seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kepanikan Raja dan kecemasan selir agung
Dimalam harinya,di istana Raja, terlihat Raja sedang duduk sembari melihat laporan dari para pejabat,dia begitu serius dengan kegiatan meski fikiran nya masih tertuju pada selir agung dia mencoba mengenyahkan nya.
Kasim yang berdiri disana hanya terdiam ,tapi melihat prajurit datang bersama dengan pelayan pribadi putri Aurora dia langsung menyadarkan Raja.
" yang mulia maafkan saya karna telah menganggu kegiatan anda,,pelayan pribadi putri Aurora ingin bertemu dengan yang mulia " ujar prajurit itu dengan serius.
Raja mendongak,dia mengangguk melihat anggukan Raja, prajurit itu akhirnya pergi,kini Raja menatap pelayan pribadi putri kesayangan nya.
" ada apa kamu malam-malam datang menemui ku ? " tanya Raja dengan dingin.
Pelayan itu menelan ludah,dia mendongak dan menatap raja dengan takut-takut.
" yang mulia maafkan saya,tapi saya benar-benar merasa khawatir karna dari tadi siang putri Aurora belum juga kembali ke istana sakura,," beritahu nya dengan suara bergetar.
Raja berdiri dengan wajah tegang,dia melirik Kasim,seolah mengerti Kasim itu menatap si pelayan.
" kenapa kamu tidak memberitahu yang mulia sejak tadi ? Dan apa yang mulia putri memberitahu kalian kemana dia akan pergi? " tanya Kasim dengan tatapan tajam.
" tuan,, yang mulia putri sebelum marah dia mengetahui yang mulia selir dihukum di istana dingin,,saat itu yang mulia putri Aurora merasa sedih dan pergi tanpa memberitahu kami,," jujurnya sembari menghapus keringat dingin yang sudah membasahi wajahnya.
" pengawal!!! cari putri Aurora di setiap sudut istana,bila perlu cari dia di istana dingin !! Mungkin saja dia ada disana ingin bertemu dengan ibunda nya ! " perintah raja pada para pengawal.
Mereka yang mendengar itu segera pergi mencari keberadaan putri Aurora, sedangkan raja berpikir putrinya mungkin sedang bersama dengan selir agung.
Tapi setelah beberapa menit kemudian, tiba-tiba salah satu pengawal nya datang dengan tergesa-gesa.
" yang mulia kami sudah mencari keberadaan putri Aurora di setiap sudut istana,tapi kami sama sekali tidak menemukan nya,," ucap Pengawal itu dengan jantung berdebar kencang.
Raja tertegun dia kembali berdiri dan berjalan mendekati pengawal nya.
" apakalian sudah mencari nya di istana dingin ? " tanyanya dengan nada setengah berteriak.
" sudah yang mulia,bahkan kami juga bertanya pada selir agung tapi selir agung mengatakan putri Aurora tidak ada datang kesana " beritahu nya lagi yang sudah terlihat ketakutan.
Deggggggggggggggg
Raja berjalan mondar-mandir,dia merasa cemas karna saat ini putri kesayangan nya tidak di temukan di istana nya.
" kenapa kamu pergi nya sayang,apa kamu marah pada ayahanda karna menghukum ibunda mu,,maafkan ayah nak,kembali lah ayah berjanji akan mencabut hukuman ibunda mu " gumamnya.
Kasim yang melihat kecemasan raja,dia menyadarkan nya kembali.
" yang mulia bagaimana ini ? kemana lagi kita akan mencari keberadaan putri Aurora? " ucapan Kasim membuat raja tersentak,dia menatap pengawal nya yang masih berlutut disana.
" kerahkan semua prajurit dan pengawal di istana ! Cari keberadaan putriku jika kalian belum menemukan keberadaan nya kalian jangan pernah menunjukkan wajah kalian di hadapan ku !!! " perintahnya yang terlihat marah.
Pengawal itu mengangguk dan setelah itu dia pergi dari sana meninggalkan Raja yang terlihat linglung,dia bingung kemana dia harus mencari keberadaan putri kesayangan nya.
" Kasim bawa kembali selir agung !! dan sebarkan kabar itu jika hukuman selir agung di cabut agar putri Aurora mendengar kabar itu dan dengan begitu dia akan pulang ke istana " perintah nya pada Kasim.
" baik yang mulia " setelah menerima perintah kasim pergi dengan terburu-buru.
kini hanya Raja yang tertinggal disana,dia begitu menyesali keputusan nya yang menghukum selir agung.
