ini adalah kelanjutan cerita dari Dinda dan sistem,,dimana ini tentang kehidupan akhir bahagia wanita yang bernama Dinda Kirana,,setelah banyak rintangan dalam hidupnya,, akhirnya dia menemukan cinta yang benar-benar dia harapkan.
jangan lupa mampir ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
komandan yang terluka
Sam menghapus airmata nya dia tau setelah ini apa yang akan terjadi, nathan terdiam kemudian dia mengangguk dan berdiri melihat mereka yang masih terdiam.
" ayo " ajaknya dan berjalan terlebih dahulu yang di ikuti kedua anggota nya yang sedang terisak.
" bagaimana ini hikkkssssssssss ...bajingan itu memang sangat licik ! " ucap hensel dengan marah sembari menangis'.
sam sesenggukan dan merasakan jantungnya berdebar kencang.
" aku juga tidak tau,,dia memang sangat licik dan kita tidak bisa melawan kalau dia sudah mengancam kita,, hidup keluarga kita akan menjadi taruhannya " ucap sam dengan suara bergetar.
hensel mengangguk dan melihat kepergian komandan mereka dengan marah .
" padahal komandan sudah berkerja keras menangkap mereka yang bersalah tapi komandan kita yang disalahkan,, ayo lebih baik kita lihat apa yang akan dilakukan komisaris sialan itu " ucap hensel dengan menggertakkan giginya.
sam mengangguk dan mereka berjalan dengan tergesa-gesa karna tertinggal.
*********
disisi lain,di lapangan militer ,terlihat disana seorang pria paruh baya yang berperut buncit sedang berbicara serius dengan beberapa polisi, dan mereka melihat kedatangan sang komandan yang sedang berjalan dengan wajah datarnya.
nathan yang melihat mereka hanya terdiam.tidak perduli ,dan terus berjalan menghampiri komisaris yang sedang menatap kerahnya, setelah sampai disana sang komandan berdiri dengan tegak.
" ada masalah apa komisaris besar mendatangi markas militer di pagi-pagi begini ? " suara nathan yang terdengar dingin membuat mereka tersadar.
komisaris besar itu yang bernama Darwin menatap tajam nathan.
" aku datang kemari karna ingin membawa mu ! kamu telah melakukan kesalahan karna sudah berani menghancurkan kapal pesiar yang harganya milliaran ! apakah kamu sanggup mengganti nya ? " tanya komisaris dengan remeh.
tangan sang komandan mengepal kuat dia menatap balik tajam komisaris tanpa merasa takut,
" aku merasa tidak melakukan kesalahan apapun ! karna tugas itu anda yang sudah memerintahkan kami agar menangkap mereka semua yang bersalah ! " ucap nathan dengan nada menekan.
tiba-tiba semua senjata mengarah padanya,yang membuat semua anggota sang komandan menggertakkan giginya karna merasa marah,tapi mereka merasa takut karna keluarga mereka yang akan menjadi taruhannya jika mereka berani melawan.
" perhatikan cara berbicara anda komandan ! anda sedang berbicara dengan komisaris besar ! dan jangan mencoba-coba membalikkan fakta tentang masalah yang terjadi ! " ucap kepala kepolisian dengan marah.
darwin menatap nathan dengan tersenyum licik.
" apakah kamu mendengar ucapan kepala kepolisian. ? kamu sedang mencoba membalikkan fakta dan kamu mengatakan aku yang sudah memerintahkan kalian dengan tugas itu .? apa kamu sedang mencoba memfitnah ku seorang komisaris ? " ucap darwin dengan memicing.
" komisaris ! memang benar anda yang sudah memerintahkan kami semua untuk menangkap para mafia itu ! " ucap nathan tanpa merasa takut.
buggggggggg
" komandan" teriak semua anggotanya ,saat melihat komandan mereka dipukuli dengan senjata api yang mereka pegang.
" kalian diam ! dan kamu masih mencoba mengelak dan memfitnah komisaris besar ? " ucap kepala kepolisian dengan marah dan memukul komandan itu.
dia tidak merasa takut meski nathan seorang komandan karna ada komisaris besar yang mendukung nya,sang komandan meringis dia merasakan hidung nya mengeluarkan darah.
