NovelToon NovelToon
Suami Posesif Untuk Istri Cuek ( Xavier-Aruna)

Suami Posesif Untuk Istri Cuek ( Xavier-Aruna)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Balas Dendam / Mafia
Popularitas:20.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Kisah cinta Xavier dan Aruna yang harus melewati banyak hal dalam rumah tangga mereka. Xavier adalah tipe suami posesif. sedangkan Aruna adalah istri cuek. sehingga beda sifat mereka kadang membuat mereka berselisih dan berseteru.

Namun hal itu tak membuat cinta keduanya luntur dan menghilang begitu saja. Malah hal itu membuat mereka menjadi semakin saling mencintai.

namun di balik kebahagiaan mereka ternyata ada orang yang ingin memisahkan keduanya. mampukan mereka melewati badai besar dalam rumah tangganya? dan siapakah orang itu....ikuti terus kisah cinta mereka berdua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Xavier-Aruna 34

"Siapa mereka yang berani menghadang jalan kita?" ucap Xavier saat mereka dalam perjalanan pulang ke rumah namun dua buah mobil mengikuti mereka.

"Mungkin musuh Perusahaan Hananta!" jawab Aruna membuka heelsnya dan mengganti dengan sepatu yang selalu ada di kursi belakang.

"Entahlah. Kamu mau ikut turun atau di dalam mobil saja?" tanya Xavier kepada istrinya.

"Sebagai istri yang baik aku akan membantumu, takutnya kamu keteteran, karena perutnya mulai tumbuh ke depan!" kekeh Aruna membuat Xavier mendelik.

"Kita susah lama tak berolah raga sepetinya, jadi seru juga oleh raga sore seperti ini!", jawab Aruna.

"Benar juga, terlalu lama olah raga berdua saja. Olah raga yang malah membuat ku sedikit buncit kerena tidur yang selalu nyenyak setelahnya," kekeh Xavier membuat Aruna yang kali ini mendelik.

Merka keluar dari dalam mobil dan berjalan menghadapi mereka yang menghadang mobilnya. Dari dalam dua mobil itu terlihat ada dua belas orang yang berjejer dengan tampang sangar dan bertato. Tapi mereka berdua tak gentar, dan malah. Tersenyum lebar pura-pura jika mereka adalah orang lemah.

"Ada apa kalian menghalangi jalan kami? Siapa yang menyuruh kalian hah!" kesal Xavier yang tak bisa sabar dan berbasa-basi.

"Jika kamu tak ingin celaka masuklah ke dalam mobil, kami hanya butuh wanita ini!" jawab mereka. Membuat Xavier terkekeh tapi sorot matanya susah berubah.

bugh

Bugh

Bugh

Dia menyerang tiga orang sekaligus. Ketiganya terpelanting setelah mendapat pukulan sangat keras dari Xavier.

"Ah elah!" protes Aruna yang mulai menyerang mereka juga.

"Oh target bos kalian istriku ya! Jangan harap kalian akan bisa membawa istriku begitu saja!" kembali Xavier yang emosi memukuli mereka semua begitupun dengan Aruna. Tak butuh waktu lama hingga akhirnya membuat mereka semua tumbang.

"Heh brewok! Katakan padaku siapa yang menyuruhmu?" sebelah tangan Xavier menarik baju salah satu dari mereka dengan mudahnya. Bahkan keadaan mereka mengkhawatirkan. Pasangan suami istri yang sudah lama tak mendapatkan samsak hidup membuat mereka semua menjadi bahan samsaknya.

"Ka ... Kami tidak tahu Pak. Kami hanya di perintah seorang wanita muda untuk mengikuti mobil kalian dan targetnya adalah perempuan itu. Dia meminta kami untuk membawanya dan bebas melakukan apapun kepada wanita itu," jawab di brewok membuat Xavier murka dan kembali memukulinya hingga membuat si brewok megap-megap.

"Katakan yang benar siapa mereka!" emosi Xavier.

