Indira, gadis muda keturunan Tionghoa dan Indonesia. dia sudah dari kecil ikut dengan sang ibu, karena ayahnya sudah meninggal
Indira, melanjutkan perusahaan otomotif milik sang Ayah, tapi saat dia akan kembali ke Indonesia. dia mengalami kecelakaan pesawat...
Penasaran dengan cerita nya Yuk ikuti terus Cerita ini. akan banyak menguras tenaga dan emosi, siapkan kata-kata yang indah saat Indira Gandhi masuk ketubuh perempuan muda yang ditinggal oleh orang tua nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Five
Xiao Xie mengangguk mendengar pertanyaan Gege nya itu
"Iya Gege.... ini Momo, cetalang tita panggil dia Momo... Xie'el tacih dia nama Momo" jawabb Xiao Xie
"Baiklah kalau itu mau adik... Gege mengikuti" jawab Xiao Nam sambil mengelus rambut sang adik
Xiao Lin segera kembali ke dekat adiknya. dia pun langsung menggantung babi itu disana, sebelum itu dia juga mengobati serigala yang tadi pingsan, dia juga memasang jebakan untuk burung pagar atau ayam hutan, setelah selesai mereka meninggalkan babi itu terlebih dahulu, mereka akan terus mencari beberapa herbal atau tanaman yang akan mereka tanam di halaman belakang
"Ayo... kita tinggalkan babi gemuk ini dulu, nanti kita akan kembali lagi" ucap Xiao Lin. sebelum pergi dia juga mencabut jarum bius di berada di kening serigala. setelah itu mereka melanjutkan langkah mereka. tak berapa lama mereka berjalan menemukan beberapa tanaman obat tradisional dan beberapa tebu yang merah. kuning. dan hijau, Xiao Lin memotong dari tiga pohon beda warna tebu itu, dia akan menanam nya di kebun belakang
Mereka juga menemukan beberapa jamur, yang bisa mereka konsumsi. tak hanya itu Xiao Lin juga melihat jamur beracun, dia memetik jamur itu dan melemparkan nya ke ruang Qi
"Jie jie kita sudah waktunya makan siang" ucap Xiao Nam. karena jie jie nya terlalu sibuk memetik beberapa tanaman sayur liar dan tanaman herbal
"Eh benarkah? hais.... maaf jie jie terlalu sibuk, ayo kita makan. tapi cuci tangan dulu ya" ucap Xiao Lin. Xiao Lin pun memberikan botol Aqua besar untuk kedua adik nya Cici tangan
Tidak lupa Xiao Lin juga memberikan minuman kotak pada adiknya. kedua adiknya terkejut, tapi melihat jie jie nya minum mereka pun ikut meminum nya
"Jie jie ini Enat... apa macih ada? boleh Xie'el meminum nya lagi?" tanya bocah lucu
"Tentu saja... jie jie akan memberikan nya untuk Xie'er dan Gege Nam ya, sekarang kita makan dulu, karena pemburuan kita masih banyak. lihat beberapa tanaman obat itu masih harus kita petik" ucap Xiao Lin
"Siap jie jie/Ciap jie jie" jawab kedua adiknya. Mereka pun makan dengan tenang, tidak lupa Xiao Lin juga memberikan Momo makanan juga
Tangan kecil Momo begitu cepat menggali tanah, dan Momo pun berkerja bersama Xiao Xie. saat mereka makan mereka mendengar suara burung berkicau
"Eh burung apa itu begitu indah" ucap Xiao Lin saat melihat burung itu mendekati mereka. tanpa permisi burung itu mematuk tangan Xiao Lin sampai berdarah, dan membuat ketiga adik kakak itu terkejut, Momo yang melihat burung itu mematuk tangan Xiao Lin Dan mengambil darah di tangan Xiao Lin, itu marah dia menatap tajam burung itu
Momo juga menjilat luka Xiao Lin, tiba-tiba saja luka di tangan Xiao Lin sembuh. tapi tak lama Xiao Lin Jatuh pingsan
"Jie jie...." teriak kedua adiknya. mereka berdua ketakutan saat melihat jie jie nya pingsan
"Jie jie, hiks... hiks... jie jie bangun" ucap Xiao Xie sambil memeluk erat tubuh Xiao Lin
Xiao Nam menatap tajam kearah burung yang datang-datang mematuk tangan Jie jie nya itu, dia pun ingin memukul burung itu dan terdiam saat melihat cahaya terang di tubuh jie jie nya. dia langsung menarik Xiao Xie untuk menjauh
"Hiks.... hiks... Gege lepac... Xie'el ingin belcama jie jie" ucap Xiao Xie sambil memberontak
