NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Dua Perwira Angkatan Laut

Kisah Cinta Dua Perwira Angkatan Laut

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Diwarnai dengan keegoisan karena didik keras sedari kecil, bukan hanya diterima tempat pendidikan ketika mereka bersekolah di akademi militer. Apakah cinta Agatha dan Jefry bisa mengalahkan sifat ego mereka???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sekolah Militer

Agatha Anastasya masih menunjukan taringnya sebagai pemain terbaik. Dan pada even ini dia menjadi pemain terbaik. Ezra Nathanael Wibowo putra sulungnya sangat bangga, bahkan dia mendampingi maminya menerima penghargaan dari panglima. Dia memberi hormat seperti maminya dan menerima pengahargaan itu. Jefry juga di undang berada di tengah lapangan dengan mengendong bayi sebelas bulan Gavi Hosea Wibowo. Langsung dipeluk istrinya, dan Gavi langsung berpindah dalam pelukan maminya.

"Istrinya masih bisa kembali ke ajang profesional."

"Siap komandan. Tergantung istri saja komandan."

"Tidak cemburu?"

"Siap. Sedikit komandan." Panglima bercanda kepada Jefry. Dia tahu sepak terjang dari anggota mudanya ini. Bahkan direncanakan dia akan disekolahkan ke Amerika.

"Bagaimana siap belajar lagi?"

"Siap komandan." Jefry sudah mendengar semua rencana kesatuannya itu, sedikit kaget karena dia mengira hanya wacana, namun penyampaian panglima menjadi keyakinan bahwa itu pasti terjadi.

"Mayor dokter Agatha, siap menemani suami ditempat tugas baru."

"Siap komandan." Lagi - lagi Nael dibuat takjub dengan sikap siap maminya. Dia tersenyum sambil mengandeng tangan maminya.

Mama merasa sedih, namun harus merelakan karena ini demi kesuksesan anaknya. Jefry berat meninggalkan mamanya seorang diri. Agatha sadar bahwa dia bukan sosok wanita satu - satunya karena ada mama mertuanya. Hari ini kami di antar oleh keluarga. Jangan di tanya betapa sedih Agatha karena biasanya mama dan papanya pasti ada disetiap moment penting Agatha dan keluarga, namun takdir berkata lain setahun yang lalu kedua orangtuanya meninggal kecelakaan dalam perjalanan menuju ke kupang untuk berangkat ke Surabaya menanti kelahiran cucu mereka. Tiga tahun Jefry ditugaskan belajar, dan tiga tahun itu Christ ditugaskan mengawal komandannya. Jadi keberangkatan kali ini, kami berenam. Agatha juga memanfaatkan waktu tiga tahun ini menperdalam ilmu bedah sarafnya. Dia juga meminta ijin belajar dengan biaya sendiri.

Rumah kediaman mereka di California sudah disiapkan oleh rekan kerja Jefry disana. Sudah lengkap. Bahkan mereka juga sudah membeli satu mobil untuk mereka pakai selama di California. Bahkan sekolah buat anaknya sudah disiapkan, Agatha memilih jalur home schooling buat Nael. Agatha yang mengajar anaknya dengan panduan buku dari sekolahnya. Agatha memilih home schooling karena banyak pertimbangan. Agatha berencana setelah setahun disini baru dia berlajar tatap muka disekolah.

Agatha juga sudah mendapat tempat dia bekerja paruh waktu. Popularitas Agatha juga sampai di benua Amerika. Karena menikah dengan seorang Jefry Xaverius Wibowo, karena suaminya Jefry perna mengikuti olympiade di negara ini dan mendapat medali emas.

Satu minggu penyesuaian mereka sudah mulai terbiasa dengan waktu disini. Kedua anaknya sudah mempunyai waktu tidur yang baik dan Agatha juga sudah mempunyai jadwal kerja. Satu hari Agatha hanya bekerja enam jam jika masuk jam delapan pagi makan Agatha kembali ke rumah jam dua siang, Sehingga dia bisa meluangkan waktu buat kedua anaknya. Karena Agatha ditempatkan di bagian klinik saraf.

