NovelToon NovelToon
Batalyon Pulau Karang

Batalyon Pulau Karang

Status: tamat
Genre:Pengawal / Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Persahabatan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:160.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Berawal dari pertemuan tidak sengaja dengan seorang gadis yang disangka adalah seorang wanita malam malah membuat Letnan Rico semakin terjebak masalah karena ternyata gadis tersebut adalah anak gadis seorang Panglima hingga membuat Panglima marah karena pengaduan fiktif sang putri.

Panglima memutasi Letnan Rico ke sebuah pelosok negeri sebagai hukumannya setelah menikahkan sang putri dengan Letnan Rico namun tidak ada yang mengira putri Panglima masih menjalin hubungan dengan kekasihnya yang notebene adalah sahabat Letnan Rico.

Mampukah Letnan Rico mendidik sang istri yang masih sangat labil. Bagaimana nasih sahabat Letnan Rico selanjutnya??? Apakah hatinya sanggup merelakan sang kekasih?? Siapakah dia??

Konflik, Skip jika tidak sanggup..!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. Ngambek.

Nindy menyingkirkan tangan Bang Danar yang memeluknya. Agaknya Nindy begitu sakit hati dengan kejadian tadi meskipun Bang Danar sudah ratusan kali meminta maaf.

"Abang minta maaf, dek..!!"

"Berapa kali lagi Abang minta maaf??? Kemarin dengan Kei, sekarang dengan Ina. Apakah Nindy harus menawarkan sebiji kerang di hadapan para laki-laki atau mungkin Bang Prasa yang Abang cemburui itu agar mereka bisa menikmatinya juga???" Ujar Nindy.

Sebenarnya ada rasa marah dalam hati Bang Danar tapi dirinya juga tidak bisa menyalahkan kekesalan sang istri. Bang Danar menyadari kecerobohannya.

Nindy menutup telinganya dengan bantal, ia tidak mau mendengar lagi penjelasan Bang Danar.

...

Sungguh malam celaka ini membuat Bang Danar menjadi pusing tujuh keliling. Kemarin malam dirinya tidak bisa tidur karena Nindy begitu menginginkan liburan. Malam ini lagi-lagi Bang Danar tidak bisa tidur karena Nindy marah padanya. Ia hanya bisa mengacak-acak rambutnya karena gelisah tidak bisa memejamkan matanya.

Bang Danar mengurut pangkal hidungnya memikirkan betapa beratnya hari ini. Kenapa selalu ada wanita yang membuatnya mati kutu seperti ini.

-_-_-_-_-

Adzan subuh sudah terdengar. Ia terbangun dari tidurnya yang hanya sekitar satu jam lamanya tapi Nindy sudah tidak lagi ada di sampingnya.

Bang Danar segera menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu. Saat kembali dari kamar mandi, tak sengaja Bang Danar berpapasan dengan Nindy yang sudah mengenakan mukenanya.

Ingin sekali Bang Danar menyentuhnya tapi Nindy menarik tangannya dengan kesal. Tak tau lagi harus bagaimana, Bang Danar mendorong Nindy ke sudut dinding.

"Kita bicara, kita selesaikan masalah ini..!!" Kata Bang Danar. "Dada Abang sesak kamu diamkan seperti ini. Abang tidak tau harus bagaimana."

"Bisa ya Abang kesal seperti ini padahal semarah itu Abang sama Nindy waktu Bang Prasa ada di kamar hotel. Apakah saat itu Nindy membalasnya?? Nindy pun tidak pernah tau Abang memasang kamera cctv di kamar." Jawab Nindy.

Bang Danar tertegun, perasaannya jelas terbolak balik namun saat itu amarahnya memang menggelegak. Ingin menjawab tapi tidak ada kata sanggahan apapun.

"Abang salah. Hukum Abang..!!" Ujar Bang Danar lirih.

Di saat itu masih melancarkan bujukan, terdengar suara Mama meminta Bi Sarti untuk meninggalkan rumah tapi tidak dengan Ina yang masih bersikeras disana.

"Ayo sholat dulu..!!" Ajak Bang Danar karena waktu sholat subuh sudah tiba.

:

Nindy tetap mencium punggung tangan Bang Danar usai sholat. Bang Danar pun mengecup sayang kening sang istri yang mungkin masih setengah hati.

Selesai melipat mukena, sarung dan sajadah.. Bang Danar menggandeng tangan Nindy keluar dari mushola kecil dan ternyata perdebatan Ina dan Papa Harso masih belum berakhir.

