NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Legenda Kaisar Api

Reinkarnasi Legenda Kaisar Api

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Chen Xuan

Chu Chen, seorang Kaisar Api mati dibunuh oleh kekasihnya hanya karena sebuah Pagoda. Dia ternyata Bereinkarnasi ketubuh seorang pemuda yang memiliki nama sama dengannya. Dengan ingatan dimasa lalu, Chu Chen kembali menapaki jalan kultivasi. Kembali melakukan perjalanan yang penuh dengan tantangan, saat Chu Chen mengira semuanya berjalan lancar. Konspirasi lama muncul kembali, membuatnya harus meningkatkan kekuatan secepat mungkin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chen Xuan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 : Dimulainya Pertarungan Hidup Dan Mati

Semua tetua hanya terdiam sambil mengagumi apa yang terlontar dimulut Chu Chen. Pasalnya, setiap orang mungkin harus berlatih beberapa bulan dulu agar dapat naik tingkat, atau minum pil untuk meningkatkan kekuatan secara paksa.

Hanya saja, Chu Chen sepertinya berbeda. Dia adalah seorang pemuda berbakat sekaligus jenius, membalikkan perkataan orang-orang yang naik Tingkat memerlukan waktu lama. Orang seperti apa Chu Chen ini sebenarnya?

Chu Tan mengangguk pelan, dia menepuk pelan pundak putranya dan berkata. "Chen'er... Aku sudah memastikan! Kau adalah calon Patriark Klan selanjutnya! " Katanya dengan ekspresi dan nada serius.

Saat itu, Chu Chen sedikit terkejut! Namun dia tahu bahwa itu adalah tanggung jawabnya. Jadi Chu Chen mengangguk setuju dengan perkataan Ayahnya.

Setiap Klan yang memiliki anggota berbakat, mereka pasti akan ditentukan sebagai calon Patriark selanjutnya. Begitupun dengan Chu Chen saat ini, dia adalah anak berbakat dari Klan Chu. Maka dari itu, dialah yang paling pantas mendapatkan posisi tersebut.

Seluruh anggota Klan termasuk Tetua Klan mengangguk setuju dengan ucapan Patriark mereka. Karena menurut mereka,Tuan Muda memang layak mendapatkan posisi tersebut. Tidak ada yang lebih pantas dari Chu Chen untuk mendapatkan posisi Patriark Klan selanjutnya.

Chu Chen menoleh, memandang seluruh anggota Klan dan mengukir wajahnya dengan senyuman. "Semuanya! Aku Chu Chen, sekali lagi bersumpah! Akan membawa nama Klan Chu hingga kepuncak dunia Praktisi ini! " Ucapnya dengan ekspresi dan nada serius.

Ucapan yang entah sudah berapa kali dikatakan oleh Chu Chen, namun menurutnya itu adalah hal yang baik. Bisa untuk dijadikan prinsip dan semangatnya untuk menjadi lebih kuat, begitupun dengan anggota Klan yang mendengarkan perkataannya.

"Karena kalian semua telah kembali, lebih baik istirahat dulu. Terutama Chen'er, dua hari lagi Perjanjianmu akan diadakan! " Kata Chu Tan santai.

Semuanya mengangguk pelan, satu persatu dari mereka keluar dari aula utama untuk menuju kamar masing-masing, termasuk Chu Chen yang berjalan paling terakhir.

Semua tetua memandang punggung kecil Tuan Muda mereka, sekilas wajah mereka tampak jauh lebih muda. Ingatan tentang masa muda mereka dulu terlintas begitu saja, itu adalah ketika mereka masih memiliki semangat yang tinggi.

...****************...

Kediaman Klan Lie

Aula utama

"Ayah, kekuatanku sudah memasuki Tingkat Puncak! Mengalahkan Chu Chen sepertinya tidak akan ada masalah! " Suara Lie Bei menggema di Aula Utama Klan.

"Tuan muda benar-benar berbakat, dia bahkan sudah memasuki Tingkat puncak hanya dalam 1 bulan! "

"Kau benar, aku ingin melihat seperti apa reaksi Chu Chen saat mengetahui bahwa Tuan muda sudah berada di Tingkat Puncak! "

Disisi lain, Lie Lan Ji mengangkat sudut bibirnya. Dia benar-benar bangga dengan putra pertamanya ini, jika saja putranya mendapatkan sumber daya yang cukup. Maka dia bisa akan menjadi orang paling berbakat di Kota Atan, mengalahkan jenius sebelumnya yang berasal dari Kota Atan.

Ekspresi Lie Wen terlihat sedikit muram, dia melihat ayahnya yang sangat senang dengan Kakaknya. Hal itu membuatnya merasa diremehkan, dia juga seseorang yang berbakat. Namun berbeda dengan kakaknya yang berbakat dalam kultivasi, dia berbakat dalam hal Alchemist.

Bukankah ini yang seharusnya dibanggakan, seorang Alchemist lebih dihargai dimata orang-orang. Namun Ayahnya malah seperti menganggap remeh hal itu kepada dirinya. Membuat Lie Wen sangat kesal sekaligus marah.

Bagaimanapun juga, Lie Wen lebih dihormati oleh orang-orang ketimbang kakaknya. Meskipun Lie Wen sombong, tapi dia memang memiliki hal itu.

Lie Lan Ji melirik putra keduanya, melihat ekspresi muram dari putra keduanya tersebut. Dia mengerutkan keningnya, kakinya melangkah perlahan menuju putra keduanya tersebut.

Plakkk...

