Kehidupan yang berat membuat seseorang memilih jalan yang salah untuk bertahan hidup,kehidupan naoya berubah setelah bertemu beberapa orang yang dia anggap sebagai keluarganya sampai pada akhirnya keputusannya membuatnya menyesal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Petarung jalanan
"broommm....broommm....brooommmm...."
"hati-hati tsuki...,,kau akan menabrak orang-orang nanti..!!
Naoya berpegangan sangat erat dan berteriak ketakutan.
"sedang apa kau duduk disitu..!!!"
"aku kan sudah bilang,aku akan membantumu..!!!"
"kau ingin membantuku ?naik mobil saja kau ketakutan..!!!
"diamlah..,,apa kau tidak bisa mengemudi tsuki...,,kenapa kepalaku jadi pusing...!!!
Tsuki mengebut dijalanan yang ramai dengan orang-orang berlalu lalang di jalan yang sempit dan jauh dari jalan utama,
"kenapa kau mengambil jalan ini tsuki..??
"gludag....gludag....
"ini akan mempersingkat waktu bodoh..!!!
Ketegangan jelas terasa pada wajah naoya yang selalu memejamkan matanya ketika menukik ditikungan.
"apa kau serius membantuku naoya-san..??
"apa kau meragukanku sekarang..??
"kau lihat disana...??banyak bodyguard yang berjaga diluar.
Naoya melihat kearah dimana tsuki menunjuk dengan jarinya,benar saja dipinggiran kota terdapat sebuah bar klasik dengan penjagaan yang ketat pasti bukan tempat biasa dan membuat naoya sedikit ragu.
"apa kau takut sekarang..??
Tsuki melihat naoya yang memasang wajah sedikit ragu dengan tatapan seorang pengecut.
"haahh....baiklah..,,aku akan masuk sekarang,kalau terjadi keributan kau pergi saja dari sini..!!
"apa maksudmu tsuki..??
"disana tempatnya para gadis-gadis kan,pasti tamu yang datang adalah seorang pria,jadi tidak ada salahnya kalau aku masuk..,,"
"kalau begitu aku juga ikut tsuki,kau tega sekali meninggalkanku sendiri..?"
"baiklah...,tapi buat jarak diantara kita,dan berpencar lebih baik.,mengerti ??
"baiklah...,,"
Tsuki keluar dari semak-semak dan berjalan ke arah pintu masuk yang dijaga oleh dua bodyguard.
"siapa kau..!!!
"aku...??pelanggan pastinya..!!!
"apa anda Shiratori Kamo...??
"iya..."
Bodyguard melihat penampilan tsuki dari atas sampai bawah untuk memastikan orang tersebut adalah benar tamu yang akan datang istimewa malam itu,kedua bodyguard itu saling menatap dan memberi kode untuk membiarkan tsuki masuk.
"silahkan...???
"serius..??gumam tsuki.
Tsuki berjalan santai sambil diikuti oleh bodyguard,sementara didepan tanpa penjagaan,naoya menyusup ditengah-tengah kekosongan itu.
"tempat apa ini,,seram sekali..??
Naoya melihat kesana kemari,dan terlalu banyak pintu dengan konsep bangunan yang jadul membuat suasana semakin mengerikan.
"seperti tempat eksekusi mati...!!!"
Naoya berjalan dengan bebas disetiap lorong bangunan itu dan sesekali memasuki sebuah pintu untuk mencari runa.
"kenapa anda sendirian tuan kamo...??
"ah...benar..,,aku memang suka melakukan sesuatu sendirian."jawab tsuki dengan santai.
Bodyguard saling menatap dibelakang tsuki dan mencurigai tsuki,salah satu bodyguard berhenti mengikuti tsuki dan mengambil sebuah tongkat besi.
semirik mata tsuki sangat tajam,dan pembacaan situasinya sangat akurat,tsuki bersiap untuk menghindari pukulan.
"wuss...!!!
Dengan sigap tsuki menundukan kepala dan memasang kuda-kuda sambil menggeser kakinya kebelakang dan satu bodyguard tersandung dan tersungkur.
"buk...!!
Tsuki menangkis pukulan dari bodyguard yang membawa tongkat dan merebutnya kemudian memukul balik dengan membabi buta kepada kedua bodyguard tersebut,
Karena keributan yang terjadi,memicu banyak bodyguard lain yang mulai bermunculan,
Satu lawan 5,kini tsuki harua menghadapi mereka sendirian,pukulan demi pukulan tsuki layangkan pada pria yang bertubuh sepertinya,dengan tetap tenang dan berpikir jernih,tsuki mampu berkonsentrasi disetiap gerakannya.