"Ibu saya juga mengabdi lama disini, hanya karena salah paham seperti ini lantas Bapak bisa mengusir kami seenaknya seperti binatang???" Kata Ina lantang. "Biarkan kami disini, tidak di upah pun tidak masalah."

"Setiap yang bekerja disini pasti akan mendapatkan penghargaan yang pantas. Tapi ternyata kamu memang keterlaluan, Ina." Sambar Mama.

"Saya sudah bilang, semua hanya salah paham. Kenapa masalah seperti ini di besar-besarkan???" Protes Ina sekali lagi.

Lirikan mata Ina beralih pada Bang Danar yang sudah menggandeng Nindy.

"Itu.. Nindy baik-baik saja." Tunjuk Ina dan Bi Sarti sungguh malu dengan kelakuan putrinya.

"Kamu bilang apa, Ina??? Panggil yang sopan..!!" Tegur Bi Sarti.

"Umurnya masih jauh di bawahku, Bu. Haruskah aku merendah???"

Lama kelamaan Bang Danar muak dengan situasi tersebut apalagi Ina terkesan tidak menghormati istrinya yang sebenarnya tidak pernah gila hormat.

"Lalu kenapa kalau masih jauh di bawahmu?? Apakah tidak pantas berada mendampingi saya??? Atau kamu memang sengaja 'gatal' untuk menarik perhatian saya?" Ucap Bang Danar tanpa basa-basi.

Seketika wajah ini berubah menjadi merah padam. Di hadapan semua orang Bang Danar memakinya.

"Bahkan saat kamu tidak memakai sehelai benang pun, saya tidak tertarik. Silakan keluar dari rumah orang tua saya..!!" Usir Bang Danar.

Bi Sarti menangis sejadi-jadinya kemudian menyeret Ina sekuatnya. Dengan kode mata, Bang Danar meminta petugas piket jaga di rumahnya untuk membantu Bi Sarti.

"Baang.. kenapa begitu ngomongnya????" Tegur Nindy.

"Abang salah lagi????? Mau bagaimana menyadarkan manusia macam Ina. Kamu ngambek sama Abang tapi tidak mau juga Abang kasar sama dia, apa perlu Abang seret dia ke kamar???" Nada suara Bang Danar naik satu oktaf karena masih terbawa emosi.

"Daanaaaarr.. kebiasaan kamu..!!!!" Papa Harso balik membentak putranya.

Bang Danar memejamkan matanya sejenak lalu melepaskan genggaman tangannya pada Nindy. Perasaannya berantakan dan kacau balau. Ia menuju taman belakang rumah lalu menyulut rokoknya.

"Tolong buatkan saya kopi pahit, Mbok..!!" Pinta Bang Danar pada Si Mbok.

"Nggih Den Mas." Si Mbok segera menuju dapur untuk membuat kopi.

"Ya Tuhan, kapan Danar bisa berubah. Dia benar-benar pemarah sekali." Gumam Papa Harso.

Mama Delia sigap mengajak Nindy duduk kemudian mengusap perutnya. Beliau tau di pagi buta ini Nindy sudah begitu tegang dengan keributan.

"Nindy hanya tidak ingin Abang berucap yang merendahkan perempuan, Ma." Kata Nindy sampai sedih.

"Mama paham, sayang..!!!"

:

Bang Danar menyeruput kopi hitamnya. Perasaannya masih kesal karena seorang Ina.

"Bang..!!"

"Tidak usah kesini kalau hanya ingin membahas Ina. Abang nggak selera ribut sama kamu." Omel Bang Danar.

"Sebenarnya yang perempuan itu Abang atau Nindy?? Kenapa Abang ngambek??? Nggak usah ngetest do'a istri." Nindy pun tak kalah kesal karena Bang Danar terus mengomelinya. Dengan langkah besar Nindy meninggalkan Bang Danar.

Marah Bang Danar mungkin masih ada tapi marah itu mendadak berubah menjadi kekhawatiran melihat Nindy berjalan setengah berlari bahkan melewati tepi kolam ikan kesayangan Papa Harso.

"Jalan pelan, dek..!!"

Nindy tidak menggubris dan tetap lanjut berjalan. Bang Danar pun panik dan mengikuti langkah Nindy.

