NovelToon NovelToon
Gadis Pembayar Hutang

Gadis Pembayar Hutang

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Badboy / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nafi'

Jangan lewatkan juga "DITAKDIRKAN MENCINTAIMU" dan "NGUMBARA CINTA"



Mengandung adegan dewasa 21+ jadi bijaklah dalam membaca.

Seorang dokter cantik bernama Ziya Almahiyra yang harus membayar hutang ayahnya dengan menjadi pembantu dirumah Aditya Dewa Bagaskoro tanpa gaji sedikitpun selama satu tahun.

Lalu bagaimana dengan cita citanya yang ingin mendirikan klinik sendiri,untuk menolong sesama, meringankan rasa sakit yang diderita pasien?

Ayahnya yang bangkrut karna hutang menggunung.Membuat sang ayah mengidap sakit jantung.Sang kakak bernama Nabila Sahara yang selalu pergi ke klub bersama teman temannya seperti tidak mau tau akan keadaan yang menimpa keluarga, adalah persoalan rumit bagaikan benang kusut yang tak mampu Ziya uraikan.

Aditya Dewa Bagaskoro menikahi Ziya. Kebahagiaan pun menghampiri keduanya. Namun apa jadinya jika ternyata ibunya tidak menyetujui pernikahan itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafi', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jumat

Suasana sudah begitu ramai, para tetangga Aditya memenuhi masjid. Masjid ini memang hanya berjarak 20 meter dari rumah Aditya, dan berada di seberang jalan, akad nikah yang sebentar lagi akan berlangsung.

Suasana halaman rumah yang sudah seperti taman surga, dekorasi dengan bunga bunga putih yang indah memenuhi halaman dan rumah.

Terjadilah keributan di lantai dasar. Eyang Meri berjalan pelan memasuki rumah, namun berteriak seperti di hutan. Disampingnya juga ada wanita yang sepertinya juga seumuran dengannya.

"Aditya..Aditya..dimana kau cucu kurang ajar." Menoleh ke kanan dan ke kiri tapi yang dipanggil belum juga datang.

"Hai lihatlah kelakuan cucumu itu, dia malah sembunyi seperti ini saat kita datang." Oma Eni(ibu Denny) Dirga(ayah Denny)

"Hai dia juga cucumu, gara gara dia, aku hampir saja jantungan." Meri.

"Aku bangga dengan cucuku, dialah pria sejati berani menunjukkan cintanya, ah sebentar lagi dia akan segera memberiku cicit." Dirga berbangga lalu mendudukkan tubuhnya di sofa.

"Tentu saja dia keturunan Benitez terkenal unggul dalam segala hal, tidak seperti anakmu itu, beraninya main belakang." Meri kadang masih kesal karena ulah Denny yang pernah membawa kabur Maya.

"Itu juga pria sejati, berani mengambil resiko." Dirga tidak mau kalah.

Dari atas ada tiga pemuda sudah datang dengan baju batik yang sama, Diki, Rizal dan Doni.

"Hai kalian, dimana mempelai pria nya?" Tanya sang kakek.

"Masih dandan eyang." Rizal menjawab sambil menyalami ketiga orang tua disana.

"Rizal, kenapa Aditya nikah tiba tiba? apakah dia menghamili seorang gadis?" Dirga

"Itu kelakuan anak kamu, jangan samakan dengan cucuku" Meri

"Sebentar lagi akan seperti itu tuan."

Semuanya saling memandang ke arah Rizal. Rizal hanya mengidikkan bahu acuh, lalu pergi ke meja tempat mahar yang sudah dirias rapi.

Di lantai atas tempat Aditya tadi, Doni datang untuk melihat pengantin pria, tapi ada kekacauan disana. Aditya yang sok pandai memakai jarik, malah jadinya awut awutan. Doni yang baru masuk langsung tertawa kencang.

"Kau seperti mak mak penjual jamu Dit hahaha." Bagaimana tidak, Aditya pakai jarik hanya setengah kaki dan bagian depan yang menjuntai. Aditya masih menguwel uwel jariknya, coba dilipat, ditarik, entahlah sampai lucek jariknya.

"Hai, kenapa kau malah diam disana? bisakah kau membantuku memakai ini?" Aditya melebarkan jariknya.

