NovelToon NovelToon
Cinta Gadis Jathayu

Cinta Gadis Jathayu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Beda Dunia / Cinta Terlarang / Romansa / Kekasih misterius / Cintapertama
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mutiara Wilis

Shanaya berdiri di tepi taman halaman rumahnya, angin malam membelai sayap-sayap keabadiannya yang tersembunyi. Bintang mendekatinya, matanya memancarkan cinta yang tak terbantahkan. "Shanaya, aku tahu kita berbeda, tapi aku tidak peduli. Aku ingin menghabiskan sisa hidupku denganmu," katanya dengan suara lembut.

Shanaya menoleh, mencoba menyembunyikan air matanya "Bintang, kamu tidak tahu apa yang kamu katakan. Aku...aku bukan seperti kamu. Aku memiliki rahasia yang tidak bisa kamu terima..." Shanaya mengangkat tangan, menghentikan Bintang yang ingin mendekat. "Tolong, jangan membuat ini lebih sulit daripada yang seharusnya. Aku tidak bisa menjadi yang kamu inginkan..."

Bintang terlihat hancur, tapi dia tidak menyerah. "Aku tidak peduli dengan apa yang kamu sembunyikan, Shanaya. Aku hanya ingin kamu..."

Apakah Shanaya akan membuka hatinya untuk Bintang atau justru pergi ke langit ketujuh dan meninggalkan Bintang seorang diri di malam yang sunyi ini? Ikuti terus kisah selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutiara Wilis , isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terkuaknya Sebuah Rahasia Besar

"Renata?!" Dr. Maya dan timnya tercengang, tidak percaya bahwa ibu Zaneta, yang mereka anggap sudah lama hilang, ternyata ada di depan mereka, dan terlibat dalam semua ini.

Shanaya dan Thalia menurunkan senjata mereka, sementara Nathaniel bertanya, "Apa yang kamu maksud dengan rahasia itu? Dan apa yang kamu inginkan sebagai gantinya?"

Renata mengambil napas dalam-dalam, "Aku tahu di mana The Shadow sekarang. Aku bisa membawa kalian kepadanya, tapi kalian harus membantu aku menghancurkan The Shadow dari dalam..."

Suaranya bergetar, tapi matanya tetap tajam, "Aku sudah lama mencari kesempatan ini. Aku ingin Zaneta tahu bahwa aku melakukan ini semua untuknya..."

Shanaya dan tim Geng Garuda saling bertukar pandang, terkejut dengan ungkapan kata "Zaneta" dari Renata.

"Apa maksudmu Zaneta?" Shanaya bertanya, suaranya penuh dengan penasaran dan sedikit emosi

Sementara Dr. Maya dan Nathaniel memperhatikan Renata dengan intens, menunggu jawabannya.

Renata mengangguk, air matanya mulai menetes, "Aku adalah ibu Zaneta. Aku dipaksa meninggalkan dia ketika dia masih kecil, dan sejak itu aku mencari cara untuk menemukannya kembali..."

Suaranya bergetar, "Aku tahu aku telah salah, tapi aku ingin kesempatan untuk memperbaikinya. Tolong, bantu aku menghancurkan The Shadow, dan aku akan membawamu ke Zaneta..."

Shanaya dan tim Geng Garuda masih dalam keadaan shock, tidak percaya bahwa Renata adalah ibu Zaneta.

Dr. Maya mencoba menenangkan situasi, "Renata, kami perlu tahu lebih banyak. Apa yang terjadi dengan Zaneta? Di mana dia sekarang?"

Renata mengangguk, "Aku akan ceritakan semuanya, tapi kita harus pergi dari sini sekarang. The Shadow pasti sudah mengetahui kehadiran kita..."

Renata segera memimpin mereka keluar dari gedung, menuju ke sebuah mobil yang tersembunyi di tempat parkiran awah tanah.

"The Shadow memiliki mata-mata di mana-mana," katanya, suaranya rendah dan waspada

"Kita harus pergi ke tempat yang aman sebelum aku bisa menjelaskan semuanya..."

Shanaya dan tim Geng Garuda mengikuti Renata, masih mencoba memproses informasi bahwa ibu Zaneta ternyata adalah Renata.

Ketika mereka masuk ke dalam mobil, Renata memulai ceritanya, "Zaneta...dia diambil oleh The Shadow ketika dia masih kecil. Aku dipaksa meninggalkan dia untuk melindunginya, tapi aku tidak pernah berhenti mencarinya..."

Renata mengambil napas dalam-dalam, "Aku tahu The Shadow ingin menggunakan Zaneta untuk rencana mereka, tapi aku tidak tahu apa rencananya. Aku hanya tahu bahwa aku harus menyelamatkannya, dan aku butuh bantuan kamu untuk itu..."

Suaranya penuh dengan kesedihan dan penyesalan, "Aku telah menghabiskan bertahun-tahun mencari Zaneta, dan aku tidak akan berhenti sampai aku menemukannya kembali..."