"Kami tak tahu Pak! Demi tuhan kami hanya di perintah saja dan mendapatkan uang. Tanpa tahu siapa wanita itu. Karena dia juga mengenakan masker. Sehingga membuat kami kesulitan untuk mengenalinya," jawabnya jujur.

"Kalian! cari tahu siapa wanita yang berani memerintahkan para badut ini untuk men-ce-la-kai istriku!" perintah Xavier kepada anak buah yang selalu mengawal mereka.

"Baik Tuan muda!" jawab mereka sedikit membungkukkan badannya dan mengurus semua kekacauan di sana.

Namun kali ini mereka hanya menjadi penonton karena pasangan suami istri itu ingin mengahadapi mereka berdua saja. Xavier terlihat sangat marah, bahkan saat melewati mereka yang terkapar kakinya dengan di in-jakkan kepada mereka. Terdengar teriakan dari mereka semua tapi Xavier tak peduli.

"Ck! Cunguk mana yang berani merencanakan hal seperti itu kepada istriku!" kesal Xavier membuat Aruna terkekeh.

"Yang memberikan perintah sepertinya adalah orang awam. Karena dia hanya menyewa preman jalanan, bukan orang-orang profesional dari kalangan bawah. Nggak usah kamu pikirkan lah, Mas! Nanti yang ada perutmu kembali langsing karena terlalu banyak mikir!", ledek Aruna membuat Xavier mengerucutkan bibirnya kesal.

"Mau orang awam, mau orang lama pokonya aku tak terima hal ini! Aku tak terima mereka berniat melakukan hal jahat kepada istriku! walau istriku bisa menjaga diri tetap saja aku sebagai suami yang harus lebih bisa melindungi kamu, sayang!" Xavier masih kesal.

"Iya, iya Mas ... Terima kasih! Semoga saja kita secepatnya mengetahui siapa orang yang sudah merencanakan hal buruk padaku! Resiko nikah sama pria ganteng, dan kaya raya mana satu-satunya pewaris dari kekayaan keluarga Hananta. Ada banyak keong racun dan juga titisan Mak lampir yang selalu mampir untuk mencoba merebut suamiku ini," kekeh Aruna membuat wajah Xavier memerah karena pujian istrinya untuk pertama kali.

"Asik, akhirnya istriku menyadari kalau suaminya ini sangat tampan. Makanya jangan di cuekin terus dong!" Xavier menarik tangan istrinya untuk dia ciumi terus.

"ck! Kalau aku cuekin terus, itu perutnya akan buncit ya!" kembali Aruna kesal kepada suaminya itu.

Mendengar kekesalan istrinya malah membuat Xavier tertawa terbahak. Dia sangat bahagia menikah dengan Aruna. Wanita yang dia incar sejak sekolah menengah atas itu akhirnya menjadi jodohnya. Walau dia harus berjuang sekuat tenaga untuk bisa mendapatkan hati istrinya itu. Meyakinkan dia untuk menikah bahkan harus mengerahkan semua orang-orang terdekat Aruna. Trauma yang dia rasakan kepada pria yang bergelar suami itu rasanya membuat dia banyak berfikir. Hatinya masih belum bisa menerima pengkhianatan kembali.

Namun, baru saja dia mulai bahagia. Danar malah kembali menorehkan luka di hati Aruna. Dia bukan tipe wanita yang akan meledak-ledak jika marah. Dia lebih tenang dan mengamati setiap pergerakan dan kebohongan mereka semua satu persatu. Dia akan membiarkan mereka terlebih dahulu merasa senang dan merasa jika dirinya bo-doh. Barulah setelahnya dia akan memberikan hukuman yang tepat. Seperti yang dilansir lakukan sebelumnya kepada orang-orang yang menyakitinya. Dan sekarang ada Danar juga keluarganya.

"Siapa orang yang berani mencoba untuk men-ce-la-kai anak perempuan aku! Kenapa kamu hanya diam saja Xavier! Kalau kamu tak bisa menemukan dan memberi pelajaran kepada orang itu biar mami yang turun tangan," baru saja mereka masuk ke dalam rumah sudah di sambut dengan teriakan penuh emosi dari Mami Violet.