Pagi - pagi Agatha sudah menyiapkan sarapan buat suaminya dan makan siang buat kedua anak dan bekal baginya dan suami.

"Sayang, kamu bahagia menjalani semuanya ini?"

"Mas, adek bisa. Tidak masalah."

"Terima kasih sayang. I love you."

"Love you more sayang." Agatha langsung memeluk dan mencium suaminya. langsung sarapan dan bekal makan siang dia dan suami disiapkan. Nael sudah bangun.

"Mami hari ini kakak boleh berenang."

"Boleh sayang, ditemani om Christ ya."

"Nael???"

"Ya papi, ingat jangan merepoti om Christ ya. Harus dengar apa yang om katakan."

"Siap papi."

Hari pertama Agatha bekerja, dia harus berangkat sebelum jam kerjanya. Karena dia akan naik trem. Jarak rumah dengan rumah sakit hanya lima belas menit, jika naik trem. Pukul tujuh lewat empat puluh lima menit Agatha sudah tiba di rumah sakit. Dia langsung absen menggunakan kartu identitasnya. Dia begitu heran karena di rumah sakit ini, dia bisa bertemu dengan orang Indonesia. Dia mengucek matanya untuk meyakinkan penglihatannya.

"Dokter Agatha, ternyata dunia ini sempit ya. Di negara besar ini saya bisa bertemu denganmu."

"nice to meet you dokter Bertha."

"Nice yo meet you too dokter Agatha." Agatha langsung pamit meninggalkan Berta. Dia yang penasaran mengikuti langkah Agatha menuju ke kliniknya. Jam makan siang Bertha sudah menunggu dia di depan klinik itu, namun Agatha tidak keluar sampai jam pulang kerja part time pukul dua siang. Agatha melihat Bertha sudah duduk menunggunya.

"Ngapain, ada yang sakit?"

"Oh tidak, aku hanya penasaran dengan dirimu. Ngapain kamu disini?"

"Saya berpikir ini bukan urusan kamu."

"Iya sih."

"Apakah Jefry menelantarkan kamu?" Agatha tersenyum. Dia tidak mau membalas takut Bertha mendapat ruang. Makanya dia cuek saya atas setiap pertanyaan Betha.

Malam hari, setelah anak - anaknya tidur. Agatha ke kamar mereka.

"Gimana kerjaannya sayang?"

"Good, saya suka mas. Namun heran mas, kenapa Amerika seluas ini saya harus bertemu dengan dokter Bertha."

"Jangan sampai dia jahati kamu sayang."

"Ngak lah mas, masa dia berani."

"Kamu hati - hati ya sayang." Agatha mengangguk. Seperti biasa setiap malam, Agatha selalu tidur dalam pelukan suaminya. Rutinitas berlanjut sampai mereka dikota ini selama tiga tahun lebih. Dua tahun ini Nael sudah berani bergaul bersama anak - anak disana. Nael sudah berusia empat belas tahun Sedangkan adiknya Gavi baru empat tahun. Sedangkan papi mereka sudah menyelesaikan sekolahnya dan sudah diwisuda. Hanya dua setengah tahun Jefry menyelesaikan sekolahnya di bidang intel.

Sebelum kembali ke Indonesia Jefry membawa anak - anak dan istrinya serta kedua orang yang setia kepadanya dan keluarga berjalan - jalan kelilingi kota california. Tiga tahun disini, natal tahun kedua mama dan kakak - kakak ipar Agatha bersama keluarga mereka sekali merayakan natal dan tahun baru bersama mereka. Mengantikan waktu libur mereka janjinya untuk ke Jepang kepada mama, kakak, ipar dan keponakannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!