NovelToon NovelToon
Petaka Di Air Terjun Kampung Dara

Petaka Di Air Terjun Kampung Dara

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Selingkuh / Cinta Terlarang / Hantu / Dendam Kesumat
Popularitas:19k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Tragedi menimpa Kenanga, dia yang akan ikut suaminya ke kota setelah menikah, justru mengalami kejadian mengerikan.
Kenanga mengalami pelecehan yang di lakukan tujuh orang di sebuah air terjun kampung yang bernama kampung Dara.
Setelah di lecehkan, dia di buang begitu saja ke dalam air terjun dalam keadaan sekarat bersama suaminya yang juga di tusuk di tempat itu, hingga sosoknya terus muncul untuk menuntut balas kepada para pelaku di kampung itu.
Mampukah sosok Kenanga membalaskan dendamnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan setelah kematian

"Mas, mas Sigit ko murung? Apa mas Sigit punya urusan lain dan terpaksa mengajak Zainab ke pasar malam ini?" tanya Zainab

‎ Dia dan Sigit saat ini sedang di pasar malam, Sigit masih memikirkan tentang dua pegawai Wisnu yang tiba tiba saja di temukan dalam keadaan tergantung, dan karena itulah Sigit jadi tidak fokus saat membawa Zainab berjalan jalan di pasar malam.

‎"Maaf, aku hanya sedang memikirkan mau beli oleh oleh apa untuk orang tua kamu, aku tidak tahu apa yang mereka sukai" jawab Sigit

‎"Kalau itu tidak perlu di pikirkan mas, bapak dan ibu suka sekali martabak telur, beli itu saja" jawab Zainab

‎"Kalau bagitu nanti pas pulang kita beli ya kamu mau beli baju?" tanya Sigit

‎"Boleh, Zainab mau lihat lihat dulu" jawab Zainab

‎ Mereka kembali berkeliling melihat banyak barang yang di jual di pasar malam itu, tak hanya pakaian dan perlengkapan dapur, sandal, aksesoris, tas bahkan tempat bermain anak anak juga ada di sana.

‎"Hihihi... Mas Sigit, Kenanga mau naik kora kora"

‎"Jangan, itu berbahaya Kenanga" jawab Sigit yang masih sibuk memilihkan pakaian untuk Zainab.

‎"Kenanga?" gumam Zainab

‎"Eh.. Maaf, aku pikir tadi ada orang yang bilang ingin naik wahana kora kora" ucap Sigit gugup

‎"Oh, anak kecil yang tadi itu namanya Kenanga?" tanya Zainab dan Sigit mengangguk saja agar Zainab tidak curiga.

‎ Sigit melihat sekeliling, dia yakin yang tadi bicara dan dia dengar adalah suara Kenanga, Sigit tahu persis suara orang yang dia cintai jadi Sigit tidak mungkin salah. Hingga matanya menangkap sosok Kenanga yang sedang berdiri di depan gerobak martabak sambil menangis.

‎"Zainab, aku mau pipis dulu ya kamu pilih saja dulu pakaian yang mau kamu beli" ucap Sigit

‎"Iya, jangan lama lama mas, Zainab tidak kenal siapapun di sini" ucap Zainab

‎"Iya, aku akan segera kembali, paling cari semak semak saja yang sepi" jawab Sigit tersenyum lalu berlari ke arah dia melihat Kenanga.

‎"Ko tidak ada, aku yakin tadi lihat Kenanga tapi kenapa bajunya basah" gumam Sigit kembali berkeliling mencari Kenanga.

‎"Hiks... Hiks..."

‎ Kembali Sigit mendengar suara Kenanga, tapi sekarang suara isakannya yang terdengar begitu menyayat hati.

‎"Kenanga" panggil Sigit karena suara itu ada di tempat yang begitu sepi

‎"Hiks... Hiks.."

‎"Kenanga apa itu kamu?" tanya Sigit terus mencari arah sumber suara

‎"Mas Sigit"

‎ Akhirnya sosok Kenanga muncul di hadapan Sigit, sosok Kenanga yang terlihat pucat dengan rambut acak acakan dan juga pakaian kebaya yang basah, tapi wajahnya tidak menyeramkan seperti saat dia menakut nakuti Rusli dan Juned.