" aku tidak boleh tinggal diam,,aku juga harus mencari keberadaan putri Aurora" ucapnya dengan langkah lebar dia pergi meninggalkan istana nya.
***********"
istana mawar
waktu memasuki tengah malam,Aluna yang sedang berbaring di atas ranjang tersenyum dingin mendengar kabar hilang nya putri Aurora.
Dia juga merasa marah saat mendengar selir agung di bebaskan dari hukuman nya.
" tapi tidak apa-apa,aku ingin lihat seperti apa wajah selir agung saat melihat jasad putri kesayangan nya,dan untuk saat ini aku akan membiarkan selir agung dulu merasakan penderitaan karna kematian putrinya,,kini target selanjutnya adalah permaisuri,,,aku akan membuat kalian merasakan akibat dari perbuatan kalian semua pada Aluna dan ibunya!!! " tekannya,dia kembali memejamkan matanya dan tertidur begitu lelap,bahkan dia tidak terganggu dengan kegaduhan istana di tengah malam itu.
************
istana selir agung
matahari sudah mulai memperlihatkan wujud nya,tapi selir agung yang berada didalam kamar terlihat gelisah karena belum menemukan keberadaan putri nya,dia bahkan tidak tidur semalaman karna memikirkan putri kesayangan nya.
" hikkkssssssssss... putriku dimana kamu sayang,kenapa kamu tiba-tiba menghilang ? Apa yang sebenarnya terjadi padamu nak " isaknya,matanya sudah terlihat bengkak akibat menangis semalam.
para pelayan yang menjaganya saling memandang dengan wajah lelahnya masing-masing.
" bukankah ini sangat aneh ? putri Aurora tiba-tiba menghilang dan bahkan belum di temukan keberadaan nya,,"
" ya ini benar-benar aneh aku merasa putri Aurora telah di culik,tapi bagaimana mungkin penculik bisa memasuki istana ? Ini benar-benar mencurigai "
" sudah kalian jangan bergosip sebaiknya kita berdoa agar putri Aurora cepat di temukan "
bisik-bisik para pelayan disana terdengar, sebagian dari mereka merasa senang karna putri Aurora menghilang,karna sebagian dari mereka tidak menyukai Aurora gadis yang sombong dan suka menyiksa para pelayan nya.
" YANG MULIA MEMASUKI ISTANA CAHAYA"
mendengar kedatangan Raja,selir agung mendongak dia berdiri dan berlari memeluk Raja,dia menangis dengan keras karna merasa khawatir dengan keadaan putrinya.
" yang mulia saya mohon segera temukan keberadaan putriku,, hikkkssssssssss...aku takut sesuatu terjadi padanya,,aku tidak bisa membayangkan jika putri ku terluka " tangis selir agung.
Raja mengembuskan napas nya,dia membalas pelukan selir agung dan mencoba menenangkan nya.
" percayalah padaku putri Aurora pasti akan baik-baik saja,aku sudah mengerahkan seluruh prajurit mencari keberadaan nya,,sudah jangan menangis lagi " Raja menepuk-nepuk punggung selirnya dengan lembut.
Sedangkan selir agung merasa tenang sedikit mendengar ucapan Raja,tapi tiba-tiba beberapa pengawal rahasia Raja datang dengan wajah panik nya.
tak tak tak tak tak
pengawal itu menatap keduanya yang membuat Raja menguraikan pelukan nya.
" bagaimana apa kalian sudah menemukan keberadaan putriku? " tanya Raja dengan dingin.
" lapor yang mulia kami sudah menemukan keberadaan putri Aurora,,dia...dia " pengawal itu tidak sanggup melanjutkan ucapannya.
" ada apa ? cepat katakan ada apa dengan putri ku ? " desak selir agung yang sudah tidak sabar.
Pengawal itu langsung berlutut,dia tidak berani menatap Raja yang terlihat menatap nya dengan tajam.
" yang mulia kami menemukan putri Aurora di taman dekat danau,,putri Aurora,,,," belum sempat dia melanjutkan ucapannya, tiba-tiba dia melihat selir agung sudah pergi dengan berlari meninggalkan istana cahaya.
Begitu juga dengan Raja,dia yang melihat kepergian selirnya berlari mengejar nya., sedangkan pengawal itu menghela nafasnya dan geleng-geleng kepala.
" semoga saja yang mulia menerima kenyataan ini " gumam nya yang akhirnya memutuskan untuk pergi ketaman di dekat danau.
lanjut up lagi thor
lanjut up lagi thor
Semangaat thoor💪💪💪❤