"Mana aku bisa?" Doni merebahkan badannya di ranjang dengan terlentang.

"Punya teman nggak bisa diandalkan." Gerutu Aditya, sambil masuk ke tempat pakaiannya membawa beberapa model celana yang berbeda." Doni mengernyit melihat temannya.

"Buat apa celana itu Dit?"

Bersamaan itu masuklah Diki dan Rizal.

"Ribet pakai jarik, aku pakai celana saja ya, toh yang penting jadi nikah." Ketiganya langsung tepok jidat.

"Mana ada pengantin pakai jeans?" Diki dan Rizal bersamaan. Aditya sudah mulai memakai celananya.

"Diada adain lah." Masih memakai celananya.

"Lagian, tadi dibantu sama pihak MUA nggak mau, lha ini kok malah aneh gini seh bos?" Rizal menunjuk jeans yang dipakai Aditya.

"Sumpah, orang pintar bisa jadi sangat bodoh kalau jatuh cinta ya." Diki menggelengkan kepalanya melihat tingkah Aditya.

"Udah, diem lu semua." Aditya melihat penampilanya di depan cermin. "Tapi kok aneh ya, eh lu pada bisa pakaiin jarik nggak seh?" Aditya mulai jengah dengan temannya yang hanya jadi penonton. Sudah melepas lagi celananya, dan membuangnya kelantai lalu duduk di sofa.

"Tuh si Diki, anak penjual batik pastinya ahli." Doni masih rebahan.

"Nggak bisa gua. Eh ini seragam buat siapa Dit?" Menunjuk tiga baju batik.

"Buat kalian, itu dari Winda, buat kembaran katanya." Aditya merentangkan jariknya kembali dan mulai memakainya.

"Tuh anak emang selalu perhatian ya." Doni mengambil satu baju, lalu memakainya, dan diikuti yang lain.

"Boss tunggu dulu, aku panggil MUA saja ya." memberi tawaran, setelah mengenakan baju batiknya.

"Terserah." mulai putus asa melemparkan lagi jariknya ke sembarang arah.

"Apa ini sayang, jangan suka lempar baju gini dong, kebiasaan kamu ah." Maya tiba tiba datang terkena lemparan baju Aditya.

"Kok belum siap sayang, satu jam lagi sudah mulai lho acaranya. Tuh nenek dan kakek kamu udah pada nungguin di bawah."

"Susah pakainya ma."

"Sini mama yang bantuin." Maya pun membantu Aditya memakai jarik dengan rapi, dan membantu Aditya berdandan hingga selesai.

Dan mempelai wanita kini berada di rumah Winda. Hana sangat antusias saat mendengar Ziya menikah. Hana heboh sendiri menghubungi teman yang seprofesi dengannya menanyakan baju pernikahan.

Ketika bertemu dengan Ziya, Hana melihat ada kemiripan dengan anak keduanya yang sudah meninggal dua tahun lalu bersama sang suami saat kecelakaan pesawat.

Ziya meremas tangannya berulang kali, rasa gugup dan tegang membuatnya berkeringat.

"Jangan tegang gitu dong sayang, tarik nafas, hembuskan oke. Ayo mulai."

Ziya mengikuti instruksi dari Hana. Berulang kali dia melakukannya sampai merasa tenang kembali.

"Kak Nabila dimana tante?"

"Katanya ada urusan sebentar tadi."

Hana menjawab, tak berapa lama datanglah Winda dan Syita.

"Ayo kita jalan, semuanya sudah menunggu mempelai wanita."

"Aku deg deg an banget kak, bagaimana ini Syita." sebentar memegang tangan Winda, lalu memegang tangan Syita, begitu berulang kali.

"Hei, tadi sudah kuajarkan atur pernafasan kamu." Hana berucap sambil membenarkan make up nya sendiri.

"Hufft, baiklah, ayo kita turun."

Nabila sudah berada di halaman rumah menunggu adiknya keluar. Telpon dari orang suruhannya membuat dia harus menjauh dari Ziya.

"Bagaimana?" Setelah jauh dari Ziya.

"Maaf nona, saksi mata telah kita temukan sudah tewas. Tapi kami mendapatkan bukti baru, sudah aku kirimkan ke hp nona."

"Good job." Ziya menutup sambungan panggilan.

Ting, sebuah notifikasi masuk.

