NovelToon NovelToon
Aku Bukan Romeo Dan Kamu Bukan Juliet

Aku Bukan Romeo Dan Kamu Bukan Juliet

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Henny

Fiana Adams tak pernah menduga akan jatuh cinta pada pandangan pertama. Pertemuan yang singkat di reuni sebuah SMA telah membuatnya terus memikirkan Arjuna Zefanya Tekins. Siapa sangka keduanya justru tak bisa dipisahkan sejak malam itu walaupun mereka harus menghadapi kenyataan bahwa keluarga mereka adalah orang yang paling berkuasa dan paling bermusuhan sejak zaman dulu. Berbagai tantangan datang dan berusaha memisahkan keduanya. Sampai akhirnya keduanya berada di sebuah pilihan yang sulit. Mempertahankan cinta mereka atau menjaga nama baik keluarga.
Ceritanya di jamin sangat romantis dan bikin baper. Walaupun memang penuh dengan tantangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Henny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sesuatu Yang Berbeda

Walaupun Arjuna mencoba tak menatap tubuh mulus di hadapannya, tetap saja ada sesuatu dalam dirinya yang membangkitkan gairah untuk menyentuh Diana.

Arjuna meraih kain yang telah dijatuhkan Diana di bawa kakinya. Ia kemudian menutupi tubuh Diana dengan kain itu.

"Jangan, Diana. Kamu tak boleh menyerahkan dirimu pada orang yang tidak kamu suka."

Diana menggeleng. Matanya berkaca-kaca. "Jangan tolak aku. Sungguh memalukan jika besok pagi mereka masih melihat tanda itu."

"Tanda apa?" tanya Arjuna heran.

Diana menunjukan sebuah gambar bunga matahari di pergelangan tangannya. "Tanda ini dibuat saat mereka merias ku. Tanda ini akan hilang jika kita sudah bercinta."

Arjuna nampak bingung. Ia berusaha berperang dengan hasrat yang mulai menguasai dirinya.

"Aku memang tak mengharapkan pernikahan ini. Namun aku sadar pernikahan ini sudah membuatku menjadi milikmu." Diana menjatuhkan kembali kain yang tadi menutupi tubuhnya. Ia melangkah lebih dekat sehingga jarak diantara mereka hampir tak ada. Arjuna memejamkan matanya sebentar. Ia sudah tak bisa menahan dirinya lagi. Tangannya langsung melingkar di pinggang Diana. Arjuna pun mencium bibir gadis itu.

Diana dengan malu-malu membalas ciuman Arjuna. Ia sungguh tak mengerti dengan tubuhnya yang ingin sekali disentuh oleh Arjuna.

*************

Pagi hampir menjelang, saat Arjuna melepaskan penyatuannya. Arjuna tak tahu mengapa ia bisa bercinta dengan Diana sampai 3 ronde. Seolah ia mendapatkan tenaga extra. Diana juga tak menolak. Walaupun awalnya ia merasa agak sakit, namun setelah itu ia justru tak menolak setiap Arjuna ingin bercinta lagi dan lagi. Keduanya bahkan tak peduli apakah suara percintaan mereka terdengar oleh orang yang tadi menutup pintu. Yang pasti Arjuna seakan ingin terus bercinta tanpa henti.

Kini keduanya sudah terlelap tanpa memakai pakaian mereka lagi. Hanya sebuah selimut yang menutupi tubuh mereka yang saling berpelukan karena dinginnya udara menjelang subuh.

Perlahan pintu kamar yang ditutup tadi, terbuka dari luar. Seorang perempuan masuk. Ia tahu kalau Arjuna dan Diana sudah terlelap karena kelelahan bercinta tapi juga pengaruh obat yang diberikan kepada mereka.

Perempuan itu mendekati Diana. Ia mengambil tangan Diana yang digambar bunga matahari. Ia menggosok gambar itu dengan sebuah cairan yang dibawahnya di dalam sebuah botol kecil. Setelah itu ia menyeka tangan Diana dengan sebuah handuk kecil yang sudah dibawahnya. Setelah itu, ia pun keluar sambil tersenyum.

*************

Diana membuka matanya. Ia merasa seperti mimpi saat menemukan dirinya ada dalam pelukan Arjuna. Seperti ada sesuatu yang membuat hatinya bergetar.

Perlahan Diana melepaskan tangan Arjuna yang melingkar di perutnya. Perempuan itu pun turun lalu mengambil kain yang semalam menutupi tubuhnya. Ia merasa kalau di bagian inti tubuhnya agak sedikit sakit.

