NovelToon NovelToon
Tuan CEO, I LOVE YOU

Tuan CEO, I LOVE YOU

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / CEO / Romantis / Cintamanis / Fantasi Wanita / Cintapertama
Popularitas:575
Nilai: 5
Nama Author: moms F

"Perpisahan kita bukan salah siapa2. Bukan sepenuhnya salahmu, salah ku , salah dia ataupun salah waktu. Kita adalah dua orang yg tepat, tapi tepat disini bukan sebagai pasangan melainkan sebagai pembelajaran untuk kita menjadi lebih dewasa"

Nada Ageta Putri

"Jika kesalahan ini sebagai pembelajaran. Bisakah aku tetap belajar bersama mu sehingga kita bisa dewasa bersama"

Juna Genio Lin

"Apakah perasaan cinta sebuah kesalahan? Jika memang iya, aku tak ingin perasaan ini. Perasaan ini terus menggerogoti kewarasan ku dan membuat ku menjadi jahat yang menyakiti orang di sekeliling ku"

Senar Anggriani

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moms F, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. bab 21

"loh,, kamu kok di sini Ody" ucap Nada saat melihat Melody duduk tak jauh darinya

"Kenapa? Apa aku menganggu mu" Melody terkekeh melihat kebingungan Nada yang baru bangun tidur.

"Ya bukan, tapi kok kamu disini. Terus pasien nya kemana?" Nada menunjuk ke arah ranjang pasien dimana pasiennya tidak ada.

"ckck,, segitu nyaman nya kah tidur satu ruangan sama pria tampan sampai tidak menyadari nya bahwasanya pasien sudah pergi" ejek Melody menggeleng kepalanya

"Ody,,, jangan ngeselin deh"kesal Nada

"aku cuma tidur sebentar loh. Kalau tahu urusan mu cepat selesai. Aku ngak bakal nurutin tante Cici jagain sepupu kamu. Lebih baik aku pulang narik selimut bobok manis"

"Ya ampunn,, Nanad ku sayang. Kamu bilang, kamu cuma tidur sebentar. Coba kamu lihat tuh jam di dinding. Perhatikan sudah berapa lama kamu tidur"

Nada melirik ke arah jam dan berapa kagetnya dia tidur sudah lebih dua jam "itu serius" dan di angguki oleh melody.

Nada menarik selimut di pangkuannya dan menutup matanya malu, karena tidur nyenyak saat ia disuruh menjaga orang yang sedang sakit.

"khmm,,khmm" dehem Nada menghilangkan rasa malunya

"Jadi sepupu mu mana" ucap Nada mengalihkan kecanggungan.

"sudah keluar, timbang disini malah ngelihat tuan putri sedang tidur" jelas melody mengangkat kedua bahunya sambil menggoda Nada

"Odyyyy,,," rengek Nada kesal melihat Melody menggodanya

"iya,,iya. Tuh orang emang sudah keluar sedari lama loh Nanad sayang"

"Emang sudah sembuh"

"Ya belum, cuma dia memaksa para dokter untuk memulangkan nya" jelas melody

"kamu lihat perusahaan yang dia pegang. Seberapa besar dan sukses nya, ya itu semua dari kerja kerasnya tanpa lelah. Dan tubuhnya aja ngak di jaga dia. Kalau aku bilang sih maniak kerja" lanjut Melody sambil memakan apel yang ada di meja.

Nada hanya terdiam mendengar ucapan Melody. Saat ia tertidur, ia merasa ada yang berbicara padanya. Dan mengecup keningnya dengan lembut. Tapi dari penjelasan melody, sepupunya pergi sedari tadi. Jadi apa semua yang ia rasakan hanya mimpi semata.

...----------------...

Dua hari telah berlalu, Nada dengan pakaian formal berdiri di depan pintu bertulis CEO. Rencana awal Nad ingin mengajak Melody agar tidak ada kecanggungan di antara mereka. Tapi mendengar Melody memiliki rencana lain. Nada hanya bisa datang sendiri dan mencoba profesional melupakan rasa malunya beberapa hari yang lalu.

Nada menarik nafasnya panjang sebelum mengetuk pintu di depannya.

Tok

TOk

Pintu terbuka, terlihat asistennya membuka kan pintu dan meng ijin kan nya untuk masuk ke dalam ruangan. Nada dengan anggun melangkah masuk padahal dalam hatinya sudah perang batin.

Seorang pria tampan duduk dengan serius membaca berkas di atas mejanya. Nada akui, berulang kali Nada terpikat oleh ketampanan lelaki ini. Saya tarik lelaki yang sedang serius tidak di ragukan lagi membuat Zero berkali-kali lipat menambah kan ketampanan nya.