Xiao Lin terbungkus oleh lima cahaya, Biru. merah. hijau. coklat dan putih, kelima cahaya itu membuat hutan sekitar terang
SLING
Xiao Lin terbangun dari pingsan nya dia langsung berdiri, kedua adiknya terkejut melihat jie jie mereka yang begitu cantik. mereka berdua saling tatap untuk memastikan apa di hadapan mereka jie jie nya
"Jie jie Lin?" tanya Xiao Nam. Xiao Lin tersenyum lembut pada kedua adiknya, tubuhnya terasa ringan dan kuat
CLING
"Salam Yang Mulia Ratu alam semesta" ucap gadis muda yang turun dari tempat nya tadi. gadis muda itu adalah Burung yang mematuk Xiao Lin
"Eh? siapa kamu? lalu siapa Ratu alam semesta?" tanya Xiao Lin
Gadis muda itu tersenyum miring dia menatap hewan yang unik yang dikira opet oleh Xiao Lin
"Hei... rubah jelek, apa kau tidak memberitahu kepada Yang Mulia Ratu?" tanya gadis muda. Momo yang di panggil rubah jelek pun langsung menatap tajam kearah nya
CLING
"Kau yang jelek, burung kutilang buruk rupa.... laginya kau datang-datang mematuk tangan Yang Mulia Ratu, sangat tak sabaran sekali kau ini" ucap Momo
"Cih... kau saja yang lambat, laginya kau tak memberitahu Yang Mulia Ratu?" tanya burung cantik itu
"TUNGGU... kenapa kalian berdua ribut? bukan nya aku bertanya pada kalian... siapa Yang Mulia Ratu?" teriak Xiao Lin. dia kesal dengan kedua gadis muda di depan nya
"Hehe... maaf Yang Mulia Ratu, hamba rubah legendaris, kebetulan hamba hewan kontrak yang di turunkan oleh sang maha dewa. Anda adalah salah satu putri yang maha Dewa miliki, beliau memberikan hadiah atas kelahiran anda sebagai ratu semesta, anda memegang tiga dunia" jawab Momo
"What.... aku sa salah satu Pu putri maha dewa? jangan ngadi-ngadi hidupmu" teriak Xiao Lin. dia benar-benar terkejut dengan apa yang dia dengar
"Momo tidak berbohong Yang Mulia... Anda sudah di kirim ke dunia modern dan anda sudah waktunya kembali kedunia yang seharusnya anda berada, Maha Dewa mengirim anda ke dunia modern agar anda bisa melihat dunia ini seperti apa, ada memegang dunia Manusia. dan anda juga memegang dunia bawah, jangan lupa anda memegang dunia Fana juga" ucap Momo
GLEK
"Hiks.... aduh biung... berat kali tugas ku didunia ini" teriak histeris Xiao Lin. membuat burung berterbangan
Momo dan burung cantik itu meringis mendengar teriakkan itu, sedangkan kedua adiknya hanya bisa diam. Mereka tidak mengerti dengan keadaan di depan mereka
"Hiks... kalian berdua" tunjuk Xiao Lin kepada Momo dan burung cantik
"Haa... percuma aku ngeluh, aku akan tinggal di hutan ini, dan aku akan membuat para budak pengemis dan orang-orang tidak mampu tinggal di hutan ini juga, aku akan membuat kerajaan di hutan ini... jadi kalian berdua bantu aku mencari pengemis, orang-orang miskin dan budak nanti, untuk kali ini aku akan membangun rumah-rumah dulu" ucap Xiao Lin. dia tidak bisa menolak takdir dan mau tak mau dia akan menerima semua nya
"Tapi Yang Mulia, dunia manusia ini. mereka tak memiliki kekuatan... Anda harus menutupi kekuatan anda Yang Mulia" ucap burung cantik
"Aku tau... aku tau, siapa namamu?" ucap Xiao Lin ke arah burung itu
"Hamba tak memiliki nama yang mulia, bila berkenang silahkan yang mulia berikan nama pada hamba" ucap burung cantik. dia tadi sempat iri pada Momo karena sudah lebih dulu mendapatkan nama
"Hais... aku tak pandai memberikan nama? Xie'er berikan nama untuk burung cantik itu" ucap Xiao Lin kepada adik bungsunya
"Bagaimana talau nama nya Moci?" ucap Xiao Xie
"Bagaimana kamu setuju tidak dengan nama itu?
TBC
Selamat tahun baru semua nya... semoga di tahun 2026 ini kita di berikan umur panjang dan kesehatan tak lupa juga rezeki yang berlimpah. Semoga tahun ini semua yang kita cita-citakan tercapai Amin....