NovelToon NovelToon
Dendam Paras Kembar

Dendam Paras Kembar

Status: tamat
Genre:Tumbal / Balas dendam pengganti / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:473
Nilai: 5
Nama Author: Mbak Ainun

Penasaran dengan ceritanya yuk langsung aja kita baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Ainun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35: WARISAN BERDARAH

BAB 35: WARISAN BERDARAH

Shimla, Desember 2025.

Salju turun semakin lebat, membungkus kota dalam selimut putih yang mematikan. Di dalam sebuah kabin kayu tersembunyi di lembah terdalam Shimla, Aarohi duduk terpaku menatap putranya, Shravan. Kabin ini tidak terdeteksi oleh radar satelit terbaru karena Abhimanyu telah memasang perangkat jammer sinyal tingkat militer. Namun, ancaman terbesar kini bukan datang dari luar, melainkan dari dalam diri Shravan sendiri.

"Mama, kenapa lampu-lampu itu menari di tanganku?" bisik Shravan pelan.

Aarohi mendekat dan merasakan jantungnya seolah berhenti. Di ujung jari Shravan yang mungil, terlihat kilatan listrik statis yang tidak wajar. Bukan sekadar listrik biasa, tapi binar biru yang seolah-olah mengalir mengikuti denyut nadinya. Saat Shravan menyentuh sebuah gelas kaca di meja, gelas itu retak seketika tanpa tekanan fisik yang berarti.

"Jangan takut, Sayang. Itu hanya... pengaruh udara dingin," dusta Aarohi, meski suaranya bergetar hebat.

Aarohi segera membuka buku catatan medis Proyek Gemini yang ia curi dari laboratorium Dr. Viren. Di halaman terakhir yang tersembunyi di balik sampul, ia menemukan catatan bertuliskan: "Generasi Kedua (Keturunan Alami): Potensi aktivasi saraf kinetik. Subjek akan mulai menunjukkan anomali pada usia lima tahun."

Shravan baru saja menginjak usia lima tahun minggu lalu.

Aarohi berbisik ke dalam kegelapan, "Darahmu adalah kutukan bagi dia, Deep."

Tiba-tiba, suara langkah kaki berat di atas salju terdengar di luar kabin. Aarohi segera mematikan lampu minyak dan menyambar senapannya. Melalui celah dinding kayu, ia melihat beberapa bayangan bergerak dengan sangat taktis. Mereka mengenakan seragam tempur hitam tanpa atribut, namun di bahu mereka terdapat simbol yang sangat ia kenali: simbol organisasi "Echelon", kelompok bayangan yang mendanai Proyek Gemini.

Sebuah suara dingin menggema melalui pengeras suara, "Aarohi Kashyap, serahkan anak itu! Dia bukan milikmu. Dia adalah properti intelektual Echelon."

Aarohi merasakan amarah yang meledak di dadanya. Mereka menyebut anaknya sebagai properti?

"Mama, apa mereka orang jahat?" tanya Shravan, matanya mulai bersinar dengan warna biru yang semakin terang. Suasana di dalam kabin menjadi sangat panas secara mendadak. Barang-barang logam di ruangan itu mulai bergetar.

"Shravan, dengarkan Mama. Tutup matamu dan hitung sampai seratus. Apapun yang terjadi, jangan buka matamu, mengerti?" Aarohi mencium kening putranya yang terasa sangat panas.

Aarohi keluar dari kabin melalui pintu samping, melakukan serangan mendadak. Di bawah sinar bulan tahun 2026 yang pucat, terjadi baku tembak yang sengit. Aarohi bergerak dengan kecepatan yang ia sendiri tidak sadari—seolah-olah insting bertarungnya telah ditingkatkan secara otomatis oleh genetiknya yang baru saja "terbangun".

Namun, pasukan Echelon terlalu banyak. Saat ia tersudut di balik batang pohon besar, sebuah ledakan energi tiba-tiba keluar dari dalam kabin.

BOOOM!

Seluruh dinding kabin hancur berkeping-keping dari dalam. Bukan karena bom, tapi karena gelombang kejut yang dihasilkan oleh Shravan yang ketakutan. Pasukan Echelon terlempar belasan meter ke arah hutan. Aarohi berlari kembali menuju reruntuhan kabin dan menemukan Shravan pingsan di tengah puing-puing, sementara tangannya masih memancarkan sisa-sisa listrik biru.

Di saat itulah, sebuah helikopter tanpa suara mendarat di dekat mereka. Pintu terbuka, dan sosok yang seharusnya sudah mati di biara muncul kembali.

Deep Raj Singh.

Wajahnya penuh bekas luka jahit dan ia berjalan menggunakan bantuan kerangka luar (exoskeleton) mekanis di kakinya. Ia menatap Shravan dengan tatapan yang sangat kompleks—campuran antara kebanggaan dan keserakahan.

Deep berkata dengan suara yang parau, "Lihat, Aarohi... dia sempurna. Dia adalah puncak dari segala hal yang kita korbankan. Echelon tidak akan bisa memilikinya selama aku masih bernapas."

Aarohi menodongkan senjatanya pada Deep, "Kau tidak akan menyentuhnya, Deep!"

Deep berkata sambil mengulurkan tangan, "Aku bukan musuhmu lagi, Aarohi. Malik sudah hancur. Tara sudah gila. Echelon adalah musuh kita yang sesungguhnya sekarang. Bergabunglah denganku, atau biarkan mereka membawa Shravan ke laboratorium pembedahan di luar negeri."

Aarohi menatap putranya yang tak berdaya, lalu menatap Deep yang kini tampak seperti monster mesin. Ia menyadari bahwa di tahun 2026 ini, pelarian bukanlah pilihan lagi. Ia harus memilih aliansi yang paling buruk untuk melindungi hal yang paling berharga.

Aarohi berkata dengan dingin, "Aku akan ikut denganmu, Deep. Tapi jika kau berani melakukan eksperimen sekecil apa pun pada anakku, aku sendiri yang akan mencabut jantung mesinmu itu."

Deep tersenyum tipis, sebuah senyum yang menandakan dimulainya perang global antara keluarga yang hancur melawan organisasi dunia yang mahakuasa.

1
Su Wanto
ini kisah film india ya thor yg tayang di antv tapi lupa judulnya 🤭🤭🤭🤭
Annisa Rahman: beda kk itu mah atuh filmnya seru banget
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!