NovelToon NovelToon
Malaikat Yang Tersakiti

Malaikat Yang Tersakiti

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Bullying dan Balas Dendam / Bullying di Tempat Kerja / Putri asli/palsu / Nikah Kontrak / Pernikahan rahasia
Popularitas:27.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yenny Een

Keheningan malam yang gemuruh memeluk kota Topaz. Sinar gelap menerobos kegelapan dalam penantian panjang. Sunyi riuh memeluk hati yang gaduh merenung diri. Dhona, wanita berusia 22 tahun, dikurung di dalam ruangan sempit di salah satu rumah sakit jiwa.

Apakah dia gila? Tentu saja tidak. Dhona sengaja dibuat gila oleh saudara angkatnya agar dia bisa diusir dari rumah orang tuanya.

Semenjak kehadiran saudara angkatnya, kehidupan Dhona berubah. Dhona yang berhati bak malaikat, dimanfaatkan kebaikannya oleh Alia, anak angkat yang ditemukan ayahnya di sebuah panti asuhan.

Dhona dijadikan pembantu, difitnah, dibully.
Dalam keputusasaan, Dhona lelah menjadi orang baik. Dhona mematahkan julukan malaikat yang selama ini melekat. Dhona dipengaruhi ilmu hitam.

Apakah Dhona benar-benar terjebak dalam lingkaran kebencian?

Terus ikuti jalan ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenny Een, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

🌑 Kota Garnet

.

Hubungan Elvano dan Dhona semakin dekat. Elvano menaikan posisi Dhona di dealer Yabangga yang sebelumnya Team Leader naik menjadi Supervisor. Elvano terlihat lebih sering mengunjungi dealer.

Karena penjualan unit motor Yabangga cash maupun kredit terus saja meningkat, perusahaan mengadakan outing sebagai ucapan terima kasih atas kerja keras karyawannya.

Outing dilaksanakan di puncak. Karyawan kantor dealer Yabangga dan kantor pembiayaan resmi Yabangga untuk pertama kalinya gabung jadi satu. Mereka menggunakan bus untuk pergi ke puncak.

Alia menunggu Elvano di dalam mobilnya. Tunggu punya tunggu, Elvano tidak masuk ke dalam mobil. Alia melihat beberapa temannya yang bekerja di satu devisi dengannya masuk ke dalam mobil.

"Halo, Alia. Kami disuruh Pak Elvano nanti beli beberapa keperluan kita di puncak. Kami ikut mobil ini bersama kamu," kata Beni.

"Pak Elvano mana?" tanya Alia.

"Sudah berangkat di bus pertama, tuh," tunjuk Beni.

Alia ingat, Elvano malas kumpul dengan karyawan. Kok bisa dia berbaur dengan karyawannya di dalam bus. Elvano lebih suka menghabiskan waktu berdua dengan Alia sebelumnya.

Alia mengirim pesan kepada Elvano. Elvano tidak membalas pesan dari Alia. Alia cuman diam dan mendengarkan obrolan teman-temannya.

Mereka bilang, selama penjualan unit motor Yabangga meningkat, Elvano lebih sering berkunjung ke dealer. Elvano juga sekarang suka membelikan karyawan dealer cemilan.

"Masa sih?" Alia menoleh ke kursi belakang.

"Teman gue yang kerja di dealer cerita. Lu tau kan karyawan baru hasil rekrutan lu?" ujar Dita.

"Maksud lu, si Devi?" Alia mengernyitkan keningnya.

"Ya, Devi. Sekarang posisinya jadi Supervisor. Hebat juga tuh anak. Hati-hati lu Al," sindir Dita.

"Hati-hati?" Alia menekuk wajahnya.

"Hati-hati, Pak Elvano naksir Devi. Gue udah liat yang namanya Devi. Sudah cantik kayak aktris drakor, pintar lagi, gue aja naksir," sahut Beni sambil fokus dengan setirnya.

"Gak mungkin lah. Gue percaya Elvano," Alia berusaha menyembunyikan rasa terkejutnya.

Alia percaya, Elvano tipe setia. Dulu sewaktu menjalin cinta dengan Dhona, Elvano tidak pernah ke lain hati.

Hanya karena Dhona gila dan Alia sering menempel padanya, Elvano menerima pengakuan cinta dari Alia. Elvano dan Alia menjalin hubungan kekasih dan masih berlanjut sampai sekarang.

Tapi setelah diingat-ingat lagi oleh Alia, Elvano sekarang jarang sekali mengajak Alia jalan. Elvano juga sering lupa membalas chat dengan alasan terlalu banyak pekerjaan.

Elvano kan memang orang sibuk, batin Alia.