" aku memang mengatakan yang sebenarnya ! dan aku tidak pernah berbohong ! " ucapnya dengan dingin, dia tidak akan pernah membiarkan orang-orang menuduhnya sebagai penghianat, dia akan berada dijalan kebenaran.
buggggg
buggggggg
buggggg
" aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkk tidakkk...komandan hikkkssssssssss " teriak mereka histeris melihat komandan yang sudah tergeletak di tanah, terlihat kepalanya terluka dan mengeluarkan darah.
komisaris yang melihat itu tersenyum licik dan melihat kepala kepolisian dengan anggukan.
" karna kamu sudah berani menuduh dan mengkhianati negara, kamu akan ditahan dan dipenjarakan selama 20 tahun ! " ucap kepala kepolisian dengan dingin.
" tangkap dia dan penjarakan dia diruangan gelap " perintahnya pada anggotanya,mereka yang sedari tadi terdiam langsung mengangguk dan berjalan mendekati komandan yang masih menatap mereka dengan tajam.
belum juga mereka bergerak tiba-tiba.
brakkkkkkkkkkkk
dor dor
aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkk
dor dor
aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkk
dor dor
" komisarissssssssss "
brummmm....brummmmmmmm
para polisi tertembak dan langsung tewas ditempat,sebagain polisi lagi melihat komisaris yang tertembak sontak berteriak keras, melihat komisaris yang tergeletak di tanah dengan nafas tersengal-sengal.
Lalu mereka melihat kearah pintu gerbang yang kokoh ternyata sudah hancur karna tabrakan benda keras, dan terlihat disana mobil perang memasuki markas militer mereka,anggota nathan yang sudah bersiap menembak karna mereka fikir itu musuh,tapi setelah melihat sebuah kepala yang keluar dari jendela mobil perang itu,,sontak senjata mereka terjatuh ,dan rahang mereka semua terbuka lebar.
sedangkan mobil yang baru saja menabrak gerbang itu, terlihat sebuah kepala menyembul keluar dan rambutnya yang panjang tertiup angin, ditangan putihnya terlihat senapan yang canggih.
wanita itu menatap mereka dengan begis, dan mengarahkan senapan nya kearah mereka yang berdiri kaku di tengah-tengah lapangan luas itu.
dor dor
dor dor
sedangkan orang yang mengemudikan mobilnya meneguk salivnya dengan kasar saat melihat aksi wanita itu yang ternyata adalah dinda,saat mereka ingin berangkat tadi dinda mendapatkan pemberitahuan dari sistem jika mas komandan nya sedang dalam bahaya.
mendengar semua ucapan sistem dia merasa murka dan tanpa basa-basi dia mengeluarkan mobil perangnya dari dalam ruang ajaibnya,gara yang melihat itu hampir pingsan apalagi mendengar ucapan kakaknya jika calon suaminya sedang membutuhkan bantuannya.
" kenapa aku merasa sebentar lagi kakak juga akan menjadi seorang tentara ? jika ayah melihat aksi kakak, aku yakin ayah akan kejang-kejang karna terkena serangan jantung " gumam gara melihat wajah begis kakaknya ,dia merasa ngeri.
dinda yang melihat mas komandannya tergeletak di tanah dalam keadaan mengenaskan membuatnya semakin marah.
" mas komandan aku datang menyelamatkan mu,,,, bertahanlah sayang " teriak dinda dan menembak polisi yang membalas tembakannya.
gara ? Dia hampir menabrak alat-alat latihan para tentara yang dilapangan saat mendengar suara teriakan kakaknya.
" astaga aku merasa ingin menghilang mendengar ucapan kakak,, dia membuat aku merasa malu " meringis gara dalam hatinya dan melirik kakaknya yang sedang menembaki para polisi.
sedangkan nathan yang terbaring di tanah mendengar ucapan dan aksi wanita yang dia cintai itu,membuat sudut bibirnya berkedut.
" dia memang agak lain dan aku malah semakin menyukai nya " gumamnya dan menutup matanya nya karna merasa pusing.
dan dinda akhirnya membuat mereka semua tewas ditempat, hensel langsung pingsan lagi melihat kebengisan calon istri komandan mereka.
komisaris besar yang tergeletak merasa tidak percaya dengan apa yang terjadi dengannya,dia berusaha menutupi perutnya yang terluka akibat tembakan yang dia dapatkan.
" aku tidak percaya ini,,ini pasti mimpi,,dan dia...dia calon istri komandan nathan ? " gumamnya dengan badan bergetar melihat semua polisi' mati karna terkena tembakan wanita yang mengaku sebagai kekasih komandan yang dia ingin singkirkan.
* bagaimana menurut kalian si dinda ini ? kenapa dia suka sekali membuat kekacauan? **