NovelToon NovelToon
Bersinar Lah Bersama Matahari

Bersinar Lah Bersama Matahari

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mengubah Takdir / Menjadi Pengusaha
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mbak Ainun

Penasaran dengan ceritanya yuk langsung aja kita baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Ainun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6: Cahaya yang Tak Padam

BAB 6: Cahaya yang Tak Padam

Pagi itu, suasana di rumah Nayla terasa sedikit tegang. Meskipun Riko sudah diputus kontraknya semalam, Nayla tahu bahwa dampak dari tindakan curang mantan agennya itu belum sepenuhnya hilang. Di media sosial, beberapa komentar negatif masih bermunculan, mempertanyakan konsistensi rasa Basreng Matahari.

Nayla tidak ingin berlama-lama meratapi keadaan. Sejak jam tiga pagi, ia sudah duduk di depan meja tulis kecil di kamarnya, bukan di depan wajan. Ia sedang merancang sebuah sistem baru.

"Kita tidak bisa hanya mengandalkan kepercayaan lagi, Bu," ujar Nayla saat ibunya masuk membawakan segelas teh hangat. "Tahun 2026 ini, orang sangat peduli dengan keamanan pangan dan keaslian. Nayla mau pesan segel plastik khusus dan stiker hologram yang ada kode produksinya."

Ibunya mengerutkan kening. "Apa tidak terlalu mahal, Nay? Untung kita kan masih kecil."

"Mahal di awal, Bu, tapi ini investasi untuk nama baik kita. Kalau orang percaya kita asli, mereka tidak akan ragu bayar sedikit lebih mahal," jawab Nayla mantap.

Pagi itu juga, Nayla mengunggah sebuah video klarifikasi di akun media sosialnya. Ia tidak menyebut nama Riko, tapi ia menunjukkan dengan jelas perbedaan antara basreng yang ia produksi dengan basreng curah yang kualitasnya rendah. Ia menunjukkan proses produksinya yang bersih, cabai asli yang ia giling, dan daun jeruk segar yang ia iris.

"Basreng Matahari lahir dari keringat dan doa keluarga saya. Saya tidak akan membiarkan siapa pun merusak rasa yang sudah kami jaga. Mulai hari ini, setiap kemasan asli akan memiliki segel khusus. Jika segel rusak, jangan diterima," ucap Nayla dalam video tersebut dengan nada bicara yang tenang namun penuh wibawa.

Video itu meledak. Bukannya ditinggalkan, pelanggan justru semakin bersimpati pada Nayla. Kejujurannya menjadi magnet baru.

Sekitar jam sepuluh pagi, saat Nayla sedang membantu ibunya menyangrai bumbu, sebuah mobil box kecil berhenti di depan gang rumahnya. Seorang pria berseragam ekspedisi turun membawa sebuah paket besar berisi pesanan kemasan baru yang Nayla pesan secara kilat kemarin.

"Nayla! Ini ada telepon dari nomor luar kota," teriak ayahnya dari ruang tamu.

Nayla mencuci tangannya dan bergegas mengambil ponsel. "Halo, dengan Nayla di sini."

"Selamat siang, Mbak Nayla. Saya Hendra dari Bandung. Saya melihat video Mbak yang viral itu. Saya punya toko oleh-oleh di area wisata. Apakah Basreng Matahari bisa dikirim ke luar kota? Saya tertarik untuk ambil stok 500 bungkus per minggu."

Jantung Nayla serasa berhenti berdetak sejenak. 500 bungkus? Per minggu? Itu jumlah yang sangat besar. Jauh melampaui kapasitas dapurnya saat ini.

"Luar kota bisa, Pak Hendra. Tapi saya harus memastikan pengemasannya aman agar tidak remuk di perjalanan. Boleh saya minta waktu sampai besok untuk menghitung ongkos kirim dan jadwal produksinya?" Nayla berusaha tetap terdengar profesional meski tangannya sedikit gemetar.

"Tentu, Mbak. Saya tunggu kabar baiknya."

Setelah telepon ditutup, Nayla terduduk di kursi kayu. Tawaran itu adalah peluang emas, sekaligus tantangan yang menakutkan. Mengirim ke luar kota berarti ia harus menggunakan sistem vacuum pack atau setidaknya kemasan yang lebih kokoh agar basreng tetap renyah selama dua sampai tiga hari di perjalanan ekspedisi.

"Bu, Yah... kita dapat pesanan dari Bandung. 500 bungkus!" seru Nayla.

Ibu dan ayahnya terdiam. Senang sekaligus bingung. "Gimana cara masaknya, Nay? Wajan kita cuma dua. Kompor kita juga cuma kompor rumah biasa," tanya ibunya cemas.

Nayla melihat ke sekeliling dapur rumahnya yang sempit. Ia menyadari satu hal: ia tidak bisa lagi bekerja secara amatir. Jika ia ingin mengubah takdir keluarganya secara total, ia harus berani mengambil risiko besar.

Sore harinya, Nayla mengambil sebagian besar uang keuntungannya dan tabungan darurat yang ia simpan. Ia pergi ke toko peralatan dapur industri. Ia membeli satu set kompor mawar bertekanan tinggi dan wajan raksasa yang biasa digunakan di restoran. Ia juga membeli mesin hand sealer yang lebih canggih untuk memastikan kemasannya kedap udara.

Tak hanya itu, Nayla mendatangi rumah Bu RT dan dua tetangga lainnya. "Bu, mulai besok, saya butuh tenaga tambahan. Saya mau kontrak Ibu-ibu secara resmi untuk bagian pemotongan dan pengemasan. Upahnya saya naikkan, tapi standar kebersihannya harus dijaga ketat."

Tetangga-tetangganya menyambut dengan antusias. Nayla bukan hanya sedang membangun bisnisnya, ia mulai membangun ekosistem ekonomi di lingkungannya.

Malam itu, rumah Nayla berubah menjadi seperti pabrik kecil yang sibuk. Lampu ruang tengah menyala terang. Ayahnya membantu mencatat alamat pengiriman, ibunya mengawasi kualitas gorengan, dan para tetangga sibuk dengan tumpukan bakso ikan segar.

Nayla berdiri di tengah kesibukan itu, memegang catatan pesanannya. Ia melihat kalender. Besok adalah tanggal di mana ia harus menyetor cicilan bank pertama kalinya sejak ayahnya sakit. Dan untuk pertama kalinya, ia tidak merasa takut. Uang di amplopnya sudah lebih dari cukup.

 "Sinar matahari mungkin bisa terhalang awan mendung sesaat, tapi ia tidak pernah benar-benar padam. Ia hanya sedang mengumpulkan energi untuk bersinar lebih terang lagi."

Nayla tahu, perjalanannya ke Bandung besok lewat paket ekspedisi adalah awal dari mimpinya yang lebih besar. Ia bukan lagi sekadar gadis yang diusir dari depan ruko; ia adalah seorang pengusaha kuliner yang mulai diperhitungkan.

Takdir tidak lagi terasa seperti beban yang menghimpit lehernya, melainkan seperti jalan raya luas yang siap ia daki dengan motor tua dan tumpukan basrengnya. Nayla tersenyum, lalu tertidur lelap dalam aroma daun jeruk yang menenangkan, siap menyongsong fajar yang akan membawanya ke level yang lebih tinggi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!