‎"Astaga Kenanga, kenapa kamu basah kuyup begini? Dan kenapa kamu ada di sini? Kemana Dirga?" tanya Sigit

‎ Sigit segera membuka jaketnya untuk menutupi tubuh Kenanga yang basah, dia juga merapikan rambut Kenanga yang berantakan, bahkan memeluk tubuhnya yang terasa begitu dingin.

‎"Dingin mas, Kenanga kedinginan" lirih Kenanga

‎"Ayo ganti pakaian kamu dulu, pakaian kamu basah, dan ...."

‎ Sigit tidak bertanya apa apa lagi, pikirannya terlalu banyak di isi pertanyaan dan dia bingung harus memulai itu dari mana, jadi dia memutuskan untuk membawa Kenanga dulu dan membeli pakaian yang cocok untuk Kenanga.

‎"Ini, aku sudah belikan kamu baju baru, pakailah supaya tubuh kamu tidak kedinginan" ucap Sigit memberikan satu dress panjang berwarna putih yang dia beli karena menyukai dress itu dan merasa kalau itu cocok untuk Kenanga.

‎"Pakai lagi jaketnya supaya tidak dingin" ucap Sigit ketika Kenanga sudah mengganti pakaiannya.

‎"Kamu mau sesuatu?" tanya Sigit

‎ Dia bahkan lupa kalau saat itu dirinya sedang mengajak Zainab berjalan jalan, pikirannya seketika di penuhi dengan Kenanga saat di melihat Kenanga kembali.

‎"Lapar, Kenanga lapar" jawab Kenanga

‎"Ayo, kita beli martabak, atau kamu mau mie ayam?" tanya Sigit

‎"Mau dua duanya" jawab Kenanga membuat Sigit tersenyum karena biasanya Kenanga akan menolak apapun yang dia berikan karena merasa tak enak hati.

‎"Tunggu di sini, aku belikan untukmu, kita makan berdua di sini ya, di sini sepi dan kamu tidak perlu takut" ucap Sigit dan Kenanga mengangguk.

‎ Sigit kembali ke keramaian pasar malam itu dengan perasaan bahagia bercampur khawatir karena Kenanga hanya sendirian tanpa Dirga, di tambah dia juga memakai pakaian dua hari yang lalu saat keduanya menikah.

‎"La..lalalala...lalalala...Lala...."

‎ Kenanga bersenandung di tempat yang begitu sepi itu, dia mengusap rambut panjangnya yang tergerai indah bahkan merapikan pakaian baru miliknya yang di berikan Sigit.

‎"Kenanga, ini makanannya, ayo makan, nanti kamu aku antar pulang ya" ucap Sigit yang sudah kembali

‎"Tidak bisa pulang, Kenanga tidak bisa pulang" jawab Kenanga

‎"Tapi kenapa?" tanya Sigit

‎"Itu rumah mas Dirga, dia sudah pergi jauh meninggalkan Kenanga sendirian" jawab Kenanga berubah murung.

‎"Dirga melakukan itu padamu? Dan kamu kembali ke kampung ini dalam keadaan basah kuyup, kamu kehujanan? Jalan kaki ke sini?" tanya Sigit terkejut karena dia juga melihat Kenanga tidak memakai alas kaki.

‎"Iya, Kenanga berjalan sendirian ke sini" jawab Kenanga

‎"Tidak apa apa, kamu bisa tinggal di rumah kami lagi kan" ucap Sigit

‎"Tidak... Tidak mau di sana"

‎"Lalu di mana? Kamu tidak mungkin kembali ke rumah kamu yang ada di dalam hutan itu kan, aku khawatir" ucap Sigit

‎"Kenanga di sana saja tidak ada yang tahu, hanya kita berdua, ini rahasia kita berdua" jawab Kenanga menatap Sigit

‎ Mata teduh kenanga entah kenapa terlihat kosong di mata Sigit, mata yang biasanya selalu penuh keceriaan itu seperti sudah hilang di gantikan dengan sorot mata datar dan kosong dalam diri Kenanga.

‎ Sigit kembali memeluk Kenanga, dia tidak bisa lagi melihat kesedihan dalam raut wajah orang yang begitu dia cintai itu. Tapi dia juga bahagia karena Kenanga percaya padanya bahkan ingin merahasiakan pertemuan mereka.