Dan saat ini melihat laki-laki itu mengangkat kepalanya. Lagi-lagi Nada kepergok olehnya sedang menatapnya dan membuatnya malu. Ingin sekali Nada menenggelamkan kepalanya di dalam seember air untuk menjernihkan pikirannya agar dapat berkonsentrasi saat berhadapan dengan lelaki ini. Soalnya sering kali dia tidak dapat mengkontrol raut wajahnya dan membuat nya mempermalukan dirinya di hadapan pria ini lagi dan lagi.

Nada berjalan di belakang asisten pria itu yang bernama Bima.

"Maaf tuan, ini ada nona Nada datang"

"Hmm"

Nada melihat Zero dengan ekspresi datar andalan nya, dengan wajah yang masih kelihatan lelahnya. Berbeda saat di rumah sakit beberapa waktu lalu.

"Permisi Tuan, saya membawa desain yang anda minta" ucap Nada sopan berdiri sedikit membungkuk kan badannya seakan memberikan salam.

Nada berjalan mendekat ke arah Zero setelah setelah mendapatkan persetujuan nya.

Zero merebahkan tubuhnya ke sandaran kursi dan memainkan pena di tangan nya. Dengan serius mata nya menatap Nada yang sedang menjelaskan desain yang di buatnya. Tapi pikiran nya melayang entah kemana.

"Baik lah, nanti akan saya periksa lagi" ujar Zero setelah selesai mendengar penjelasan Nada.

"Ambil lah, saya harap anda bisa datang" Ucap Zero sembari menyerahkan sebuah kertas.

"ini .." Nada yang menerima nya bingung kertas yang ada di tangannya.

"Ulangtahun perusahaan Alaric Grup. Saya secara khusus mengundang anda nona Nada. Sekaligus sebagai ucapan terimakasih saya pada anda karena menjaga saya" jelas Zero masih menampilkan wajah datar andalan nya.

"Saya harap anda berkenan untuk hadir" lanjutnya

"oo.. Baik baik pak" Ucap Nada merasa malu dengan kejadian beberapa hari yang lalu.

" suatu kehormatan untuk saya di undang oleh anda secara langsung. Saya pasti akan datang" ucap Nada tak berani menatap Zero

"Kalau begitu saya permisi pak" lanjut Nada dan buru-buru pergi tanpa mendengar jawaban Zero

Zero hanya menatap punggung yang menjauh. Matanya terfokus dengan satu-satunya foto yang di pajang di mejanya. Mengelus pelan permukaan foto "aku rindu" lirihnya pelan dengan senyum kecil di bibirnya yang lama tak pernah nampak.

#TbC

1
Shinta Teja
jangan lama2 ya moms up nya....🙏🙏🙏🙏
Shinta Teja
2 hari ga update, kemana nih moms F nya.... penasaran tau,moms...😓
Shinta Teja
suka,,,, meskipun aku ga pernah mengalami yang dialami nada tapi aku begitu merasakan emosinya menjadi nada.....😪😤
semangat nada!!!💪💪💪
ini othor nya yang keren nih bisa memainkan emosi para pembaca nya.... good job,Thor ...🫰🫰🫰🫰
Shinta Teja
dasar senar.....caramu mendapatkan nya saja sudah salah. malah berharap lebih.....
Shinta Teja
jangan mau, nada.... kamu bukan Inara yang mau masuk jadi orang ketiga.....
Shinta Teja
ya Allah,,,,,aku juga merasakan sakit mu,nad... seolah Tuhan ga adil hanya memberikan rasa sakit untuk kita aja sedang mereka malah tertawa bahagia.....😓
Shinta Teja
run nad,,,, run.....
lari lah sejauh mungkin.... tinggalkan sumber rasa sakit itu & cari kebahagiaan mu ditempat yang baru...
Shinta Teja
serin?! senar kali,thor
Shinta Teja
semangat,nada .... aku bakal temani kamu🤗🤭
Shinta Teja
aku juga ikut menahan sesak di dadaku membayangkan hancur & kecewa nya kamu,nad... dikhianati orang terdekat itu amat sangat menyakitkan & mungkin waktu seumur hidup tak akan mampu menyembuhkan luka mu....😓
Shinta Teja
lho,,,kenapa?! bukannya Alvaro juga babak belur,Thor?! sekarang malah si Juna juga...
Shinta Teja
masih hangat!!!k kek nya baru Mateng & baru keluar dari oven deh🤗🤭
Zeepree 1994
hadir Thor..
semoga setelah patah hati karena tiga orang ini, nada bisa bangkit lagi melupakan kesakitannya, bila mungkin jauhkan nada dari orang2 yang kejam ini Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!