Perlahan ia pun membuka pintu kamar. Di lihatnya ada pakaian yang sudah diletakan di atas meja. Diana langsung mengambil pakaian itu. Ia melangkah menuju ke bagian kamar yang lain. Memang kamar itu kosong. Namun Diana perlu untuk menggunakan pakaiannya di sana karena ia tak mau membangunkan Arjuna.

Selesai mengenakan pakaiannya, Diana pun turun ke bawah melalui tangga belakang. Ia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Di dalam kamar mandi sudah tersedia dua handuk bersih, sabun, shampoo dan sikat gigi bersama odol.

Selesai mandi, Diana masuk ke dalam dapur. Rumah panggung ini memang dapurnya ada di bawah. Ia kaget melihat kalau di atas meja sudah tersedia makanan yang siap dimakan. Saat melihat jenis masakannya, Dia yakin kalau makanan ini buatan mamanya.

Ia pun membawa naik semua makanan itu dan mengaturnya di atas meja makan yang ada di sana. Setelah itu ia keluar rumah untuk melihat sekeliling. Ternyata teman-temannya sudah ada di sana. Termasuk juga Ling.

"Diana, tunjukan tanganmu!" teriak Moon.

Diana mengangkat tangannya. Ia baru sadar kalau tatto gambar bunga matahari itu sudah hilang.

"Cie....cie.....yang panas-panasan semalam." goda teman-temannya. Diana hanya tersipu malu. Ling menatap Diana. Sejak kemarin wajahnya masih cemberut. Namun pagi ini dia sudah tersenyum.

"Semoga kamu cepat jatuh cinta pada Arjuna ya?" kata Ling. Para gadis yang lain menatap Ling. Mereka senang karena Ling akhirnya bisa menerima kenyataan.

Diana hanya tersenyum sambil mengangguk.

"Kamu nggak boleh keluar rumah. Selama 3 hari ini kamu harus bersama suami mu. Nanti hari keempat, kami akan menjemputmu untuk mandi sungai. Jangan pikirkan makanannya karena akan ada yang mengantarkan makanan untuk kalian. Pokoknya bercinta saja. Supaya Cepat besar perutnya." kata Ling membuat yang lain tertawa. "Bye ....."

Diana melambaikan tangannya kepada para gadis yang akhirnya pergi. Setelah itu ia masuk ke dalam rumah dan melihat kalau Arjuna sudah tak ada di kamar. Diana menuruni tangga belakang dan mendengar suara air di kamar mandi. Sepertinya Arjuna sedang mandi.

Saat Arjuna naik lagi ke atas, Diana sudah menunggunya di depan meja makan..

"Ayo makan!" katanya dengan sedikit malu-malu. Dia ingat apa yang sudah mereka berdua lalui semalam.

"Terima kasih." Arjuna pun duduk di depan Diana. "Kamu yang masak?" tanya Arjuna.

"Tidak. Makanan sudah ada tadi di dapur saat aku bangun. Pasti ibu yang membawanya."

"Selesai makan, aku mau ke rumah pak kades."

"Tidak boleh."

"Kenapa?"

"Adat di sini mengharuskan pasangan pengantin berdiam diri di rumah selama 3 hari. Setelah itu kita diijinkan keluar rumah namun harus mandi di sungai dulu."

Arjuna mengangguk. Ia baru sadar kalau kehidupan di sini selalu diatur oleh adat.

Matanya menatap pergelangan tangan Diana. "Tanda itu sudah hilang?"

Diana mengangguk dengan

Selesai makan, Diana membawa alat makan inti di cuci sedangkan Arjuna membersihkan kamar tidur.

Dia ingat saat pertama bercinta dengan Fiana setelah pernikahan mereka. Fiana juga merasakan kesakitan ketika penyatuan itu terjadi. Arjuna bahkan merasa kalau semalam ia sedikit aneh. Baru selesai mencapao puncak, tak sampai 5 menit si Palo sudah berdiri lagi. Ada perasaan aneh yang menjalar di tubuh Arjuna sekaligus juga rasa berdosa pada Fiana karena ia sudah tidur dengan gadis lain.

Hujan perlahan turun, menjadikan cuaca di pagi menjelang siang ini menjadi dingin.

Diana masuk ke kamar sambil membawa tas pakaian Arjuna. "Ini pakaian mu. Baru saja diantar oleh pelayanan pak kades. Apakah aku akan meletakannya di lemari?"