Sementara itu, Dhona berusaha untuk menghindari Elvano. Dhona menutupi wajahnya agar tidak terlihat Elvano. Dhona di dalam bus duduk bersama teman prianya.

Elvano mencari Dhona. Elvano dengan mudahnya menemukan Dhona. Elvano meminta temannya Dhona bertukar tempat duduk dengannya karena Elvano ada urusan pekerjaan dengan Dhona.

"Maaf Bos, ada urusan apa ya?" tanya Dhona.

"Gak ada. Cuman maunya duduk di sebelah kamu," Elvano mencolek lengan Dhona.

"Bos, gak enak dilihat teman-teman. Bos El kan tunangan Bu Alia," bisik Dhona.

"Gak usah didengerin. Saya mau istirahat. Perjalanan kita cukup jauh," Elvano bersandar di kursi bus sambil memejamkan matanya.

Dhona juga memejamkan mata. Dhona menutup tirai jendela yang ada di sebelah kirinya dan menyenderkan kepalanya di jendela bus dengan bantal kecil.

Ada yang mengabadikan foto Elvano dan Dhona yang sedang tidur. Elvano tidur sambil merangkul pundak Dhona. Kepala Dhona dengan nyamannya di bahu Elvano.

"Alia, Al, coba lihat!" Dita menunjukkan foto yang baru saja dikirim temannya.

"Elvano, Devi!" Alia mengepalkan tangannya.

"Apa kata gua, hati-hati lu, Al," Beni ikut membikin panas situasi.

Mereka hampir tiba di lokasi puncak. Beni menghentikan mobilnya di sebuah mini market. Beni, Dita dan dua orang lainnya masuk ke dalam mini market membeli keperluan mereka. Alia tinggal di dalam mobil.

Alia mengirim pesan kepada Elvano, lagi-lagi Elvano tidak membacanya. Alia mulai emosi. Alia tidak sabar untuk segera sampai puncak. Alia menunggu teman-temannya keluar dari mini market.

Beni dan teman-temannya kembali masuk ke dalam mobil. Alia meminta Beni secepatnya ke puncak. Beni menangkap kecemburuan di wajah Alia. Beni ingin melihat apa yang akan terjadi selanjutnya di puncak, Beni segera melajukan mobilnya secepat mungkin.

Tibalah mereka di puncak. Beni memarkirkan mobil di samping Bus yang mengangkut karyawan. Alia turun dari mobil langsung mencari Elvano. Alia melihat Elvano yang duduk santai dengan secangkir kopi di depan vila. Alia tidak melihat Devi. Semua sibuk mencari kamar masing-masing.

Alia duduk di samping Elvano. Alia dengan manjanya bertanya mengapa Elvano tidak membaca pesan yang dia kirim. Elvano menjawab tidak sempat memeriksa ponselnya. Elvano cape dan tertidur di dalam bus.

Alia juga menanyakan kenapa Elvano ikut bus karyawan, jika ingin istirahat, bukannya enak di dalam mobil sendiri.

"Alia, sejak kapan lu secerewet ini?" Elvano menyeruput kopinya.

"Sejak tadi," Alia menunjukkan foto Elvano dan Devi tertidur di Bus.

Elvano tersenyum dan mengirim foto itu ke ponselnya. Elvano kemudian memandangi foto itu.

"El! Lu gak tanya bagaimana perasaan gue?"

"Gak!" Elvano menghabiskan kopinya.

Alia berdiri menyentakkan kakinya dan dengan kesalnya meninggalkan Elvano. Elvano memandangi foto dia dan Devi. Elvano merasa bahagia. Elvano sudah tidak perduli dengan omongan karyawannya. Elvano juga tidak perduli dengan perasaan Alia. Elvano akan mengungkapkan perasaannya kepada Devi.

Alia pergi mencari Devi. Alia bertanya kepada siapa saja yang ditemuinya di mana Devi. Alia akhirnya menemukan Dhona yang berada di balkon kamarnya. Dhona sangat menikmati pemandangan alam yang begitu sejuk di pandang mata.

Alia mendekati Dhona. Alia dengan lancangnya melayangkan tamparan ke wajah Dhona.

PLAK!

Dhona kaget sambil memegangi wajahnya yang sakit. Dhona langsung membalas pukulan ke wajah Alia.

PLAK!

Alia meringis kesakitan, sudut bibir Alia mengeluarkan darah. Emosi Alia sudah mencapai puncaknya. Alia menjambak rambut Dhona. Dhona mencengkram tangan Alia sampai Alia histeris berteriak kesakitan.

Banyak karyawan Yabangga masuk melerai perkelahian mereka termasuk Elvano. Alia mencaci maki Dhona di hadapan semua orang. Alia menyebut Dhona sebagai pelakor.

