NovelToon NovelToon
Dibalik Tirani Pernikahan

Dibalik Tirani Pernikahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Tukar Pasangan / Balas Dendam / Teen / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:25.1k
Nilai: 5
Nama Author: Septi.sari

Rama dan Ayana dulunya adalah sahabat sejak kecil. Namun karena insiden kecelakaan yang menewaskan Kakaknya-Arsayd, membuat Rama pada saat itu memutuskan untuk membenci keluarga Ayana, karena kesalahpahaman.

Dalih membenci, rupanya Rama malah di jodohkan sang Ayah dengan Ayana sendiri.

Sering mendapat perlakuan buruk, bahkan tidak di akui, membuat Ayana harus menerima getirnya hidup, ketika sang buah hati lahir kedunia.

"Ibu... Dimana Ayah Zeva? Kenapa Zeva tidak pelnah beltemu Ayah?"

Zeva Arfana-bocah kecil berusia 3 tahun itu tidak pernah tahu siapa Ayah kandungnya sendiri. Bahkan, Rama selalu menunjukan sikap dinginya pada sang buah hati.

Ayana yang sudah lelah karena tahu suaminya secara terbuka menjalin hubungan dengan Mawar, justru memutuskan menerima tawaran Devan-untuk menjadi pacar sewaan Dokter tampan itu.

"Kamu berkhianat-aku juga bisa berkhianat, Mas! Jadi kita impas!"

Mampukah Ayana melewati prahara rumah tangganya? Atau dia dihadapkan pada pilihan sulit nantinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Septi.sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 35

Mawar mengusap jemari Rama dengan lembut. "Kamu kenal kok orangnya. Dia yang nantinya akan buatkan kita gaun dan stelan jas buat kamu, untuk resepsi pernikahan kita nanti."

Rama memalingkan wajah sekilas sembari menghela nafas dalam. Dan tak lama itu tanganya ia tarik dengan cepat.

Mawar mencoba memaksakan senyumnya, meskipun hatinya terasa perih. "Aku tahu... Kamu pasti bimbang dengan hubungan kita, sebab adanya Ayana bukan? Tapi aku nggak akan menyerah begitu saja, Rama! Perjalanan yang kita tempuh sudah sangat jauh sekali. Dan aku tidak ingin berhenti begitu saja, karena pada awalnya pun... Akulah kekasihmu! Bukan Ayana!" batin Mawar penuh ambisi besar.

Sementara di luar, sebuah taxi online baru saja berhenti di parkir Resto yang sama dengan hadirnya Rama dan Mawar.

"Pak, tunggu sebentar, ya! Saya ada meting dengan client sebentar," kata Ayana sembari turun.

Sopir tadi mengangguk, "Baik, Mbak!"

Ayana segera masuk dengan langkah tegasnya. Ia tak menyangka, akan bertemu client barunya itu di resto mewah bintang 5. Wajah cantik itu berseri cerah, dengan senyum simpul mengembang sempurna.

Aroma harum makanan mewah. Lampu temaram bergantungan. Dan beberapa vas bunga raksasa yang berdiri kokoh di sudut ruangan itu, semakin membuat kesan Resto itu semakin hangat.

Seorang pria bestelan jas hitam, tampak berdiri menghadang jalan Ayana saat ini. Pria itu adalah staff, yang akan mengarahkan Aya menuju ruangan khusus yang diminta clientnya.

"Atas nama Ibu Ayana?"

Ayana mengangguk, "Benar! Ada apa, ya?"

"Anda sudah di tunggu Bu Friska di ruangan VIP no 4, di lantai 2! Mari, saya antar...." Staff pria itu begitu sopan mengarahkan tangan kedepan, mempersilahkan tamunya masuk.

Setelah tiba, Ayana di persilahkan untuk masuk.

"Saya permisi, Bu!"

Ayana mengangguk, "Terimakasih, Mas!"

Setelah itu, Aya segera mengayunkan handle pintu itu, tersenyum hangat, seolah sudah tidak sabar lagi bertemu clientnya yang bernama Bu Friska.

Ceklek!

Ayana yang semula masih membalikan badan saat menutup pintu kembali, kini perlahan menoleh dan berjalan kedepan menuju meja makan itu.

Hingga, tiba-tiba wanita yang duduk dibalik meja itu bangkit, dan membalikan badan.

Degh!

Ayana terkejut setengah mati melihat wanita yang sebenarnya ia temui adalah Mawar-selingkuhan suaminya.

Bak terikat rantai besar, kedua kaki jenjang Ayana terpaksa berhenti secara mendadak.