"buk...!!!
Seseorang memukul kepala bagian belakang tsuki dan sesaat membuatnya sempoyongan,namun tujuannya tidak goyah,dia harus tetap sadar dan harus menyelamatkan runa.
"sadarlah tsukisima...!!!"
Tatapannya kini semakin dingin,jiwa tenangnya berubah menggila dan penuh amarah,semua orang dihadapannya tumbang dengan darah berceceran dimana-mana,sampai akhirnya tsuki bertemu dengan seorang wanita yang menghentikan langkahnya.
"kau bukanlah kamo,,,siapa kau..??
"persetan dengan kamo..!!siapa sebenarnya kamo..?
"aku tidak bisa mengatakan apapun tentangnya,apa kau sedang mencari seorang gadis..??
wanita itu sangat tenang,tanpa rasa takut dia menghadang tsuki yang sudah menggila,
"apa kau mau mati..??dimana runa..??
"aku pikir kau tidak mampu untuk membunuh wanita,karena dimatamu terlihat jelas,, kau pecinta wanita bukan...,,"
Tatapan wanita tersebut membuat tsuki semakin muak dan mencengkeram lengannya dengan sangat kuat dengan berlumuran darah.
"katakan ..!! Dimana gadis itu..??
"hehe...kau sangat mencintainya ya..?senangnya menjadi gadis itu,,aku telah meriasnya dan sekarang dia disiapkan untuk melayani kamo dia sedang menunggumu di ujung sana,sebaiknya kau bergegas sebelum kamo datang atau kau akan terpenggal bersama gadismu itu...."
Tsuki melepaskan wanita tersebut dan mengambil pipa besi yang tergeletak dilantai dan bergegas keujung gedung tersebut.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"wah....lihatlah bintang baru kita....."
Bodyguard mengantar runa kedalam sebuah bilik yang terdapat 3 orang pria yang terlihat lebih dewasa seperti usia murayama.
"hei kau...,,keluar..!!!
Seseorang menyuruh bodyguard untuk keluar ruangan meninggalkan runa sendiri bersama 3 pria tersebut.
"terlihat sangat polos,pasti dia belum berpengalaman...,,apa boleh kita cicipi sedikit..??
"jangan bodoh...!! Nanti dia (kamo) akan marah...!!!
"dia tidak tau kalau kita tutup mulut"
Salah seorang pria berjalan kearah runa yang mematung didekat pintu,
Pria tersebut menarik tangan runa dengan halus dan menuntunnya duduk didekatnya.
"tanganmu sedikit kasar,apa yang kau lakukan dengan tangan kecilmu ini..??
"lepaskan aku..!!!
"kenapa kau malu-malu gadis kecil,,kau seharusnya senang bersama kami dan aku akan memuaskanmu" ucap pria tersebut sambil membelai wajah runa.
"menjijikan...!!
Runa menangkis tangan pria tersebut dari wajahnya,karena merasa kesal pria tersebut mulai melunjak dan meraba paha runa dengan lembut sampai membuat runa merinding.
"kau suka yang seperti ini...??
"hentikan...!!!
Runa merapatkan kedua kakinya saat tangan nakal itu mulai naik ke paha bagian atas runa dan pria tersebut mulai mengendus leher runa dengan mesum,meskipun mengeluarkan sekuat tenaganya untuk mendorong pria itu,tetap saja tenaga runa kalah dengan pria besar seperti mereka.
"hei....sudah lepaskan gadis itu,, kita disini hanya untuk melihat kamo menyukainya atau tidak,kalau tidak kita yang akan memgambilnya..!!!" ucap salah satu pria dalam ruangan itu,
"hah...diamlah..,,biarkan dia melakukannya,lagi pula kita selalu mendapat barang bekas kamo terus kan..??boarkan dia mendapatkan barang bekas seperti kita,
"kau ingin kepalamu melayang ya..??
"jembleng....!!!!
"siapa kau...!!! Bajingan...!!!
Seketika didalam ruangan itu terasa hening dengan kehadiran seorang pria yang berlumuran darah.

Tatapan tsuki tertuju pada pria yang masih memegang paha runa,dalam keadaan ketakutan runa menangis.
"beraninya kau..!!!