Arjuna mengangguk. Ia memperhatikan Diana yang sedang membelakanginya. Istrinya itu menggunakan gaun tipis yang cukup ketat di tubuhnya membuat lekukan pinggangnya nampak jelas. Arjuna memalingkan wajahnya saat merasakan kalau sesuatu yang panas mulai menjalar ke seluruh bagian tubuhnya.

Ia bermaksud akan keluar kamar namun Diana yang sudah selesai mengatur kalian di lemari, tiba-tiba saja kehilangan keseimbangan saat ia membalikan tubuhnya. Arjuna dengan cepat langsung menahan tubuh Diana sebelum istrinya itu jatuh.

Pandangan mereka bertemu. Arjuna justru tak bisa menahan dirinya lagi. Ia langsung mencium bibir merah tanpa ada polesan apapun itu dengan penuh gairah. Diana tak menolak. Ia membalas ciuman suaminya dengan gairah yang sama.

Hujan pun turun semakin deras saat pasangan suami istri itu sedang berbagai kehangatan di atas ranjang mereka.

**************

Edgar kaget saat membuka pintu apartemennya dan melihat kalau Rina sudah duduk di ruang tamu.

"Rina, bagaimana kamu bisa masuk ke sini?" tanya Edgar.

"Kamu lupa kalau apartemen ini dibangun oleh mendiang suamiku? Aku punya master kuncinya walaupun kamu memberikan pasword di pintu ini untuk membukanya."

Edgar tersenyum lalu bertepuk tangan. "Aku lupa dengan kemampuan mu itu." Lelaki itu kemudian berjalan mendekati Rina. Ia berdiri di depan janda muda itu lalu perlahan menunduk. "Apakah aku sudah boleh menyentuhmu? Aku sangat merindukan mu dan merasa hampir gila karena kamu memilih menikah dengan Jordy Adams."

"Jordy baik. Aku mencintainya."

Edgar semakin menunduk lalu wajahnya kini hampir menempel di wajah Rina. "Tapi kamu tak mungkin melupakan saat kita bercinta kan?" lalu ia mencium bibir Rina.

"Edgar, jangan!" Rina mendorong tubuh dokter tampan itu.

"Lalu untuk apa kamu ke sini kalau bukan untuk bercinta dengan ku?" tanya Edgar lalu menjauhkan wajahnya.

"Di mana Arjuna?"

"Untuk apa mencari Arjuna?"

"Untuk mengatakan kepadanya tentang keadaan yang sebenarnya."

Edgar menggeleng. Ia mendorong tubuh Diana sampai perempuan itu tertidur di atas sofa. "Bercintalah denganku maka akan ku katakan di mana Arjuna."

Nah....lho, ada hubungan apa Rina dan Edgar ?

1
Liina Anjani Malick
makin ke sini makin k sono🤣 jd fiana udh meninggal bnrn😤
Syavira Vira
gemessss
Syavira Vira
lanjut
Gia Nasgia
oh ternyata Edgar dendam dgn orang tua Fiana karena Jordy menikung Edgar🤔 ehh si Juna candu🤭
tintiin21
semakin seru semakin penuh teka teki ini.... 😁😁😁😁
momAriqa
terlove love kak author ❤❤ lanjut kak 🤗🤗
Enny Olivia: makasi ya
total 1 replies
Gia Nasgia
Ihhh kak Hen ternyata kisahnya Arjuna and Fiana penuh teka teki🤭tetap cemungut 🫶💪
Gia Nasgia
Lah giliran Juna yg takut dgn Fiana ehh Diana😂
tintiin21
Dokter edgar masih tanda tanya bgt.. 🤔🤔🤔
tintiin21
ini namanya kado terindah Jun... 😁😁😁
Liina Anjani Malick
jadi gmn moms... 😤teka teki nya bnym syekali... aku udh pusing mikirin kehidupan ku eh jd ikut mikirin idup fiana... astagfirullah🤣
Enny Olivia: makasi tetap membacanya walaupun sudah pusing 😄😄🙏🙏
total 1 replies
Maria Kibtiyah
si edgar punya dendam ma siapa si
Syavira Vira
🥰🥰♥️♥️
Syavira Vira
semangat kak dilanjut 🙏💪👍🏻♥️
Liina Anjani Malick
diana = fiana ya moms😔
Syavira Vira
👍🏻👍🏻💪💪👍🏻♥️♥️♥️
Syavira Vira
lanjuttttt
Syavira Vira
lanjut
Gia Nasgia
Sepertinya Edgar punya rencana lain meskipun menerima rencana Dessy🤔berarti fix Fiana ,itu Diana🤔
tintiin21
semoga memang bnr Fiana "masih" di selamatkan dr Edgar...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!