"Mbak Mawar?" wajah Ayana masih begitu shock, dan semua mimpi besarnya hancur dalam sekejab.

"Ayana, selamat datang!" Mawar menyeringai, sambil bertepuk tangan kecil.

Rama reflek juga ikut bangkit, ketika Mawar menyebut nama Istrinya. Dan detik itu juga, Rama menggeser kursinya lalu juga ikut membalikan badan. Wajah Rama panik bercampur lega melihat Istrinya ada didepan matanya.

"Jadi... Semua ini rencana Mbak Mawar? Apa sih maksud Mbak Mawar?" Ayana melirik suaminya sekilas, lalu menatap kearah Mawar dengan perasaan geram.

Mawar berjalan mendekat sambil bersedekap dada. Ia tatap Ayana dari atas sampai bawah dengan tatapan remeh.

Namun detik kemudian,

Plak!

Wajah Ayana terhempas, saat tanpa aba-aba Mawar menamparnya begitu saja. "Dasar wanita nggak tahu diri!" Bentak Mawar sambil menunjuk wajah Ayana.

"Mawar!" teriak Rama lalu juga ikut mendekat. Ia merasa tidak terima melihat wajah cantik istrinya itu kesakitan.

Ayana mencoba tersenyum getir. Meskipun wajahnya terasa kebas, namun ia mencoba mengontrol emosinya terlebih dulu.

"Berani-beraninya kamu mengotori hubunganku dengan Rama selama ini, BABU!" tekan Mawar di akhir kalimatnya.

Tangan Ayana sudah terkepal erat. Ia merasa tidak terima status pekerjaanya di injak-injak oleh wanita yang berstatus perebut suami orang.

"Mawar, jaga bicaramu!" sentak Rama kembali.

PLAK!

"Jaga bicara kamu, Mawar!" tekan Ayana sambil melayangkan tamparan pada wajah kekasih suaminya itu. "Seharusnya... Saya disini yang marah, karena kalian berdua tega bermain di belakang saya! Saya sebagai Istri sahnya Mas Rama, tidak akan pernah rela, melihat suami saya masih menjalin hubungan gelap dengan wanita BUSUK, seperti kamu!" Sergah Ayana dengan wajah tenangnya.

Mawar masih memegang wajahnya dengan hati yang mendidih. Bisa-bisanya, disaat yang seperti ini, Rama sama sekali tidak membela dirinya sebagai sang Kekasih.

"Dan kamu pikir, dengan mendatangkan saya kesini, kamu sudah merasa hebat? Sudah merasa paling benar, atas sikap murahanmu itu?! Heh!" Ayana tersenyum remeh memutar bola matanya. "Dimana-mana, ISTRI SAH lah yang akan menang! Dan jangan pernah sekali-sekali merendahkan pekerjaan saya sebagai pelayan. Karena tanpa kamu tahu, jika pelayan CANTIK di depanmu ini, dia yang sudah melahirkan seorang putra pewaris untuk Mas Rama! Camkan itu, Mawar!"

Mawar tak di beri kesempatan untuk menjawab satu kalimat pun.

"Kurang ajar kamu, Ayana!" pekik Mawar frustasi sambil tanganya terangkat.

Belum sampai Mawar menampar Ayana kembali, tanganya langsung di cekal oleh Rama, dan di hempaskan begitu saja.

"Ingat, Ayana... Akulah yang lebih dulu mengenal Rama! Dan kamu... Kamu datang merusak hubungan kita dengan status pernikahan murahan itu. Aku tidak peduli, meskipun jika nantinya Rama akan menjadikan aku Istri ke duanya. Karena pada akhirnya pun... Cinta Rama hanyalah untuku!" Mawar tersenyum menyeringai.

PLAK!

Ayana yang sudah teramat geram, sontak kembali menampar wajah Mawar, "Dasar wanita tidak tahu malu! Kamu pikir, ambisimu itu akan berjalan lancar? Kamu salah, Mawar! Jika kamu memang ingin di nikahi SUAMI saya... Maka bersiap-siaplah jatuh miskin, karena hartanya Mas Rama akan jatuh di tangan Zeva-putra kandung kami."

Rama terdiam, tak di beri kesempatan Ayana untuk berbicara juga.

Argghhhh... Teriak frustasi Mawar.

Setelah mengatakan itu, Ayana menatap Rama penuh kebencian. Dan detik itu, ia langsung membalikan badan, berjalan meninggalkan tempat itu.

"Ayana...."

Rama sudah berniat akan mengejar, namun lengannya ditahan oleh Mawar. "Rama... Kamu mau kemana? Kamu mau mengejar wanita itu, sementara ada aku-kekasihmu disini?!"