‎"Tenanglah Kenanga, aku akan membantumu, untuk sementara kita akan pergi ke rumahmu, aku tidak akan memberi tahu siapapun, atau kamu tidur di kamarku saja dulu" ucap Sigit kembali menyuapi Kenanga makanan yang dia bawa.

‎"Aku senang Kenanga, aku senang karena kamu mendatangiku, aku jadi merasa kalau aku juga penting dalam hidup kamu" ungkap Sigit menggenggam tangan Kenanga.

‎"Tentu saja mas Sigit penting, mas Sigit adalah jalan Kenanga menuju ketenangan" jawab Kenanga tersenyum manis.

1
neni nuraeni
bguuss mereka the best deh lah... hehee,,,, dtunggu klnjutannya ya thoor😁😁
tiniteyok
horeee Badaruddin akhirnya muncul....semoga masalah nyi Dahlia n Dirga segera teratasi, semangat Sigit dkk😀
Ridwan01: aamiin Terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Sri rahayu
Thor lanjut ,ceritamu ini ga mbosenin .teruslah bikin cerita yg menyangkut Dimas dan Sahara pasti seru
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
yeeey akhirnya Sigit punya kekuatan eeuuuyyyy.... siap" bertarung SMA si Dirga edan dan pasukannya lnjut atuh laaah thooorr😁😁
neni nuraeni: maksih kmbli othoor 😁😁
total 2 replies
neni nuraeni
Waduuh mati ga ya... lnjuttt
neni nuraeni: oh bgus deh😁😁
total 2 replies
tiniteyok
wah....si Dahlia udah mulai bergerak mencari mangsa, selalu hati² Sigit n Kenanga, semakin seruuuuu ceritanya 😀
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
semoga Sigit dan yg lainnya slmt....dan semoga klung Badarudin bisa melindungi Sigit dan yg lainnya
Ridwan01: aamiin terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
baguuss,,,, mantaaap seruu. lnjut thor
neni nuraeni: sama" thor 😁😁
total 2 replies
neni nuraeni
ga komen ah bingung....😁 semngt ya thor dtunggu klnjutnnya,,,
Ridwan01: terima kasih kakak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
ga kebyng deh gmna pusingnya gamma 😁😁😁
neni nuraeni: teler atuh thoorr... 😁😁😁
total 2 replies
Likha Al Mujahid
di tunggu thor 💪
Ridwan01: terima kasih kak y
total 1 replies
neni nuraeni
aduuuh sikit amat thor up nyaaa.... pdhl lgi seru"nya ini,,, lnjut lgi dooong😁😁
neni nuraeni: mmmm😐😐
total 2 replies
tiniteyok
bodoh banget kenanga, jadi wanita kurang tegas, baru diprovokasi Dirga udah nurut aja...., untung ada Dimas dkk yang bantu
Ridwan01: kalau tidak ada mereka, kenanga sudah di culik. terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
kasian kenanga... lnjut thor
Ridwan01: siap kak terima kasih 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
aduuh Sahara... awas yaa,,, semoga kenanga dan Sigit ga terpisah lgi ..
Ridwan01: aamiin, terima kasih kak🙏
total 1 replies
neni nuraeni
hadeeeh si Dirga nyari gara" nih... jgn smpai deh si Dirga mengganggu kebahagiaannya kenanga ksian
neni nuraeni: betul itu.... kalau bisa smpai ga bisa jln biar tau rasa dia 😁😁
total 2 replies
neni nuraeni
rek kumha rustam maneh... percaya moal mneh... rustam... dsr rustam edan!!,,,
Ridwan01: Rustam memang riweuh kak👍🙏
total 1 replies
tiniteyok
hiiii....serem banget penampakan si kunyang🙄
Ridwan01: iya kak
total 1 replies
neni nuraeni
ih sedikit amat thor upnya.... lnjut dongg seruuu ini😁
Ridwan01: hanya bisa up satu kak 🙏
total 1 replies
Nida Rania
y ampun Sahara,mau dong rmh'y djagain SM sahara.klo sajen'y cman tempe oreg doang sih....🤣🤣🤣
Ridwan01: antri kak, rumahku dulu, aku sudah setor batagor sama Sahara 🤭🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!