Dhona juga terpancing emosi. Dhona juga bilang di hadapan karyawan dealer dan pembiayaan Yabangga, Alia sebelumnya pernah menjadi orang ketiga. Alia merebut kekasih Kaka perempuannya. Dia adalah Bos Elvano.

"Kamu mengenal Dhona?" Elvano berdiri di hadapan Dhona.

"Beritanya telah beredar di media sosial. Silakan kalian cek sendiri," Dhona sedikit menjauh dari Elvano.

Semua yang ada di sana mencek ponsel mereka. Alia dan Elvano juga mencek ponselnya. Dan ternyata memang benar adanya.

Ada sebuah akun bernama Gosip, dia menyebarkan foto Dhona, Elvano dan Alia sewaktu mereka SMA. Di dalam postingannya dia menyebut Alia sebagai orang ketiga dari hubungan cinta Dhona dan Elvano.

Di postingan lain dia mengirim video saat Alia menurunkan Dhona di jalanan. Alia juga mengambil semua uang saku Dhona.

"Alia, jahat banget sih lu!" Dita memandangi Alia.

"Bos El, dibohongi Alia," bisik yang lain.

"Lalu di mana saudara Alia?" tanya Beni.

"Coba lihat, dia ada posting lagi tuh!" Dita mulai menggeser video lainnya.

Di dalam video itu, Dhona nampak ketakutan seperti melihat sesuatu. Dhona berteriak. Di lain sisi, terlihat Alia sedang mentertawakannya.

Dhona segera meninggalkan kamarnya. Dhona sakit hati saat melihat rekaman video yang tersebar di media sosial. Video itu membuka luka lama. Entah siapa yang memposting dan apa tujuannya.

Elvano mengejar Dhona. Alia menahan Elvano agar tidak pergi meninggalkannya. Alia meminta Elvano menjelaskan kepada semua karyawan apa yang diposting akun Gosip itu tidak benar. Semua fitnah.

"Alia, gue tanya. Apa semua video itu benar? Pakaian, tempat semua asli. Lu harus jelasin ke gue!" Bentak Elvano.

"Bohong! Semua bohong! Fitnah!" Teriak Alia.

"Semua bubar!" Elvano membubarkan karyawannya.

Semua yang ada bubar. Elvano juga mencari Dhona. Elvano masuk ke semua vila. Elvano meminta karyawan yang ada jika menemukan Devi segera hubungi dia.

Dhona terus berjalan menjauhi vila. Dhona masih sakit hati. Kenangan masa lalu muncul lagi.

"Devi, Devi, Devi!" Panggil Dhona.

"Ada yang bisa gue bantu?" suara Devi tepat di telinga Dhona.

"Lakukan apa saja kepada Alia. Terserah! Gue gak perduli! Gue sakit hati!" Dhona menghentikan langkahnya.

Dhona berisitirahat sejenak di gazebo yang ada di pinggir jalan. Dhona mendengar suara Elvano memanggil-manggil namanya. Dhona menoleh ke belakang, Elvano masih mencarinya.

Dhona sedikit berlari meninggalkan gazebo. Dhona melihat sebuah mobil berhenti di pinggir jalan. Dhona membuka pintu depan mobil dan masuk ke dalamnya.

"Maaf, boleh kah saya numpang sebentar?" Dhona memejamkan mata sambil mengatupkan tangannya.

Orang yang ada di sebelah Dhona melirik dari balik kaca spion. Dia melihat Elvano. Dia yakin, wanita yang numpang di mobilnya ingin menghindari Elvano. Dia menyalakan mesin mobil dan melaju ke jalan raya.

Setelah cukup jauh dari vila Anggrek, mobil itu berhenti di pinggir jalan. Dhona ingin mengucapkan terima kasih dan menjelaskan sesuatu kepada pemilik mobil. Dhona menoleh ke arahnya.

"Zay ... Zayyan!" Dhona tersentak.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Fang
Mungkinkah ini Devi?
Queen
Jgn², Devi
Queen
Astaga 😱
Queen
Dikira digebukin 🤭
Khong
yg nabrak ternyata komplotan Alia
Fang
😱😱
Fang
😱
Fang
Maklum belum honeymoon 😄
Al!f
Seru, salaj paham keluarga. Apakah Zayyan digebukin? 🤣
Al!f
Doa mau tidur 🤣
Al!f
Mantap 😍
Al!f
😱😱😱😱
Al!f
Wawwwwwe
Fang
Mukul tembok akhirnya 🤣
Fang
😱😱😱😱
Na!
Dhona ngaku
Al!f
lanjut 💪
Al!f
Tabrak aja sekalian
Al!f
/Tongue/
Al!f
Hadeh, lepas dari Alia ketemu Mak Lampir 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!