Nabila mengusap layar handphone miliknya, sebuah senyuman tersungging di bibirnya.

"Hai apa yang kau lakukan disini? aku sudah mencarimu kemana mana seperti orang kehilangan arah." Steven memeluk Nabila.

"Hai, kau ini banyak orang disini, lepaskan."

Memberontak.

"Iya, kau menang saat ini." Melepaskan pelukannya setelah melihat sekeliling, benar saja ada banyak orang yang akan mengiringi pengantin perempuan sampai ke masjid nanti.

"Steven, lihatlah ini bukti baru yang kita dapatkan." Menunjukan video pada Steven.

"Jika sudah begini, sebaiknya kita batalkan perusahaan Aditya sebagai umpan. Dengan bukti ini, kita bisa melaporkannya kepada pihak yang berwenang."

"Ya, kau benar sekali. Tapi itu saja tidaklah cukup, aku juga ingin keluarga Agung merasakan akibatnya."

"Maksudmu." Steven mengangkat alis.

"Ada satu keluarga yang Agung sembunyikan dan sangat dia sayangi. Dia begitu mencintai wanita itu sampai menyembunyikan semua kebenaran yang dia perbuat."

Nabila menggenggam erat hpnya. Wajahnya nampak berbinar.

"Apa yang akan kau lakukan pada keluarga itu?"

"Tidak banyak, aku hanya ingin memberi tahu istrinya yang penyakitan itu, agar terbebas dari derita."

Aku akan membayar hutang kesengsaraan yang keluargaku terima Agung.

**Bersambung....

Selamat membaca...bantu author dengan like, vote, komen dan rate ya biar tambah semangat**...

1
Ita Mei Lestari
Marina thoorr
Ran Tea
Luar biasa
Les Tary
zea adalah ziya yg lupa ingatan ya thor
Les Tary
sepertinya mama Maya hrs dikasih pelajaran biar kapok
Putri: Hai Kak, mampir yu ke karya ku "Dia Rain" seru kok walau baru terbit/Drool/
total 1 replies
Thasiroh Dita
luar biasa
Thasiroh Dita
luar biasa
Indh Fitrya
aditya lemot udh tau gitu kenapa g langsung menegahi malah udh di tabrak baru datang
Indh Fitrya
sebenarnya kembar gak sih,,,kog kayaknya malah marina yg tau rahasia tisya dan syita.harusnya kalo kembarkan aditya udh curiga.
Indh Fitrya
apakah syita kembar?????
rosalia rosalia
hadehhjjj....crtnya membuat q bingung.....hmmmmmmm
Elwi Chloe: Hai, ka. Baca novelku juga yuk! "Benih Tuan Leon"

Suatu hal yang harus dia pertaruhkan untuk mendapatkan uang, yakni tubuhnya sendiri. Jecy berakhir menghabiskan satu malam bersama seorang milyarder muda bernama Leon, pria yang terkenal dengan tempramen buruk. Hidupnya kacau ketika sang nenek meninggal dan dia mengetahui bahwa dia hamil.
total 1 replies
Dyon Ayaskelana
😅😅😅
ending yang membanggongkan
suti markonah
masa iya ada novel pemeran utama ny mati smua,aneh
Li5naJait
ngak jelas, berliku2 hanya utk mematikan zeya aza, untung diskip
Li5naJait
trlalu berbelit2 dan makin pusing ngak ada ujung, mana pemerannya banyak bgt, bingung dgn semua hubungan yg ada
Li5naJait
Nabila sgt egois, saat dia sndiri tahu dr awal bahwa kedua org tua Zafran masih hidup
Li5naJait
kenapa aku merasa bahwa Maya sgt hebat dgn semua kejahatannya, hingga saat ini dia masih baik2 aza, padahal semua org tahu perbuatan jahatnya trhadap ziya trmasuk Aditya
Lina Tobing
kasih senyum buat ceritanya ...ok di lanjut thor..semanggat💪
Nafi' thook: terima kasih
total 1 replies
Lina Tobing
Bismillah semoga ceritanya seru yaa
Betty Nurbaini
ujung2nya jatuh cinta... blum perna nemu cerita cewek yg pada akhirnya gak menikah sama penganiaya...
Mercy Sondakh Watti
haaaaa!!!
Nafi' thook: kenapa kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!