Aku bekerja di supermarket di kota kecilku,ketika pulang kerja aku melihat di rumah ramai orang orang, deg ada apa ini kusibak kerumunan orang teryata aku menyaksikan adik dan tunangan ku di gerebek sama tetangga ku karena melakukan zina mereka di interogasi dan aku yang mendengarkan nggak kuat akhirnya pingsan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 35 Di Datangi Sella
Karena sudah sore dan Laras sudah di ganti oleh dara aku mau melihat ibu di kos
" Mas aku mau melihat ibu di kos" pamitku
" Ayo mas antar" kata mas Arman aku mengambil camilan di toko biar di bawa ibu pulang nanti untuk bapak juga rokok kemudian aku suruh dara scan ternyata sama mas Arman di bayari pakai kartu dia
" Terima kasih ya mas" iya sebenarnya aku tidak takut jalan sendiri tetapi nggak boleh sama suami jadi aku nurut saja
" Assalamualaikum" aku ucap salam ke ibu
" Waalaikum salam" jawab ibu
" kalian sudah datang ibu sudah mandi kok dan sudah siap diantar pulang" kata ibu
" Ibu makan dulu ya" tanya ku
" Ibu masih kenyang Nda" jawab ibu. Aku pun menata barang bawaan ibu
" Ini celana dan kaus bapak ya Bu, terus ini daster ibu dua dan buat mbak Lia dua dan ini camilan buat ibu kan ibu nggak mau di kasih sembako dan ini rokok buat bapak" kata ku menjelaskan
" Ini dari Arman Bu tapi cuma sedikit" kata mas Arman sambil memberi uang saku ibu lima ratus ribu
" Terima kasih nak Arman kamu baik sama Manda juga baik sama ibu dan bapak. Titip Manda ya jangan sakiti dia" kata ibu
" Inya Alloh Arman akan menjaga Manda dan menyayangi juga mencintai Manda Bu" kata mas Arman
" Makasih ayang cup cup cup " jawabku centil Mereke tertawa terbahak bahak dan mas Arman menyiapkan mobil dan ibu pun naik di depan,Aku naik di belakang dan aku turun di toko
Sampai ditoko ada pedagang cilok jadi aku beli juga untuk pak Udin juga karyawan aku belikan semua saat magrib aku gantikan Laras di kasir biar dia istirahat dan sholat dulu sampai mas Arman datang.
" Dek mas sholat di masjid dulu ya" kata mas Arman aku mengangguk kalau magrib agak sepi tapi bisanya setelah magrib akan ramai karena ini tanggal muda jadi banyak orang belanja bulanan alhamdulilah tadi stok di tambah jadi tidak sampai kehabisan
Selesai sholat Laras kembali ke kasir aku mengecek rak dan stok barang yang habis dan alhamdulilah barang diskon juga laris manis sampai akhirnya waktunya toko tutup Laras di jemput calon suaminya akhirnya aku dan mas Arman yang mengunci toko dan pak Udin merantai pagar. Aku dan mas Arman berjalan pulang ke kos kami gandengan tangan dengan mesra
" Dek besok dara libur kamu gantikan dia di kasir mas ke proyek dan Andre besok sibuk di gudang karena stok barang di gudang banyak yang kosong" kata mas Arman
" Ok bos besok aku pakai seragam toko lagi" jawabku kemudian aku mandi dan untuk malam ini tidak ada pertempuran karena aku lagi palang merah.
pagi bangun agak kesiangan karena aku nggak sholat subuh kemudian mandi mas Arman sudah pulang dari masjid aku bikin kopi buat dia cup cup cup
" kamu segar dan harum " katanya sambil menciumiku
" Kamu juga sudah wangi mas suka deh nempel mas" kataku manja kemudian aku duduk di pangkuan nya
" love you mas cup cup cup aku menciumi dada nya kemudian kami minum kopi secangkir berdua
" kamu lapar sayang mas cari sarapan ya kamu pesan apa" tanya mas Arman
" aku ingin nasi uduk dengan lauk ayam goreng" jawabku
" kamu ikut" tanya mas Arman. aku mengangguk
"kita beli bawa pulang saja makan berdua di rumah" tanya mas Arman
" iya mas sambil antar laundry" jawabku. Mas Arman keluar dulu ambil sepeda motor yang di perkiran di tempat parkir bersama penghuni kos di belakang kamar ini dan aku siap siap pakai seragam sekalian kemudian pakai jaket dan keluar mengunci kamar kami berangkat ke laundry dulu sambil ngambil laundry yang sudah selesai kemudian mas Arman menuju penjual nasi. kemudian aku turun. Aku membeli nasi uduk lengkap dengan lauknya kemudian aku mampir di sebelah beli nasi bakar dan sate telor puyuh dan tempe bacem selesai beli sarapan aku naik lagi si boncengan mas Arman
" kita mampir di mana lagi dek" tanya mas Arman
" lansung ke kos mas kita makan suap suapan adek kangen di suapin sama mas" jawabku
" pegangan dek biar nggak jatuh" kata mas Arman aku pun melingkarkan tangan ku di pinggang nya dan nempel di punggung nya tak lama Samapi di kos aku masuk duluan dan menata nasi untuk nasi uduk dan juga nasi bakar dan telur puyuh juga tempa bacem kami makan sambil bercanda dan saling suap suapan
" Dek kamu semakin cantik saja dan semakin glowing kalau skincare mu habis bilang ya apalagi cream perawatan nggak boleh habis" kata mas Arman
" Kalau bedak dan sabun cuci aku beli di toko kita mas kan ada juga yang merk-nya bagus itu dan laris" kata ku
" Iya cari yang cocok sama kulit kamu sayang biar nggak jerawatan" kata mas Arman
" Ini jerawat ku tumbuh satu karena tiga hari nggak bercinta" jawab ku sambil terkekeh
" kamu ternyata pandai mengoda sayang" kata mas Arman Selesai sarapan aku segera bersiap dan memakai bedak lagi dan mas Arman memasukkan sepeda lagi ke dalam parkir kos. Kami berjalan bergandengan menuju toko sampai toko sudah waktunya buka aku membuka toko kemudian bersih bersih toko dan menata rak demi rak dengan Bismilah aku buka toko semoga ramai pembeli nya
" Dek mas berangkat dulu itu Dimas sudah menjemput" kata mas Arman
" Dek mas bawa sepeda motor ya karena mobil operasional nya mau di bawa Andre ambil barang" kata mas Arman berpamitan aku mengangguk kemudian dia mencium kening ku dan aku mencium punggung tangan nya sambil aku jaga kasir.
