NovelToon NovelToon
Kepincut Cinta Om Duda

Kepincut Cinta Om Duda

Status: tamat
Genre:Duda / Nikah Kontrak / Persahabatan / Romansa / Tamat
Popularitas:273.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rita Tatha

Hanya karena sebuah kesalahan kecil, Markonah Dua—Marwa— harus berurusan dengan seorang duda tampan dan juga mapan yaitu Leonard alias Leo.


Leo merasa terpikat dengan Marwa dan berusaha mengejar gadis itu hingga membuat hidup Marwa merasa tidak tenang. Jika mereka terlibat dalam sebuah pernikahan, apakah yang terjadi?

Simak Kisah terbaru mereka di sini 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

05

Rumah kontrakan yang dihuni oleh tujuh gadis cantik itu seketika terasa penuh saat kurir tersebut sudah memasukkan kardus-kardus ke ruang tamu. Bahkan, gadis lain yang tinggal di rumah itu sampai geleng-geleng saat melihat banyaknya barang di sana. Baru kali ini Marwa berbelanja sebanyak itu. Mereka mengira Marwa menang lotre.

"Astaga, elu belanja banyak banget, Mar." Martu—Markonah Satu—menatap tidak percaya.

"Bukan gue." Marwa menjawab malas. Dia duduk di kursi dengan tangan bersidekap. Bibirnya yang cemberut, dan terlihat bermalas-malasan. Membuat sahabatnya itu merasa heran.

"Terus?" Kening Martu mengerut dalam. Menatap Marwa dengan begitu menuntut jawaban.

"Entahlah. Tiba-tiba aja ada telepon dari kurir."

"Wah, jangan-jangah Om Tampan itu yang ngirim barang ke elu, Mar. Gila! Jangan-jangan dia Sugar Daddy." Martu heboh sendiri.

"Apaan Sugar Daddy? Papa Gula? Kenapa enggak sekalian aja Oil Daddy, mumpung minyak lagi mahal," timpal Marwa.

"Bukan oil lagi, tapi pelum*s," celetuk Juminten yang sedang sibuk membuka satu kardus berisi makanan ringan.

"Astaga, Jum. Mulut elu bisa enggak sekali aja jangan mikir ke sono? Otak gue tercemar sejak tinggal di sini."

"Heh! Markonah Brielle Edan—"

"Eden bukan edan!" potong Marwa ketus.

"Halah beda satu huruf doang," timpal Juminten.

"Weh, beda satu huruf tetap beda arti, Jum. Nama elu Arrabella gue ganti jadi Annabell mau? Beda satu huruf doang 'kan?" Marwa tersenyum sinis. Dia merasa puas bisa membuat Juminten terbungkam sendiri.

"Capek gue ngomong sama elu." Juminten pun pasrah. Berbicara dengan Marwa memang kadang membuat hati kesal sendiri karena gadis itu pintar memojokkan orang lain dengan ucapannya.

Mereka bertiga akhirnya sibuk membuka kardus-kardus yang kebanyakan berisi camilan ringan. Namun, belum selesai semua kardus dibuka, terdengar gedoran pintu yang sangat mengganggu telinga. Martu dengan malas membuka pintu tersebut untuk melihat siapa yang datang. Wajah Martu mendadak masam saat melihat Zubaedah—anak pemilik kontrakan—berdiri di depan pintu dengan kedua tangan terlipat di depan dada.

"Apa?" Suara Martu terdengar tidak bersahabat.

"Kalian harus bayar rumah kontrakan ini!" Zubaedah tak kalah garang, tetapi Martu tidak gentar sedikit pun. Mereka sudah terbiasa berseteru membuat Martu tidak peduli lagi meskipun Zubaedah adalah anak pemilik kontrakan.

"Bayar? Kamu masih muda dan kupikir kamu belum pikun. Kita masih punya waktu sebulan buat tinggal di sini." Jari Martu menunjuk ke lantai sebagai penegasan.

