Novel ini diadaptasi dari 50% kisah nyata dan 50% fiksi.
Kaila merupakan istri dari Rangga. Dia dihianati oleh suaminya. Selingkuh di belakang Kaila dengan atasannya.
Kaila melihat dengan mata kepala sendiri ketika suaminya sedang bercumbu di dalam mobil dengan atasannya.
Bagaimana keputusan Kaila ketika mengetahui itu semua?
Ikuti kisahnya, hanya di noveltoon
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak Farida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Puncak Singgasana
Ketika Kaila selesai berwudhu. Kaila membuka pintu kamar mandi dan ia mendengar suara Andi yang sedang membaca Alquran, dia tahu surah Alquran yang dibaca Andi yaitu surah an-nur ayat 26 yang artinya,
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)”. (Q.S. An-Nuur : 26)
Mendengar lantunan Alquran yang dibacakan, hati Kaila menjadi terasa nyaman. Andi menoleh ke arah pintu kamar mandi. Ia melihat Kaila berdiri menatap dirinya yang sedang membaca Alquran.
"Sayang sudah selesai wudhunya? mari kita salat sunnah bersama-sama," ucap Andi.
"Iya Mas, mari kita salat sunnah terlebih dahulu," ucap Kaila.
Setelah selesai salat, Andi berdoa dengan sangat khusyuk. Dia membaca doa kepada Allah suatu harapan yang langsung dari hati yang terdalam.
Ya Allah, jadikan istri yang aku nikahi ini sebagai tulang rusuk yang Kau ciptakan.
Ya Allah, jadikan istri yang aku cintai ini menjadi ratu di syurgaku nanti.
Ya Allah jadikan istri yang aku sayangi ini menjadi pelengkap atas kekuranganku yang telah aku miliki.
Ya Allah, tumbuhkanlah kenyaman dan kedamaian di hati istri hamba ini agar ia merasakan suaminya yang hina ini akan selalu mengenggam tangannya apapun yang terjadi di dalam rumah tangga kami kelak.
Amin
Tujuan Andi berdoa seperti itu untuk menyentuh hati Kaila. Trauma harus di sembuhkan dengan rasa nyaman ketika berdekatan dengan Andi. Trauma harus di sembuhkan dengan rasa kedamaian karena Andi akan melindungi Kaila.
Andi mencium kepala Kaila, ia memejamkan mata dan berdoa. Ia tiup pucuk kepala Kaila. Andi melepas mukena Kaila. Kaila menatap mata Andi, mereka saling menatap terlebih dahulu. Di belai pipi Kaila dengan penuh kasih sayang lalu Andi memeluk tubuh Kaila.
Andi berbisik di telinga Kaila, "Kamulah yang menjadi wanita satu-satunya di hatiku, labuhkanlah hatimu kepadaku. Kita akan mengajakmu kesinggasana surga dengan penuh kelembutan, bismillah," bisik Andi.
Andi menggendong Kaila dan diletakkan tubuh Kaila di atas ranjang.
"Jangan takut sayang, kamu harus releks dan percaya denganku," ucap Andi.
"Pejamkan matamu, rasakan apa yang aku lakukan. Jika kamu sudah percaya denganku buka matamu," sambung Andi.
Andi mencium bibir Kaila dengan lembut, kemudian tangannya menyentuh bagian-bagian sensitif Kaila. Tangan Kaila mengepal sangat erat. Andi menyadarinya, kemudian dia menyentuh tangan Kaila, ia elus tangan Kaila sampai Kaila tidak mengepal tangannya. Andi menyelipkan jari-jari nya ke jari-jari Kaila.
"Ini aku suamimu Andi, jangan takut sayang," ucap Andi lirih.
Kaila menganggukan kepalanya, dia harus merasakan kenyamanan atas sentuhan-sentuhan Andi. Andi mengelus rambut panjang Kaila.
"Aku akan melakukannya dengan lembut percaya denganku." Andi mengusap keringat di dahi Kaila.
Andi mulai membelai kembali tubuh Kaila dengan sangat lembut, Andi sangat melihat perkembangan reaksi Kaila. Hampir 1 jam Andi hanya menyentuh tubuh atas Kaila. Ketika Andi melihat Kaila sudah menerima sentuhannya. Ia pun meminta izin kepada Kaila untuk membuka bajunya. Kaila pun sudah terlihat menerima Andi.
Tangan Kaila di tuntun untuk mengelus perut Andi yang sangat sixpek dan Andi menyentuh bukit-bukit Kaila. Kaila mulai menikmati dengan sentuhan-sentuhan Andi. Kemudian Andi menggesekan bagian bawah sana, Andi tidak mau langsung menuju singgasana Kaila, ia ingin menanjaki anak tangga singgasana terlebih dahulu.