Dua pria mencoba menyerang tsuki dengan sebilah pisau,mereka berkelahi dua lawan satu, kini tingkatannya berbeda,tsuki merasakan sensasi berbeda dari kedua pria itu, pukulannya sangat kuat,
"bruukkk....!!!
Tsuki terhempas setelah mendapatkan tendangan dari seorang pria disana.
"bajingan...!!!cuuhh..!!!
Tsuki bangkit dan meladeni kedua pria tersebut dengan tenang dan selalu mengatur strategi untuk bisa mengalahkan kekuatan yang besar itu.
"pria jambul itu lemah saat memukul tapi tendangannya sangat kuat,pria sopan itu gerakannya sangat cepat,aku harus bisa mengimbanginya" gumam tsuki.
Setelah mendapat beberapa pukulan akhirnya tsuki melawan dengan mengatur tempo yang sudah dia cermati, dalam pertarungan liarnya tsuki terbiasa membaca gerakan lawan terlebih dahulu baru menyerangnya disaat mereka lengah.
"buk....!!!
Tsuki terhempas kearah pria berbadan besar dan bertato yang bersama dengan tuna.
"sial...,,wajahnya sangat tenang namun kecepatannya luar biasa,
"lebih baik kau sembunyi runa..."
"aku tidak akan mebiarkannya...!!!
Pria berotot itu menarik runa yang akan berlari sembunyi,
"lepaskan...!!!
"ah sial...,,aku tidak boleh menyerah,aku sudah sejauh ini...!!!
Tsuki melompat saat pria jambul akan menendang kearahnya dan mengenai kepala pria berotot.
"braakk...!!! Pria berotot itu tumbang dan menindih runa bersama dengan sofa yang terjungkal.
"dasar bodoh...!!!
"kesempatanku..!!
Tsuki memukul tengkuk leher pria jambul dengan pipa besi sampai tidak sadarkan diri.
"runa kau baik-baik saja..??
Tsuki berlari kearah runa yang tertimpa pria berotot itu dan segera menariknya.
runa mengulurkan tangannya dan tsuki mencoba menariknya.
"awas mas tsuki....!!!!"
"slashh....!!!"
Kepala tsuki kena hantam pipa besi yang dilayangkan oleh pria berpenampilan sopan kepadanya, tsuki terhuyung-huyung dan jatuh kelantai.
"bruukk...!!
"mas tsuki...!!!
Runa yang segera menghampiri tsuki ditarik paksa oleh pria sopan itu untuk keluar ruangan yang seperti kapal pecah itu sambil terus memanggil tsuki yang mulai hilang kesadaran.
"sial...sakit sekali,,ada yang menusuk pantatku..!!
Tsuki meraih benda yang menusuk pantatnya dan mencabutnya dengan paksa.
"sial...,,mau dibawa kemana runa,,'"
Dengan presentasi 50 50 tsuki membuat taruhan pada dirinya sendiri.tsuki membuat kode menunduk pada runa saat hitungan ke tiga.
runa sedikit mengerti maksud dari tsuki dan tetap bersikap ketakutan sambil memanggil tsuki,dalam hitungan ketiga runa menunduk saat berjalan dengan ditarik paksa oleh pria sopan itu.
"jlep...!!!
Pria itu melepaskan genggaman tangannya dan menekan pisau yang tertancap dilehernya.
"bajingan....gila sekali kau..brengsek..!!!
Berpikir akan mati,pria itu berlari untuk menyelamatkan diri dengan meninggalkan runa sebagai barang dagangannya.
"mas tsuki...!!!
Runa mengejar tsuki sambil menangis dan membantunya berdiri,
"kita harus pergi dari tempat ini,tempat ini sangat berbahaya mas tsuki...,,"
"apa kau tidak takut..??
"aku sangat takut,maka dari itu cepatlah..!!
Runa berhasil merangkul tsuki dan berjalan bersama menuju luar ruangan tersebut,namun pria berotot bangun dari pingsannya dan tiba-tiba menyerang.
"hiaaaaa......,,,"
mendengar teriakan pria itu,tsuki sigap mendorong runa menjauh darinya dan menangkis serangan pria berotot dengan rambut ikal yang menyebalkan.
"bajingan dari mana kau mendapatkan parang itu..!!!
"ha....kau masih bisa bertarung denganku.?aku menyiapkan ini untuk menyembelih kamo, namun sayang sekali, akan ku gunakan untuk menyembelihmu dulu..!!"
