap murid akademi Anggrek Suci yang berada di bawah tingkat perak, dapat memasuki tempat ini. Para murid dapat memburu makhluk ini dan mengambil bulu, kristal iblis, dan item lainnya untuk mereka dan membuangnya sesuka hati. Beberapa murid yang miskin dapat ikut berburu di dalam tempat ini untuk membantu kondisi ekonomi keluarga mereka.

Arya dan 2 temannya bahkan belum mencapai tingkat perunggu bintang 1. Oleh karena itu mereka menuju tempat teraman. Tempat Domba Bertanduk berada. Walaupun Domba Bertanduk sangat agresif di alamnya, mereka hanyalah hewan herbivora. Serangan mereka hanya akan menyebabkan cedera serius. Makanya mereka dapat dianggap aman.

Grup Arya memasuki tempat latihan setelah identitas mereka dikenali oleh penjaga pintu masuk.

Arena Latihan Calon Petarung

Pohon-pohon dengan jarak yang jarang, akan ada jejak dirumput dengan Domba Bertanduk yang mondar-mandir perlahan-lahan. Mata mereka yang merah. Mereka akan memasang telinga untuk mendengarkan. Saat orang asing memasuki wilayah mereka, mereka akan langsung menyerang.

Tiba-tiba, suara aneh terdengar. Domba Bertanduk menggeram dan berlari ke suara tersebut, semakin mendekat ke grup Arya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!