"DIA ISTRIKU, MAWAR!" Sentak Rama dengan suara beratnya.

Setelah menghempaskan tangan Mawar, Rama kembali mengejar Ayana kedepan.

"Awas saja kamu, Ayana... Akan ku balas perbuatanmu ini! Rama akan tetap menjadi miliku sampai kita menikah nanti," batin Mawar menggeram.

*

*

Dengan segenap emosi yang masih menjajahi hatinya, Ayana terus saja berjalan keluar tanpa terkecoh oleh panggilan Rama dari belakang.

Rama berhenti di tengah para tamu, menatap sekeliling, hingga mata elangnya berhasil mendapati sang Istri yang sudah keluar menuju parkiran.

"Nggak, aku nggak boleh kehilangan jejak Ayana lagi," Rama kembali melanjutkan jalannya agak cepat, hingga ia berhasil menarik lengan Ayana dari belakang.

Srett!

"Ayana, katakan pada saya... kenapa kamu pergi dari rumah?"

Ayana terhenti. Pandanganya jatuh pada lengannya yang digenggam kuat oleh sang Suami. Seolah penuh kepemilikan, hal itu malah semakin membuat Ayana merasa muak.

"Lepaskan, Mas!" suara Ayana masih terdengar nyaman di telinga.

"Nggak! Saya nggak akan lepaskan, sampai kamu bilang sama saya, kenapa kamu pergi?"

Kali ini tidak ada senyum yang terukir. Wajah Ayana menahan geram, hingga ia langsung menarik lengannya begitu saja. Dan detik itu juga Ayana menoleh.

"Kenapa saya pergi? Itu karena saya sudah muak, semuak-muaknya sama pernikahan ini! Mas Rama pikir saya akan diam saja begitu? Nggak! Saya akan mengimbangi cara main Mas Rama!" pertegas Ayana dengan wajah seriusnya. "Oh, atau... Jangan-jangan pertemuan ini tadi, semua itu juga rencana Mas Rama dan wanita gila itu?"

"Kamu ini bicara apa, Ayana! Saya juga tidak tahu jika Mawar tahu tentang pernikahan kita," bantah Rama yang juga memang tak tahu apa-apa.

Ayana tersenyum remeh, lalu melipatkan tangan ke dada. "Sudahlah, lebih baik Mas Rama lanjutkan saja dinner romantisnya dengan si Mawar gila itu. Saya juga setelah ini ada pertemuan lagi dengan seseorang. Bye!" tekan Ayana.

Setelah itu, Aya seolah tengah menerima panggilan seseorang, "Baik Dokter Devan, saya segera kesana! Oke, muachhh...." tak lupa Ayana meninggalkan kecupan dalam pada layar gawainya sendiri. Ia melirik Rama yang sudah mengepalkan tangan, lalu masuk kedalam taxi begitu saja.

"Kurang ajar! Berani-beraninya Devan masih mengganggu Istriku! Aku nggak akan membiarkan kalian bersenang-senang!" batin Rama menahan gejolak amarah yang siap meledak.

Sementara di dalam taxi itu, Ayana merasa sedikit lega, dan langsung mengelap layar gawainya dengan ujung dress miliknya.

Sejatinya Ayana hanya ingin membuat Rama kesal saja. Ia sama sekali masih mendiamkan beberapa panggilan dari Devan, sebab Aya merasa malu identitasnya terbongkar.

Huhhh!

Ayana menghela napas dalam, merasakan tubuh serta hatinya terasa lelah bersamaan. Apalagi di tambah wajahnya yang masih terlihat merah itu. Rasanya sedikit kebas dan agak perih.

"Mawar benar-benar wanita gila! Bisa-bisanya dia mengerjaiku. Awas saja, aku akan membalasnya nanti. Percuma aku make up semaksimal mungkin, malah ketemunya wanita jadi-jadian itu," gumam Aya sambil mengaca dilayar gawainya.

"Mbak, ini kita mau kemana lagi ya?" tanya sang sopir.

Ayana menurunkan kacanya. Ia sedikit memajukan badannya, lalu berkata. "Pak, tolong mampir ke Apotik Devara ya!"

Sopir tadi mengangguk, dan langsung menambah sedikit kecepatannya.

Apotik Devara.

Apotik langganan keluarganya, sebab di apotik itu yang paling lengkap, dan terkadang terdapat Dokter jaga yang membantu customer menangani masalah kesehatan.

Beberapa menit, taxi itu sudah berhenti di pinggir jalan depan Apotik.

Aya segera turun, berjalan masuk kedalam untuk membeli selep pereda nyeri untuk area wajahnya.

