Bryan Saputra merupakan anak dari pengusaha terkenal dijodohkan dengan putri sahabat ayah nya.
Namun Bryan menolak perjodohan tersebut karena menyukai gadis lain.
Sang adik mengetahui jika kakak nya akan di jodoh kan membantu nya menjebak gadis yang disukai kakak nya karena ia juga menyukai gadis itu .
Gadis tomboy seperti Denada saputri yang bergabung dengan geng motor dan juga sangat dingin dan jutek.
Ketika ia juga mendengar akan di jodohkan dengan salah seorang putra sahabat ayah nya , dengan tegas Nada menolak nya . Ia berpikir jika ia masih muda dan ingin melanjutkan cita cita nya .
Namun seorang gadis menjebak nya hingga terpaksa harus menikah dengan kakak nya .
Kedua orang tua mereka terkejut ketika memperkenalkan sebagai suami/ istri karena ternyata mereka sudah di jodohkan sejak kecil.
Bagaimana kisah nya Bryan dan Nada yang hoby dengan Balap motor menghadapi kisah mereka ?
Happy reading guys
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon risky hayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pesan dari dena dan kegelisahan dena
Bryan berjalan mondar mandir tak tentu arah , bingung dengan pikiran dan hati nya yang tak sinkron .
Rasa sakit yang ada di dada nya seperti menusuk jantung nya meskipun ia mencoba untuk merelakan namun seakan tak rela dengan apa yang terjadi .
Ting,,,
Sebuah pesan masuk di layar ponsel nya yang tak lain dari dena.
💬 Messege " Kekasih ku ."
💬 :" Terima kasih high heel nya bagus."
💬 :" Hemm,,,."
💬 :" Aku akan menjemput mu besuk malam."
💬 :" Tidak,, tidak . Jangan ! Aku akan berangkat naik taksi ."
💬 :" Tidak, atau aku akan sampai di depan pintu rumah mu ."
💬 " Huhh,,, baiklah . Dasar pria pemaksa."
💬 :" 😜."
Setelah ber balas pesan, bryan merebahkan diri di sofa berpikir tentang perasaan dan hati nya yang sedang kacau karena denada.
Tak berapa lama kemudian sebuah pikiran terlintas dalam pikiran nya dan juga benak nya untuk menggagalkan rencana pertunangan denada namun ia kembali mengurungkan niat tersebut.
" Aaaaaaaaa,,,, . Kenapa jatuh cinta begitu sakit rasa nya ?"
" Sesakit ini kah cinta bertepuk sebelah tangan ?"
" Apa aku tak pantas untuk memiliki kebahagiaan bersama nya ?"
" Apa aku harus merelakan mu bahagia dengan orang lain ?"
" Sementara hati ku terasa sakit saat mendengar kau akan menjadi milik orang lain ."
" Apa aku harus mengalah ?"
" Tidak ,,, tidak,,, tidak. Bagaimana mungkin bryan saputra seorang pengusaha otomotif putra dari pengusaha terkenal kalah dengan orang itu ?"
" Aku harus melakukan sesuatu . aku tak boleh menyerah dengan semua nya ."
Bryan bermonolog sendiri setelah membalas pesan dari denada .
Bryan memang tak seperti biasa nya dan hampir di sepanjang hidup nya tak pernah mengalami hal seperti ini .
Seorang bryan yang dingin dan kaku yang tak mengenal arti perempuan kini merasakan sakit nya patah hati tak bisa memiliki gadis idaman nya .
Entah dosa apa yang ia lakukan di masa yang lalu hingga ia mengalami hal seperti ini.
Di kamar denada .
Denada terlihat senang dengan high heel pemberian bryan serasi dengan gaun nya dan juga sesuai selera nya .
Senyum kebahagiaan mengembang di bibir nya serta pipi yang merah merona membayangkan saat ia berdansa dengan bryan .
Namun senyuman itu pudar dalam sekejap ketika ia mengingat hari pertunangan nya yang akan di laksanakan minggu depan .
Ia pun tak dapat membayangkan jika hidup dalam bayang bayang pernikahan dengan orang yang tidak ia cintai .
" Apa aku harus memupus perasaan itu ?"
" Bagaimana aku akan hidup satu atap dengan orang yang belum aku kenal ?"
" Dengan keluarga besar lagi ."
" Tapi aku tidak bisa menolak keinginan mama ."
" Apalagi mama ine yang menyelamatkan hidupku dan mama ?"
" Aaaaaaaaaa,,,,."
Ceklek,,,,
Suara pintu yang terbuka membuat ane diam dan menoleh ke arah pintu menunggu siapa orang yang berada di balik pintu .
" Sayang , kau belum tidur ?"
Yah , dia adalah seorang teman dan seorang kakak bagi ane yang selalu ada buat ane .
" Mas rio,,,, . Kapan mas datang ? Mana abi ?"
Ane yang bangun dari tempat tidur berlari memeluk kakak nya rio.
" Kau ini , yang di tanyain abi ? bukan mas nya ?"
