NovelToon NovelToon
Mahkota Duri Dinasti Yang Terluka

Mahkota Duri Dinasti Yang Terluka

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Pelakor / CEO / Hamil di luar nikah / Dark Romance / Balas Dendam
Popularitas:67
Nilai: 5
Nama Author: JulinMeow20

"Di dunia yang dibangun di atas emas dan darah, cinta adalah kelemahan yang mematikan."
Kenzo Matsuda adalah kesempurnaan yang dingin—seorang diktator korporat yang tidak mengenal ampun. Namun, satu malam penuh kegilaan di bawah pengaruh alkohol dan bayang-bayang masa lalu mengubah segalanya. Ia melakukan dosa tak termaafkan kepada Hana Sato, putri dari wanita yang pernah menghancurkan hatinya.
Hana, yang selama ini hidup dalam kehampaan emosi keluarga Aishi, kini membawa pewaris takhta Matsuda di rahimnya. Ia terjebak dalam sangkar emas milik pria yang paling ia benci. Namun, saat dinasti lama mencoba meruntuhkan mereka, Hana menyadari bahwa ia bukan sekadar tawanan. Ia adalah pemangsa yang sedang menunggu waktu untuk merebut mahkota.
Antara dendam yang membara dan hasrat yang terlarang, mampukah mereka bersatu demi bayi yang akan mengguncang dunia? Ataukah mahkota duri ini akan menghancurkan mereka sebelum fajar dinasti baru menyingsing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JulinMeow20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35: MAWAR DI ANTARA MESIN

Di usia sepuluh tahun, Renji Matsuda bukan sekadar murid di Imperial Crown Academy; ia adalah sebuah fenomena. Koridor sekolah selalu dipenuhi dengan bisikan dan tatapan kagum dari gadis-gadis bangsawan dan putri konglomerat. Mereka membentuk semacam kultus tidak resmi yang mengidolakan setiap gerak-gerik Renji. Wajahnya yang dingin dan statusnya sebagai pewaris tunggal kerajaan teknologi terbesar di dunia menjadikannya standar kesempurnaan yang mustahil digapai.

Namun, bagi Renji, kekaguman mereka hanyalah kebisingan statistik. Ia melihat gadis-gadis itu sebagai bidak catur yang membosankan—sampai ia bertemu dengan Airi Mizuki.

Airi Mizuki adalah anomali di sekolah itu. Ia adalah seorang yatim piatu dari panti asuhan yang masuk melalui program beasiswa kecerdasan tingkat tinggi Global Scholarship Initiative. Airi memiliki kecantikan yang memikat dengan aura yang sangat manis namun rapuh, mengingatkan banyak orang pada sosok bintang ikonik yang telah tiada, seperti mendiang Goo Hara dan Sulli. Senyumnya tulus, matanya bersinar dengan kepolosan yang kontras dengan dinding beton akademi yang kaku.

Meskipun Airi dianggap jenius oleh standar manusia biasa, di hadapan Renji, kecerdasannya seperti lilin kecil di depan matahari—1000 derajat kalah jauh dibandingkan kecepatan proses otak Renji yang sudah terintegrasi dengan AI.

Suatu sore di perpustakaan pusat, Airi sedang kesulitan memahami algoritma enkripsi kuantum tingkat lanjut. Renji, yang kebetulan lewat, berhenti dan menatap layar tablet Airi.

"Gunakan fungsi recursive pada baris kedua puluh, atau kau akan terjebak dalam loop tanpa akhir," suara Renji datar, tanpa emosi.

Airi mendongak, matanya yang bulat menatap langsung ke mata perak Renji yang dingin. Alih-alih takut seperti murid lainnya, Airi justru tersenyum sangat manis—sebuah senyuman yang tampak begitu manusiawi hingga membuat algoritma pertahanan mental Renji bergetar sesaat. "Terima kasih, Tuan Muda. Aku memang bodoh jika dibandingkan dengamu, ya?"

Renji merasa tertarik bukan karena kepintaran Airi, melainkan karena kerentanannya. Airi tidak memiliki siapa-siapa; kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan tragis, meninggalkannya sendirian di dunia yang kejam. Bagi Renji, Airi adalah seperti mawar yang tumbuh di tengah pabrik baja—indah, rapuh, dan mudah dihancurkan.

"Siapa namamu?" tanya Renji.

"Airi. Airi Mizuki," jawabnya sambil sedikit membungkuk sopan, namun tetap mempertahankan kehangatannya.

Sejak hari itu, Renji memutuskan bahwa Airi akan menjadi "teman masa kecilnya". Di balik sifat manisnya, Renji melihat Airi sebagai subjek observasi yang sempurna untuk mempelajari emosi manusia yang tidak ia miliki. Ia mulai memberikan perlindungan absolut kepada Airi. Siapa pun yang berani merundung Airi karena status yatim piatunya akan segera menghilang dari daftar murid akademi besok harinya.

Renji sering membawa Airi ke taman gantung pribadinya di Menara Matsuda setelah sekolah. Di sana, mereka duduk bersama—Renji dengan tablet datanya yang berisi strategi perang ekonomi, dan Airi dengan buku sketsanya.

"Kenapa kau begitu baik padaku, Renji-kun?" tanya Airi suatu kali, menggunakan sapaan akrab yang bahkan tidak berani digunakan oleh para guru.

Renji menatapnya, tangannya yang masih kecil namun kuat mengelus rambut Airi. "Karena kau berbeda dari yang lain, Airi. Kau membuatku tertarik."

Airi tertawa kecil, suara tawanya terdengar seperti lonceng di tengah kesunyian menara. Ia tidak menyadari bahwa pertemanannya dengan Renji akan membawanya ke dalam dunia yang jauh lebih kompleks dari yang pernah ia bayangkan.

Dari kejauhan, Hana Sato memperhatikan interaksi mereka melalui monitor pengawas. Ia tersenyum puas melihat putranya menunjukkan ketertarikan pada seseorang.

"Dia gadis yang menarik, Kenzo," bisik Hana kepada suaminya. "Mungkin dia bisa membawa sisi lain dari Renji."

Kenzo mengangguk setuju. "Kita lihat saja perkembangan mereka."

BERSAMBUNG...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!