Tampaknya usaha Andi berhasil, karena mulut Kaila sudah mengeluarkan irama-irama yang Andi ingin dengar. Dengan spontan Kaila memeluk punggung Andi dengan erat, jari-jari Kaila mencengkram punggung Andi.
"Mas..." itu yang keluar dari mulut Kaila.
Terlihat Kaila sudah merasakan kenikmatan gesekan magnet di bawah sana. Yang akan menyatukan kutub positif dan kutub negatif. Andi perlahan menenggelamkan kepunyaanya masuk ke singgasana, masuk secara perlahan agar singgasana yang ia masukan tidak terkejut untuk Kaila.
Kepunyaan Andi sudah masuk tenggelam ke singgasana Kaila. Ia berhenti sejenak setelah tenggelam. Wajah Kaila sudah merah merona karena Andi membuat suhu tubuh Kaila menjadi panas. Andi tersenyum bahagia.
Andi benar-benar Don Juan yang berhasil menghapus trauma Kaila dalam 1 jam, dia dengan sabar menunggu Kaila merasakan kenyamanan terlebih dahulu.
Andi mulai memainkan temponya, Kaila merasakan kenikmatan yang berbeda dengan permainan Andi. Andi benar-benar membawa dirinya keatas singgasana surga tertinggi.
"Mas...Mas Andi..." Kaila menarik rambut Andi.
"Mas...Ah....Mas...aku mau ke puncak singgasana Mas...sssttt Ah...." desssah Kaila.
Alhamdulillah ladzu khalaqa minal maa'i basyaran, fi ja'alahuu nasaban wa shihran, wa kaana rabbuka qadiiran.”
(Segala puji bagi Allah yang menciptakan manusia dari ‘air’ dan menjadikan keturunan dan berbesanan. Tuhan mu Maka kuasa (atas demikian).
Andi membaca doa dan membisikkan di telinga Kaila ketika Kaila duduk di singgasana puncak. Setelah itu Andi mulai menambah iramanya karena iapun ingin duduk di samping singgasana Kaila.
"Sayang...Ah...aku sudah lama tidak merasakan ini, Ooohhh Robbi..."
"Allahummaj'al Nuthfatanaa zurriyatan tayyibah."
(Ya Allah jadikanlah nutfah kami ini menjadi keturunan yang baik(saleh).)
Tubuh mereka seperti tersengat listrik dengan volt tinggi, seluruh tubuh panas, kehangatan di hati mereka masing-masing.
"Alhamdulilah," ucap Andi, setelah ia meletakkan tubuhnya di samping tubuh Kaila.
"Terima kasih sayang, sudah mau berjuang untuk mengusir rasa traumamu, terus percaya dengan aku yah bahwa aku akan terus menjagamu dan tidak akan mengkhianatimu," ucap Andi.
"Terima kasih Mas, sudah membantu traumaku. Kamu lelah yah...tadi kamu harus sabar menungguku," ucap Kaila.
"Harus sabar menunggu agar aku mendapatkan keindahan dan kenikmatan dari istri tercantikku ini," ucap Andi.
Kaila memeluk tubuh Andi, dia berani mengucapkan sesuatu.
"Mas, tubuhmu bagus," ucap Kaila.
"Kamu suka dengan tubuhku?" tanya Andi.
"Aku suka melihat dan mengelusnya," jari-jari Kaila mulai mengelus perut Andi.
"Sayang jangan di elus seperti itu nanti ada yang bangun lagi," ucap Andi dengan senyumannya.
Kaila langsung memberhentikan gerakan jarinya.
"Jika kamu mau bertanggung jawab, gak apa-apa silahkan elus aja," ucap Andi.
"Gak Mas, aku lelah hari ini habis jalan-jalan dengan anak-anak lalu kamu ajak aku jalan-jalan ke singgasana kamu," ucap Kaila.
"Kamu suka singgasananya?" tanya Andi.
Pipi Kaila langsung memerah dan ia langsung memiringkan tubuhnya memunggungi tubuh Andi.
"Aku peluk aja yah dari belakang, daripada aku dipunggungi kamu," ucap Andi.
"Ah Mas, ini mah nembel namanya," ucap Kaila
Bersambung
jangan bosan-bosan yah baca doa ketika ibadah panas dari aku.
✍✍✍Ramaikan komen karena komen kalian membuat saya sangat bersemangat untuk menulis dan ide mendadak untuk saya.
Jadilah dermawan dengan cara like, subscribe dan follow aku. Vote nya juga yah🙏🙏🙏🙏
Baca juga yuk cerita serunya
5 tahun menikah tanpa cinta
Salah lamar
Retak Akad Cinta (bab 1 s.d 18 nyata, fiksi dari bab 19 dst)
Love dari author sekebon karet ❤💞💝
semoga real Kayla semakin strong 💪💪💪💪