NovelToon NovelToon
Berondong Bayaran, CEO Cantik 2

Berondong Bayaran, CEO Cantik 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahkontrak / Berondong / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pratiwi Devyara

Ini adalah lanjutan dan Berondong Bayaran, CEO Cantik Bagian pertama.

Setelah memilih melanjutkan pernikahan dan merobek kontrak yang pernah mereka buat. Keenan Arka Adrian yang berusia 22 tahun, serta istrinya Amanda Marcelia Louise yang kini telah berusia 32 tahun. Mereka sepakat menjalani biduk rumah tangga ditengah segala perbedaan yang ada.

Mampukah mereka mempertahankan rumah tangga yang telah dibangun dengan susah payah tersebut?. (Jangan lupa baca bagian pertamanya di "Berondong Bayaran, CEO Cantik)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pratiwi Devyara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sedikit Lupa Diri

Sesuai kesepakatan Arka dan Elina memang hanya minum beer saja. Namun Elina minum cukup banyak hingga menyebabkan wanita itu mabuk-mabuk juga pada akhirnya. Sementara Arka masih bisa mengontrol diri.

Sebab ia memang hanya minum sekedarnya saja. Ia masih berpikir bahwa ia mengemudikan mobil sendiri dan tak ada supir. Untuk itulah kondisinya harus tetap terjaga.

"Ka."

Tiba-tiba Elina menangis di hadapan Arka. Arka tau pastilah itu pengaruh dari apa yang mereka minum.

Memang sebagian orang yang meminum minuman beralkohol terlalu banyak, akan ada saja tingkahnya.

Seperti bernyanyi, tertawa, muntah, curhat, marah serta memaki. Kali ini Elina sepertinya cukup mellow perasaannya. Arka memperhatikan perempuan itu.

"Aku tuh dari dulu suka sama kamu, Ka. Tapi kamu sukanya sama Maureen." lanjut Elina.

"Maureen yang cantiknya nggak seberapa itu, cantikan juga aku." racaunya kemudian.

"Terus tiba-tiba sekarang kamu dah nikah aja dan punya dua anak. Kayaknya udah nggak ada kesempatan banget buat aku."

Elina menghapus air matanya, Arka masih diam memperhatikan. Ketika sedang mabuk, maka seseorang bisa saja berkata jujur mengenai perasaanya.

Tetapi kembali lagi, Arka tak bisa membalas perasaan itu. Sebab ia telah memiliki istri dan anak-anak yang sangat disayanginya.

"Kamu pernah suka nggak sih Ka sama aku?"

Elina melontarkan sebuah pertanyaan yang membuat Arka terdiam. Lalu gadis itu tertawa dan meletakkan kepala di atas meja. Seakan lupa dengan pertanyaan yang barusan ia lontarkan.

"Kita pulang aja ya." ujar Arka.

Ia kemudian mengajak paksa perempuan itu untuk pulang. Awalnya Elina menolak dan sedikit mengundang perhatian sekitar.

Para pengunjung bar mengira Arka hendak membawa paksa perempuan yang baru dikenalnya ditempat tersebut.

"Dia datang sama saya dari awal." ucap Arka.

"Bisa di cek di CCTV kalau ragu."

Akhirnya para pengunjung pun yakin. Ditambah lagi kesaksian dari waitress yang membawakan minuman mereka di awal mereka duduk.

Arka akhirnya membawa Elina. Untung saja ia masih mampu berjalan meski agak sempoyongan. Sehingga Arka tak perlu repot mengangkat tubuhnya.

Arka menutup pintu mobil usai membantu Elina masuk ke sisi kiri mobil. Kemudian ia masuk ke sisi kemudi dan mulai menghidupkan mesin.

"Kamu tinggal dimana sekarang?"

Arka bertanya pada Elina ketika mereka telah berada di jalan. Namun tampaknya Elina sudah nyaris tak sadarkan diri.