Pukulan ringan mendarat dipundak Lie Wen, dia seketika tersadar dan menoleh. Saat melihat orang yang memukulnya, ekspresi nya yang sebelumnya muram menjadi senang.

"Ayah! " Katanya dengan nada senang dan rendah.

Eum....

"Kenapa kau muram begitu.. Wen'er? " Kata Lie Lan Ji bertanya.

".... "

...****************...

Dua hari kemudian

Alun-alun Kota Atan

Akhirnya tibalah saat dimana perjanjian antara Chu Chen dan Lie Bei. Perjanjian pertarungan hidup dan mati diatas Arena pertarungan Kota, itu adalah tempat sebelumnya Chu Chen dan Lie Bei melakukan pertarungan.

Arena pertarungan ternyata telah dikelilingi oleh sekumpulan orang-orang yang ingin menyaksikan pertarungan antara Chu Chen dan Lie Bei.

Ini adalah pertarungan antara seorang Jenius yang menjadi sampah namun kembali menunjukkan bakatnya dengan seorang pemuda yang berbakat. Jadi bagaimana mungkin orang-orang akan melewatkan pertarungan ini.

"Menurutmu siapa yang akan menang? "

"Entahlah, sulit untuk memastikannya sekarang! "

"Kau benar, sebelumnya kekuatan kedua Tuan Muda ini hampir setara! "

"Mari kita bertaruh! "

"Aku setuju! "

"Aku bertaruh Lie Bei yang menang! "

"Aku juga! "

"Aku juga! "

Saat semua orang masih berdebat siapa yang akan menang, tiba-tiba saja semua orang menoleh keatas langit. Sesosok pemuda dengan pedang ditangan terlihat dimata semua orang.

Bammm!

Pemuda tersebut menginjakkan kakinya diatas Arena pertarungan, kabut tebal menyelimuti tubuhnya. Perlahan, kabut tebal itu mulai menghilang, memperlihatkan siapa yang baru saja muncul dengan gaya yang sangat elegan. Bahkan pedangnya yang berada ditangan tadi telah tertancap dilantai Arena pertarungan.

Pemuda tersebut adalah Lie Bei, dia menyapu pandangannya kesemua orang dengan bersilah tangan. Dirinya seakan-akan sedang mencari seseorang yang tidak lain adalah Chu Chen.

Sudut bibirnya terangkat, mulutnya mulai bergerak. "Chu Chen, apakah kau ketakutan sampai tidak mau datang! " Katanya dengan nada merendahkan.

Ha-ha-ha

Gelak tawa menggema disekitar Alun-alun Kota.

"Takut? Sepertinya kau salah paham, aku sudah menunggumu dari tadi! "

Suara yang muncul tiba-tiba diantara kerumunan orang-orang itu membuat semua orang menoleh kebelakang. Seseorang dengan pakaian jubah serba hitam serta memakai songkok kepala sambil duduk terlihat dimata semua orang.

Pemuda tersebut berdiri, kakinya melangkah perlahan. Tubuhnya mengeluarkan Dao Qi yang samar-samar, semua orang dapat dengan jelas merasakannya. Songkok kepala pemuda tersebut terlepas akibat Dao Qi nya yang mulai menyelimuti seluruh tubuhnya.

Memperlihatkan wajah tampan seorang pemuda yang tidak lain adalah Chu Chen. Semua orang termasuk Lie Bei terbelalak kaget, kekuatan Chu Chen terasa lebih kuat dari sebelumnya. Tidak, bahkan sangat kuat dari sebelumnya.

Apa yang terjadi?

Chu Chen melompat keatas Arena pertarungan, dia bersilah tangan lalu berkata. "Kau sangat lama! " Ucapnya.

Lie Bei merasakan kekuatan Chu Chen baik-baik, saat itu dia benar-benar kaget setelah merasakannya.

"Ka... Kau! Bagaimana mungkin? "

"Kenapa? Apa kau takut sekarang? " Ucap Chu Chen sinis.

"Aku tidak percaya, kau pasti menggunakan semacam harta untuk meningkatkan kekuatanmu secara paksa. Setelah aku berhasil membunuhmu, aku akan merebut harta itu! " Katanya.

Kakinya menekan lantai Arena dengan kuat, dia bergerak menuju Chu Chen dengan cepat.

"Telapak Iblis! "

"Matilah untukku.. Chu Chen! " Pekiknya.

1
𝙵𝚑𝚊𝚗𝚒𝚊 🦂🦂 🦂
Luar biasa
y@y@
👍🏿⭐👍⭐👍🏿
Kiki AGhasie
perbanyak dulu bab ny.,biar enak di baca dan gak nunggu 2
Glastor Roy
up
y@y@
🌟👍🏻👍👍🏻🌟
Juwi Mor
kaisar api.. berarti xiao yan dooong. pas juga bertemu dengan yafei dari keluarga miti er
🟡Xuan: Beda dong 🤣 Xiao Yan kan nggk mati, sedangkan Chu Chen mati 🤣
total 1 replies
Juwi Mor
RONG RONG ini pasti nanti berteman dengan BONA yg ber anu panjang.
Dompet Janda
Semangat
Dompet Janda
Jangan lupa update
Dompet Janda
Jangan lupa untuk....
Dompet Janda
Ayoooo sahur
Dompet Janda
Gaskenlah
Dompet Janda
Mantap
Dompet Janda
Bantai
Dompet Janda
Josss
Dompet Janda
GASKEN
Dompet Janda
Semangat pagi
Dompet Janda
geser dikit bang
y@y@
👍🏻🌟👍🌟👍🏻
y@y@
👍🏿⭐👍⭐👍🏿
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!