Renata menundukkan kepalanya, "The Shadow memiliki seorang putra, bernama Albert. Dia adalah anak dari pemimpin The Shadow, dan dia sangat berbahaya. Zaneta... Zaneta adalah anak yang diadopsi oleh The Shadow, dan mereka menganggapnya sebagai putri mereka sendiri. Mereka ingin menggunakan Zaneta untuk melanjutkan rencana mereka, dan Albert sangat terobsesi dengan Zaneta..."

Suaranya bergetar, "Aku takut apa yang akan terjadi pada Zaneta jika Albert berhasil mendapatkan apa yang dia inginkan..."

Renata mengangkat kepalanya, matanya penuh dengan ketakutan, "Albert akan melakukan apa saja untuk mendapatkan Zaneta, termasuk menggunakan kekuatan dan pengaruh The Shadow pasti sudah masuk ke dalam diri Zaneta. Aku harus menyelamatkan Zaneta sebelum terlambat..."

Suaranya menjadi lebih keras, "Aku tahu di mana Zaneta sekarang, tapi kita harus berhati-hati. The Shadow memiliki banyak penjaga dan jebakan di sekitar tempat itu..."

Shanaya dan tim Geng Garuda saling bertukar pandang, siap untuk menghadapi apa pun yang akan terjadi.

"Kita siap membantu," ucap Shanaya, suaranya tegas

Renata mengangguk, "Aku tahu aku bisa mengandalkan kamu. Mari kita pergi, kita tidak memiliki banyak waktu..."

Renata segera mengeluarkan peta lokasi Zaneta dan mulai menjelaskan rencana penyelamatan.

"Kita harus masuk ke markas The Shadow melalui jalur bawah tanah. Ada penjaga di setiap pintu masuk, tapi aku tahu cara untuk menghindari mereka..."

Shanaya dan tim Geng Garuda memperhatikan peta dengan serius, sementara Nathaniel bertanya, "Apa yang bisa kita harapkan di dalam?"

Renata menjawab, "Albert pasti sudah menyiapkan sesuatu untuk Zaneta. Kita harus siap menghadapi apa saja, termasuk pengawal pribadi Albert..."

Renata berhenti sejenak, suaranya bergetar, "Albert... dia sudah membawa Zaneta ke kastilnya. Aku tahu dia akan melakukan itu. Ujian akhir semester genap kemarin sore adalah kesempatan baginya untuk mendekati Zaneta tanpa menimbulkan kecurigaan..."

Shanaya dan tim Geng Garuda saling bertukar pandang, "Kastilnya? Itu tempat yang sangat berbahaya! Kami sudah menghancurkan sebagian wilayah inti dari kastil The Shadow beberapa hari yang lalu..."

Renata mengangguk, "Aku tahu, itulah mengapa kita harus bergerak sekarang juga. Zaneta mungkin masih hidup, tapi kita tidak tahu berapa lama lagi..."

Dr. Maya bertanya, "Renata, apa yang kamu tahu tentang kastil itu? Apakah ada jalan masuk rahasia atau sesuatu yang bisa kita gunakan untuk menyelamatkan Zaneta?"

Renata berpikir sejenak, "Aku tahu ada terowongan bawah tanah yang menuju ke kastil. Aku bisa membawamu ke sana, tapi kita harus berhati-hati, The Shadow pasti sudah mengantisipasi kemungkinan itu..."

Renata mengangguk serius, "Tujuan The Shadow adalah untuk mencuri Sayap Keabadian dari Black Angel dan White Angel. Mereka ingin menggunakan sayap itu untuk mendapatkan kekuatan yang tak terbatas dan mengadu domba kedua angel itu agar menjadi saling bermusuhan satu sama lain..."

Suaranya menjadi lebih rendah, "Jika mereka berhasil, tidak ada yang bisa menghentikan mereka. Zaneta, sebagai putri yang diadopsi, adalah kunci untuk mencapai tujuan itu..."

Renata melanjutkan dengan nada yang lebih serius, "The Shadow percaya bahwa dengan Sayap Keabadian, mereka bisa mengontrol dunia dan menghilangkan semua oposisi. Mereka sudah mulai mengumpulkan pengikut dan sumber daya untuk mencapai tujuan itu. Zaneta, dengan darah angel yang mengalir dalam tubuhnya, adalah kunci untuk membuka pintu ke tempat Sayap Keabadian disembunyikan..."

Suaranya dipenuhi dengan ketakutan, "Jika Albert berhasil mendapatkan Zaneta, maka The Shadow akan memiliki semua yang mereka butuhkan untuk memulai rencana mereka..."

Renata mengambil napas dalam-dalam, "Aku... aku adalah Black Angel. Aku telah hidup selama ribuan tahun, dan aku telah menjadi musuh bebuyutan Shania, ibu Shanaya, yang merupakan White Angel..."

Suaranya dipenuhi dengan kesedihan, "Aku dan Shania dulu adalah teman baik, tapi perbedaan kami dalam memandang dunia membuat kami menjadi musuh. Aku ingin menggunakan kekuatan untuk kebaikan, tapi Shania ingin mengisolasi diri dan menjaga kekuatan angel hanya untuk diri sendiri..."