Meski yang tadi mereka minum hanyalah beer. Tetapi tingkat kekuatan dan ketahanan tubuh seseorang terhadap minuman beralkohol itu, berbeda-beda.

Ada yang biasa saja meski meminum-minuman dengan kadar alkohol tinggi. Ada yang langsung jomplang hanya karena minuman kadar alkohol rendah.

"El, ini aku harus antar kamu kemana?" tanya Arka lagi.

Elina tak menjawab. Arka bingung, lalu diam dan berpikir. Kemudian ia hendak men-share di grup management. Bertanya tentang dimana Elina tinggal.

Namun ia baru teringat jika ia dan Elina tidaklah bernaung di satu management yang sama. Mustahil anak-anak managementnya tau dimana tempat tinggal gadis itu.

Kalaupun ada yang tau, Arka takut mereka berasumsi yang tidak-tidak. Sebab Arka menanyakan alamat perempuan di tengah malam. Yang mana perempuan tersebut bukanlah pasangan maupun istrinya. Sedang Arka diketahui sudah menikah.

Dari pada terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Arka menepi sejenak di bahu jalan. Ia membuka tas dan dompet Elina. Mencari KTP wanita itu dan melihat alamat yang tertera disana.

Ini memang perbuatan yang tidak sopan. Tapi sekali lagi Arka hanya bermaksud mencari alamat, bukan untuk melakukan tindak pencurian.

Arka diam, alamat yang tertera di KTP Elina adalah alamat tempat tinggalnya yang dulu. Dan diketahui jika Elina sudah lama pindah dari tempat tersebut. Bahkan disaat Arka masih berhubungan dengan Maureen, gadis itu sudah pindah.

Arka makin bingung, tak mungkin ia membawa gadis itu ke rumahnya. Tetangga sekitar juga tau kalau dia sudah beristri. Meski mereka bukan tipikal tetangga yang akan menggosipkan Arka di media sosial, namun Arka harus tetap menjaga sikap.

Ingin mengaku saudara pun tak mungkin. Sebab mereka juga tau jika saudara sepupu Arka yang sering terlihat hanya satu, yakni Rianti.

Arka terus berpikir, hingga tercetuslah sebuah ide di kepala pria itu. Ia membawa Elina ke sebuah hotel dan membooking kamar di sana. Ia meminta salah satu room boy untuk menemaninya memapah Elina.

Setelah masuk ke kamar, mereka membaringkan Elina disana. Arka kemudian keluar bersama si room boy, lalu menutup pintu hotel dari luar. Pintu hotel itu diakses menggunakan card dan akan otomatis terkunci bila di tutup.

Sedang cardnya ada didalam, menempel pada semacam stop kontak. Bila card tersebut dicabut maka listriknya akan mati.

Arka memberi tip pada room boy tersebut dan meminta sesekali di awasi depan kamar tersebut. Takut kalau Elina mencarinya. Arka juga meminta nomor telpon room boy tersebut kemudian pamit pulang.

***

"Sayang, aku masukin ya."

Amanda yang sudah tak tahan lagi tersebut melebarkan kakinya untuk Arka. Tampak Arka mulai menatap sang istri sambil memasukkan ujung juniornya.

"Hmmh, Arkaaa."

Hampir saja benda itu masuk, ketika secara serta merta Arka menyudahi permainan. Ia memakai baju lalu pergi. Amanda yang bingung kini memanggil Arka.

"Arka kamu mau kemana?"

"Arkaaaa."

Amanda terbangun dari mimpinya. Ia menghela nafas lalu menghidupkan lampu. Diliriknya jam dinding yang menunjukkan pukul setengah tiga pagi.

"Hhhhh." Ia menghela nafas.

Ia sadar jika butuh kehangatan dari suaminya tersebut. Di rumahnya Arka pun belum tidur, ia rindu menjamah setiap inchi tubuh sang istri.