Rio mengusap lembut kepala ane yang terlihat sangat gelisah .
Terbukti rio sempat mendengar teriakan ane ketika melewati kamar ane bersama istri nya .
Rio menggendong abi yang telah tertidur tak sengaja melewati kamar ane dan mendengar teriakan ane.
Setelah membaringkan abi , rio keluar kamar menghampiri ane di kamar nya.
" Ada apa ? kenapa belum tidur ? Dan apa mas tak salah dengar kau berteriak di dalam kamar ?"
Rio yang kemudian melepas pelukan nya meraih wajah ane yang terlihat gelisah.
" Hihihi,,, tidak apa apa mas ."
Jawaban serta senyuman ane serta garukan kepala nya membuat rio menatap curiga dengan ane .
Rio mengajak ane berbaring ke tempat tidur seperti biasa nya yang sering rio lakukan sejak saat kecil pada ane ketika ane merasa gelisah .
Sedangkan ane hanya mengikuti kakak nya duduk dan menyandarkan kepala nya di sandaran tempat tidur.
" Ayo ceritakan ! Apa yang membuat gadis kecil mas gelisah sampai berteriak seperti tarsan ?"
Rio memang pandai mengambil hati ane, alhasil gadis itu lebih dekat dengan kakak nya dari pada kedua orang tua nya .
" Hihihi,,, tidak mas . Ane baik baik saja kok."
Ane masih mengelak untuk memberitahu kakak nya meskipun dalam hati nya ingin menceritakan pada kakak nya tentang gejolak yang ada di dada nya .
" Oh ,,jadi gadis kecil kakak sudah pandai berbohong ?"
Rio tahu jika ane menyembunyikan sesuatu karena ia sudah sangat hafal dengan sifat adik nya .
" Ane takut mas rio akan marah pada ane ."
Ane menundukkan kepala nya tak berani menatap kakak nya mau pun memgungkap kebenaran yang terjadi .
" Hei,,, apa kakak pernah memarahi mu ? Apa kakak pernah memukul mu ?"
Rio merasa terkejut dengan pernyataan ane yang tak pernah bersikap seperti itu .
Ane tak menjawab pertanyaan kakak nya hanya menggelengkan kepala saat kakak nya bertanya .
" Lalu ,,?"
" Apa perjodohan ini bisa di batalkan mas ? Ane takut menjalani pernikahan ini sementara hati ane memikirkan orang lain ."
Ucapan ane membuat rio tercengang karena baru beberapa hari yang lalu ane menyetujui nya tapi sekarang berubah karena orang lain .
" Apaaaa,,,, kau mencintai cowok lain ? Lalu kenapa menyetujui nya ? Jangan bilang mbak mu yang mempengaruhi nya !"
Rio sempat berpikir jika istri nya yang mempengaruhi adik nya .
" Tidak , bukan karena mbak dina . Tapi karena perasaan ane yang belum pasti."
Ucap ane menundukkan kepala nya .
" Lalu ,,,?"
" Beberapa hari dia mengantar jemput ane , pergi ke tempat yang ane suka membuat ane merasa senang bersama nya ."
" Tapi entah kenapa ketika mengingat perjodohan itu ane tak ingin memberi harapan pada nya lalu ane mengatakan jika akan bertunangan tapi mas tahu ,,,?"
Ane menghentikan ucapan nya terasa sakit ketika ia mengatakan semua itu.
" Hati ane sakit , bahkan tak mampu berkata apa apa hiks hiks,,,,."
Ane menangis dalam dekapan kakak nya menumpahkan rasa sakit yang kini ia rasakan .
" Hei ,,, gadis kecil mas . Rupa nya sekarang sudah dewasa , sudah cukup jangan menangis !"
Rio mengusap pelan kepala ane yang menangis sesenggukan .
" Sayang, dengar kan ! mas akan membantu mu bicara dengan mama tapi kau harus mengenalkan cowok yang telah merebut hati gadis kecil mas ."
" Mas hanya ingin mengetahui apa ia pantas untuk bersanding dengan mu ?"
Rio yang kemudian melepas pelukan nya menyapu pelan tetesan air mata yang jatuh di sudut mata ane .
Ane tak menjawab pernyataan kakak nya hanya mengangguk pelan .Bahkan ia bingung ketika kakak nya berkata demikian .
Bagaimana ia meminta bryan bertemu dengan kakak nya ? bukan tidak mungkin jika ia memperlihatkan rasa suka nya pada diri nya sedangkan ia seorang perempuan .
" Sudah malam sayang , tidurlah !"
Rio menyuruh ane untuk tidur karena hari sudah larut malam dan juga karena besuk haris kuliah .
Setelah menyelimuti ane , rio beranjak keluar kamar ane dimana di balik pintu sudah ada istri nya yang ikut sesenggukan menangis mendengar cerita ane .
Yah, dina mengingat kisah nya sendiri dengan suami nya sewaktu dulu hendak menikah .
Dan ane lah yang memperjuangkan pernikahan mereka .
Bersambung 😊🙏