Shanaya mendengarkan dengan mata lebar, "Ibu... White Angel?"

Renata mengangguk, "Ya, Shanaya kamu adalah White Angel, dan aku adalah Black Angel. Aku telah mencari Zaneta selama ini, karena aku tahu bahwa dia adalah anakku, dan aku harus melindunginya dari The Shadow..."

Renata menundukkan kepalanya, "Permusuhan antara Black Angel dan White Angel itu semua karena kesalahpahaman. Aku dan Shania dulu sangat dekat, tapi The Shadow melihat ada sebuah kesempatan untuk memecah belah kami. Mereka membisikkan ke telinga Shania bahwa aku dan para black angel lainnya ingin merebut kekuasaannya, dan ke telingaku bahwa Shania ingin mengeliminasi aku dan para black angel lainnya..."

Suaranya dipenuhi dengan penyesalan, "Kami berdua percaya pada kebohongan itu, dan permusuhan antara kami dimulai. The Shadow ingin kami saling menghancurkan, sehingga mereka bisa mengambil alih kekuatan angel untuk diri sendiri..."

Shanaya mendengarkan dengan mata lebar, "Jadi, semuanya adalah jebakan..."

Renata mengangguk, "Ya, dan Zaneta adalah kunci untuk mengakhiri siklus permusuhan ini. Aku harus menyelamatkannya, dan menghentikan The Shadow sebelum terlambat..."

Shanaya dan para geng Garuda pun tampak bingung dengan sebuah rahasia yang baru saja mereka dengar hari ini. Tapi mereka pun saling berdiskusi satu sama lain untuk menyusun rencana pada misi mereka berikutnya untuk menyelamatkan Zaneta dari cengkeraman The Shadow.

Lantas apakah mereka bisa melanjutkan misi mereka dengan mulus atau justru Zaneta akan berbalik melawan mereka sebagai musuh?

Bersambooo dulu...

1
gina altira
Zaneta knp nih anak, kurang se ons kali otaknya 🤭
Mutiara Wilis 🌹: Wkwkwk...kurang kerjaan dia pnasan tapi tetep ngikutin shanaya mulu gak mau tersaingi 😆🤭
total 1 replies
Desti31
Lanjut Nyi🤣
Mutiara Wilis 🌹: Ok nyi 😆🙃🤭🌹
total 1 replies
Selly Susilawaty
lanjut thor, makin hari makin seru aja nih😍
Mutiara Wilis 🌹: Ok kak, terimakasih sudah selalu hadir 🙏🤭🌹
total 1 replies
Anonymous
lanjut terus ya thor💪
Mutiara Wilis 🌹: Ok kak lagi mikir episode berikutnya ini hehehe... 🙏🙃🌹
total 1 replies
Anonymous
widih makin seru nih😍
Mutiara Wilis 🌹: Hai kak, makasih ya hadirnya 🙏😍🌹
total 1 replies
Anonymous
seru banget ceritanya, kalian wajib baca💙😍
Anonymous
semangat ya thor, aku mulai suka sama kisahnya Shanay💙
Mutiara Wilis 🌹: Terimakasih banyak readers ku sudah selalu hadir dan menyukai kisah Shanaya... 🙏😅🌹
total 1 replies
Anonymous
wah makin seru aja nih thor😍
Mutiara Wilis 🌹: Hehehe...iya kak tapi kehilangan ide ini sudahan 🙏😅🙃
total 1 replies
Destianita
Hadir💐😍
Mutiara Wilis 🌹: Selalu hadir nyai destiny 😍👌😆
total 1 replies
Anonymous
semangat thor💪
Mutiara Wilis 🌹: Ok kak terimakasih hadirnya... 🙏😆🙃
total 1 replies
Destianita
Lanjut terus Nyi😍 aku sawer bunga🤗
Mutiara Wilis 🌹: Makasih sawerannya 😍👌😆🙃
total 1 replies
Anonymous
lanjut thor👍
Mutiara Wilis 🌹: Ok masih ngumpulin ide 🙏😆🙃
total 1 replies
Destianita
Semangat terus Thor💐
Mutiara Wilis 🌹: Ok thor dirimu juga semangat
total 1 replies
Destianita
Cihuy, makin seru nih😍
Mutiara Wilis 🌹: Wkwkwk iya idemu berguna juga 🤣🙃
total 1 replies
Destianita
Lanjut Nyai Thor😍
Mutiara Wilis 🌹: Woke nyai queen horor 🤣👌😍
total 1 replies
Mutiara Wilis 🌹
Ok nyai welang 😆
Mutiara Wilis 🌹
Ok nyai, aduh kok hadiroh kan ngeri 🤣🙃
Mutiara Wilis 🌹
apaan lekong?
Selly Susilawaty
lnjut tros thor😍
Mutiara Wilis 🌹: Ok thor, besok paling saya lanjut ini lagi perjalanan jauh mungkin hilang sinyal 🙏😅
total 1 replies
Destianita
Bening semua itu lekongnya🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!