"Kangen, pengen bikin dedek."

Arka dan Amanda sama-sama mengirim pesan singkat tersebut. Arka terkejut, tak menyangka Amanda masih terjaga di jam segitu dan begitupun sebaliknya.

"Kesini lah kalau kangen."

Amanda menggoda suaminya tersebut. Karena tak mungkin juga Arka meluncur, pikirnya.

Beberapa saat berlalu.

"Cekrek."

Amanda yang belum lagi tertidur mendengar suara pintu depan yang dibuka. Ia kaget dan mengira itu maling.

Tapi penthouse ini hanya bisa di akses oleh dirinya dan juga Arka. Amanda keluar kamar dan Arka sudah ada di sana. Seketika gairah diantara keduanya sama-sama memuncak.

Apalagi ketika Arka melihat istrinya mengenakan pakaian tidur yang menerawang. Arka mendekat, mencium bibir Amanda sambil melepaskan kaos yang ia kenakan.

"Kamu minum beer ya, Ka?" tanya Amanda.

"Masih kerasa emangnya?. Aku udah sikat gigi loh."

"Masih lah." ujar Amanda.

"Iya tadi di lokasi syuting." dusta Arka.

"Tapi nggak banyak." lanjutnya kemudian.

Mereka kembali berciuman, dan untuk selanjutnya mereka bercinta dengan gairah yang menggebu-gebu. Sebab sudah beberapa hari mereka tak melakukan hal tersebut.

1
kalea rizuky
ini uda end kah
mamah wangda
💪💪💪
shesil
baru kemaren aq cerita ke suami: ada author bagus, tema novelnya ga pasaran, bahasanya juga enak tp sayang udh lama ga update². Moga² gapapa soalnya dia survivor cancer
Daaaan...sekarang author favorit aq update lagi. Senangnyaaa....Sehat² terus ya, kakak Dev...we love you 😍😍😍
Tri Soen: Alhamdulillah terobati kangennya baca novel ini tapj sayang si kembar belum muncul ...slalu sehat dan tetap semangat nulis novel nya ya 💪🤗
total 2 replies
Risma Wati
gmana kabarx dek devyara???semoga sehat dan panjang umur,d mudahkan oleh Allah dlm berkarya🙏
Devyara (IG : oh_ya_ra): Hai kak, long time no see. Aku baik-baik aja, semoga kakak juga baik-baik aja ya disana..
total 1 replies
Evitha Junaedy
cieeeeee Rianti..
Evitha Junaedy
akhirnya up jg mksih🙏
Sulfia Nuriawati
kpn up lg nih thot dr thn² kmrn g tamat² karna jrng up, jd crta nya gmn? gantung gini
Devyara (IG : oh_ya_ra): Iya bunda, ini lagi mula menyelesaikan satu persatu
total 1 replies
Fia11
up lagi kak dev 😍😍😍
Fia11
pokoknya ditunggu up selanjutnya 😘😘😘
Sulfia Nuriawati
blm end kan? tp udah tahunan g up lg kmn ni thor??? gmn ni crta pdhal bgs lho, d tggu y up nya
Laili Dwi Agustina
KAPAN UP LAGI
Lilik Rudiati
Alhamdulillah up lagi
Laili Dwi Agustina
sehatkah devyara??gimana kabarnya??
Laili Dwi Agustina
sehatkah devyara??gimana kabarnya??
Yuliana Purnomo
Alhamdulillah Thor,, Akir nya up juga,, thanks 🙏
Devia
satu tahun baru update kak
sehat sehat kak author
Opi Sofiyanti
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
La Rue
kangen si kembar
Syarifah Komsiyah
berapa kali bulan purnama thor menghilang, tp tak apalah semoga sehat, lancar rejeqinya, lancar upnya. sampai lupa ceritanya, lanjuuuutttt
Nurul Istiqomah
menunggu update
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!