Tangan Bang Danar berusaha meraih lengan Nindy tapi siapa sangka Nindy berjalan menyimpang hingga Bang Danar terpeleset dan tercebur ke dalam kolam.

byuuuurr..

"Astagfirullah, Danaaar..!!! Ikan Mas Papaaa..!!" Pekik Papa.

.

.

.

.

1
Ghiffari Zaka
😂😂😂GK kebayang gmn bang Danar dech🤦🤦🤦😂😂😂,tiap hr puyeng trs dia😂😂😂
Ghiffari Zaka
duh thooor Alhamdulillah lok ibu mertuanya Nindy baik dan mau menerima apa adanya nindi,hampir punah loh,mertua yg kyk gn....🤭🤭🤭🤭.
ah AQ JD pingin punya mertua kayak gini🤭🤭🤭🥰🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
kasihannya Nindy....dia hrs menerima gunjingan yg bukan2😭😭😭,semoga km kuat ya nindi,semoga masalah ini LKS usai dan berakhir bahagia buat km dan bng danar😭😭
Ghiffari Zaka
wiiiiih....salut bng Danar,km bs JD garda terdepan buat istrimu🥰🥰🥰🥰.
AQ bangga km satu2 nya org yg membela istrimu,penyelamat nya,yah. .karena cmn km yg tau luar dalam Nindy,semangat bng AQ mendukung mu🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
walaaaah pak gugus ini kok Yo tega bener to...jangan di kira gampang loh lok membujuk singa yg LG ngambek🤦🤦🤦🤦.
hayo tanggung jawab pak gus,bs heboh ni dunia lok perang trs🤦🤦🤦🤦
Ghiffari Zaka
ih AQ baper Thor baca bab ini,alangkah beruntungnya bang Danar punya istri Nindy,tp AQ yakin mau bng Danar ataupun bng Rico pasti ingin yg terbaik buat istrinya,semoga mereka bs mendidik istri masing2 ke arah yg lbh baik🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
tuu kan....dah mulai tu konfliknya.....ini lagi si kei,knp to km ganggu bang Danar apa km gak ingat lok dia punya nindy🤦🤦🤦,gmn lok km di giniin sm pasangan km hayo???
jangan buat masalah km Kelud bang kurung aja dia bng,dan jangan salahkan Danar aja bng istrimu yg utamanya bersalah🤦🤦🤦
Ghiffari Zaka
waah bng Danar belah duren🤭🤭
dan mantapnya lagi dpt yg segelan🥰🥰🥰bahagianya lah bang Danar,ttp bahagia trs ya bng dan jagain Nindy terus biar awet rumah tangganya🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
mantap bang Danar...🥰🥰🥰🥰
ini baru gentle......semoga SAMAWA ya bang Danar,nindy🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
jangan ribut ya bng Danar sm bng Rico.....kan ud PD dpt pasangan masing2,JD damai aja,semoga pernikahannya SAMAWA🥰🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
fisik nolak bang,tp jiwa dan hati???????
bakal ramai ni,dan AQ berharap bng Danar di nikahkan sm Nindy,JD ideal satu sama sm keinan😬😬😬
Ghiffari Zaka
kayaknya bakal ruwet ini benangnya......bakal asyik dan ramai kayaknya ni konfliknya...ah...nyimak wae lah....
tp yg jelas AQ di pihak bng Rico wae laaaaah😬😬😬
Ghiffari Zaka
kayaknya mantap lah ni ceritanya....SMG GK membosankan ya thoooor...tlng chat AQ lok AQ LP atau sengaja GK komen atau like subscribe ya thooooor🤭🤭🤭🙏🙏🙏
Ghiffari Zaka
waduh...kayaknya bau2 bakal di kawinkan eh di nikahkan ini🤭🤭🤭
Ghiffari Zaka
assalamualaikum thooor🙏🙏🙏 mohon iZhin ikut nyimak ya Thor....🙏🙏🙏
Cetrin Ananta
lanjut
gee
baru baca,,sepertinya bagus tp maap banget agak ganggu dgn kata Bang ditiap penyebutan nama (pdhl bukan dialog)
Rusma Yulida
ko aku bingung ya ceritanya tentang Rico tapi dsni , ko karakter keinan di bikin buruk , yg mencolok cerita Danar aja sama Nindy cerita kei dgn Rico tenggelam
Amalia Putri
lanjut thor semangat./Rose//Rose/
Ros Miati
aku dah baca tapi pas baca lagi masih sama nyeseknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!