Aruna meringis sedangkan Xavier memutar bola matanya malas. Maminya ini selalu berlebihan kalau berhubungan dengan Aruna ataupun Arkha. Dia bahkan menjadi lebih positif kepada keduanya di banding dirinya yang anak kandung.

"Ah elah, Mami baru juga kami nyampe rumah udah di semprot saja! Nih lihat kaki kamu baru sebelah masuk rumah mami udah ngomel-ngomel seperti nenek tua!" omel Xavier.

"Apa kamu bilang? Mami nenek tua hah! Kurang ajar ni anak! Makin kesini mulutnya itu minta di geplak!" kesal Mami Violet mendekat dengan penuh amarah sedangkan Xavier bersembunyi di balik punggung istrinya. Karena Mami Violet tak akan berani macam-macam kepada Aruna.

"Pi ... Lihatlah mereka," ucap Arkha kepada papi Devan yang duduk di sebelahnya.

"Anggap saja kita sedang menonton pertunjukan sirkus nak! Mau bagaimana lagi, mereka berdua nggak bisa aku sejak dulu. Mungkin dulu papi salah ngidam makanya punya anak seperti itu!" jawab Papi Devan geleng kepala sedangkan Arkha terkekeh dan kembali memakan cemilannya menonton Mami dan kakaknya yang masih adu mulut dan main sembunyian.

1
nely_48
rexa udh bagus dgn pergi meninggalkan semua yg berkaitan dgn keluarga anggara
hidup apa ada nya tp tenang n nyaman, tanpa tekanan ,,, semangat rexa
Diana Dwiari
rasain orang tua durhaka
nely_48
sungguh miris sekali hidup mu rexa,, kau d jadikan kekesed oleh keluarga mu sendiri n keluarga na renata,,, udh baikan ibu mu itu cuma ekting biar rexa nurutin lg kemauan nya,, ortu mu ga mau hidup susah, tega menimbulkan anak lelaki nya
Aldiza azahra
jngn berhenti dn menoleh keblakng rexa ..klo menang mereka ad yg mati salh1 y biar itu jf plajrn buat mereka...lanjut kn langkahmu rexabulatkn tekatmu jangn lemah...
nely_48
songong jg sungut s Jarvis menghina Aruna dgn sebutan jalang mudahan, cari mati kau Jarvis
babang Xavier kau dmn, bantai habis tuh anggara family, krn mrk udh berani menghina menantu hananta
nely_48
tembak mati lgsg az si Jarvis
Diana Dwiari
waduh,siap2 aja tuh JD gembel klrga anggara
Aldiza azahra
wah anggara cari mati buat javis hilng sagian angota badany biar tau rasa
nely_48
kasih paham dl itu s javis,, buat kedua kaki nya lumpuh,,, br kemudian s anggara
nely_48
sat set ath Xavier buat bangkrut s anggara itu, jgn biarkan mrk menghina n merendahkan Aruna,, org jenis anggara n keturunan nya gaakan sadar hanya d kasi peringatan dgn omongan az, hrs pake bukti siapa sesungguh nya Aruna menantu keluarga hananta
nely_48
kau salah lawan tuan anggara,, udh lah runa buat bangkrut az sih anggara² itu, terlalu arogan
nely_48
lady runa ak suka gaya mu 😍😍😍😍
Allea
moga dirumah danar banyak cctv 😁
nely_48
tetap we Xavier yg d butuhkan oleh rexa untuk terlepas dr keluarga toxic s Renata
Xavier kasian rexa, d bantu ya
Allea
di bab brp y mahardika kasih harta ke Runa
nely_48
goodjob runa, tunjukan siapa Aruna sebenarnya,, tuman jelama gila wani² na nga labrak Aruna,, 😄😄
nely_48
jangan kata klau yg nyuruh para preman itu s anastasia n mila
nely_48
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 bpak kolor ijo, emak na mak Lampir anak na kunti bogel
nely_48
mila n anastasia muka bebal ga punya etitude, penjilat,, blm ngerasain d sleding oleh mami vio
nely_48
kudu d kasih kopi sianida danar family
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!