"Ini, Mbak! Tolong di perhatikan pemakaiannya, ya! Usahakan jika memakai selep, jangan memakai make up apapun dulu," ucap wanita yang berjaga.

"Terimaksih, Mbak! Ini uangnya," setelah Aya menyerahkan uang pas, ia lalu segera keluar sambil sesekali mengusap wajahnya agak meringis.

Deg!

"Ayana?"

1
Dini Anggraini
Alhamdulillah akhirnya karina terbebas dari Arash si jahat dan neraka itu semoga karina bisa hidup bahagia dengan Arsyad. 👍👍😍😍
Daulat Pasaribu
kenapa jodoh similya harus dika si thor.gk sukalah thor.wanita gk baik yah jodohnya sama yg gk baik
Septi.sari: nggak jadi kak, keduanya saling tentang🤭
total 1 replies
Dew666
🪸🪸🪸🪸
Daulat Pasaribu
bisa bisa wanita kotor macam milya dpt nya dika,berzinah ma org lai tapi si dika yg tanggung jawab.gk adil itu thor namanya.uda jahat perangainya.klo baik tadi gk papa
Septi.sari: ia nih kak, dika si lugu kasian jadi korban😭🔥
total 1 replies
Dini Anggraini
Enak banget milya habis yang senang2 dika kena imbasnya Q gak setuju milya menikah dengan dika Thor biarkan anaknya hidup dengan milya sendiri saja agar milya merasakan bagaimana rasanya jadi ayana hidup sendiri mengurus ibu sakit suami gak peduli. 🙏
Dini Anggraini: belum bunda karena banyak yang masih jahat banget anita, mawar dan milya kapan mereka jadi baik masih saja jahat meskipun di penjara. 🙏😭😭
total 2 replies
Dew666
💎💎💎💎
اختی وحی
typo nya thor, imelda jdi anita sampe bingung bacanya
Septi.sari: oh iya kak, maapken😭
total 2 replies
Dini Anggraini
Alhamdulillah kakak author mendengar nasihat kami para pembaca dengan Arsyad balik sama karina agar karina hidupnya gak menderita lagi bila mawar dan keluarganya menderita biarkan saja karena mereka jahat banget tapi kalau karina kan baik kasihan. Makasih kakak author yang baik. 👍👍😍😍😍
Dini Anggraini: ya kak
total 3 replies
Daulat Pasaribu
uda hamil pun ditinggalkan cowoknya gk mau bertanggung jawab,malah tetap jahat.dasar milya perempuan bodoh
Septi.sari: kesel banget ya kak🤭
total 1 replies
Elly Irawati
ditunggu episode selanjutnya kak, gas up lagiiiii biar ndx penisirin😅😅.. critanya loh masyaallah bikin greget.. ternyata si mawar dalang dari semuanya😡
Septi.sari: masya allah, tersayang, macihhhhh❤❤❤❤🤭🤭🤭
total 1 replies
Daulat Pasaribu
itulah balasan buat si milya karena uda jahat sama kaka iparnya ayana
Septi.sari: biar kapok kak🔥
total 1 replies
Daulat Pasaribu
si pak arman apa gk syok kalao tau anaknya otak dari pelaku pembunuhan berencana arsyad
Septi.sari: ntar di penjara dua2nya kak🤭🔥
total 1 replies
Dew666
🍡🍡🍡🍡🍡
Dini Anggraini
Benar rama kamu sudah putuskan yang terbaik kamu tidak tahu saja yang mencoba membunuh Arsyad bukan anita saja tapi juga mawar malah mawar dalang dari semua ini. Semoga pak Ibrahim segera menemukan video rekaman percakapan mawar dan anita tentang perencanaan pembunuhan Arsyad dan menguasai kekayaan pak ibrahim ya bunda. 😍😍
Septi.sari: apa di buatin novel buat Karina ya kak, 🤭
total 3 replies
اختی وحی
gk rela klw ayana balik sama rama. sama devam aja biar rama kapok
اختی وحی
males bngt rama msih ketemu² ayana, jrs ny cerai aja beres
اختی وحی
suka bngt karakter pak ibrahim jos👍👍
Septi.sari: bijaksana banget kak🔥
total 1 replies
Daulat Pasaribu
smoga rama dan ayana serta zeva keluarganya hidup bahagia.
Daulat Pasaribu
jgn sampai ada masalah lagi,smoga aja rama betul betul berjuang untuk ayana dan zeva
Septi.sari: iya kak, setelah bahagia, mau lanjutin kisahnya Arsyad🔥
total 1 replies
kalea rizuky
novel terburuk yg pernah q baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!