" mbak Manda aku mau ambil barang yang kemarin sudah di bayar itu lho dan sekarang aku minta uang buat bensin mobil operasional" kata Andre kemudian ku beri lima ratus ribu seperti biasanya Andre bersama dengan satu karyawan karena juga mengantar barang pesanan konsumen sekarang di toko hanya ada aku dan karyawan satunya dan pak Udin jaga parkir di depan karena sibuk tak Terasa sudah pukul sebelas dan toko mulai sepi tiba tiba
" Hem ngaku bos yang punya toko ternyata tatap saja jadi kasir kasian halu sampai menipu orang ngaku ngaku kalau yang punya toko ternyata tetap saja jadi kasir" kata Sella
" Eh Sel ngapain kamu kesini" tanya ku
" Ya belanja lah sekalian mau tahu bos tipu tipu ha ha ha" kata Sella
" kalau PNS itu belanja nya bulanan nggak kayak tukang parkir di kasih belanja harian dan sekarang nggak ada to pasti dia ngojol buat penghasilan tambahan" kata Sella terus menghina
" Mbak kalau belanja, janga menghina" kata Tono karyawan ku
" Eh aku tidak menghina ya tapi ini kenyataan sekarang ini kamu ambilkan belanja ku dan jangan ikut campur urusan ku" kata Sella
" Aku nggak papa ton kamu ambilkan itu belanja Sella biar cepat aku scan" kata ku
" Makanya jangan sok sok an bagus sih bisa kamu tipu dan dia percaya saja kalau aku pasti preeeeet pada waktunya ha ha ha" kata Sella
" Kamu nggak kerja sekarang ya uang mu sudah banyak" tanya ku
" Aku libur dan mas bagus baru gajian jadi sekarang aku belanja bulanan dan sekarang aku tidak meminta ibuk" jawab Sella
" Lagian ibu masak kare ayam kampung aku nggak boleh minta semua buat kamu dia pelit dan pilih kasih dan sekarang dia jarang masak malah bantu mbak Lia itu pemuja kamu" cerocos Sella. Tono datang memberikan belanjaan sella kemudian aku scan dan meminta bantuan Tono untuk memasukkan ke tas keresek
" ini semua lima ratus dua puluh ribu rupiah" kata ku dan Sella segera membayar belanjaan nya kemudian aku ambil susu ultra ya besar dan juga air mineral.
" Ini buat kamu gratis silahkan di minum" kata ku dia menerima dan minum air mineral nya kamudian susunya di masukan ke tas belanjaan nya
" Ton kamu bawakan belanjaan Sella di tempat parkir dan bantu dia buat nata di sepedanya" kata ku kepada tono. Tono membantu Sella menata belanjaan di parkiran depan yang di bantu pak Udin. Mas Andre datang dan menghadapku sambil memberikan uang dari pelangan yang tadi pesan
" Nda itu kan Sella adek mu yang merebut tunangan mu itu ya" tanya mas Andre
" Mbak Manda terlalu sabar menghadapi adek nya padahal dia menghina dan mulut nya banyak bacot " kata Tono
" Itu udah pernah aku Jambak ton tapi biarlah kasian dia hamil" jawab ku
" Ada apa ini kok bicara Jambak segala" tanya mas Arman ternyata sudah datang dan kami tidak tahu kedatangan nya
" itu adek nya mbak Manda datang menghina hina mbak Manda dan mbak Manda sabar malah di kasih susu sama air mineral" jelas Tono
" Maaf mas Arman Andre baru datang jadi nggak tahu kalau tahu ku sikat si Sella itu" kata mas Andre
" Kamu sikat pake sikat gigi ya mas"kata ku sambil terkekeh
" kan aku yang emosi mbak Manda masih bisa tertawa" kata Tono aku mengambil air minum dingin tiga ku berikan kepada mereka ini minum dulu biar kepala nya dingin dan bilang sama pak Udin kalau ada bakso lewat suruh berhenti kalian saya traktir" kata ku
" kok mas nggak di kasih dek dan pulang juga nggak di sambut" kata mas Arman
" kalau untuk mas Arman di sambut dan di kasih di kamar saja special" canda ku kemudian Meraka semua tertawa jadi tidak tegang
" Ndre kamu gantiin kasir sebentar aku mau di kasih jatah di kamar dan Tono kamu bilang pak Udin ya kalau ada bakso kalian hentikan dan beli masing masing seporsi" kata mas Arman
Mas Andre segera mengantikan posisi ku dan mas Arman mengandeng ku di bawa kamar dan dia mengintruksi ku.
Bersambung ........
takutnya km entr kena stroke klo tau manda tajir🤣🤣
wong kelakuanmu minus🙄🙄