"Pokoknya aku enggak peduli! Mending kalian bayar sekarang atau bulan depan jangan ngontrak di sini lagi!" Zubaedah memberi ancaman dan dia yakin kalau Martu akan merasa takut lalu memberinya uang. Jujur, saat ini Zubaedah sedang butuh uang untuk membeli perlengkapan make-up.

"Enggak papa. Kita bisa nyari rumah kontrakan yang lain." Martu masih menjawab santai disertai seringai.

Zubaedah justru terlihat gugup. Kalau sampai mereka berhenti ngontrak yang ada Zubaedah akan kena marah ibunya. Sekar—ibu Zubaedah—sangat tegas dan galak, tetapi Zubaedah justru menjadi anak pembangkang. Melihat wajah Zubaedah yang tampak ketakutan, Martu menarik sebelah sudut bibirnya. Dia yakin kalau Zubaedah tidak akan berani lagi. Gadis seperti itu memang sesekali harus dilawan agar tidak makin kurang ajar.

"Pokoknya kalian harus bayar kontrakan ini! Kalau enggak silakan bulan depan angkat kaki!" Zubaedah berlalu pergi, sedangkan Martu justru tergelak. Dia yakin kalau Zubaedah sebenarnya tidak berani melawan dirinya.

Setelah bayangan Zubaedah tidak lagi terlihat, Martu segera menutup pintu tersebut rapat. Bibir Martu menggerutu, setiap kali Zubaedah datang pasti tensi darahnya mendadak naik karena merasa sangat kesal dan harus berdebat dengan gadis tersebut.

"Elu kenapa, Mar?" tanya Juminten yang sibuk membuka satu kardus paling kecil sendiri karena penasaran dengan isinya.

"Tuh, tukang tagih utang datang." Martu menghempaskan tubuhnya di sofa dan membuka salah satu camilan lalu memakannya agar emosi dalam dirinya sedikit menurun.

"Biarin aja, sih. Dia emang gitu. Doain aja cepet dapat hidayah," ujar Marwa. Ikut mengambil isi snack yang dipegang Martu.

Juminten melongo sesaat saat kardus yang dipegang sudah berhasil dibuka. Namun, setelahnya dia terkekeh sendiri hingga membuat kedua Markonah itu merasa heran.

"Sekarang elu yang kenapa, Jum? Jangan bilang lu mendadak gila?" tukas Marwa menatap Juminten penuh selidik.

"Gue nemu permen rasa buah." Juminten mengangkat bungkusan kecil di tangan sembari menahan tawa.

"Ed*n! Itu kond*m oe!"

1
Debbie Teguh
lebih parah drpd genk somplak 🤣
Maa Yanti Maa Yanti
somplaaakk semua genk marwa 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
msuk anggin gemburan ular naga nya om sabeni 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
zenab loo mh beu kunaon make bilang rasa apem sgla 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
marwa marwa 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
seruuu bngett kocaakjk bikin perut sakit ketawaa muluu thorr 🫶💕 ttp semangaat 💪💪
Maa Yanti Maa Yanti
🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
om sabeni 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
seruuu sllu dn ngakaaaakkkkk🤣🤣🤣🤣 love sakebon tuk thorr ku tayong 💕🫶
Kadek purnami
mau tanya. untuk cerita genk ternak duda lainnya dimana ya?
may faz
ya Allah ngakak anjirrrr🤭....denger kata Sabeni😜😁
pretty girl's
luar biasa
aslii sumpah ngakak🤣🤣🤣🤣🤣
roman² nya novel othor yg satu ini bakal demen dehh,, liat dari penulisan kata² nya aye suke aye suke.. 😂😂😂
linamaulina18
mrk punya hubungan suami istri
Ran Aulia
👍😁😁😂😂
Dandelion
si marwa mah terĺalu frontal...lgi nyetir jg si om mlh di godà...hhhh
Dandelion
congrats marwa sbntar lgi jd emak...hihihi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!