"bajingan kau pikir aku unggas...!!!
"wus....wus....,,
"bodoh...!! Itu sangat berbahaya...!!!
Tsuki menghindar dan saat dia lengah,tsuki memukul tangannya dan parang itu terjatuh tsuki mengambil alih parang dan sekali serangan tsuki memotong pergelangan tangan pria berotot tersebut.
"arrgghhhh....bajingan...!!!
"kau berani menyentuh wanitaku dengan tangan kotormu itu,,atau lebih baik aku potong semuanya..??
"cukup mas tsuki.,,kau tidak perlu berbuat lebih sadis lagi...!!
perhatian tsuki teralihkan dengan teriakan runa yang menangis ketakutan dan bersimpuh dilantai.
"ru..runa..."
"gedebum....!!!
"kau membuat kesalahan bung,seharusnya kau tetap fokus...!!!
Tsuki mendapatkan pukulan diperutnya dan menghempaskan parang yang dia genggam.
Pria itu mencekik tsuki dengan lenganya dengan sangat keras dilantai sambil bersandar disofa yang terbalik.
"mas tsuki...!!!
"pergilah runa...!!! La...keuukk...ri...!!!
"kau pikir aku tidak memperhatikanmu dari awal ha..??
"kau semacam petarung jalanan yang selalu melihat lawanmu dulu baru mulai menyerang kan..??maka dari itu aku sengaja menyembunyikan kekuatanku disini..!!! Hahaha.....percuma saja kau memotong tangan kananku, kekuatanku ada ditangan kiriku berandal..!! Mati lah kau..!!!
Pandangan tsuki mulai kabur,kakinya bergejolak menahan rasa sakit pada lehernya,tangannya tidak bisa melepaskan cengkeraman lengan pria tersebut dan meraih apapun sangat sulit,tsuki sempat berpikir menyerah namun tiba-tiba runa mendekat pada tsuki dan melepaskan ikat pinggang tsuki dengan paksa.
"keeuukkk...."ah bicarapun aku tidak bisa,apa yang dilakukan runa..,,tangan pria ini tidak akan melepaskan leherku,dan kakinya menahan tanganku,dia tidak bisa menyakiti runa kan..??
Runa berhasil melepaskan ikat pinggang tsuki dan berlari kearah belakang.
"apa yang kau lakukan gadis nakal...!!!
"keuukk....,,,sialan kenapa kau mencekiku...
"keeuuukkkk....!!! Semakin keras..!!!
"aku akan membantumu mas tsuki, aku akan berusaha sekuat tenaga..!!!
Suasana yang sangat mengerikan mereka bertiga saling mencekik satu sama lain,tenaga runa tidak sebanding dengan tenaga para pria disana namun tekadnya sangat kuat,dengan tekad itu runa mampu mengalahkan rasa takutnya dan berusaha membuat lawannya lemas,,tsuki merasakan tekanan yang diberikan pada pria berotot itu mulai mengendur,dengan sisa tenaga yang ada tsuki mencoba berontak dan melepaskan diri.
"clang...!!!
"demi ayang,aku harus tetap sadar dan...."
"buk...."
"keuuhh....."
"gludag...!!
Dengan sisa tenaga yang ada,tsuki mengerahkan seluruh tenaganya pada tangan kanannya dan memukul perut pria itu dengan sikunya sekuat tenaga sampai pria itu tidak sadarkan diri.
"hah...hah...hah.....
Tsuki tergeletak dilantai dengan nafas yang terengah engah,,runa merangkak kearah tsuki dan memeluknya,runa menyandarkan kepalanya didada tsuki,
"tidak apa-apa...semua sudah berakhir..,,"
Tsuki memeluk runa dan mengusap kepalanya dengan lembut,
"apa kau bisa bangun mas tsuki,sebaiknya kita pergi dari sini..!!!
"oh...kau benar..."
Tsuki berjalan dengan dirangkul oleh runa,dan tepat didepan pintu,wanita itu kembali lagi menghadang mereka berdua.
"lewat sana..,kalau kau lurus dan belok kanan,kalian akan menemukan dinding kamuflase, kalian hanya mendorongnya saja pintu itu akan terbuka."
"kenapa..??"jawab runa.
"tidak ada alasan, pergilah...!!!
"terimakasih banyak...!!!
Sesuai arahan wanita tersebut, akhirnya tsuki dan runa keluar dari gedung mematikan itu.