NovelToon NovelToon
Gianna

Gianna

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Romantis / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: the devvu

Sebuah cerita yang tertulis merupakan bagian dari kehidupan gadis multitalenta dengan karir yang cemerlang dan persahabatan yang setia, kehidupan yang diwarnai dengan sorotan media serta penggemar yang cukup fanatik menjadikan Gianna Pionad Aaron tidak semata-mata semuanya terasa sempurna.
Ada Luka, Trauma dan Cinta, bagaimana Gianna bertahan? Baca selengkapnya dalam sebuah cerita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon the devvu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu

Sinar matahari terbit menyinari bumi dan seisinya, menandakan aktifitas umat manusia akan berlangsung.

Sementara ditempat lain, Lisa mendorong gorden tinggi yang menutupi cahaya masuk kedalam ruangan sehingga setiap sudut dari ruang kaca itu terbuka, memperlihatkan pemandangan jalan ibukota yang mulai padat manusia, Lisa berbalik badan melihat majikannya masih terlelap.

Lisa mendekat dan mengusap perlahan bahu Gianna masih menggunakan kemeja putih bahan dasar satin, sekilas Lisa mencium aroma alkohol.

"Giannaaa, Giaaaa.." panggilnya pelan. "Sudah setengah sembilan" seketika Gianna terbangun dan terkejut "SETENGAH SEMBILANNNN??!" ungkapnya sembari mengusap wajahnya kasar "OMGG---" suara Anna yang menyingkirkan selimut sebelumnya menutupi tubuh sembari beranjak dari kasur dengan cepat menuju kamar mandi.

Lisa yang melihatnya pun sontak terkejut, dia mengambil ponsel miliknya dan melihat daftar jadwal Gianna, "Tidak ada acara apapun hari ini," ucap Lisa yang sedang sendiri. Lisa pergi menuju balik pintu kamar mandi bisa dia dengar suara gemericik air shower, "ingin di buatkan sarapan?" Tanya Lisa di balik pintu "Tolong sediakan roti selai kacang dan susu full cream," "baik" Lisa melangkah pergi.

Bukan kali pertama menjadi rutinitas Lisa, di hari-hari tertentu Lisa terkadang di perintah oleh Gianna untuk membangunkan dia, terutama jika ada pekerjaan di pagi hari karena Gianna takut terlambat jadi Lisa di perintah untuk membangunkan, karena kebetulan jarak rumah Lisa tidak jauh dari apartemen majikannya, membuat Lisa terkadang sembari jogging untuk pergi kesini.

belum sempet menuangkan susu majikannya sudah turun dari anak tangga dengan kaki cekatan hal itu membuat Lisa kaget, "Lisa tolong ambilkan heels yang warna hitam polos," perintah sontak membuat Lisa bergegas pergi dan datang dengan heels yang Gianna mau.

"Apakah kamu lupa Gianna pagi ini jadwal kosong," ujar Lisa mengingat "itu sebabnya aku akan pergi ke kantor," ucapan itu sontak membuat Lisa yang sedang minum tersedak "Kantooor," "panjang ceritanya nanti aku ceritakan." Ucap Gianna yang sedang menggunakan ikat pinggang brand Ermes, "Kamu bawa mobil," "kita kemana?" tanya Lisa disana "Aku akan mengirim alamatnya nanti." Ujar Gianna yang ternyata sudah didepan pintu untuk keluar.

Mobil Mercy putih memasuki kawasan gedung elit disalah satu kota dengan penjaga security, sesampainya di halaman lobby Gianna bersiap untuk turun "Lisa kamu kesini lagi nanti di jam makan siang kita akan makan di luar," Mendengar perintah itu Lisa mengangguk paham sampai dimana Lisa memperhatikan majikannya itu memasuki ruangan dengan pintu kaca otomatis sampai Gianna tidak terlihat lagi, Lisa menjalankan mobilnya seraya bingung sebetulnya apa yang terjadi, apakah bosnya kekuarangan uang sehingga mencari pekerjaan tambahan? "Ah tidak mungkin, mana mungkin" ucap Lisa menyangkal.

Disuatu gedung tinggi menjulang, Gianna berada di suatu ruangan yang sebelumnya sudah arahkan oleh Rebecca, Rebecca berpesan ini yang akan menjadi ruangan kerja Gianna. Gianna masih menerka-nerka sebetulnya apa maksud dari semua ini, dan untuk apa?. Kenapa harus dia disediakan ruangan khusus dengan meja dan kursi serta ada dua sofa ini lebih tepatnya seperti ruang kerja pribadi. "Rebecca kenapa aku tidak di tempatkan seperti yang lain," Tanya Anna mengarah pada beberapa ruangan yang diisi oleh beberapa orang "Ini perintah dari Tuan David langsung, sementara ditempat lain di isi oleh setiap divisi" Ujar Rebecca, Rebecca adalah sekertaris pribadi David. "Terimakasih Rebecca," "saya pergi dulu," Ujar Rebecca meninggal ruangan.

Dua puluh menit berlalu, Gianna berperang dengan pikirannya. Dia sedikit takut dan gugup untuk bertemu dan berhadapan dengan pemimpin yang ada disini.

Dalam waktunya berfikir dia dikejutkan oleh Rebecca yang ada disana "Nona, Anda mendapat tugas dari Tn David untuk mengedit laporan neraca" Mendengar perintah itu Gianna mengerutkan keningnya "Jika anda minta bantuan panggil saya," Ujar Rebecca.

Gianna perlahan menyimak laporan yang dikirim oleh Rebecca di Email hal itu perlahan membuat Gianna mengerti dan paham, sebelumnya Gianna memang terkenal dengan kecerdasannya di dunia pendidikan tidak jarang mendapatkan segudang prestasi selama masa belajar. namun, kecintaan nya terhadap grafis dan Art lebih menarik minatnya sehingga dia lulus dengan predikat cumlaude study Desain Grafis.

Seperti sekarang Gianna sedang menunggu mesin print bekerja menujukan lembaran terakhir, sebelumnya Rebecca berpesan untuk di print. Setelah semuanya beres Gianna beranjak untuk menyerahkan kepada Rebecca yang mejanya ada tepat di depan ruangannya.

Gianna keluar dari pintu itu dan menuju Rebecca yang ternyata sedang membawa beberapa dokumen "Dokumen sudah siappp," Ujar Gianna disana dengan nada lembut dan asik, Rebecca tersenyum dan berkata "Kamu boleh mengantarkan nya kepada Tn David," Hal itu mengerutkan kening Gianna disana.

"aku akan mengantar ini" Ujar Rebecca dengan kerepotannya. Melihat Rebecca yang pergi membuat jantung hati Gianna berdebar. Huuuuufttt hembusan nafas Anna disana "ok tenang Anna kamu terbiasa berhadapan dengan petinggi stasiun televisi," ujarnya menenangkan diri, heels itu melangkah menuju ruangan utama dengan pintu kayu coklat yang tinggi Anna mendorongnya pelan maniknya melihat seseorang yang sedang menatap layar komputer dengan kacamata baca serta setelah jas berwarna abu.

"Tuan David" Panggil Gianna pelan.

1
Amiera Syaqilla
hello author🤗
the devvu: hallo Amiera Syaqilla ❤️
total 1 replies
the devvu
stay tune up halaman terbaru😍
devvuholic
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!